High Maintenance

High Maintenance

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

High Maintenance - First Season (2016) - HBO Go Retail Completed
A Commentary by Chesapeake_Ripper
Retail HBO Go

Tags

other
Published on: 2021-05-31
Downloads: 43
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

- Bagaimana kabarmu? - Kabarku baik.

Bagus. Apa yang bisa kubantu?

Kurasa cukur bagian atas sedikit. Jangan terlalu drastis.

Aku lihat seseorang di kereta yang mirip denganmu hari ini.

Kurasa aku ingin coba terapkan potongan rambutnya padamu.

- Baiklah. - Tapi rambutnya jauh lebih tebal.

Rambutku mulai panjang. Aku bisa menerimanya.

Benar sekali. Aku tak bisa lakukan apa pun dengan rambut ini.

Ini tak cukup.

- Rambutku cukup. - Memang rambutmu cukup...

Tapi dengar, aku tukang cukur, bukan pesulap.

Tapi akan kulakukan semampuku.

- Johnny, apa kabar? - Apa kabar? Aku butuh ganja.

- Tahan. Permisi. - Secepatnya.

Tentu. Tak perlu buru-buru.

Mungkin aku bisa menemuimu dua jam lagi.

Baiklah. Asal tahu saja, aku kesakitan. Tolong cepatlah.

- Ya, akan kuusahakan. - Lakukanlah.

- Kau ingin kembali dalam dua jam? - Tidak, aku harus kembali bekerja.

- Baiklah. - Cukur atasnya saja.

Cukur atasnya saja. Baiklah, ini sederhana.

Atasnya saja.

Ini seperti bicara pada montir dan berkata perbaiki bumpernya saja...

Jangan perbaiki mesinnya.

Tak masuk akal, tapi akan kulakukan.

- Terima kasih. - Sama-sama.

Kenapa malu? Kau tampak seksi.

Kenapa kau bicara seperti ini?

- Kau terdengar gila! - Kau yang terdengar gila!

Kenapa kau buang waktu dan uang untuk kelas tari perut...

Lalu tak mau menari untuk siapa pun?

Karena aku tak menari untukmu dan teman bodohmu, Bodoh.

Maaf! Kurasa aku tak bisa lakukan apa pun dengan benar, bukan?

Tidak, kau tak bisa lakukan apa pun dengan benar!

Kurasa aku pacar terburuk di jagad raya.

Yang benar saja? Kau dengar dirimu?

Kau coba bertingkah sok keren seperti Vin Diesel!

- Aku tak tahan lagi! - Baiklah. Tenanglah, Sayang.

- Tenanglah? - Ya!

- Kau gila! - Ini flatku!

Aku tak peduli ini flatmu atau bukan!

- Dengar, kita harus bicara. - Aku tak bisa tenang! Kau saja!

Seperti semalam saat kau bersama pria di klub.

Yang benar saja!

Maksudmu saat aku melindungimu?

- Melindungiku? Menurutmu begitu? - Dari berandalan berengsek itu?

Ya, itu salah satu bahasa cintaku. Perlindungan.

Dia hanya coba ke toilet dan saat itu ramai. Astaga.

- Kau kira aku tak tahu trik itu? - Trik?

- Aku coba menjagamu. - Kau tahu? Kau sinting.

- Berhenti memanggilku gila! - Aku tak memanggilmu gila!

Aku memanggilmu sinting. Dan aku sudah muak.

Masa bodoh denganmu dan kau juga.

Apa salah Chauncey?

- Tidak ada. Kau harus minta maaf. - Terserah.

Lisa, jangan pergi.

- Tidak, aku pergi. - Astaga, Lisa.

- Jika pergi, jangan kembali. - Lihat saja.

Lisa, jangan pergi! Sial!

Apa yang kau lakukan di luar? Masuklah.

Aku hanya memberimu waktu.

- Maaf. - Dia butuh waktu.

- Kau yang butuh waktu! - Dasar wanita gila!

Kau yang gila!

Ya ampun.

- Tapi dia cantik, bukan? - Ya.

Kau sudah melihatnya. Jangan berpikir macam-macam.

- Tidak. - Aku bercanda.

Dia tak akan mendekatimu. Kau bukan tipe pria kesukaannya.

Dia suka pria berpenampilan bersih dan rapi.

Aku turut sedih kalian sedang bermasalah.

Ini sativa, indica, harganya 100...

Dia baru saja mengatakan hal-hal kejam.

Bahwa aku egois. Tapi kau tahu apa saja yang kulakukan untuknya?

Tidak.

Dia tak tahu yang sudah kukorbankan...

agar hubungan kami terus berjalan.

Percayalah, aku bisa mendapatkan banyak gadis tiap kali aku pergi.

Benar, Chauncey?

- Chauncey tahu. - Aku juga.

Itu maksudku.

Aku tak bisa. Aku harus...

Kau tak mau merokok dengan kami?

Tidak, aku punya klien lain yang harus kudatangi. Maaf.

Kau ingin aku tinggalkan uang di meja seolah kau pelacur?

Tidak...

Aku tahu.

Kau menganggapku semacam pecundang, bukan?

Tidak.

Seolah tak bisa memuaskan wanita.

- Aku tak bilang begitu. - Aku pria macam apa?

Aku paham.

Aku bisa merokok sekali.

Aku akan merokok sekali.

Bagus.

Masih menghela? Kami punya banyak.

Kau punya banyak.

Di Denmark, mereka memberi pajak pada pelacur.

Di Uruguay, semuanya legal.

Narkoba dan pelacur.

Itu bagian dari budayanya.

Keren. Kau tahu banyak tentang pelacur.

Sungguh mengesankan.

Bagaimana pendapatmu tentang lenganku?

Bagaimana denganmu?

- Menurutmu lenganku kekar? - Ya, lenganmu kekar.

- Ya. Kurasa juga begitu. - Lengan yang keren.

Jadi kau ambil Dank Sinatra, seperempat OG Kush.

Harganya jadi 200 dolar, Bung.

Apa kau mau membuat program pelanggan setia?

Seperti beli satu, gratis satu? Bagi orang-orang sepertiku.

Aku tak bisa melakukannya karena...

Bisnisku tak cukup stabil untuk memberimu cuma-cuma.

Benarkah?

Bahkan setelah aku mengundangmu ke rumah, menjamu dengan baik...

- Menyajikan mate istimewaku. - Mate.

- Tidak. - Tak ada artinya?

Ada artinya. Aku menghargainya. Hanya saja, seperti kubilang...

Bagaimana dengan sebatang mariyuana gratis?

Aku tak menjualnya dalam gulungan, jadi tak bisa.

Aku akan menggulungnya. Chauncey, gulung satu linting.

Kenapa buru-buru?

Colin bilang kau bertemu dan merokok dengannya setiap saat.

Aku tahu. Tapi hanya saat aku punya waktu...

Karena kami sudah lama kenal, kami berteman...

Apa? Kita bukan teman?

Kita berteman. Hanya saja...

Aku baru bertemu dua kali denganmu...

kurasa tak bisa memanggilmu teman.

- Aku bercanda. - Baiklah.

Aku tahu. Aku pelanggan. Aku paham.

Aku juga paham.

Tapi aku masuk lima teratas pelanggan favoritmu, bukan?

Ya, kau pelanggan favoritku.

Dengar, Johnny. Aku harus pergi. Aku sibuk sekali sekarang.

Ya, tak masalah.

Kau tampak keren sekali dengan Katana itu.

- Terima kasih. - Pertimbangkan untuk membelinya.

Mari kita hitung.

Tidak. Hentikan.

Aku butuh uang tunai. Aku tak mau membawa stoples berisi receh.

Sial, Sobat.

Bukannya mau tak sopan, tapi kau butuh latihan angkat beban.

Aku terkejut naik sepeda tak membuatmu lebih fit.

- Hati-hati! - Astaga.

Ini pedang samurai asli yang ditempa di dasar Gunung Fuji.

Aku benar-benar harus...

Kau harus mulai lakukan latihan interval intensitas tinggi...

Jika mau hilangkan lemak.

Kau bisa melakukannya di atas sepeda.

Aku sangat merekomendasikan ini. Beberapa set tiap harinya.

Koin-koin itu tak akan berat bagimu, bukan?

Ya, kurasa kau benar.

Aku butuh 200 dolar tunai.

- Kumohon? - Dengar, Bung.

Jika bisnismu sedang tak bagus, aku bisa pinjamkan sedikit uang.

Tentu saja dengan bunga rendah.

Terima kasih. Bukan itu masalahnya.

Hanya saja ada orang lain yang menunggu kedatanganku.

Bagaimana dengan ini.

Aku bisa membantu dengan datang sebagai konsultan.

Contohnya, mungkin jika kau mempekerjakan orang...

Kau bisa menjual lebih banyak ganja.

Yang itu gratis.

Itu ide bagus. Akan kupikirkan.

Kau tahu, aku minta setengah bagian.

Tentu saja.

Tunggu sebentar. Ini Lisa.

Kau menelepon karena siap untuk bicara?

Tunggu, apa?

Siapa yang bicara begitu padamu? Itu omong kosong.

- Hai, Bung. - Aku tak melakukannya.

Jika kakakmu yang bilang begitu, maka dia pembohong.

Aku akan katakan padanya jika dia mau kemari...

Mengatakannya di hadapanku dan tunjukkan bukti.

- Mungkin kami bisa bicara. - Kalian teman sekamar?

Ada apa, Sayang? Jangan bicara seperti itu.

Tambahan, aku tak lakukan apa pun.

Terima kasih. Maka tak ada "tambahan", dan tak ada hal ini.

- Aku akan pergi saja. - Aku memerhatikan.

Tapi kau tak mendengarkan. Aku memanggilnya pacarku.

Simpan kembalikannya, binatang kotor.

Aku mencintaimu.

Terima kasih.

- Ke mana perginya dia? - Dia sudah pergi.

Benarkah? Begitu saja?

Kubilang padanya, "Simpan kembalikannya, Binatang kotor."

"Home Alone"! Bagus, Bung. Itu bagus.

Bagaimana menurutmu? Bagaimana tadi?

Aksenmu agak kacau di beberapa tempat, tapi tak akan kubahas.

- Kurasa kau tahu apa maksudku. - Benar.

Kau tak boleh bilang "flat". Itu membuatmu ketahuan.

Aku tak tahu apa di sini disebut dengan linting.

Itu tak penting. Dengar, karakternya mulai terbentuk baik.

Ini latihan yang bagus. Sangat membantu.

Biar kuberi tahu, saat melihatnya minggu depan di kelas...

Mereka akan terkejut. Lihat saja.

Simpan kembalikannya, Binatang kotor.

Kacamataku terus jatuh.

- Ini punyaku. - Gunakan mode kotak.

More Indonesian subtitles for High Maintenance

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left