The Mentalist

The Mentalist

Download Indonesian Subtitle

Season 7

Release info

The Mentalist S07E12 1080p WEBRip x265-RARBG
A Commentary by kuykuy

Tags

webrip
web
BRip
1080
x265
Published on: 2023-06-13
Downloads: 124
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Sebelumnya di “The Mentalist”...

Aku tidak bisa melakukan ini lagi.

Kamu gak bisa terus-terusan nyoba nyelametin aku dari ketabrak kereta.

Karena kereta itu akan datang tiap hari.

Anda punya informasi mengenai kasus yang kami tangani?

Saudara saya yang punya. Gabriel. Dia cenayang.

Ada sesuatu di dalam dirimu.

Jawaban yang kamu cari akan datang bersama angka tiga.

Aku tidak tahu kamu di mana.

Kamu tahu aku akan kembali. Tidak, aku tidak tahu itu.

Ada pembunuh berantai

dengan jiwa iblis dan haus untuk membunuh.

Saya melihat kalau pembunuh itu akan membunuh lagi. Malam ini.

Kenapa si pembunuh peduli kalau si Gabriel memang beneran cenayang?

Dia butuh cenayang untuk alasan tertentu,

dan Gabriel tidak lulus dalam ujiannya.

Coba deh kamu liat dulu.

Dia duduk doang di mobilnya, kan?

Selama aku ngebuang sampah,

dia terus-terusan ngeliatin aku sambil ngeliatin.

Polisi masih belum bisa nangkep

orang yang ngebunuh-bunuhin itu.

Bisa jadi itu dia kamu kan gak tau itu.

Pembunuh berantai gak mungkin duduk doang di mobil.

Mereka akan mengendap-endap di balik bayangan.

Bentar yah.

Oi.

Dasar mabok.

Oh!

Susan!

Sus?!

Sus?!

Apa ini?

Kamu beliin aku kuda lagi?

Sebentar lagi nyampe. Oke.

Hmm? Kamu lagi ngerjain aku ya?

Hirup dong udaranya. Huh?

Udah aku hirup nih udaranya.

Terus... Lihat.

Jane... Apaan ini?

Gubuk kecil yang akan aku renovasi,

ditambah ini-itu.

Kita berdua tahu kalau banyak hal sudah berubah.

Aku gak bisa maksa kamu berhenti. Dan aku butuh ngerjain sesuatu.

Jadi, kamu mau bangun rumah buat kita? Bener banget.

Dan kalau sudah jadi, dan kita gak mau ngapa-ngapain lagi,

kita punya rumah untuk ditempati.

Ini awalnya.

Jadi kamu mau kerja di sini, gak di FBI lagi.

Kamu berhenti. Mungkin. Aku masih belum tahu.

Aku belum mutusin.

Apa?

Aku seneng kamu dapet rumah ini. Beneran.

Tapi, aku juga punya keinginan.

Kayak apa?

Aku mesti yakin kalau kamu gak akan kabur lagi.

Gak akan.

Aku harus yakin kalo kamu beneran serius dengan hal ini, dengan kita.

Aku serius. Itu kenapa aku mau ngelakuin ini semua.

Oke.

Terus, apa kamu akan ngelepas cincin kawin kamu?

Maksud aku, kayaknya kamu berat sekali ngelepasinnya.

Nggak kok.

Aku ngerti kenapa itu berat buat kamu.

Cuma, aku udah terbiasa aja make cincin ini.

Aku tahu.

Eh, sebentar.

Ada apa, boss?

Sori, Lisbon. Kamu pasti lagi jalan pulang.

Tapi saya mesti nyuruh kamu puter balik, nih.

Ada korban lagi.

== sync, corrected by elderman == Diterjemahkan oleh: @aranigr

Korban bernama Susan Herman.

Suaminya melaporkan kehilangan dia semalam.

Sepertinya, si pembunuh menerobos melalui teras rumahnya.

Wah, polanya berubah.

Tapi pola yang lain masih tetap sama --

Satu tembakan ke dada, satu kuku jari diambil.

Dia tidak merasa perlu menyembunyikan mayat.

Bisa jadi, dia semakin berani.

Atau dia mau bermain-main.

Bermain-main?

Dia tahu kalau kita sedang mengejarnya.

Mayat ini ditinggalkan di sini agar mudah kita temukan.

Ada hal lain juga yang dia lakukan.

Apaan?

Saya belum yakin.

Em, maaf.

Apa tanda di lengan kirinya itu karena bekas ditusuk?

Sepertinya begitu.

Bekas jarum? Kayaknya lebih besar.

Mungkin jarum infus.

Kenapa dia ngasih infus?

Gak ada racun apa-apa yang ditemukan.

Kayaknya dia bukan masukin sesuatu.

Kemungkinan, dia ngambil sesuatu.

Bisa jadi begitu. Posisi badannya benar,

Kamu bisa dapat secangkir lebih darah dengan jarum infus.

Jadi, dia membunuh orang-orang ini, nyopot kuku jarinya,

dan ngambil darah mereka.

Dan kita berupaya sekeras tenaga kami.

Terima kasih. Baik, Terima kasih sudah menelepon.

Semua orang dan khususnya saudaranya ingin tahu

kapan kita akan menangkap pelakunya.

Ini Rick Tork dari kantor cabang Santa Fe.

Dia akan membantu kita, karena kita sedang kekurangan orang.

Hai.

Dennis Abbott. Terima kasih sudah datang.

Jadi, sudah berapa lama kamu bertugas di Santa Fe?

Sekitar satu tahun.

Saya mulai bergabung sejak keluar dari CBI,

masuk ke FBI kira-kira samaan dengan Cho.

Dia juga pernah kerja bareng Jane. Cukup tahu gimana cara kerjanya.

Memangnya gimana?

Dia gak akan ngasih tahu apa yang dia rencanakan,

apa yang akan dia lakukan, pokoknya kamu akan dibuat seperti idiot.

Dan selalu jaga dompet di kantong.

Yah, sepertinya kamu sudah kenal banget dengan dia.

Terima kasih banget kamu sudah datang malam ini.

Kasus ini semakin besar

Saya dengar, ada 10 mayat. Ya, 5 sudah dikubur,

dibunuh sekitar dua sampai sembilan bulan yang lalu.

Dua lainnya dibunuh di mobilnya minggu lalu,

Lalu Gabriel Osborne dan kakaknya beberapa hari setelahnya,

dan hari ini seorang perempuan.

Wow. Ada bukti fisik?

Hanya peluru. Semuanya cocok,

tapi kita belum mampu melacak senjatanya.

Tork, katanya kamu gabung di sini. Senang bisa ketemu kamu lagi.

Seneng ketemu kamu juga. Ada kabar dari profiler?

Mereka tidak bisa menemukan pola pembunuhannya.

Dua korban pertama adalah gelandangan,

yang ketiga pelacur.

Berikutnya adalah mahasiswa pertukaran pelajar,

lalu pasangan di dalam mobil.

Tidak ada kesamaan baik menurut umur, ras, atau jenis kelamin.

Menurut saya, ini bukan soal siapa yang dia bunuh.

tapi lebih kepada untuk apa dia membunuh.

Hai, Tork. Lama gak ketemu.

Maksud kamu untuk darah dan kuku?

Yah, mungkin kukunya sih nggak.

Mungkin itu hanya untuk sedikit kenang-kenangan.

Tapi darahnya, dia jelas merencanakan sesuatu dengannya.

Dia butuh darah itu untuk sesuatu.

Apa korban lain juga punya luka bekas tusukan?

Korban terakhir, ya.

Korban yang sudah dikubur, tidak bisa diketahui.

Tubuhnya sudah terlalu membusuk.

Kita asumsikan saja

kalau dia sudah mengumpulkan darah untuk beberapa lama.

Pertanyaannya, kenapa.

Ada beberapa teori di internet.

Yang paling populer, dia adalah vampir.

Kayaknya informasinya gak terlalu ngebantu.

Mungkin saja membantu. Masa?

Dia mencuri darah dari mayat.

Dia pasti melakukan sesuatu yang aneh dengan darah itu.

Jadi mungkin dia tergabung dengan suatu sekte sesat.

Dia percaya dengan hal-hal klenik. Itu kenapa dia nemuin Gabriel.

Hubungi Polres Austin, mungkin mereka punya informasi

mengenai sekte setempat atau agama yang aneh-aneh.

Tanya juga ke Homeland Security

mungkin ada informasi yang berguna di basis data mereka.

Kalau dia tertarik dengan hal-hal klenik,

Jane saja yang bicara dengan dia.

Uh... Dia bukan cenayang, bung.

Memang, tapi kan bisa pura-pura?

Kita sebarin lewat media,

bilang kalau kamu bisa berkomunikasi dengan arwah-arwah

dengan menggunakan kekuatan spritual kamu.

Kalau dia memang tertarik, kita bisa buat dia muncul ke permukaan.

Anak pembunuh Sam mengirim surat

kepada dua penulis yang menulis tentang dirinya.

Ini bisa berhasil.

Apa saya salah ngomong?

Iya, terakhir kali Jane nyoba rencana kayak gitu,

gak berjalan lancar.

Oh iya, anak sama istrinya.

Iya, anak sama istrinya.

Hei, aku mau bilang,

kalau hasil otopsi Gabriel sudah keluar.

Dia ngidap oligodendrogliomas --

semacam tumor kecil di otaknya.

Menurut petugas koroner, tumor itu bisa mengakibatkan kejang-kejang,

pingsan, atau halusinasi berkepanjangan.

Kasian. Pantesan dia nyangka kalo dia itu cenayang.

Cenayang itu gak ada.

Emang.

Aku mestinya gak ngungkit-ngungkit masalah cincin. Maafin aku ya.

Teresa, gak apa-apa kali.

Beneran, kamu lakuin apa yang menurut kamu mesti kamu lakuin.

Aku gak apa-apa, kok. Beneran.

Polres Austin baru saja nelpon.

Sepertinya mereka sudah menemukan si pembunuh berantai.

Mereka menahannya?

Di telepon sih bilangnya, ada orang yang nembak dia.

Kok kayaknya ada yang gak beres.

Informasi keliru. Kasus kesalahan identifikasi.

Ini Sharon Nieto, dari bagian Pembunuhan Polres Austin.

Korban bernama Le Kong Vinh.

More Indonesian subtitles for The Mentalist

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left