The first 200 lines.
Berapa harganya?
- Lima puluh dolar. - Apa? Lima puluh?
17 November 1998 H-1 Ujian Masuk Universitas Nasional
Aku bisa membeli yang baru dengan harga segitu!
Bahkan di toko harganya tak semahal itu.
Apa kau tahu apa yang sedang kau bicarakan?
Ini bukan tape VHS biasa.
Kau tahu "Hamong, Hamong"?
Dia mengumpulkan 18 menit 50 detik adengan semacam ini.
Kau tahu "Monella"? "Jangan mencoba melihatku. Aku akan menunjukkannya.
24 menit 18 detik adegan erotis dari "Monella".
Terakhir, "Moon and Nipple".
Obrolan erotis anak-anak muda yang menginginkan dada itu!
Adegan telanjang dari "Moon and Nipple" sepanjang 17 menit 43 detik!
Totalnya 60 menit 51 detik!
60 menit 51 detik yang akan membuat anak muda menjadi gila...
Tanpa gangguan yang tak perlu!
Dibuat oleh raja porno Hak-chan untuk ujian masuk universitas...
Ini adalah edisi terbatas yang sangat spesial!
Ditambah, kami akan memberikan foto-foto ini secara cuma-cuma.
Kalian semua, ayo kemari! Kami juga punya barang gratis untuk kalian!
Ini adalah karya besar!
Katamu ini sudah diedit?
Apa yang akan kau lakukan dengan uang sebanyak ini?
Aku akan membeli hadiah untuk Yoo-jung.
Kau membeli hadiah untuk pacarmu dengan uang yang kau dapat dari menjual video porno?
Hebat sekali...
Kenapa kau masih tidur? Bangun!
Apa yang lain sudah pergi?
Aku lebih menyukai kamus Dong A ini.
Elite terlalu tebal dan Essence terlalu lengket.
Apa yang harus kulakukan?
Lakukan saja yang selalu kau lakukan.
Kau tak bisa melakukan hal lain sekarang.
Bukan itu!
Hak-chan mengundangku setelah ujian.
Ke rumahnya?
Setelah ujian pasti sudah gelap...
Apa maksudmu?
Dia mau tidur denganmu?
- Tidak! - Tentu saja tidak!
Aku sedang datang bulan!
Jika tidak, apakah kau akan tidur dengannya?
Ya...
Apa kau sudah gila? Kau masih terlalu muda!
Apa yang harus kulakukan...
Beritahu Hak-chan kau sedang datang bulan!
Aku tak bisa memberitahunya! Dia pasti sangat menantikannya...
Dunia akan segera kiamat. Kukira Hak-chan itu masih polos.
Aku tak percaya ini.
Aku pusing sekali! Kenapa dua hal ini harus terjadi besok?
Kau hebat sekali.
Akhirnya Hari-H tiba!
Ayo kita pergi karaoke setelah ujian!
Ada tempat bagus di sekitar Seomyun.
Aku sibuk.
- Aku juga. - Aku juga.
Hey, kenapa aku seperti si penyendiri?
Kau tak punya keluarga?
Siapa yang pergi dengan keluarganya zaman sekarang? Kudengar tempat ini sangat bagus!
Aku tak bisa. Aku mau bertemu dengan Yoo-jung.
Aku mau pergi. Aku sudah membeli tiket.
Jun-hee, tolong jangan katakan tidak. Pergilah denganku!
Aku mau makan malam dengan keluargaku besok.
Semua kakak perempuanku datang.
- Semua? Kau punya berapa kakak? - Delapan.
Apa, seperti Amazons?
Aku juga tak mau pergi. Mereka berisik sekali.
Maka pergi karaokelah denganku!
Semua perempuan akan jatuh cinta padamu jika kau menarikan lagu Deuce! Ayo!
Aku tak suka karaoke. Ayo kita nonton film saja.
Apa kau bercanda? Ayolah, pergi denganku!
- Halo. - Hai.
- Siap untuk ujian? - Ya.
Sangat penting menjadi rendah hati sebelum mengikuti ujian.
- Kau telah bekerja keras. Semoga beruntung! - Ya.
Semangat, Guru Yoon!
Kenapa tiba-tiba dia jadi baik? Jadi agak aneh.
Mungkin dia merasa bersalah atas selama ini.
Dia terlihat berbeda saat tersenyum. Dia cukup tampan.
Tidak mungkin. Dia seperti anjing herder.
Dia terlihat jahat, kan?
Yoon Yoon-jae!
- Aku? - Ya. Kesini.
Apa dia mendengar kita?
Sepertinya begitu!
Kita ada di sekolah! Kenapa kau memanggilku?
Besok kau sudah ujian. Aku tak perduli meski kita ketahuan.
Kau tak mencabut setrikaan pagi ini, kan?
Masa?
Kau tak memakai krim jerawat?
Dengarkan perkataanku.
Apa terlihat jelas?
Sepertinya akan bertanda.
- Berikan padaku. - Bukan untukmu.
Ini untuk Si-won agar dia berhasil besok.
Mungkin dia akan tertidur setelah meminumnya.
Ambil ini. Teh ini bagus untuk konsentrasi.
- Apa kau membuatnya sendiri? - Siapa lagi?
Tak bisakah kita menikah? Menikahlah denganku!
Aku tak mau. Kau masih seperti anak kecil.
Aku cukup manis jika kau mengenalku!
Berusahalah besok. Kau mungkin adalah penulis yang baik,
tapi kau harus berhasil di ujian juga. Kau akan malu jika tak lolos.
Aku tak sebodoh itu!
Aku akan membuka mataku lebar-lebar dan berhasil setelah minum teh ini.
Apa ada yang ingin kau lakukan setelah ujian?
Apa mau kubelikan sesuatu?
- Benarkah? - Ya. Apa yang kau inginkan?
- Aku mau... bir! - Bir? Apa kau mau minum?
Tidak juga... Aku hanya ingin pergi ke bar.
Oke!
Benarkah? Kau akan membelikan bir untukku? Tapi aku tak punya KTP...
Aku akan mengurusnya. Tapi hanya satu botol!
Lihat saja nanti...
Pulanglah. Ibumu pasti sedang menunggu.
Dia membuat kimbap jadi kau harus langsung pulang.
Ayo kita pulang bersama.
Ada yang harus kulakukan. Aku akan langsung pulang setelah itu.
- Oh, aku ada janji dengan Yoon-jae besok. - Kapan?
- Jam 8. - Pager aku saat kau selesai. Aku akan menunggu.
- Oke. Sampai jumpa. - Sampai jumpa.
Lawanmu terlalu tenang. Bagaimana jika dia menyerang?
Kau pasti satu-satunya orang yang main StarCraft sebelum ujian...
Kau mengirim dua?
Dia punya cukup mineral...
Multiplay di arah jam 9!
Kunci dari StarCraft adalah pengintaian.
Kau bahkan tak memberikan kesempatan padanya untuk multiplay.
Makjang... 2867 kemenangan? Bagaimana kau menang sebanyak itu?
- Aku tahu titik lemahnya. - Apa kau mengenalnya?
Ya, dia kakakku. Dia sangat menyukai komputer.
Makjang_1: Sampai jumpa di rumah. Ada kimbap.
Aku sangat bangga atas mereka karena aku tahu seberapa besar mereka telah berkembang.
15 kemenangan dan 9 kalah. ERA 3.71...
Park Chan-ho adalah pahlawan, pahlawan sungguhan.
Jika dia memenangkan medali emas tahun depan, pasti akan sangat menyenangkan.
Wow. Apa kau jualan kimbap?
Mereka akan menghabiskannya.
Ini untuk Yoon-jae dan Si-won! Mereka ada ujian besok.
Mereka suka kimbap.
Orang-orang takkan tahu semua uangku habis untuk makanan.
Apa kita punya bir?
Aku tak tahu kenapa aku selalu ingin makan kimbap sambil minum bir.
Bukankah katamu kau bertemu dengan anak-anak SMA hari ini?
Aku pergi ke SMA Busan kemarin.
Lusa aku akan pergi ke SMA Kyung Nam.
Aku harus menemukan orang seperti Park Chan-ho.
Ngomong-ngomong, pelatih di SMA Busan mencoba mengganti
seorang pelajar dengan potensi besar dari pelempar menjadi pemukul.
Dia adalah keponakan Park Jung-tae. Kecepatan lemparannya 150 km/detik!
Dan dia dilatih menjadi pemukul!
Agar dia bisa dikirim ke Liga Utama!
Apa kau kira dia bisa masuk ke Liga Utama seperti masuk ke Disneyland?
Jangan berikan harapan palsu padanya.
Latih dia untuk menjadi pelempar terbaik di Korea!
- Benarkah? - Ya! Percayalah padaku.
Hey! Taruh pemukulmu!
Masuklah dan latihan angkat beban!
Oke.
Choo Shin-soo
Carilah pemain yang bagus.
Siapa tahu akan ada pemain Korea yang masuk ke Liga Utama.
Mungkin suatu hari akan ada pemain bola Korea yang masuk ke Liga Utama!
Kita bahkan mungkin bisa sampai ke semifinal Piala Dunia.
Ayo jangan berlebihan...
Ngomong-ngomong, apa Si-won ada di rumah?
Si-won! Pergi beli bir!
Kau mirip dengan Yoon-jae...
Makan ini! Makan ini.
Kau juga tak suka kacang merah? Kau benar-benar mirip Yoon-jae.
Jangan berikan permen padanya. Itu tak baik untuknya.
Kakakmu sangat menjagamu.
Hey. Panggil kakak! Kakak! Kakak!
Berhenti mengejeknya!
Aku tak mengejek! Aku menyukainya!
Aku akan membawanya pulang kalau aku bisa.
Bagaimana dengannya? Dia memilih pemilik yang lebih cantik.
Kau membuatku ingin memukulmu.
Bawa ini!
Apa kau mau minum?
- Darimana saja kau? - Apa kau menungguku?
- Kau kira aku menunggumu? - Tidak.
Kita ada janji besok.
Jangan lupa! Jam 8!
Apa itu? Tak bisakah kau memberikannya sekarang?
Tak bisa. Hari ini itu H-1.
Besok adalah Hari-H. Tunggu satu hari.
Dan
semoga beruntung besok.
Kapan kau membelinya?
Apa ini yeot?
- Apa ini untukku? - Ya. Semoga beruntung.
Terima kasih.
- Apa kau tak punya sesuatu untukku? - Apa?
Kau mau kemana?
Ini!
Apa ini?
Sebuah S. Untuk Universitas Nasional Seoul.
Supaya kau bisa masuk.
No comments yet. Be the first to leave one.