Release info

태양의 계절 A Place in the Sun E12 NEXT VIU
태양의 계절 A Place in the Sun E13 NEXT VIU
태양의 계절 A Place in the Sun E14 NEXT VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF

Tags

other
Published on: 2019-06-22
Downloads: 6
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 12"

Apa kamu tinggal di sini?

Ya.

Senang berjumpa. Aku baru saja pindah ke sebelah.

Apa kamu menerima undangan yang kukirimkan?

Ya.

Aku tidak enak hati karena kalian tidak nyaman akibat renovasiku,

jadi, mau menyajikan kalian makanan rumahan.

Tolong luangkan waktu dan datang.

Baik. Sampai jumpa akhir pekan ini di rumahku.

Sebentar.

Ya? Ada apa?

Lupakan saja.

Siapa pria itu?

Kamu pasti penasaran tentangku.

Kini giliranku membalas dendam.

Dia pebisnis dari Amerika, bukan?

Dia memang seperti bintang film persis ucapan Ji Eun.

Astaga. Kamu pasti tetangga barunya.

Ya.

Kudengar dari menantuku

kamu mengirim undangan untuk pesta rumah.

Itu. Ya.

Kuharap kita akrab karena kita tetangga.

Ya, aku juga.

Rumahnya agak kuno. Bukan tipe yang disukai pria muda.

Seleramu pasti tidak biasa.

Aku suka daerahnya melebihi rumahnya sendiri.

Matamu tajam.

Daerah ini terkenal diberkati.

Begitu rupanya. Aku agak sibuk sekarang.

Jadi, aku permisi dahulu.

- Lantas, pergilah. - Ya.

Silakan.

Kuharap aku punya putri yang bisa kunikahkan dengannya.

Tapi kenapa dia tampak familier?

Aku merasa pernah melihatnya.

Benar juga!

Aku tiba!

Kakak kini bersantai

karena punya menantu pintar yang mengelola perusahaan.

Mau minum teh?

Tidak perlu. Aku sudah minum minuman dingin dan panas.

Kamu baru saja kemari untuk sarapan.

Kamu tidak ada pekerjaan lain?

Apa maksud Kakak?

Aku orang sibuk.

Benar sekali. Jadi, kenapa orang sibuk kembali?

Untuk memberi tahu Kakak sesuatu.

Apa lagi kali ini?

Aku baru saja bertemu dengan pria tetangga.

Yang baru saja pindah.

Kenapa kamu terus membahas dia? Lupakan saja. Kakak tidak tertarik.

Aku yakin Kakak tertarik.

Kakak akan tertarik setelah melihatnya.

Apa yang mau kamu katakan?

Tetangga kita mirip seseorang.

Kukira dia bereinkarnasi.

Dia mirip siapa?

Cinta pertama Kakak.

Ingat pria yang Kakak gila-gilai sebelum menikah?

Siapa namanya? Bagaimanapun,

dia tampak seperti klonanya. Kukira dia putranya.

Kenapa Anda mengungkit pria dari masa lalu?

Lantas apa? Haruskah kubahas pria dari masa depan?

Kenapa tidak boleh? Semua sudah berlalu.

Aku masih tidak paham

kenapa Kakak terburu-buru menikahi Kak Tae Joon seperti itu.

Pria yang Kakak cintai seumur hidup tiba-tiba mati.

Tapi Kakak menikah sebelum tanah makamnya kering.

Ayah amat kejam.

Dia menolak pria itu karena keluarganya tidak kaya

walaupun dia sekolah hukum di Universitas Nasional Seoul,

tapi Kak Tae Joon yang tidak lebih baik,

diterima dan dinikahkan dengan Kakak dalam sekejap.

Mencengangkan, bukan?

Kamu belum puas?

Jangan kemari dan bilang hal seperti itu.

Dia selalu melarangku datang.

Ini memang misteri. Sungguh.

Aku nyaris

lupa.

"Direktur Yoon Shi Wol"

Lihat kemari, Direktur.

Hei, ada apa?

Kenapa berpikir keras? Kamu bahkan tidak dengar aku masuk.

Ada yang tidak beres?

Tidak.

Yang benar saja. Wajahmu menyiratkan kamu cemas.

Aku tidak bisa menyalahkanmu.

Tersebar kabar negatif dan harga saham terus anjlok.

Kenapa kamu bilang akan membeli Construction

dan menjatuhkan perusahaan sehat bersamanya?

Aku melihat seseorang yang mirip dia.

Siapa?

Yoo Wol.

"Merek kasual wanita yang sukses dimiliki oleh Yangji Produce,

perusahaan utama Grup Yangji."

"Pemilik 23 merek termasuk Tturu Tturu,

yang mencakup 500 toko di seluruh negeri."

"Penjualan mereka menembus satu miliar dolar..."

Haruskah kulanjutkan?

Tidak.

Kemarin ditutup di 14 dolar. Turun sedolar.

Seiring kabar tersebar Yangji berusaha membeli Yangji Produce,

harga sahamnya terus anjlok.

Harga saham Yangji Produce anjlok 50 persen kuartal ini.

"Petugas Bank Joeun

segera berencana mengunjungi kantor pusat Yangji Produce."

"Investor asing Yangji Produce mengungkapkan ketidakpuasan

terkait penurunan harga saham."

"Firma akuntansi yang mengaudit Yangji Produce

berencana mengadakan audit ketat di akhir tahun."

Kamu bisa tahu dari tajuk utamanya, bukan?

Kita tidak bisa berinvestasi di Yangji Produce.

Jangan mengorbankan pemegang saham untuk balas dendammu.

Aku tidak akan mengizinkannya.

Dari yang kulihat, Tturu Tturu baik-baik saja.

Tokonya dipenuhi pelanggan.

Layanan yang diberikan pegawai juga amat baik.

Harga saham turun

dan media bilang mereka berada dalam bahaya,

tapi yang kulihat di toko sangat berbeda.

Anda ingin berbelanja untuk siapa?

Ya...

Pacarku mau bepergian.

Bagaimana dengan lini perjalanan baru?

Ini mencerminkan pelanggan yang senang bersantai dan rileks...

Maksudmu, kamu ingin membeli Yangji Produce atau semacamnya?

Itukah alasanmu kembali?

Itukah alasanmu pindah ke rumah di sebelahnya?

Untuk membalas dendam terhadap Shi Wol?

Apa yang akan kamu lakukan dengan membeli Yangji Produce?

Ada yang harus kulakukan dahulu.

Apa maksudmu?

Apa?

Ada apa dengan Ji Min?

Ada yang tidak beres?

Dia tidak bisa memecahkan soal yang diberikan kakek buyutnya.

Astaga. Soal apa lagi kali ini?

Hei, Nak.

Menyerahlah. Dari yang kakek lihat,

kamu tidak akan pernah benar.

Aku tidak akan menyerah.

Aku akan mendapat jawaban yang benar dan uang itu.

Astaga. Kamu menuruni siapa?

Kwang Il tidak seperti itu.

Melihat kamu sudah andal dalam manajemen finansial,

kamu pasti menuruni kakekmu yang mulai di bidang akuntansi.

Tentu saja.

Cucuku harus menuruni kakeknya. Siapa lagi?

Apa pun soalnya, pastikan kamu memecahkannya, ya?

Kenapa Ji Min menurunimu?

Dia menuruni ayah.

Ayah benar.

Ji Min menuruni ayah. Benar.

Dia sama seperti ayah saat ayah masih kecil.

Ayah seperti itu.

Ayah tidak tahan jika tidak tahu sesuatu.

Kamu populer, Ji Min.

Mereka memperdebatkan kamu menuruni siapa.

Omong-omong,

kapan kalian punya anak?

Kalian sudah menikah bertahun-tahun.

Kenapa belum punya anak?

Benar.

Kalian akan pergi ke pesta rumah di sebelah hari ini, bukan?

Ya.

Kuharap aku juga bisa pergi.

Itu untuk anak muda. Kamu akan mengacaukan suasana.

Aku hanya asal bicara. Tidak bolehkah aku bicara?

Tapi dia tidak mau pergi.

Aku tidak enak badan.

Kamu tidak enak badan?

Ada apa?

Bukan masalah serius.

Akan membaik jika aku istirahat.

Kamu harus berusaha pergi jika bisa.

Tetangga sebelah mungkin menjadi

penyelamat Grup Yangji.

Apa maksudmu? Penyelamat?

Pria sebelah adalah CEO Sun Holdings.

Bibi sudah menyelidikinya.

Sun Holdings, firma investasi?

Ya. Dia baru datang dari Amerika. Oh Tae Yang, CEO mereka,

adalah tetangga sebelah kita.

Sun Holdings?

Bagaimana dia tahu kita sedang mencari penyelamat?

Kurasa ini takdir.

Ya. Jika begitu, kamu harus pergi

ke pesta rumahnya hari ini.

Anggaplah itu bisnis, dan pergilah.

Ya, Sayang. Mari pergi, ya?

Apa ini?

Kamu akan mengadakan pesta rumah.

Ibu memasaknya.

Kenapa? Aku bisa mengurusnya.

Bilang saja, "Terima kasih" dan terimalah.

Kamu tahu masakan ibuku enak.

Aku yakin konglomerat juga akan menikmati makanannya.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left