Egon Schiele: Death and the Maiden

Egon Schiele: Death and the Maiden

Egon Schiele: Tod und Mädchen

Download Indonesian Subtitle

Release info

Egon Schiele Death And The Maiden 2016 720p BluRay x264-[YTS AM
A Commentary by SugijoDwiarso

Tags

BluRay
x264
720p
720
TS
YTS
Published on: 2019-09-09
Downloads: 49
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

SANG MAUT DAN PEREMPUANNYA

Wina, 1918. Menjelang berakhirnya Perang Dunia II.

Bisa kau ketuk pintunya? / Ya!

Egon! Edith!

Kami punya batu bara buat kalian!

Egon! / Tunggu.

Mereka tak di sini?

Mereka pasti di sini.

Adik sepupuku terkena flu.

Ya, ya, aku tahu. Ayo segera buka pintu itu.

Egon?

Gerti. / Ya.

Edith sedang tidak enak badan.

Aku tahu, dia mengalami demam tinggi.

Mela, Toni, ayo.

Aku tak ingin pergi.

Paman Egon sedang sakit, pergi sekarang.

Ibu akan menyusul. Kita harus pergi ke dokter, ayo.

Ayo

Itu bukuku.

Bisa kau baca siapa model yang hendak datang hari ini?

Ya.

Ada tiga nama untuk hari ini dan empat untuk besok.

Kau harus membatalkannya, aku tak bisa melakukannya hari ini.

Ya.

Mungkin esok hari.

Aku akan menemanimu sampai dokternya datang.

Apa yang kalian lakukan dengan cerminku?

Kalian tak boleh mengambil cermin di kamarku.

Aku akan mengembalikannya padamu.

Kapan kau mau jadi pengajar? / Aku tak tahu.

Kalua begitu kau tak akan menerima apa pun. / Aku tak butuh apa-apa.

Sebab si Tuan hidup masih bersama ibunya.

Apakah mereka selalu bertikai di tengah ruangan itu?

Ya, jangan bergerak.

Ini melelahkan. / Benar.

Malam ini aku... Maukah kau mengantar ke Prater ?

Mereka tak memperbolehkan anak-anak masuk. / Siapa gadis itu?

Kau / Aku waktu umur 16 tahun.

Bohong, kau 16 tahun.

Aku akan bilang Ibu.

Tak akan. / Ya, akan kulakukan.

Tak akan, tak akan!

Jangan katakan padanya? / Aku tak akan melakukannya.

Kecuali kau mau mengantar ke Prater .

Aku mau beres-beres.

Tetap pada posisi itu.

Apakah Ibumu tahu kalau kau tak mau belajar ke Akademi?

Tidak.

Kapan kau akan bilang padanya?

Akan segera kuberitahu.

Itu urusanku.

Ini dia.

Bravo!

Bravo!

Bravo!

Ya.

Hadirin sekalian, telah kita lewati dari satu momen puncak menuju yang lainnya.

Dengan rasa bahagia, para seniman kita,

mereka juga diundang dalam sebuah pertemuan pribadi yang telah dipesan.

Bolehkah aku lihat lagi payudaramu, Murli?

Tidak, tidak, satu botol sudah cukup bagi kita

Bersama kita semua hal harus tuntas, professor.

Kau boleh habiskan makanan anak-anak.

Tak masalah.

Bravo!

Tepuk tangan, tepuk tangan!

Aku persembahkan seniman Moa Nahuimur.

Nahuimur terlalu rumit.

Namaku Moa. Hanya Moa, itu saja.

Dia adalah anak dari seorang kepala suku di Tahiti.

Aku berlayar berkeliling dunia mencarinya, kuculik dia.

Dia diusir ayahnya.

Kini dia dicampakkan

ke dalam kemapanan hidup yang sinistik ini yang hanya mencari penghasilan dari hal-hal kotor.

Sayangku, ini adalah upacara pembukaan bersejarah

kelompok seni "The New Artists."

"New Artistic Group." / Mau sebotol lagi?

Anton Peschka tak bisa bahasa Perancis, sayang.

Ini kelompok seniman baru, bukan seni baru.

Tak ada "new art" , hanya senimannya yang baru.

Ini Egon Schiele. Dia diusir dari

Akademi karena memberontak. Atas dasar itu, dia akan menjadi pemimpinnya.

Terimakasih.

Maukah kau berpose jadi modelku?

Siapa butuh jadi model.

Bagimu, kawan-kawanku? Aku tak bisa sebutkan harganya.

Seperti yang kubilang pada kalian, tak ternilai harganya.

Aku sangat ingin menunjukkan studi-ku

Seorang seniman harus meninggalkan lingkungan biasanya,

untuk mencari sebuah pandangan baru.

Tuan-tuan, menghibur diri kalian bersama wanita ini

setelah pertunjukan butuh bayaran ekstra.

Kita hanya butuh tambah minum.

Kita sedang mengadakan pembicaraan profesional.

Ayah, sebotol champagne !

Aku yang akan bayar tagihannya.

Bahkan tak sampai sepuluh langkah dari sini.

Kau mengundangnya? / Ya, sang anak perempuan boss .

Aku akan bekerja.

7 April 1911.

Kau panggil dirimu dengan apa?

Tak lebih, hanya Moa.

Hanya Moa.

Dua jam tak masalah? Bayarannya setengah crown untuk satu jam.

Aku dibayar lebih dari itu di tempat-tempat lain.

Dimana? / Di panggung.

Yah, satu crown per jam.

Di Akademi hanya ada model-model lelaki.

Kau siap berakting, 'kan?

Sayangnya tak ada tirai.

Jangan lepaskan stoking dan dan sepatunya, ya.

Tangan yang satunya, ya. Angkat bahumu sedikit lebih tinggi.

Pinggul kanannya juga lebih tinggi.

Ya, seperti itu.

Jangan tatap diriku lewat cermin, lihat dirimu sendiri.

Perempuan yang ada di drawing itu sama dengan yang membuka pintu?

Ya adik perempuanku. / Adikmu?

Jangan bergerak.

Kau menggambarnya telanjang?

Jika aku sudah tua dan impotent aku akan menggambar yang lainnya.

Apa kau akan menuliskan namaku di situ?

Dimana? / Di atas drawing itu.

Tidak, hanya namaku satu-satunya yang akan ada disitu. Aku senimannya.

Apa? Lalu bagaimana aku bisa terkenal

jika namaku tak muncul di dalam drawing itu?

Entahlah.

Apa yang kau lakukan? / Menghemat uangmu.

Dia tak punya payudara. / Memang.

Ayo, bersama ke stasiun kereta api.

Siapa dia?

Seorang aktris. / Seorang aktris. Dari Prater ?

Kenapa tidak? / Seorang gadis dari Prater .

Aku tak mau mengganggu aktris itu. / Dia bukan gangguan, Carl.

Kau mau segelas anggur?

Hanya jika Nona Gerti mau minum bersama kita.

Terimakasih, Tn. Reininghaus, tapi aku harus pergi.

Kenapa tak tetap di sini saja?

Sayangnya, aku hanya bawa sket-sket permulaan saja.

Tapi itu juga karya seni.

Dia tak begitu terlalu pemalu dalam drawing-drawing mu.

Ini adalah drawing awal sebelum lukisan cat minyak Gerti.

Itu tak tergantikan

Kau seniman berbakat. / Hal itu memancar dari dalam.

Kau tahu apa raja lukis itu?

Sang raja sedang ada dalam sebuah pameran seni modern? Apa katanya?

Jelek, katanya. / Hal itu berarti bagimu.

Kau ingin harga berapa untuk gambar studi awalmu?

100 crown , hanya karena kita teman.

Untuk semua gambar telanjangmu. / Tidak, untuk satu lembar.

Tapi lebih buruk lagi sebab hanya kau satu-satunya kolektor di Vienna ,

yang benar-benar mengerti seni.

Kau mahir berbisnis.

Tak masalah. Aku lebih suka memakai seluruh ruang tamu.

Lukisan-lukisan Gerti yang erotik.

Seperti sebuah fresko. Bisakah kau buat seperti itu?

Tentu, tapi aku tak mau. / Kenapa?

Gerti tak akan mau.

Aku seorang seniman, bukan pembuat pornografi.

Kemana saja kau?

Aku harus melakukannya agar para pelanggan tak pergi,

sebab kau tak harus berkeliling kota.

Dari mana saja kau? / Bukan urusanmu.

Apa kau menjajakan diri?

Persetan.

Denganku kau berbicara bahasa Jerman, jelas?

Betapa kau berterimakasih pada orang yang memberimu pekerjaan?

Siapa manusia sampah yang bersamamu itu?

Jangan berpikir untuk mengangkat tanganmu, jangan berani-berani.

Kau ingin membunuhku?

Aku ingi kembali ke sana. Dia akan membunuhku.

Boleh aku menginap di sini?

Hanya beberapa hari saja.

Tidak, tak boleh.

Kita akan meninggalkan Vienna .

Untuk saat ini kau boleh tinggal di studio.

Tak perlu beritahu Ibu.

Aku berhenti.

Segera.

Bagaimana dengan dirimu bersama Dom?

Dia berlatih denganku.

Cuma itu.

Dia bilang bahwa aku punya bakat tampil di panggung yang besar.

Maksudku yang lainnya.

Apa?

Yah, kau tahu.

Dengar, kawanku. Dom adalah seorang penari.

Terus kenapa? / Kau tahulah?

Dia seperti saudara lelakiku.

Tampaknya tak seperti itu.

Begitu juga dengan dirimu dan saudara perempuanmu.

Moa...

Tidurlah yang nyenyak.

Krumlov, beberapa minggu kemudian.

Helo. / Helo.

Mereka berempat? Aku hanya pesan dua kamar.

Nona Gerti, ketika aku melihatnya, matahari bersinar.

Kenapa kau mengajaknya jika seorang gadis Prater ada disitu?

Maukah kau tinggal bersama kami?

Tidak, aku akan tinggal di taman bersama bibi kami.

Egon Schiele: Death and the Maiden subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left