The first 200 lines.
Dia di sana.
Astaga, Kamu akan beritahu ayahmu kan, kita telat karena kamu?
Aku gak mau ayahmu berpikir aku orang yang gak menghargai waktu
Ini dia puteriku.
Ini dia ayahku.
Pa, ini pacarku Martin.
Kehormatan berjumpa denganmu, Mr. Martin.
Maksud saya Mr. Gallo. Aku Martin.
Kamu Mr. Gallo.
Aku tahu itu.
Senang bertemu denganmu, Martin.
Sial.
Senang sekali melihatmu.
Kamu tampak luar biasa.
Ayah tampak lelah. Ayah dari mana?
Singapura.
Pernah ke sana?
Belum, belum pernah.
Tapi-Tapi, aku dengar di sana sangat bersih.
Katanya kita bisa kena denda karena meludah di jalanan.
Mungkin tidak persis seperti itu, Baiklah mari kita lupakan.
Selamat sore, Mau pesan minum apa?
Bagaimana kalau kita mulai dengan sebotol anggur merah?
Martin alergi anggur.
- Alergi anggur? - Um, tidak seburuk itu sebenarnya.
Aku hanya mudah mabuk.
Aku minum air putih saja...
...atau mati.
Baiklah, kami minta sebotol Chateauneuf-du-Pape.
Pilihan yang sempurna.
Dan, Martin, kamu yakin tidak menginginkan apapun?
Bir mungkin? Atau kamu alergi busa?
.
Kamu yakin tidak mau pesan yang lain Martin?
Tidak. Ini sangat lezat.
Ini semua dikukus dengan sangat baik.
Permisi. Aku harus menjawab ini.
- Dia benci aku. - Dia tidak benci kamu.
Dia benci aku. Sangat benci aku, Aku sampai benci diriku sendiri.
Yang penting itu apa yang kupikirkan, Aku fansmu.
Ya?
Fans beratmu. Sangat berat.
Baiklah.
Ok, kita coba lagi.
Aku akan bangkit. Ronde dua.
- Maafkan aku. - Uh, tidak jadi masalah.
Sepertinya kesepakatan yang besar
Sampai harus bersembunyi di balik bar?
- Martin, apa pekerjaanmu? - Pa, aku sudah pernah bilang Martin musisi.
Aku ingat. Aku ingat. Apa itu ...
Ukulele, benar?
Sebenarnya Banjo.
Banjo. Seperti Kermit si Kodok.
Kupikir, Banjo hanya sekedar hobi.
Sebenarnya, aku punya band, 'Hysterical Kindness'.
Kami memainkan bluegrass collective,
Mirip-mirip dengan Flatt and Scruggs atau Punch Brothers
sedikit lebih oke dari, kamu tahu, Poppy Mumford & Sons.
Kenapa memang Mumford & Sons?
Mereka sangat sukses kan?
Dia suka Mumford & Sons.
- Dari mana asalmu? - Aku lahir di Chicago,
Tapi aku besar di Guelph.
- Guelph? - Guelph, Ontario.
Guelph? Itu di...
Kanada.
Guelph? Ok. Orangtuamu, apa yang mereka lakukan?
Astaga, pa, apa-apan sih?
Aku hanya ingin mengenalnya, kamu tidak keberatan kan Martin?
Tidak, tidak, tentu saja tidak.
Kamu pasti orang yang sangat bersemangat, untuk mengenal seseorang.
- Jadi orang tua mu? - Oh ya. Um...
Ibuku melakukan prakter akupuntur di Toronto,
Dan ayahku, um, dia...
Dia seorang aktivis lingkungan di Albuquerque.
Ayahnya seorang aktivis lingkungan di Albuquerque. Ayah sudah puas kan?
Aku tidak berkomentar apapun.
Aku yakin, itu pasti pekerjaan yang sangat baik.
Dia cepat akrab dengan pohon-pohon yang ditemuinya.
Sayang, di bibirmu ada, um, noda salad.
Oops. Mr. Gallo,
Maafkan aku.
Maafkan aku.
Ini makan malam yang terburuk kan?
Sebenarnya, bisa lebih buruk lagi.
Coba kutebak, dia mengebiriku di atas meja.
Terakhir kali aku memerkenalkan ayah ke pacarku,
Aku gak pernah dengar pria itu lagi, jadi ...
Wow. Kalau aku tiba-tiba menghilang, tanya ayahmu, di mana tubuhku dikubur
Dan dia sangat sopan pada ibuku.
Martin, aku tahu dia keras.
Tapi tolong jangan diambil hati.
Aku hampir tidak bertemu dengannya, selama bertahun-tahun. Jadi ...
Dalam kasus ini, Kupikir, kita harus segera bertemu lagi dengannya.
- Kamu yakin? - Tentu saja.
Aku akan bolak-balik ke Neraka demi kamu.
Tunggu. Tunggu sebentar.
Mr. Gallo?
- Ginnie ada di rumah? - Di rumah? Tidak. Tidak.
Maksudku dia mungkin sedang di rumah, tapi ...
Ginnie sudah tidak tinggal di sini.
Kami putus.
Oke.
Bolehkah aku masuk?
Ya. Silahkan.
Sori.
Aku baru saja, Menyelesaikan pekerjaan.
Dia gak memberitahumu, kalau kami sudah putus?
Kami tidak saling kontak, sejak natal.
Mungkin kamu dapat meneleponnya,
Untuk mengetahui alamatnya yang baru. Dan pergi ke sana.
Dia gak mengangkat telepon dan membalas pesanku.
Aku tadinya berharap, dia ada di sini.
Aku...
Aku sedikit berpesta, bulan lalu, jadi...
- Jangan khawatir. - Akan kubersihkan.
Ya. Kamu punya ide, di mana kira-kira puteriku?
- Sudah menghubungi Gary and Roberta? - Gary dan Roberta?
Ketika dia pergi dari sini, dia tinggal bersama mereka.
Mau kopi?
- Jangan repot-repot. - Tak apa, aku sekalian mau buat juga.
Jadi...
- Sejak kapan kalian putus? - Kira-kira tiga bulan yang lalu.
Tiga bulan, sembilan hari atau lebih.
Aku tidak... kamu tahu, aku tidak...
Aku tidak tahu pasti di mana dia ...
Apakah, dia tahu kamu ada di kota ini?
Aku beritahu dia di menit-menit akhir, Tapi dia sama sekali tidak merespon.
Tidak, tidak. ini... Ini Jimothy.
- Dia temanku. - Gotcha.
Jimothy.
Seperti Timothy, pakai huruf "J."
Tidak.
Jimothy, ini Mr. Gallo, Ayahnya Ginnie.
- Siapa? - Ayah mantan pacarku.
Kamu punya bong?
Apa? Aku ... aku gak mengerti maksudmu? Apa maksudmu sih?
Bong, yang biasa kupakai untuk menghisap ganja setiap hari.
Ini... Ini... Ini yang kamu maksud?
Aku... ya, aku sudah melihatnya sejak tadi. Hanya aku tidak... Aku sedikit penasaran.
Kamu bertingkah sangat aneh. Kamu stres?
- Apa yang terjadi? - Jimothy, bisakah kamu, um...
Bawa pergi mesin anehmu itu, dan biarkan aku dan Mr. Gallo bicara.
Apa aku melakukan kesalahan? Apa dia membuatmu stress?
- Kamu gak salah apa-apa. - Ya.
Aku punya banyak tamu nanti malam, Kamu bisa bersembunyi di kamarmu lagi.
Kamu bisa bergabung.
Aku pikir ...,Kamu tahu, kita sudah membicarakan ini,
Kita sudah sepakat, kamu tahu, sejak terakhir, Kamu tahu, dengan ... dengan para polisi...
Jadi aku tidak bisa mengundang, orang ke rumahku sendiri?
Tidak, tentu saja boleh. Terserah.
- Kamu terima pesanku? - Pesan apa?
Pemain biola di bandmu, Atau entah siapa
Datang ke sini, Dia memberitahu kamu ada show akhir pekan ini.
- Apa maksudmu? kami ada show? - Kupikir begitu.
- Baiklah, apa dia beritahu kapan atau di mana? - Dia gak beritahu kapan.
Gak juga beritahu di mana.
Kamu tahu, aku bukan ... Um. Dia bukan...
- Kami bukan teman. - Bukan urusanku.
- K-kami hanya teman biasa.. - Oke.
Ketika Ginnie pindah, Aku butuh teman untuk berbagi uang sewa.
Tentu saja, kamu tidak mungkin mau melepaskan rumah sebagus ini.
Ya. Tidak, tempat ini, kamu gak selalu...
Aku ambilkan dulu kopinya.
Martin, aku tahu,
Kamu orang yang sangat sibuk, besok aku akan berangkat ke Jenewa.
Karenanya, Aku harus menemukan puteriku.
Kalau kamu bisa tunjukan rumah barunya, aku gak akan mengganggumu lagi.
Kami kehabisan susu.
Dan gula. Tapi kami punya sirup.
Kamu mau pakai sirup di kopimu, mungkin ... mungkin itu agak aneh ya?
- Tidak usah, terima kasih. - Oke.
Kamu punya alamat Gary dan Roberta?
Tidak, tapi mereka tinggal tak jauh dari sini.
Aku tidak punya alamatnya, tapi aku pernah ke sana.
- Jadi dekat sini ya? - Ya.
Ya, hanya beberapa blok, dari sini.
Oke. bagaimana kalau kamu berpakaian, dan antarkan aku ke sana?
- Sekarang? - Ya, sekarang, Martin. kamu keberatan?
Sial. Benar-benar sial.
Hey, Martin, aku pinjam komputermu sebentar.
- mau cek beberapa e-mail? - Um, ya, tentu. Pakai saja.
Sial. Tunggu! Tunggu dulu! Kenapa kamu gak ...
Holy shit!
Kamu tahu, aku ... aku sudah bilang Jimothy untuk gak menggunakan itu, tapi dia bebal.
Martin, melihat porno itu wajar, tapi setidaknya kamu harus sembunyikan itu.
Simpan itu di folder, jangan kamu biarkan di tempat terbuka.
Aku tahu, aku... Aku bahkan gak percaya
ada situs seperti ini di internet Kasihan wanita-wanita itu.
Oke, jadi kapan kamu berpakaian, agar kita bisa segera pergi?
Ini kuncinya, Kamu yang tahu tempatnya. Kamu yang menyetir
Aku belum siap untuk itu. Sebenarnya, aku gak bisa menyetir.
- Apa maksudmu, kamu gak bisa menyetir? - Aku gak punya SIM.
Dan, aku juga tidak tahu caranya.
Lemparan yang bagus.
Bagaimana kamu gak bisa menyetir, di Los Angeles?
- Pria harus bisa menyetir. - Aku punya sepeda.
Baiklah, selamat kalau begitu.
Kamu tahu, bersepeda sangat maskulin di Belanda.
Kamu tahu, aku sudah lama tidak berhubungan dengan Ginnie
No comments yet. Be the first to leave one.