The first 200 lines.
Irlandia Utara, 1981
2.187 orang tewas selama "The Troubles" sejak tahun 1969
Pemerintah Inggris mencabut status politik semua tahanan paramiliter
Aktivis Republik Irlandia di Lapas Maze melakukan aksi mogok berpakaian dan mandi
Penerjemah: Hail, Hail IDFL.us SubsCrew
The Troubles: suatu periode konflik etnis yang terjadi di Irlandia Utara sejak tahun 1969
Paramiliter: Kelompok penduduk sipil yang dilatih dan diorganisasikan secara militer
Prakiraan suhu, cukup dingin. Enam atau tujuh derajat...
Bila dalam Fahrenheit? Entahlah. Mungkin empat puluh?
Barangkali setelah ini ada yang bisa memberitahuku...
...bagaimana cara mengubah Fahrenheit ke Celcius...
..."Dirty protest" dan "Blanket protest" telah berlangsung bertahun-tahun...
...semuanya demi mendukung tuntutan serupa yaitu pemberian status politik.
Artinya, perlakuan berbeda bagi pelaku kejahatan ringan...
...maupun berat yang bermotifkan politik.
Dan hal itulah yang takkan dikabulkan pemerintah.
*Dirty protest = Sebuah protes yang dilakukan dengan menolak mandi dan membersihkan diri
*Blanket protest = Sebuah protes yang dilakukan dengan menolak berpakaian
Sejam kemudian terdengar teriakan memekakkan dari kamar sang nenek.
Sang ayah pun menghampiri dan membuka pintu.
Dan ternyata seorang pemuda sedang meniduri sang nenek.
Dia pun berlalu sambil berucap, "Ini tidak lucu jika terjadi pada ibumu!"
Tak ada yang namanya pembunuhan bermotif politik...
...pemboman bermotif politik maupun kekerasan bermotif politik.
Yang ada cuma kejahatan pemubunuhan, kejahatan pemboman dan kejahatan kekerasan.
Kita tidak akan berkompromi.
Takkan ada pemberian status politik.
Aku takkan memakai baju tahanan.
Aku cuma mau memakai bajuku sendiri.
Apa?
Katakan lagi siapa namamu.
Gillen./ Gillen?
Ya.
Fancy Quinn.
Falls Road. Fancy Quinn. Kau mengenalnya?
Tidak./ Tidak?
Berapa masa tahananmu?/ 12 tahun.
Kau?
6 tahun.
6 tahun?/ Ya.
Kau orang yang beruntung.
Baiklah?
Apa kabar? Baik?/ Ya.
Bagaimana kabar Ibu?
...disampaikan penasehat politik Merlyn Rees...
...saat berada di Rumah Dinas Roger Darlington.
Secara resmi membantah penyadapan telepon...
...yang dianggapnya mengada-ada...
...dan mengatakan bahwa Parlemen sama sekali tidak tahu menahu atas tuduhan itu...
...karena Perdana Menteri dan Menteri Senior lainnya...
...tidak terlibat dalam hal penyadapan ini.
Apa?
Bersiaplah.
Sial!
...dia kirim salam untukmu.
Kau tak apa-apa, Bobby?
Aku baik saja, Bu.
Lukamu itu perbuatan sipir?
Sudah diobati.
Bagaimana kabar Si Kecil?
Dia bandel. Sudah kubilang padamu.
Kau sudah makan?/ Aku baik saja, Bu.
Mereka memberimu makanan, kan?/ Jangan cemaskan aku.
Lima menit.
Lima menit.
Kau sudah makan?/ Ya.
Masakannya tak enak, kan?/ Kau harus terbiasa.
Ibu nampak cantik.
Begitu pun kau, Nak.
Begitu pun kau.
Mata Tuhan tertuju kepada orang-orang benar.
Dan telinga-Nya kepada teriak mereka minta tolong.
Wajah Tuhan menentang orang-orang yang berbuat jahat.
Apabila orang-orang benar itu berseru-seru, maka Tuhan mendengar.
Dan melepaskan mereka dari segala kesesakannya.
Tuhan itu dekat kepada orang-orang yang patah hati...
...dan Dia menyelamatkan orang-orang yang remuk jiwanya.
Kemalangan orang benar banyak.
Tetapi Tuhan melepaskan dia dari semuanya itu.
Dia melindungi segala tulangnya...
...tidak satupun yang patah.
Kemalangan akan mematikan orang fasik.
Dan siapa yang membenci orang benar akan menanggung hukuman.
Tuhan membebaskan jiwa hamba-hamba-Nya.
Dan semua orang yang berlindung pada-Nya tidak akan menanggung hukuman.
Mari kita berdoa.
Sepatunya begitu serasi.
Bajingan kotor sialan!
Bajingan!/ Bajingan kotor sialan!
I... I... IRA!
I... I... IRA!
Omong kosong!
Semua siap?
Ya, Pak. Semua siap.
Bagus.
Gerry! Gerry!
Gerry!
Enyahlah kau!
Sial!
Gerry! Gerry!
Lepaskan, dasar sialan...
Teh dengan dua sendok gula.
Hai, Bu.
Apa yang Ibu lakukan?
Bunga aster.
Keluar! Semuanya!
Kau bisa duduk kapan saja?
Etika para Pastor. Takkan duduk sebelum dipersilakan.
Duduklah kalau begitu.
Aku tak ingin terdengar terlalu antusias.
Kau lebih suka tetap di depan pintu?
Kau belajar hal itu di minggu pertama seminar, Bobby.
Rokok?/ Ya.
Istirahat sejenak dengan merokok?
Oh, ya.
Setiap orang berpendapat merokok adalah yang terbaik?
Kita cuma menghisap penyakit.
Sebatang rokok yang menyengsarakan.
Ruangan yang nyaman.
Sangat bersih.
Dari mana kau berasal, Dom?/ Maksudmu tempat kelahiranku?
Pelosok?/ Tidak seudik itu.
Ballyroberts.
Sebuah desa di selatan Ballymoney, Kilrea.
Aku ingat salah satu khotbahmu.
Kau mendengarkannya?
Tentu saja, semua orang menghormatimu./ Aku merasakan sebuah ejekan.
Kau cepat paham./ Memang.
Kau orang yang dihormati.
Tapi aku lebih suka kau bicara pedesaan.
Kisah bocah pencuri apel, pemburu ternak.
Pendidikan bagus bagi seorang Pastor./ Bagi Pastor di Belfast Barat, memang.
Keahlian berburu bisa berguna di Falls Road.
Polisi membenciku./ Kau merindukannya?
Apa?/ Suasana pedesaan.
Tentu, aku pulang setiap bulan untuk menjenguk adikku, tapi...
Ya, aku merindukannya. Airnya bersihnya, udara sejuknya, semuanya.
Membuatmu lebih nyaman./ Benar, tak diragukan lagi.
Bekerja di kota besar macam Belfast bagai ikan keluar dari air...
...tapi, namanya juga pekerjaan, kan?
Kau mengabaikan sekelilingmu...
...jika pekerjaanmu dalam bidang rohani.
Bidang rohani?/ Kau tahu maksudku.
Belajar dari seminar juga?/ Ya dan gratis.
Lanjutkan.
Aku ambil hikmahnya saja.
Kilrea bisa menungguku.
Maksudmu banyak pendosa mesti diselamatkan di Belfast.
Begitulah./ Tuhan akan membalasmu di surga.
Aku akan bersyukur, apalagi jika ada anggur.
Apa pekerjaan adikmu?
Dia seorang Pastor paroki.
Dia seorang adik yang licik. Kau tahu gosipnya, Bobby.
Dia masih terus berburu?/ Berburu pekerjaan.
Dan dia lebih muda dariku 8 tahun.
Lanjutkan.
Aku bekerja di sebuah paroki dekat Kilrea.
Sebuah desa kecil. Aku bekerja berkeliling.
Aku menerima panggilan untuk pengakuan dosa.
Pekerjaan mewah./ Ya.
Lalu, ada jabatan kosong di Kilrea./ Ya.
Dan aku dipindah untuk alasan tertentu, yang menurutku mengada-ada.
Banyak yang ingin jabatan itu?/ Mungkin.
Lalu?
5 tahun kemudian, jabatan itu kosong lagi di Kilrea.
Dan adikku Michael mendudukinya.
Brengsek.
Dia diangkat menjadi pendeta paroki di usia 28 tahun.
Mungkin dia lebih taat. Tak banyak omong sepertimu.
Dia bekerja di keuskupan. Dia juga bermain golf.
Dia orang yang tak tahu malu.
Tapi kau tidak membencinya./ Tidak, aku bukan orang macam itu.
Pastor paroki di usia 28 tahun. Luar biasa.
Dia punya dua mobil.
Sebuah rumah mewah.
Punya pembantu, koki.
Sedangkan aku masih berbagi rumah kecil...
...dengan si Gendut Kerry yang gila bola.
Bisa kita ganti topik?/ Dari tadi kau yang bicara.
Kau masih melinting rokok?/ Ya.
Kebiasaan buruk. Menjijikkan.
Ya, tapi menyenangkan.
Memang. Puji Tuhan.
28 tahun, astaga!/ Sudahlah.
Matamu kenapa, Bobby?
Apa?
Jujurlah! Matamu?/ Perbedaan pendapat.
Bagaimana dengan teman-temanmu?/ Jauh lebih buruk, percayalah.
Jadi, untuk apa kau panggil aku?
Kenapa, kau sedang tak sibuk, kan?/ Aturan pertama Pastor. Basa-basi dulu.
Aku banyak belajar Kepastoran.
Kau akan jadi pastor hebat./ Oh, ya.
Pembicara handal. Berprinsip. Juga seorang pemimpin.
Teroris politik./ Gereja cinta penjahat yang bertobat.
Ya.
Aku pikir pencuri di sebelah Yesus berhasil lolos karena hal itu.
Tapi dia mengakui dosa-dosanya.
Benarkah?/ Ya, katanya.
Di salib, kau akan mengakui segalanya.
Yesus menawarkan dia tempat yang namanya surga.
No comments yet. Be the first to leave one.