The first 200 lines.
Duke nama kotanya New Mexico nama negara bagiannya
Di antara para geng, ketenaran imigran melambung tinggi
Karena mereka ciptakan narkotik baru
Mereka bilang warnanya biru dan kualitas termurni
Narkotik ini menyebar kuat menembus kota
Dan tak ada yang bisa menghentikan walau sudah mereka coba
Kartel kalang kabut karena mereka tak dapat cukup respek
Bicara tentang "Heisenberg" yang memiliki pasar sekarang
Tak seorang pun tahu pria itu karena mereka tak pernah lihat wajahnya
Kartel mengutamakan rasa hormat Dan mereka takkan memaafkan
Tapi temannya telah mati
Dia hanya belum menyadarinya
Ketenaran Heisenberg Menyebar sampai Michoacan
Dari negeri yang jauh Mereka ingin cicipi metamfetamin itu
Metamfetamin biru Telah menyeberangi perbatasan
PENYITAAN LABORATORIUM METAMFETAMIN
Sekarang New Mexico Sesuai dengan namanya
Tampak persis seperti Meksiko dengan narkotika yang disembunyikannya
Hanya saja ada bos bule Dan dia dikenal sebagai "Heisenberg"
Kartel kalang kabut Karena mereka kurang dihormati
Bicara tentang "Heisenberg" Yang menguasai pasar sekarang
Tak seorang pun tahu pria itu Karena mereka tak pernah melihat wajahnya
Kemarahan Kartel Belum ada orang yang lolos darinya
Tapi rekan mereka telah mati
Dia hanya belum menyadarinya
Nitrogen terikat pada oksigen, dan akan berubah jadi...
Kau tahu arti ikatan?
Kekuatan tarik menarik yang kuat.
Ikatan kovalen, ikatan ionik.
Bersatunya atom dan molekul untuk membentuk senyawa.
Tidak?
Ikatan kimia adalah yang membuat zat jadi nyata.
Ikatan adalah yang menyatukan dunia.
- Yang menyatukan kita satu sama lain. - Ya. Aku mengerti.
Ikatan.
Nilai tesmu berkata sebaliknya. Itu memberitahuku kau belum mengerti.
Ya, tapi 58. Aku dekat sekali.
Apa itu "dekat"?
Tak ada istilah "dekat" dalam sains, Barry.
Hanya ada jawaban benar dan salah.
"Dekat" tidak mendaratkan orang di bulan.
Aku hanya berkata Pak White, dua poin?
Bila tak lulus kelas kimia, aku harus ikut sekolah musim panas.
Aku sudah belajar. Benar-benar belajar.
Semalam suntuk.
Dan aku sangat paham kimia, maksudku, konsepnya.
Aku rasa mungkin karena kurang memperhatikan.
Bisakah kau luluskan aku?
Jangan bohongi pembohong.
Jawabannya adalah tidak. Selanjutnya, belajar yang giat.
Jika aku mengenalmu, tinggalkan pesan.
Kau menghindariku, atau apa? Ini ketiga kalinya.
Dengar, aku akan nyalakan ponselku selama 15 menit, telepon aku.
Dan hal yang kita bicarakan...
Yang kubilang, "Tangani."
Jangan. Biarkan saja.
Baiklah.
Ayolah.
Jesse, buka pintunya.
Aku tahu kau di rumah. Mobilmu di luar. Ayolah. Hei.
Bisa kubantu?
Tidak, terima kasih.
Aku manajernya, jadi tolong hentikan menggedornya?
Manajernya?
Ya, tentu kau bisa bantu.
Aku ingin sekali masuk, jadi bila kau punya kunci utamanya...
- Kau punya, bukan? - Aku punya.
Begini, orang yang tinggal di sini
sangat penting bagiku menjenguknya.
- Kau sudah mengetuk, bukan? - Ya.
Dia tak menjawab?
Yang artinya...
- Dengar, aku ayahnya, oke? - Kau Pak Jackson?
Ya. Itu aku. Walt Jackson.
Dan kau...
- Jane. - Senang bertemu denganmu, Jane.
Bila kau tak keberatan...
Pak Jackson, aku bisa pinjamkan telepon.
- Untuk menghubunginya? - Tidak.
Tidak. Aku...
Seperti yang kubilang, jika kau bisa membiarkanku masuk
agar aku bisa mengecek kehidupan anakku.
Kau mengerti?
Begini, apa pun yang terjadi antara kalian adalah masalah keluarga.
Aku tak ingin terlibat.
Jesse tak mau kau masuk, kau tak bisa masuk.
Titik.
Maaf.
Masuklah, Ayah.
- Terima kasih. - Kau tak apa-apa?
Ya.
"Jesse Jackson"?
Apa kau...
Kulihat kau punya telepon.
Tahu lampu berkedip, tanda ada telepon?
Terserah, Bung.
- Hei, kembalikan... - Akan kupecahkan. Akan kupecahkan!
Pecandu idiot. Inikah yang kau lakukan
ketika aku mencoba menghubungimu?
- Tidak. Aku telah selesaikan urusannya. - Urusan apa?
Urusan apa?
Urusan yang kau suruh, Berengsek. Kau sudah lupa?
Urusan ini.
Menyegarkan ingatanmu? Sialan.
- Kau tak sungguh... - Hei, kau bilang...
Kau bilang, "tangani", aku tangani.
Ketika kubilang, "tangani", maksudku takuti dan intimidasi.
Ambil uangmu. Aku tak bermaksud...
- Bukan bunuh orang? - Tidak!
Terlambat, karena orangnya sudah mati.
- Ya ampun. - Paham? Sudah mati.
- Ya ampun. - Hei. Ini.
Ini uangmu.
Ya, 4.660 dolar. Bagianmu.
Habiskan untuk urusan kesehatan, orang tua menyedihkan.
Aku tak bilang aku yang membunuhnya.
Ceritakan padaku yang terjadi.
Istrinya memecahkan kepalanya dengan mesin ATM.
- Memecahkan... - Memecahkan kepalanya
dengan mesin ATM pas di depanku.
Maksudku, seperti...
Astaga, suaranya...
masih terngiang di telingaku.
Kau tahu, darahnya, di mana-mana.
Sangat banyak, sampai kau takkan percaya.
Bisa kau kembalikan... Kembalikan ganjaku, oke?
Mengurangi rasa mualku.
Jadi...
kau tak bunuh siapa pun?
Menurutmu ada yang bisa mengira kau pelakunya?
- Aku menelepon polisi. - Kau telepon polisi?
Ya. Aku menelepon, lalu kabur.
Mereka datang dan menangkap istrinya.
Astaga, dia... Dia sungguh tak sadar.
Kau tahu? Dia melakukannya tanpa perasaan.
Dia berkata kalau istrinya mesum, tetapi dia memang mesum.
Bisakah dia mengidentifikasimu pernah berada di sana?
Dia bahkan tak bisa identifikasi pantatnya sendiri.
Dia mabuk berat.
Dan dia punya...
Astaga, dia punya anak kecil.
Dengar, aku sedikit bingung tentang mekanismenya,
tak bisakah kau hentikan wanita ini bunuh suaminya?
Dia menodongkan pistol padaku, oke?
Ya, pistolku, oke? Milikku.
Langsung saja, katakan. Katakan.
Aku tak seperti Tuco atau Krazy-8. Aku tak bisa mengatur orangku.
Ayo. Aku mengerti.
Jika aku mengenalmu, tinggalkan pesan.
- Hei, ini Badger, Kawan. - Apa yang kau lakukan?
- Jangan gunakan nama aslimu. - Apa? Itu bukan nama asliku.
Oke.
Kami dapat celana yang kau inginkan. Tiga puluh dua, benar?
Kami dapatkan hanya untukmu, jefe.
Ayo kita berbisnis.
Kau siap melanjutkan itu lagi?
Tidak.
Kau saja. Oke?
Aku hanya ingin lupa. Aku hanya...
Maaf.
Hei.
Hei, apa itu?
Jesus Malverde, malaikat pelindung pengedar narkotika Meksiko.
Kalau itu aku juga tahu.
Para bajingan berlutut dan berdoa padanya,
"Tolong, Tn. Malaikat. Jangan ada DEA, kumohon."
Maksudku, mengapa dia di mejamu?
Menangkap Nazi, tak harus pakai tanda pengenal Nazi, bukan?
- Sun Tzu. - Son (Anak) siapa?
Jenderal Tiongkok abad keenam. Penulis The Art of War.
"Jika kau mengenali musuhmu seperti dirimu
kau akan bertarung tanpa bahaya di pertempuran."
Benar.
- Agen Schrader. - Pak.
- Senang kau bergabung. - Terima kasih.
- Rekan-rekan membuatmu betah? - Ya. Kelompok pria yang hebat.
Dan wanita. Pria dan wanita.
Bagus. Tak bisa pilih waktu yang lebih baik untuk datang.
Kita akan membekuk kartel besar. Benar, Vanco?
Ya, Pak.
Lihat. Ini fotomu kentut diambil dari satelit.
Fat Man and Little Boy. Kedengaran seperti kalian berdua.
Aku punya orang gemukmu dalam celanaku, Berengsek.
- Hei, hati-hati. - Ini tak asli, bodoh.
Berhati-hati sajalah.
Kau yang hati-hati.
Aku Heisenberg.
Kau Heisenberg?
Aku ingat kau. Kau yang meracik.
Mari cepat kita selesaikan.
Mana Jesse?
- Sibuk. - Itu tak apa.
- Benar-benar tak apa. - Sungguh tak apa-apa.
Hei...
Semuanya di dalam. Tiap dolarnya. Mungkin kau ingin menghitungnya.
- Di sini? - Aku hanya bilang...
Kita baik-baik saja.
Tak ada kebingungan dan salah tafsir untuk siapa kami bekerja.
Dan itu tak apa. Sungguh.
Apa yang kalian dengar?
No comments yet. Be the first to leave one.