The first 190 lines.
Terima kasih, Uchida.
Aku tertolong.
Tidak masalah, semua keluargaku sangat menyukai binatang.
Tapi, aku sama sekali tidak menyangka.
Aku tidak tahu kalau kamu bisa berteman denga orang suci itu.
Apa kau kenal Kanase?
Gereja tempat ia tinggal dulu ada di dekat rumahku.
Ya walau pun setelah kejadian itu aku tidak pernah melihatnya lagi.
Kejadian?
Pokoknya ada sesuatu yang terjadi, dan banyak orang yang tewas.
Dan dia satu-satunya yang selamat.
Salah satu temanku juga ada yang menjadi korban.
Aku selalu teringat kejadian itu setiap melihat wajahnya.
Padahal itu bukan salahnya.
Karena itu, aku harap kamu bisa berteman baik dengannya.
Tentu.
Sekarang semua kucingmu sudah punya pemilik masing-masing.
Iya.
Sisanya tinggal satu yang tadi aku temukan.
Biar aku saja yang mengurusnya.
Kau mengasuhnya lagi?
Shh! Jangan keras-keras, nanti dia bangun!
Tapi masa iya kau memungutnya lagi?
Apa kau tidak tahu, Akatsuki Kojou?
Membawa binatang ke lingkungan sekolah itu dilarang.
Natsuki-ch—
Aduh!
Jangan panggil gurumu dengan sebutan "chan"!
Aku akan membiarkan kalian tapi dengan satu syarat.
Syarat?
Akatsuki Kojou,
temani aku malam ini.
Hah?
Hei...
Kau bilang padaku untuk membantu pekerjaan "Penyihir Negara" mu itu 'kan?
Memang iya.
Lalu apa-apaan pakaianmu itu?
Tega-teganya kau menyuruhku menunggu 2 jam di tempat ini.
Ada festival yang sedang digelar di sekitar sini.
Aku hanya ingin mengajak Astarte menikmati rasanya Jajan malam-malam.
"Jajan"?
Yang penting lagi, kenapa si murid pindahan itu juga ada di sini?
Itu karena aku ini pengawas leluhur ke'empat!
Apa hubungan acara pengawasanmu itu dengan Yukata?
I-Ini..
Waktu kami membicarakan soal festival Nagisa-chan memaksaku...
Terserahlah.
Ngomong-ngomong, Akatsuki, kau sudah baca e-mail yang kukirim 'kan?
Ya, aku juga tahu soal kejadian kemarin
awalnya kukira itu ulah Iblis yang mengamuk.
Aku sama sekali tidak terpikir kalau ada "Pemakai topeng" atau apalah di balik kejadian itu.
Dua mahluk yang berpenampilan serupa dan saling berusaha untuk membunuh satu sama lain,
dan itu membuat sekitarnya hancur.
Sudah ada sekitar 5 kasus yang terjadi dalam 2 mingguan ini.
Dan menangkap mereka itu adalah tugasmu.
Bicara memang mudah, tapi mereka itu bisa terbang 'kan?
Bagaimana caranya kita bisa menangkap yang seperti itu?
Jangan berpikiran sempit! Tinggal kita jatuhkan saja.
Jika kau menyerang mereka dengan Familiar-mu di udara,
kotanya pasti tidak akan apa-apa.
Benar-benar permintaan yang gila.
Tapi, kurasa memang yang "Gila" itulah yang kita butuhkan sekarang.
Jadi gedung yang hancur itu adalah ulah dari para Pemakai topeng?
Jika saja sihir atau mahluk panggilan yang melakukannya.
Aku pasti sudah menyadarinya.
Jadi bahkan seorang Kesatria sihir dari Organisasi Raja Singa
juga tidak sanggup merasakannya?
Apa maksudnya itu?
Sebuah sihir unik dengan bentuk serangan fisik.
Itulah yang aku pikirkan.
Akan lebih cepat jika kita menanyakanya langsung pada mereka.
Jangan membunuh mereka, Akatsuki.
Jadi itu para Pemakai topeng?
Mereka muncul lebih cepat dari perkiraanku.
Astarte, hubungi orang-orang yang ada di sekolah.
Sudah waktunya pertunjukan kembang api.
Accept.
Kembang api?
Kau tidak tahu?
Itu adalah benda indah yang jika meledak akan semaki—
Kalau itu aku jug—
Dengan itu perhatian orang-orang bisa teralihkan.
Kita harus melakukan sisanya dengan kekacauan yang seminimal mungkin.
Aku baru sadar kalau kita belum melakukan festival apa pun sampai sekarang ini.
Apa alasannya itu adalah ini?
Cuma sekarang ini kesempatan kita.
Waktunya untuk terbang.
Heh? Terbang?
Ada apa ini?! Kenapa kita bisa ada di sini?
Sihir manipulasi dimensi.
Yang lebih penting, coba lihat itu.
Aku tidak kenal sama sekali dengan sihir itu.
Itu lebih mirip kemampuan suci yang berasal dari tempatku, bukan sihir.
Bantu aku, Himeragi Yukina!
Kita tangkap dalam satu serangan!
Sekkarou!
Himeragi!
Mereka bisa memotong rantaiku?
Gawat!
Akatsuki, aku titip mereka!
Jangan menahan diri atau kau yang akan mati!!
Rantai ini?
Natsuki-chan ya?
Datanglah Familiar kesembilan, Al-Nasl Minium!
Mustahil! Dia bisa menetralkan serangan Familiar dari keturunan utama?
Ada dia? Menyelamatkan kita?
Tidak mungkin... Itu..
Wajah itu...
Yang benar saja...
Hentikan, Kanase...
Kanase!
Magus Craft?
TL note : Automaton = Semacam Robot
itu adalah perusahaan terkemukan yang bergerak dalam pembuatan Automaton.
Alamat Kanase yang aku dapat dari Nagisa-chan
ada di daerah rumah dinas perusahaan ini.
Seseorang yang menjadi Ayah angkatnya
setelah kejadian di gereja berkerja di sini.
Apa kau sudah melaporkan soal Kanase pada Ibu Minamiya?
Belum.
Lagi pula aku memang tidak bisa.
Setidaknya aku harus mendapat satu atau dua informasi lagi.
Ada benarnya juga.
Kami ingin menemui Kanase Kanon penghuni kamar 204.
Mohon maaf tapi beliau sedang keluar.
Kalau begitu, bagaimana dengan Tuan Kanase Kensei?
Mohon maaf sekali lagi, tapi Anda ini?
Himeragi dari Organisasi Raja Singa.
Mohon tunggu sebentar.
Apa tidak apa-apa memberitahukan namamu seperti itu?
Tapi dengan begitu kita mungkin bisa mendapatkan beberapa informasi.
Tanda Iblis yang terdaftar.
Saya Beatrice Basler.
Bisa dibilang saya ini sekretarisnya Kanase Kensei.
Kira-kira ada keperluan apa sampai
penyihir tempur dari Organisasi Raja Singa mampir ke sini?
Maaf sekali, tapi kami harap kami bisa bicara langsung dengan beliau.
Itu agak sulit.
Saat ini beliau sedang berada di luar pulau.
Perusahaan ini memang memiliki sebuah fasilitas penelitian
yang berada di dalam naungan Distrik Iblis.
Di luar pulau Itogami?
Apa Putri dari Tuan Kanase juga ada di sana?
Benar, begitulah yang saya dengar.
Jika urusan kalian memang sangat penting.
Saya bisa mengantar kalian ke fasilitas itu.
Namaku Lowe Kirishima.
Aku yang akan mengantar kalian ke Pulau itu.
Seperti kelihatannya pesawat ini sudah agak karatan.
Terbangnya akan sedikit kasar, bersiaplah.
K-Kau tidak apa-apa, Himeragi?
Entah kenapa wajahmu jadi sepucat kertas kertas basah.
Tentu saja tidak apa-apa! Ini bukan apa-apa!!
Apa kau takut naiik pesawat?
Tentu saja tidak!
Aku ini seorang pendekar pedang dari Organisasi Raja Singa tahu!
S-Senpai?
Nagisa juga takut naik pesawat.
Dia selalu jadi lebih tenang kalau aku begini.
Kau tidak suka?
Aku tidak pernah bilang begitu!
Ngomong-ngomong apa penelitian Ayahnya Kanase itu berhubungan
dengan para Pemakai topeng?
Tidak salah lagi.
Jadi dia mengubah putrinya sendiri menjadi se'ekor monster dan menyuruhnya membunuh?
Aku rasa urutannya salah.
Kanase Kensei tidak mengubah putrinya.
Dia mengadopsi seseorang agar bisa melakukan percobaannya?
Saat pertama kali aku bertemu dengan Kanase.
Aku merasa kalau kita berdua sangatlah cocok walau pun baru pertama kali bertemu.
Sekarang aku paham.
Nasib kami berdua sama.
Itulah kenapa...
Kanase menolong kita waktu itu.
Kali ini giliran kita.
Ya.
Yo, pasangan bodoh.
Maaf ya aku mengganggu acara saling menggoda kalian.
Fasilitas penelitian itu ada di pulau itu?
Jangan bicara, nanti lidahmu tergigit.
Tancap!
Tapi, tempat ini seperti tidak ada apa-apanya.
Apa benar mereka berdua ada di tempat ini?
Entahlah. Siapa tahu nanti kalian bisa bertemu dengan mereka.
Sampai saat itu jangan sampai mati yah.
Maaf ya, pasangan bodoh.
Kalau kalian mau memaki seseorang silakan maki si Beatrice!
Tunggu! Tunggu dulu Paman!
Oi!
Yang benar saja...
No comments yet. Be the first to leave one.