Release info

퍼맨이ㅡ돌아왔다ㅡThe Return of Superman E211 171203 💜
A Commentary by anyhow

Tags

other
Published on: 2019-04-14
Downloads: 31
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Bimbingan orang tua disarankan untuk pemirsa di bawah 12 tahun"

Sial, hujan turun.

Sekelompok orang kelaparan tiba di sebuah restoran.

Dingin sekali.

Si kembar tiga punya nafsu makan yang besar.

Apa yang akan mereka makan hari ini?

Duduklah di sana.

Mari tunggu sebentar.

Apa yang kamu lakukan, Dae Han?

Ayah, airnya terkena pakaianku.

Beri aku juga, Man Se.

Baiklah. Tunggu.

Ini dia.

Kamu mau nonton kartun? Baiklah.

Aku menuangnya ke sini.

"Terima kasih"

"Tidak lama kemudian"

"Menuang"

"Dae Han mulai menuang airnya"

"Hei!"

Astaga.

Hei.

"Apa? Airnya habis"

Maaf soal itu. Kamu harus melakukannya.

"Il Gook yang bertanggung jawab membersihkan kekacauan mereka"

Makanannya akan segera datang. Mari tunggu sebentar lagi, ya?

Ayah, aku ingin makan.

Makanannya akan segera datang.

"Wajah mereka terlihat sedih"

"Apa menu hari ini?"

Pangsitnya sudah datang./- Ayah.

Pangsit?

"Hore"

Pangsit./- Pangsitnya sudah datang.

Tunggu. Biar ayah dinginkan untuk kalian.

Ayah, ada banyak pangsit di sini.

Dinginkan pangsitnya.

Dinginkan pangsitnya.

Baiklah, mari kita dinginkan lebih dahulu.

Ayah, dinginkan pangsitnya untuk kami.

Kalian bisa memakannya sekarang.

Makanlah satu per satu.

Pangsit yang ini punya ayah.

"Satu porsi per orang ditambah dua lagi"

Apa?/- Selamat menikmati.

Ke mana pangsitmu, Man Se?

"Meja itu dipenuhi enam porsi"

Pangsitnya sudah tidak panas./- Sudah boleh dimakan.

Ini tidak panas./- Tidak.

Ini tidak panas. Makanlah.

Pangsitnya sudah tidak panas.

"Ini panas"

"Dae Han melahap ujung yang lain"

"Bagian sebelah sini tidak panas"

Ayah, tolong tiupkan untukku.

Tiupkan ini untukku, Ayah.

"Man Se mengambil pangsit Dae Han"

"Tidak boleh"

"Dia menggigitnya"

"Lalu dia mengembalikannya"

"Pangsitku yang berharga"

Bagaimana dengan punyaku?

Ke mana perginya punyaku?

Ke mana perginya? Ada apa?

Pangsitku.

Pangsitku./- Ada di sana.

Pangsitku di sini.

"Begitu dia memegangnya"

"Pangsit itu langsung lenyap"

"Mengunyah"

"Pangsit itu tidak punya waktu untuk istirahat"

Rasanya enak?

Ya, rasanya enak.

"Menikmati"

Ini enak sekali.

"Min Gook secara otomatis mulai bernyanyi"

"Aku bermain piano dan membuat seni"

"Sebuah tempat misterius dan indah"

"Negeri para siluman"

"Klub mereka mulai masuk"

"Falseto-nya tidak sampai untuk Min Gook"

"Medley lagu anak-anak itu terus berlanjut saat dia makan"

"Bagaimana bisa dia punya waktu untuk bernyanyi?"

"Dae Han melahap satu pangsit utuh"

Dae Han, pangsitmu hampir habis.

Kamu mau lagi?

"Ya, tentu"

Apa sebaiknya ayah pesan lagi?/- Ya.

Ini masih kurang?/- Kurang.

Kalian sudah habiskan masing-masing satu porsi.

Di sana.

"Tadi ada enam porsi"

"Tapi ke mana perginya porsi yang lain?"

Ke mana perginya piring yang lain?

"Lezat"

"Lezat"

"Nafsu makan mereka belum sebesar Il Gook"

"Seperti itulah caranya menghabiskan tiga porsi dengan tenang"

Permisi, Bibi. Kami pesan pangsit lagi.

"Kata 'Bibi' terlintas saat perut berbunyi"

Bibi, kami kehabisan pangsit.

Tolong pesan pangsit lagi./- Kami perlu tambahan.

"Dae Han dan Min Gook serentak memanggil"

Lihat? Masih ada lagi.

"Min Gook menjadi bersemangat"

"Il Gook makan sambil mendinginkan"

"Dia makan"

"Dan terus makan"

"Dia memberi Min Gook satu pangsit"

"Dan memakan satu lagi"

Si kembar tiga makan dengan lahap.

Tapi mereka meniru Il Gook.

Il Gook dan si kembar tiga.

Kami mengenal kalian sebagai tukang makan.

Kita sudah makan semuanya.

"Keluarga ini menghabiskan pangsit tambahan"

"Mereka menghitung jumlahnya"

Coba kita lihat.

Kita lihat. Ada satu, dua, tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan.

Kita berempat makan masing-masing dua porsi.

Itu cukup banyak, bukan?

Benar, bukan?

Rasanya enak?

"Menurutku Ayah makan lebih banyak"

Apa kamu sedih, Man Se?

Kamu mau lagi?

Ya.

Kamu mau lagi?

Kita sudah makan sebanyak itu.

Lihat itu.

"Si kembar tiga masih lapar"

Kamu mau lagi?

Kita sudah makan delapan porsi, Man Se.

Mari kita makan sesuatu yang lezat nanti untuk makan malam.

Mengerti? Mari kita makan lagi nanti.

Tempat ini adalah kedai./- Kedai?

Masuk.

"Masuklah, Tuan Muda Seung Jae"

Halo.

Masing-masing satu saja. Terima kasih.

"Mereka langsung memesan begitu duduk"

"Seung Jae mencoret-coret tiket masuknya"

"Suara nyanyian di kejauhan"

Lihat siapa itu.

Halo, Tuan Muda.

Suatu kehormatan melihat Anda di sini.

Aku pengemis miskin yang kelaparan.

Aku tidak punya uang./- Tidak, jangan menangis.

"Tidak, jangan menangis"

"Menangis"

Kami lapar./- Ya, benar.

Apa kamu juga lapar?/- Ya.

Kami juga lapar.

Jangan menangis.

Itu karena kami tidak punya uang.

"Dia merasa kasihan kepada para pengemis itu"

Apa yang harus kami lakukan?/- Apa itu?

"Dia memberi mereka tiket yang tadi dia coret-coret"

Terima kasih banyak.

Bisa kami minta tanda tangan?

Ini./- Tolong tanda tangan di sini.

"Dia mulai menangis"

Aku juga ingin menangis.

Tidak, jangan menangis./- Aku juga tidak mau.

Kami hanya lapar./- Jangan menangis.

Jangan menangis. Sudahlah.

"Dia memeluk si pria malang"

Kenapa kamu menangis bersama pengemis?

Baiklah. Jangan khawatir.

"Ji Yong tidak bisa melihatnya tanpa tertawa"

Jangan khawatirkan kami.

Sedikit uang akan membantu.

Apa kamu menangis karena mereka?

Kamu merasa sedih?

Apa mereka menangis terlalu kencang?

Astaga.

Kami tidak menangis.

Kami hanya lapar.

Aku akan memberi mereka...

Apa?

"Dia bilang ingin memberi mereka sesuatu"

"Apa?"

Aku akan memberi mereka makan.

Kamu akan memberi mereka "makan"?

Maksudmu "makanan"?

"Ini lucu, tapi menyedihkan"

Katakan kepada mereka, "Makanlah hidangan yang enak."

Jangan kelaparan. Aku akan membawa kembali makanan enak.

"Jangan kelaparan. Aku akan membawa kembali makanan enak"

Jika kamu memberi uang, kami akan membelinya sendiri.

Silakan./- Astaga.

Terima kasih./- Terima kasih.

Jangan menangis./- Begitu juga denganmu.

Kami akan pergi./- Sampai jumpa.

"Mereka mengakhiri bisnis mereka lalu pergi"

"Perasaan sedihnya masih tertinggal"

Paman.

"Dia memanggil mereka"

Jangan pernah menangis lagi.

Tidak akan./- Sampai nanti.

Return of Superman (Superman Is Back / 슈퍼맨이 돌아왔다) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Return of Superman (Superman Is Back / 슈퍼맨이 돌아왔다)

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left