The Wind Blows

The Wind Blows (바람이 분다)

Download Indonesian Subtitle

Specials

Release info

바람이분다ㅡThe Wind BlowsㅡE10 NEXT-VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF

Tags

other
Published on: 2019-06-26
Downloads: 16
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 10"

Cobalah.

Enak.

Jangan bohong.

Ini sangat enak.

Bagaimana kamu bisa tahu tempat ini?

Entahlah, aku tahu saja.

Kamu belum berubah sedikit pun.

Aku merindukanmu.

Ayo makan.

Su Jin.

Kamu tahu

sekeras apa usahaku untuk merelakanmu?

Kenapa kamu kembali?

"Saatnya Meminum Obat Sore"

Bagaimana kamu bisa tahu tempat ini?

Entahlah, aku tahu saja.

Kamu belum berubah sedikit pun.

Kamu tahu

sekeras apa usahaku untuk merelakanmu?

Kenapa kamu kembali?

Karena aku mencintaimu.

Karena aku mencintaimu.

Karena aku mencintaimu.

Do Hun, buka pintunya.

Do Hun!

Do Hun.

Do Hun.

Do Hun!

Do Hun!

Hun, kamu kenapa? Bangun, Do Hun!

Do Hun!

Anda bisa mendengarku?

Anda tidak boleh masuk.

- Dia suamiku. - Anda harus menunggu di luar.

Indah sekali.

Lihat itu.

- Cuacanya bagus. - Bukankah cuacanya bagus?

Ah Ram, ayo pergi sekarang.

Tunggu. Aku masih ingin bermain pasir.

Ibumu dan Ayah akan pergi naik kuda.

- Kuda? - Ya.

Ayo jalan.

- Ah Ram, kamu tidak takut? - Tidak.

- Benarkah? - Do Hun, Ah Ram.

- Lihat kemari. - Lihat Ibu.

Lambaikan tanganmu.

Hai.

- Satu, dua, tiga! - Tiga!

Bagus, itu lompatan besar.

Satu, dua, tiga!

Lompat lagi!

Kamu pintar sekali.

Ibu, cepat!

Ah Ram, kamu akan tersandung dan jatuh. Pelan-pelan.

Lihat itu!

Bahkan jika aku lupa segalanya,

aku tidak akan pernah melupakanmu.

Dia bisa menghindari

kondisi terburuk karena Anda cepat menemukannya.

Tapi masalahnya, kondisinya akan memburuk.

Selain itu, sepertinya Pak Kwon

belakangan ini, sering mengalami delirium

karena dia sangat stres.

Sekarang, dengan overdosis ini,

baik pikiran dan tubuhnya

kelelahan.

Itukah sebabnya dia tidak bisa mengenali siapa pun berhari-hari?

Karena dosis berlebih,

gejala deliriumnya memburuk.

Mulai sekarang, Anda harus lebih hati-hati mengawasinya.

Menurut Anda kapan dia akan kembali normal?

Aku tidak yakin.

Saat ini, aku tidak bisa memastikan

gejalanya hanya berlangsung sepekan atau sebulan lagi,

atau bahkan lebih lama.

Kalau begitu,

apa yang harus aku lakukan?

Kuncinya adalah sebisa mungkin membuat dia santai.

Dikelilingi orang-orang, hal-hal,

dan lingkungan yang dia kenal bisa membantu.

Jika Anda tampak cemas, itu hanya membuat dia lebih bingung.

Anda harus pengertian dan sabar.

Teruslah menunggu

dan bertahan.

Setiap keluarga penderita Alzheimer

hidup seperti itu.

Untuk Pak Kwon, dia bisa kehilangan kemampuan untuk menangani

rutinitas sehari-harinya kapan saja

karena fungsi kognitifnya menurun.

Dia bisa bertahan selama ini

murni karena tekad kuat, dan itu sangat mengesankan.

Kamu tidur nyenyak?

Kamu terlihat lebih segar dibanding kemarin.

Kamu tidak lapar?

Apa ada yang ingin kamu makan?

Do Hun, kamu ingat namamu?

Namamu adalah Kwon Do Hun.

Kamu melihat foto dan namamu, bukan?

Aku akan menjagamu

untuk beberapa waktu ke depan.

Itu tidak lama setelah kami membeli rumah itu.

Aku selalu mengeluh bahwa rumah kami terlalu kecil

untuk kami berdua dan anak kami.

Tapi setelah dia pergi,

rumah itu terasa terlalu besar.

Awalnya, aku benci dan dendam kepadanya.

Tapi seiring waktu, rasa kesepian ini

mengalahkan perasaan itu.

Mungkin

itu karena

hatinya tetap bersamaku meski secara fisik dia telah pergi.

Rumah baru Do Hun sangat besar dan bagus.

Luas tamannya pas.

Karena dia masih sangat rapi,

dia sangat memperhatikan kebun.

Dia mungkin sendirian di rumah itu selama ini.

Mengetahui dia harus pergi suatu hari,

dia hidup sendirian di rumah sebesar itu.

- Su Jin. - Pergi tidur setiap hari

sendirian,

menghabiskan waktu sendirian setiap hari,

serta setiap hari...

Su Jin, jangan seperti ini.

Kamu tahu dia tidak ingin melihatmu sedih.

Dia ingin kamu bahagia.

Aku akan bahagia

mulai sekarang.

Kamu belum makan, bukan?

Perutku keroncongan karena belum makan.

Aku tahu ini sulit dipercaya.

Ayo makan.

- Halo. - Hei, apa kabar?

Baik.

Kamu terlihat sangat lelah.

- Kamu sudah makan? - Sudah.

Su Jin.

- Maaf. - Tidak, jangan.

Kamu tidak perlu meminta maaf.

Aku yang minta maaf.

Pasti sangat sulit bagimu mengikuti keinginan Do Hun.

Soo Ah, kamu tahu, Do Hun suka ikan bakar.

Dia tidak suka makanan rumah sakit.

- Kamu punya ikan segar? - Ya, tentu saja.

Beri aku waktu sebentar. Aku akan membakar beberapa.

Kamu? Kamu ingin sesuatu?

Kamu tahu aku. Sushi salmon, seperti biasa.

Kata dokter hal-hal yang dia kenal

mungkin membantunya rileks.

Aku akan pergi ke rumahnya dan mengambil beberapa barang.

Tolong beri aku sandi pintunya.

Aku akan pergi nanti...

6377.

- Itu sandi pintunya? - Ya.

Do Hun.

Kamu tahu siapa aku?

"Hadiah yang kubeli untuk Ah Ram"

"Ah Ram, semoga hidupmu bahagia"

"Selamat ulang tahun yang pertama"

"Rambut keriting terlihat bagus untuk putriku. Aku merindukannya"

"Meskipun tidak bisa bersamamu, Ayah mendukung dan menyayangimu"

Aku ingin menelepon.

Baik.

"Pak Seo Jin Kyu"

Alamatku? Apa alamat di sini?

Alamat di sini?

Ini rumah sakit.

Rumah Sakit Buil, Kamar 103.

Rumah Sakit Buil.

Kamar 103.

Permisi. Di mana kamar 103?

Itu di ruangan sebelah.

Pak Kwon, tesnya lancar?

Ya, tes lancar.

Benar, Do Hun?

Soo Ah, Su Jin tidak menjawab.

Aku harap tidak ada apa-apa.

Terjadi sesuatu.

Apa yang terjadi?

Su Jin ada di rumah sakit sekarang.

Rumah sakit?

Aku mengerti perasaanmu.

Tapi Su Jin,

Do Hun menderita Alzheimer.

Kamu tahu kenapa penyakit itu begitu menakutkan?

Orang-orang di sekitar penderita lebih menderita

daripada penderita itu sendiri.

Mampirlah ke sini sesekali kalau kamu mau.

Itu mungkin membuatmu merasa sedikit lebih baik.

Tapi

jangan memikirkan hal aneh.

Mi Kyung.

Aku sudah memutuskan.

Maksud kamu apa?

Aku akan tinggal dengan Do Hun.

Hei.

Tidak ada gunanya sekarang.

Pikirkan baik-baik.

Kamu mungkin bisa menanganinya untuk sementara,

tapi menurutmu berapa lama kamu bisa bertahan?

More Indonesian subtitles for The Wind Blows

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left