The Ogre's Bride

The Ogre's Bride (鬼の花嫁)

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

[Crunchyroll] The Ogre's Bride - 08
The Ogres Bride S01E08 CR WEB-DL Indonesian ID
A Commentary by Crunchyroll
Official Crunchyroll subtitles · The Ogre's Bride S01E08 WEB-DL · Indonesian · ripped 2026-08-22

Tags

webdl
anime
Published on: 2026-08-22
Downloads: 2
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 156 lines.

Harus dipastikan Yuzu tetap jadi pengantin si Oni.

Tidak boleh biarkan pernikahan ini batal,

lalu membawanya pulang dengan lancar.

Apa-apaan? Semua orang sebentar-sebentar membicarakan Kakak.

Namun…

Dia pasti belum tahu tentang hal itu, 'kan?

Kasihan sekali, Kakak.

Ada apa, Karin?

Masih saja bertanya ada apa.

Cepat bawa Kakak pulang!

Aku sudah tidak tahan dia terus berbuat seenaknya di tempat yang tidak bisa kulihat.

Kau bisa melakukannya, 'kan, Yota?

Sekarang,

kebetulan semua kepala klan ayakashi sedang berkumpul

untuk menghadiri pertemuan tahunan.

Bukankah itu kesempatan yang bagus?

Ini berarti Reiya Kiryuin juga tidak berada di sisi Kakak, 'kan?

Benar juga.

Kudengar kau melukai orang lain hingga terbakar?

Benar.

Terlebih lagi, korbannya adalah pengantin Tuan Muda Kiryuin.

Kalau Tuan Muda memang berniat,

kepalamu pasti sudah dipenggal.

Namun, yang dipilih Tuan Muda adalah

tidak memulai pertikaian sia-sia dengan kita, para yoko.

Dia bahkan mampu menekan naluri ayakashi untuk melindungi pengantinnya

dan memilih keputusan rasional yang seharusnya diambil oleh calon kepala keluarga.

Kau sungguh berbeda jauh dengannya.

Lebih baik kau mengingatnya baik-baik.

Kalau kau membuat masalah lagi,

saat itu tiba, aku tidak akan bisa melindungimu.

Baik.

Bagi ayakashi yang memiliki pengantin, hal ini pasti sangat menyusahkan.

Namun, ini juga merupakan bagian dari takdir.

Kalau sampai membuat Kiryuin marah,

aku khawatir aku tidak akan pernah lagi…

Kumohon.

Bawa Kakak kembali selagi pria itu tidak ada.

Bisa, 'kan, Yota?

Baik.

Keinginan Karin akan aku wujudkan.

Yuzu, terima kasih sudah membantu.

Mau itu mencuci pakaian atau membersihkan rumah, serahkan saja padaku.

Syukurlah, tampaknya kau sudah jauh lebih bersemangat.

Karena ada Nenek yang menemaniku, hatiku merasa jauh lebih lega.

Saat "menyukai" seseorang,

pipi akan terasa panas.

sedangkan saat "mencintai" seseorang,

hatimu akan terasa hangat.

Sekarang aku bisa percaya pada Reiya dengan tenang.

Nenek, terima kasih.

Hei.

Jadi inikah sihir yoko?

Lumayan hebat juga.

Dengan begini, kita bisa pergi menemui kakakmu.

Yota, terima kasih.

Aku akan membukakan pintu.

Sebentar.

Ayah?

Sudah lama tidak bertemu.

Kami sangat mengkhawatirkanmu, Yuzu.

Ke-Kenapa?

Yuzu, siapa yang datang?

Untuk apa kalian berdua datang?

Jangan memandangku seperti aku ini penculik, bisa tidak?

Aku ini putramu.

Mau berapa kali kami menghubungimu,

kau tetap tidak mau membiarkan kami bertemu Yuzu, jadi kami terpaksa datang langsung.

Mana mungkin kubiarkan kalian bertemu dengannya?

Mereka ingin menemuiku?

Setelah semua yang terjadi, kenapa…

Yuzu adalah putri kami.

Dengan alasan apa kau melarang kami menemuinya?

Kalian sudah lama bukan orang tuanya lagi,

sejak saat menandatangani surat persetujuan adopsi, sudah bukan lagi.

Itu cuma selembar kertas tidak berarti.

Bahkan kami dipaksa untuk tanda tangan.

Yuzu.

Apa kau benar-benar tidak keberatan?

Apa kau berniat meninggalkan orang tuamu begitu saja?

Sebenarnya, Ayah dan Ibu selalu menyayangimu di dalam hati.

Tidak perlu pedulikan mereka.

Menyayangiku di dalam hati?

Perasaan disayangi itu,

di rumah itu,

mau sebesar apa pun aku mendambakannya,

aku tidak pernah merasakannya.

Kami memang lebih sering memperhatikan Karin,

untuk hal ini kami minta maaf.

Namun, bukankah kau ini kakaknya?

Aku tahu kau sedang dalam masa puber yang pembangkang.

Namun, jangan terlalu manja dan menyusahkan Ayah dan Ibu.

Mereka ternyata sama sekali tidak mengerti.

Yuzu.

Cepat pulanglah, Yuzu.

Aku selalu merasa sangat kesepian.

Di mata kalian hanya ada Karin.

Urusanku selalu menjadi yang kedua.

Kalian bahkan tidak pernah memikirkan betapa menderitanya hatiku.

Yuzu, dengarkanlah dengan baik.

Aku tidak pernah

merasakan kasih sayang kalian sedikit pun.

Seumur hidupku sampai sekarang, tidak sekali pun aku merasakannya.

Aku memiliki Reiya yang menemaniku,

aku tidak akan pernah kembali lagi ke rumah itu.

Kasihan sekali, Kakak.

Karin?

Sungguh kasihan.

Baru menjadi pengantin saja sudah mulai besar kepala,

padahal dia sama sekali tidak mencintaimu.

Bukankah Reiya Kiryuin punya kekasih lain?

Sekretarisnya yang selalu bersamanya itu.

Aduh, ternyata kau sudah tahu.

Kalau begitu, bagaimana kau masih berani merasa tidak takut begini?

Bahkan seluruh sekolah tahu dia berpacaran dengan sekretaris itu.

Hanya karena kau adalah pengantinnya, Keluarga Kiryuin baru mempertahankanmu.

Jadi, cepatlah pulang.

Benar, Yuzu.

Dibandingkan orang luar, tentu saja keluarga lebih layak dipercaya.

Benar, cepatlah pulang.

Kami sudah tidak marah lagi atas hal-hal yang kau lakukan itu.

Aku tidak mau.

Reiya bukan orang seperti yang kalian katakan.

Lagi pula, meski Reiya tidak melihatku seperti itu, itu tidak masalah.

Aku pasti tidak akan kembali ke rumah kalian.

Aku sudah bertekad untuk terus menjalani hidup bersama Reiya.

Yuzu.

Jangan keras kepala lagi!

Hei!

Lepaskan!

Lepaskan aku!

Ini masalah antara kami sebagai orang tua dan anak.

Nenek!

Hei, kau tidak apa-apa?

Beraninya kau menatap orang tuamu seperti itu.

Kau bahkan berani main tangan pada Nenek.

Aku tidak mengakui ayah sepertimu!

Apa katamu?

Kita pulang!

Aku tidak mau!

Nenek, Kakek!

Tolong aku, Reiya!

Oni Kecil?

Makhluk apa kalian ini?

Yuzu!

Ayo, kita pulang.

Sayang.

Bagaimana bisa kita kalah dengan makhluk kecil begini?

Berengsek!

Yota?

Karin, kita mundur dulu.

Itu makhluk suruhan milik Kiryuin.

Jangan lihat wujudnya yang kecil, sebenarnya mereka sulit dihadapi.

Lagi pula, kalau keributan ini membesar,

ilusi yang dipasang pada pengawal juga akan gugur.

Sayang, kau bisa jalan?

More Indonesian subtitles for The Ogre's Bride

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left