The first 200 lines.
Berpikir panjang dan matang sebelum menjadi dokter bedah.
ltu membutuhkan komitmen 100 persen.
Ini menyiksaku.
Aku mau kopi.
Empat hari kembali bekerja dan aku siap mengakhirinya.
Aku bahkan tak tahu bagaimana kita bertahan dalam empat hari.
- Kopinya siap! - Itulah sebabnya.
Kau harus lakukan yang terbaik setiap masuk ruang operasi.
Saar pasien berbaring di meja operasi...
...mereka bersandar sepenuhn ya pada belas kasihanmu.
Mereka mau tahu bahwa saat kau melakukan pemotongan pertama...
...kau tahu apa yang kaulakukan.
Tidak ada keahlian khusus Iain yang butuh waktu...
...fokus, dan dedikasi sepenuhnya.
Mungkin terkecuali, menjadi seorang ibu.
Baiklah. Ayah akan mengantarkanmu ke tempat penitipan anak...
...dan Ibu yang akan menjemputmu, paham?
Dan kita akan membuat pesta teh sang putri nanti sore.
Baiklah, Sayang. Ayo berangkat.
Kita bagus dalam hal ini.
James Evans, 57 tahun, pascaoperasi hari keenam...
...dari penggantian katup trikuspid karena endokarditis.
Bisakah kau mengubahnya untuk Jimmy?
Lalu teruskan dan perbaiki usianya sementara kau yang tangani.
Kira-kira jadi 40-an.
Tarik napas yang dalam.
Apa sesuatu yang kau taruh di dalam masih bekerja?
Kau akan baik-baik saja. Katup baru bisa bertahan sampai 15 tahun.
dr. Wilson akan melakukan tes ekokardiogram treadmill...
- ...hanya untuk mengamatinya. - Terima kasih, Dokter.
Dan apa pun yang bisa membuatku melepaskan pakaian ini.
UNOS punya kemungkinan kecocokan...
...pada salah satu pasien transplantasiku.
- Kabari aku dengan hasilnya. - Baiklah.
- Kau mencari catatan ayahmu? - Dia bukan ayahku.
ltu sebabnya aku memakai nama belakang ibuku.
Tidak ada yang menghubungkanku dengan pria itu.
- Dia lucu. - Ya?
Kau harus bicara kepadanya. Katakan kepadanya siapa dirimu.
Mungkin dia dan kau sudah berubah.
Terakhir aku melihat wajahnya, aku memukulnya dengan keras...
...sampai hampir membunuhnya.
Aku hanya takut akan melanjutkan apa yang kutinggalkan.
Kau melakukan transplantasi hati pada Samanta Calder?
- Ya. - Aku lihat dia sebelum aku pergi.
Aku yang mendiagnosis hiperkolesterolemia familial-nya.
- Kau benar. - Biar aku yang ambil hatinya.
- Sungguh? - Ya, sungguh.
Kenapa kau tak memikirkan aku sejak awal?
- Aku pikir kau mengurangi kerja. - Aku tak mengurangi kerja.
Aku melompat ke dasar. Aku berenang.
Baiklah. Kau sudah baca artikel Cleveland...
...tentang transplantasi jantung simultan dengan teknik CPB?
Belum. Apa itu berbeda dengan jantung pada umumnya?
Aku akan membacanya.
- Kau mentransplantasi jantung? - Ya, tapi aku tak membutuhkanmu.
Kau menghubungiku.
Kau mencuri operasiku?
Ayolah. Aku berhak mendapatkannya. Aku menunggunya berbulan-bulan.
- Kau tak berhak atas apa pun. - Aku namakan anakku dengan namamu.
- Kau tak bisa marah padaku. - Anakmu akan bertabiatjahat.
Dia minum ASI dari pencuri hati!
Selamat pagi, dr. Kepner dan dr. Robbins.
Kopi? Aku pikir kau bisa minum kopi...
...sebelum pembedahan besarmu bersama dr. Shepherd.
Ini baik.
- Apa yang telah kulakukan? - Tampaknya sesuatu yang baik...
...aku tidak mendapat kopi.
Tidak.
Kupikir aku melakukan hal yang benar—benar buruk.
Kupikir karena aku membawa dia ke apartemenku saat malam gala.
- Apa yang kau pikirkan? - Entahlah. Aku mabuk.
Aku nyaris tak ingat aku pulang.
Kemudian aku punya ingatan samar tentang dia di dapurku...
...dan kini dia jadi sangat ramah. Apa aku menggodanya malam itu?
Aku hanya ingat berjalan ke bak mandi...
...dengan masih memakai korset.
Setidaknya kita tahu kau baik-baik saja.
Beberapa slip hipotek untuk apartemen datang.
- Baiklah. - Kembali.
Kau mau aku berterima kasih karena memberi slip hipotek...
- ...apartemenku yang kau tinggali? - Katakan jika kau mau aku pindah.
Aku tak mau tinggal di apartemen bersama istri yang selingkuh.
Aku harus pergi. Terima kasih.
- Tampaknya aku tidur terlalu lama. - Bagaimana menurutmu?
- Tentang apa? - Pakaianku.
- Ya. - Kau perkenalkan aku kepada ibumu.
Aku harus memberi kesan yang baik. Jadi, aku akan bilang...
..."Ya, aku berkencan dengan putramu yang merupakan rekan...
...dan anggota dewan serta keluarga Avery."
"Tapi, sebelum kau mencapku mata duitan...
...kau harus tahu aku dokter bedah berpengalaman...
...dan putramu beruntung karena berkencan denganku."
Ada banyak tekanan dengan pakaian itu.
Bukan hanya itu. Ada pelembap bibir di lokerku yang akan membantu.
lbuku akan menyukaimu.
Tidak di sini. Berhenti. Kita bukan orang-orang itu.
Aku tahu.
- Roti pisang! Aku kelaparan. - Silakan.
Aku sibuk menyiapkan sarapan keluargaku...
...dan menyiapkan pompa payudara saudari seistriku pagi ini.
Kau punya saudari seistri?
Derek, Meredith, dan aku menjalin hubungan.
Aku pernah menari dengan celana dalam.
Kupikir aku akan kembali seperti saat kutinggalkan Arizona...
...tapi aku malah seperti dalam acara "Big Love".
Aku berhubungan kembali dengan McDreamys.
- Trauma layang gantung? - Ya.
Dari mana kau dapat roti ini? Ini luar biasa.
Lezat, bukan? Emma yang membuatnya.
Emma, dokterjanin ibu dari gala? Astaga. Kau berhubungan juga.
- Apa yang kita dapat? - Namanya Reese Woods, 22 tahun.
Melakukan layang gantung melewati Pegunungan Tiger...
...tekanan darah 100 per 70, fraktur tibia terbuka, nyeri perut.
Bisa kubilang aku sudah katakan itu, Reese?
- Siapa dia? - Dia Donna, adiknya.
- Meski dia bersikap seperti ibuku. - Aku tak mau melakukannya lagi.
Aku tak sanggup melihatmu mencoba membunuh dirimu sendiri.
Santailah, jangan marah begitu.
Ini bukan tulang, tapi tiruannya.
- Kapan kau mendapatkannya? - Maret ini.
Kakinya patah saat main ski dari helikopter di Selandia Baru.
Dia juga patahkan kedua tangannya, kehilangan satu ginjal...
- ...dislokasi tulang bahu. - Kau benar-benar mau mati?
Aku hanya bersenang-senang.
Aku melihat banyak fluida bebas di kantong Morrison-nya.
Kita akan segera lakukan pindai CT.
Kini tunjukkan Catherine tipuan pestamu, Pak.
Dia sekarang bersikap seolah yang paling hebat.
Tapi kemarin saat dia berusaha berjalan menuju ke kursi...
...dia tersenyum lebar kepadaku.
Kau melakukannya dengan sangat baik!
Kupikir kau akan bisa berkeliling pekan depan.
Permisi, Pak. Selangmu sudah agak jelek...
...dan kami diminta datang untuk mencabut JP-mu.
Kami bisa kembali nanti jika sekarang bukan saat yang tepat.
Sebenarnya aku mau bicara dengan dr. Brailey.
Jadi, sekarang adalah saat yang tepat.
Aku butuh bantuan untuk kembali ke ranjang.
Apa yang kalian tunggu? Bantu dia!
- Ya. - Ya.
Aku mengharapkan lebih.
Tapi dia tak bisa duduk dua hari yang lalu.
Dia depresi. Apa kau pernah mempertimbangkan antidepresan?
Tentu aku pernah pertimbangkan dan dia menolak.
Katanya dia baik-baik saja, dan dia memang baik-baik saja.
Dia butuh lebih banyak waktu, dukungan, dan bantal...
...jika dia bisa duduk dengan nyaman.
- Aku akan ambil bantalnya. - Miranda. Aku sungguh minta maaf.
Kau sudah banyak berusaha dan aku bersyukur.
Aku di sini untuk membantu, jadi biarkan aku membantu.
Baiklah. Ambilkan bantal.
Astaga!
Jackson, di mana sopan santunmu?
Ibu, ini Stephanie Edwards. Steph, ini ibuku.
Sayang, bisa tolong kau ambilkan aku bantal dari ranjang atas?
Kupikir dia tak menyukai pakaianku.
- Ibu, tahan dulu. - Kau sadar...
...bahwa kau adalah direksi di rumah sakit ini.
Begitu juga dari keluarga Avery.
Kau tak tahu apa yang Ibu hadapi untuk mendapatkan bantal ini.
Aku bermaksud mengunci pintu. Selamat pagi, Pak.
- Bagaimana keadaanmu hari ini? - Dia berantakan.
- Siapa yang memplester infusnya? - Ini tidak apa-apa.
Mungkin ini ulah Edward. Dia jelas tak peduli pada pasien.
- ltu tidak adil, Ibu. - Aku bukan orang munafik.
Aku suka berhubungan seks sebanyak orang di sebelahku...
...tapi ada waktu dan tempatnya.
- Dia bilang mau mengunci pintu. - Diamlah kau.
- Di mana kaus kaki kompresimu? - Mereka pergi mencari pasangannya.
Mungkin mereka teralihkan oleh payudara Edward.
- Aku keluar. - Ibu akan mengawasimu!
- Sam. - dr. Grey. Di mana perut buncitmu?
Perutku berubah menjadi bayi laki-laki.
Selamat.
Aku mau menunjukkanmu fotonya, tapi dia sangat lucu.
- Kau bisa kena serangan jantung. - Dia sudah kena.
Tidak belakangan ini. Kupikir musik yoganya berhasil.
- Pastinya. - Dia benci musiknya.
Aku menyukainya untuk beberapa bulan pertama.
Kini kami akan memberimu jantung dan hati yang baru.
Kau bisa senang seperti kami semua.
Dan punya bayi seperti dr. Grey.
Atau menjadi dokter bedah transplantasi seperti dr. Yang.
- Aku dokter bedah juga - Ya, tentu.
- dr. Grey melakukan semuanya. - ltu sangat mengesankan.
Aku tak tahu bagaimana kau tangani semuanya.
Terkadang aku juga tidak tahu.
- Apa? - Kau ingin memeriksa pasiennya?
Halo, Tn. Samuels. Aku dr. Edward.
Di sini tertulis kau belum buang air kecil sejak kemarin.
Biar kulihat.
Pantas kau tak bisa buang air kecil. Kemaluanmu agak bengkak.
- Kupikir aku digigit serangga. - Ini gigitan serangga yang besar.
Ini lebih seperti sengatan lebah daripada gigitan serangga.
Masih terlalu bengkak untuk sengatan lebah. Kau punya alergi?
Bukan hanya satu lebah, tapi beberapa.
- Seberapa banyak? - Entahlah.
- 25-30? - 30 lebah?
Aku tahu ini gila, bukan? Saat itu hari Sabtu.
No comments yet. Be the first to leave one.