The first 159 lines.
Ini ulang tahunku yang ke-20,
dan dia akan membuatnya sempurna.
Maaf, tapi ada rapat dengan klien di hari ulang tahunmu.
Kita akan melihat iluminasi.
Dan kita akan pulang sebelum kereta terakhir.
Kau senggang tanggal 13?
Ya. Mau makan di luar?
Ya!
Ulang tahun Rina sebentar lagi, 'kan?
Bisakah kau membantuku?
Kau lihat grup obrolan?
Bukankah ini gila?
Tampaknya ada dinding
antara Yuki dan aku yang tidak bisa kutembus.
Aku ada janji lain akhir pekan ini.
Itu selalu membuatku merasa sangat kesepian.
Itu sebabnya...
Hanya kau yang bisa kusebut teman.
Aku sangat senang mendengarnya.
Tapi aku sadar, aku tidak tahu apa pun soal Yuki.
Hanya aku yang berpikir bahwa hati kami terhubung.
Kurasa warna ini bagus untuk Rina.
Kurasa kau benar. Arloji ini tampak bagus.
Ini juga akan tampak bagus dipakai Rina.
Aku ingin bertanya tentang kejutan untuk Rina.
Kau punya waktu setelah ini?
Ya.
Ini.
Apa itu?
Ini yang kubeli untuk Rina, tapi warnanya berbeda.
Kupikir akan cocok untukmu.
Aku tidak bisa menerima ini.
Aku ingin memberikannya kepadamu sebagai rasa terima kasihku hari ini.
Niat saja sudah cukup.
Kau tampak sangat bijaksana, Yuki.
Aku ingin berdiskusi denganmu berdasarkan fakta, bukan emosi.
Aku memberi Rina 40.000 yen setiap kali kami bertemu.
Akan kutambahkan 10.000 yen lagi untukmu.
Seberapa seringnya terserah padamu.
Kurasa itu cukup banyak, tapi bagaimana menurutmu?
Kau sangat licik.
Kau tahu aku tidak akan pernah mengatakan ini padanya.
Itu sebabnya kau berkata begitu.
Sampai detik ini, aku penasaran
apakah kau sungguh ingin merayakan ulang tahunnya.
Aku berharap kau tidak mengatakan hal yang barusan kau katakan.
Aku kecewa.
Mempertimbangkan persahabatan remeh kalian...
Kalian yang rugi.
Ini hadiah perpisahan.
Bisakah kau memberi tahu Rina
kontrak kami sudah usai?
Apa?
Sayang sekali.
Aku sangat menyukai Rina.
Namun, ada banyak gadis muda dan cantik
bertaburan seperti bintang.
Satu hal lagi...
Wanita bisa kedaluwarsa.
Jangan lupakan itu.
EPISODE 3
INI ALAMAT SITUS WEB BAR ITALIA AGNES GARDEN
Rina, bagaimana kalau hari ini?
YUKI
Rina. Aku sungguh lega.
Aku khawatir karena sudah lama tidak mendengar kabarmu.
Yuki...
Apakah ada
hal yang kau sembunyikan dariku?
Sembunyi?
Tidak ada.
Lupakan saja.
Apa?
Aku tidak bisa bertemu hari ini.
Aku tahu kau harus menemui klienmu hari ini,
tapi aku sangat kesepian.
Aku ingin bertemu denganmu hari ini, meski tengah malam.
SANAE, TOKYO, 22 TAHUN
Permisi, aku Sanae, gadis di aplikasi.
Kau Iida?
Bukan.
Jelas kau berbohong.
Pekerjaanku dibatalkan. Bisakah kita bertemu sekarang?
Tentu saja, aku sangat bosan.
Harupi, kenapa kau lama sekali?
Maaf, ada urusan mendadak.
Pelanggan lain?
Tidak. Kau satu-satunya tuan putriku hari ini, Yua.
Sungguh?
Ya.
Hanya aku?
Benar.
Iida, terima kasih sudah menemuiku hari ini.
Aku tidak tahan sendirian di hari ulang tahunku.
Aku yakin kau akan menemui pria lain hari ini.
Bersamamu membuatku tenang.
Sebentar. Ini. Hadiah ulang tahun.
Apa? Aku senang sekali! Terima kasih! Boleh kubuka?
Ya.
Aku menginginkan ini!
Bagaimana kau tahu?
Kau terlihat cantik dengan warna cerah...
-seperti merah muda emas atau pola bunga. -Seperti merah muda emas atau pola bunga.
Tunggu, apakah kau menemui Yuki?
Iida?
Ini untuk hari ini.
Ini lebih dari biasanya. Kenapa?
Saatnya perubahan.
Sudah saatnya kau mencari pria berikutnya.
PESAN BARU
INI ALAMAT SITUS WEB BAR ITALIA AGNES GARDEN
BAGAIMANA KALAU HARI INI?
Rina, ada apa?
Yuki...
Dia sangat cantik, tapi dia sangat pemalu dan rendah diri.
Ketidakseimbangan itu yang menarikku kepadanya.
Itulah awalnya.
Kau murid baru di sini?
Apa ini tempatnya?
Upacara penyambutan sangat menegangkan, bukan?
Kau dikelilingi orang asing di tempat asing.
Aku gadis dari desa...
jadi, aku tidak tahu apa-apa.
Sungguh?
Karena itu,
terima kasih telah berbicara denganku.
Hei, ayo pergi denganku. Aku tahu banyak tempat bagus.
Semua orang punya rahasia.
Jadi, aku tak peduli siapa yang dia temui,
sekalipun itu Iida.
Bukan itu yang membuatku sedih.
Yuki...
Rina, tentang ucapanmu di telepon kemarin...
Bisa kita bicara sekarang?
Ya.
Rina...
Ini hadiah ulang tahunmu.
Kau memilihnya dengan Iida?
Kau menyuruhku berhenti mengejar om senang,
tapi kau sendiri menjual tubuhmu.
Kau sama saja denganku, tapi kau bersikap seolah tidak begitu.
Aku pasti terlihat sangat bodoh bagimu.
Kau meremehkanku.
Tidak!
Kau tak melihat Iida di belakangku?
Itu...
Dia memberiku uang kompensasi.
Kau mengatakan sesuatu kepadanya, bukan?
Hei, katakan sesuatu!
Aku tak tahu apa yang kau pikirkan!
Kenapa kau selalu diam seperti itu?
Selalu aku yang bicara.
-Kau tidak akan peduli meski aku tak ada. -Tentu saja tidak...
Hanya aku yang berpikir kita teman.
Tunggu...
RINA
Aku merindukanmu. Kau di mana?
Egois sekali.
Apa? Kau mengencani seseorang?
No comments yet. Be the first to leave one.