The first 200 lines.
Sebelumnya di Let the Right One In...
Malam ini adalah tentang menghormati masa lalu.
Jadi, aku ingin mengambil waktu sejenak untuk mengenali
koki eksekutif pendiri restoran ini.
Aku hampir mengacaukan ini agar bisa pergi malam ini...
tapi sepertinya agak pribadi untuk itu. Ingat itu?
Itu adalah hari saat kita membeli tempat ini.
Tapi aku suka foto itu karena Eleanor terlihat bahagia.
Sepertinya kau butuh teman bicara.
Sudah berapa lama sejak pengakuan terakhirmu?
Sepuluh tahun, sembilan bulan, dan empat hari.
Kenapa lama sekali?
Apa yang terjadi sepuluh tahun, sembilan bulan, dan empat hari lalu?
Sepuluh tahun lalu
Aku baru memberi tahu Paman Zeke...
dia harus ikut dengan kita ke misa besok.
Ya. Terima kasih, Sayang.
Tapi itu salah satu keuntungan menjadi orang dewasa...
kau tak perlu pergi ke gereja.
Sentimen yang indah dari ayah baptis anak kita.
Mari kupersembahkan hidangan pertamamu.
Aromanya sangat enak.
Apa itu?
Itu akan menjadi hidangan khas kami.
Benarkah?
Ya.
Hanya sedikit variasi dari guacamole ibuku.
Aku suka mendengarnya.
Ya.
Itu lucu.
- Di mana sisa hidangannya? - Itu hidangannya.
Kawan, kita tidak akan menaruh semangkuk saus di menu.
Baiklah. Selagi kalian membicarakan makanan...
boleh kami makan?
Ide bagus.
Ya, tepat sekali. Cobalah dahulu.
Baiklah.
Kau menyukainya?
Astaga.
Rasanya tidak mungkin selezat itu.
Apa-apaan...
Ibu tahu ada alasan kita mempertahankan ayahmu.
Apa isinya?
Ellie? Ayo.
Ini dia.
- Tunggu. Apa yang terjadi? - Berapa banyak bahan?
- Lima belas. - Baiklah.
Dimulai dengan yang jelas...
garam, air, bawang bombai...
tomat, cinta.
Sekarang kita menghitung cinta?
Saat kau bisa merasakannya.
Awalnya rasanya manis...
itu cokelat...
kayu manis, pala?
Cengkih? Badam.
Pecan.
Ya.
Lalu mulai terasa pedas.
- Itu cabainya, bukan? - Ya.
Chilhuacle rojo, amarillo y negro...
tapi aku akan memujimu untuk ketiganya, ya?
Satu bahan lagi, dimulai dengan huruf P.
Pisang raja.
Itu sebabnya kau akan mendapat Bintang Michelin suatu hari nanti.
- Ayah, kita sudah membicarakan ini. - Aku tahu...
tapi apa kau sungguh ingin menjadi astronaut?
Karena kau bisa berhenti sekolah dan mulai memasak besok.
Bagus.
Aku ingin bersulang.
Ya.
Aku bekerja malam ini.
Aku bekerja malam ini!
- Astaga. - Ya, tapi...
Kau bisa panggil perawat lain dan minta dia menggantikanmu, 'kan?
Tidak bisa.
- Aku mau minum yang diminum Ibu. - Tidak. Usaha yang bagus.
Apa? Ibu mengizinkanku minum anggur komuni.
Itu bukan anggur, itu darah Kristus.
Lebih mirip Franzia.
Atau Three-Buck Chuck.
Itu sebabnya aku tak pergi ke gereja.
Jangan pernah percaya tempat yang menyajikan anggur dalam kotak.
- Itu benar. - Baiklah.
Untuk yang pertama dari banyak hidangan luar biasa...
dan calon restoran baru terbaik di New York.
Ya.
Bersulang.
Karena hanya ada kau dan mereka malam ini...
bagaimana? Mau menonton maraton film horor?
Kurasa akhirnya kau cukup dewasa untuk menonton The Shining .
Ya.
- Usianya 12 tahun. - Aku seusia itu waktu menontonnya.
Film itu memberiku mimpi buruk selama berminggu-minggu.
Aku tak bisa malam ini.
Ibu membantuku menyiapkan teleskop sebelum dia berangkat kerja.
Kutu buku.
Dan aku bangga.
Dengan polusi cahaya ini, apa yang bisa kau lihat?
Bagaimana kelihatannya?
Lihat saja sendiri.
Hei, menurutmu kita bisa menemukan Sea of Tranquility?
Andai Ibu bisa tetap di sini dan mencari tahu...
tapi Ibu harus bekerja.
Ibu akan memanggil Ayah, ya?
Baiklah. Bersenang-senanglah malam ini.
Kau menjejalkan terlalu banyak meja di sana.
Restoran butuh pelanggan.
Ini tidak selalu soal uang.
Kata pria yang belum menginvestasikan seluruh tabungannya.
Luar biasa.
Hai. Bisakah kau...
- menemani putrimu? - Tentu.
Aku ingin dia tidur pukul 21.00.
Paling lambat pukul 21.30.
Dia sudah menguasaimu.
Kau dan dia.
Eleanor!
Tolong!
Ellie!
- Angkat kepalanya. - Ayolah! Ayo!
Ellie! Sayang.
Zeke! Telepon 911!
Tidak.
- Ellie, lihat aku. Ellie? - Ellie?
Eleanor.
Tetap bersamaku, Eleanor. Tidak!
Eleanor sudah selesai dioperasi.
Kondisinya sangat baik.
Dia stabil? Dia akan baik-baik saja?
Dia butuh waktu untuk sembuh, tapi dia akan baik-baik saja.
- Bisakah kami menemuinya? - Kami menempatkannya di kamar.
Beberapa menit lagi kalian bisa menemaninya.
Sebagian besar luka putrimu dangkal.
Lukanya tampak lebih buruk daripada yang terlihat.
Tapi luka gigitan di lehernya...
Setiap kali ada gigitan hewan...
kami harus mempertimbangkan kemungkinan infeksi.
Kalian melihat hewan yang menyerangnya?
Tidak.
Dia sendirian. Aku masuk ke rumah saat...
Ini bukan salahmu, seharusnya aku bersamanya.
Kami tinggal di tengah kota.
Aku tidak mengerti apa yang bisa melakukan ini. Itu...
Jika aku harus menebak, itu koyote.
Mereka akan datang ke area ramai jika cukup lapar.
Aku akan memberikan vaksin rabies...
dan memberinya antibiotik spektrum luas...
tapi itu hanya pencegahan. Tidak perlu cemas.
Baiklah.
Tidak apa-apa.
Tidak, Sayang. Jangan lakukan itu.
Biarkan lukamu sembuh.
- Kau baik-baik saja? - Ya.
Kenapa?
Kau tampak agak pucat.
- Biarkan cahaya masuk. - Jangan.
Di sini sudah terlalu terang.
Baiklah.
Sarapan sudah siap.
Bagus, aku lapar.
Dia hanya boleh makan kaldu atau saus apel. Itu...
Ini saus apel.
Tapi bukan yang kalengan...
- dan disajikan dari gelas plastik. - Bagaimana kau...
Aku pergi ke kantin dan membujuk para juru masak...
agar mengizinkanku ke dapur.
Baiklah.
Tunggu. Berapa banyak bahan?
Enam.
Aku tak tahu.
- Mulai dari yang sudah jelas. - Tidak, Ayah.
Aku tidak bisa merasakan apa pun.
- Ellie... - Hei...
Kau baik-baik saja?
Sayang.
Maafkan aku.
Hari berikutnya
Eleanor, kami pikir hewan yang menggigitmu...
pasti membawa virus yang cukup kuat.
Jadi, kuminta kolegaku, dr. Jensen, untuk bergabung dengan kita.
Dia punya pertanyaan untukmu.
Hai, Eleanor.
Aku tahu kau bilang ke dr. Madigan kau tak lihat hewan yang menggigitmu...
tapi kami masih berharap menemukannya.
Kau tahu kenapa?
Agar kau bisa mencari tahu aku terinfeksi apa?
Kau gadis yang sangat pintar.
Tapi bahkan lebih dari itu.
Terkadang hewan itu memiliki hal yang disebut antibodi...
yang membuatnya kebal dari hal jahat yang dia bawa.
Kau tahu apa artinya? Artinya inangnya adalah obatnya.
Aku menelepon Pengendali Hewan...
mereka ingin mengirim seseorang ke rumahmu hari ini.
- Bisakah temui mereka di sana? - Tentu saja.
Sementara itu, Eleanor...
bisa beri tahu kami apa yang kau ingat?
Aku mendengar sesuatu...
di atas pohon...
Eleanor!
No comments yet. Be the first to leave one.