The first 200 lines.
Adik.
Kakak.
Papa.
Kau selalu mengulangi kalimat ini saat kau memohon.
Selamatkanlah aku.
Mengapa kau tidak mengatakannya saja?
Aku sudah melakukannya.
Mereka yang tidak percaya padaku.
Aku akan mengatakannya untukmu.
Baiklah, Aku akui.
Aku sedikit egois.
Aku berharap ini untuk sementara, untuk sementara saja.
Ini bisa menjadi rahasia.
Mengapa harus begitu?
Bukankah ini hal yang baik?
Iya sih.
Tetapi ada dua sisi untuk setiap koin.
Coba kau pikir.
Jika Aku tidak menderita penyakit ini.
Aku tidak akan pernah merayakan
pesta ulang tahun yang bagus.
Setiap orang sangat baik padaku,
khususnya Wu Di.
Kau tahu kan,
bagaimana Wu Di memperlakukan Aku sebelumnya.
Karena dia tahu tentang penyakitku,
sikapnya
berubah total.
Aku belum pernah diperlakukan seperti ini sebelumnya.
Dia sangat, sangat lembut.
Jika dia tahu,
semuanya akan sama.
Aku harus mengakuinya.
Akulah sijahat yang melakukan ini.
Tapi,
Aku ingin perasaan ini bertahan lebih lama.
Kalaupun hanya untuk satu hari.
Berapa lama kau bisa menyembunyikannya?
Aku...
Setidaknya setelah pesta ulang tahun ini.
Aku bersumpah padamu.
Aku akan segera mengaku padanya.
Apa yang kalian lakukan?
Kalian sudah lama berada di sini.
Kami menunggumu untuk memotong kue.
Cepatlah!
Baiklah, ayo pergi.
cepatlah.
Silahkan masuk.
Selamat ulang tahun.
Selamat ulang tahun.
Selamat ulang tahun.
Selamat ulang tahun.
Buat permintaan, buat permintaan!
Buatlah sebuah harapan.
Buatlah sebuah harapan!
Baiklah.
Potong kuenya.
baik.
Sangat romantis.
Aku sudah cukup dengan ini.
Aku sudah kenyang.
Begitu kecil!
Lebih besar.
Kenapa kau bisa memilikinya, Song?
Bisakah kau memakannya, Song?
Kenapa kau menangis?
Kalian semua bisa memilikinya?
Selama lima ratus tahun dia menggangguku begitu lama.
Aku tahu aku seharusnya tidak menangis,
tapi aku tidak bisa menghentikannya.
Makanlah lilin ini.
Makanlah lilinnya.
Kau saja yang memakannya.
Ikuti aku.
Ayolah.
Aku mau itu.
Yah.
potongan kecil.
Berikan padaku.
Song tidak bisa memakannya.
Untuk apa kau membawaku keluar?
Apa yang lucu?
Kau menyia-nyiakan air matamu.
Xiao Yuansong adalah teman baikmu.
Masuk akal dong kalau aku menangis untuknya.
Apa yang kau tertawakan?
Apa maksudmu?
Katakan!
Xiao sama sekali tidak sakit.
Apa?
Dia membuat kesalahan dengan sampel urinnya sendiri.
Dia bukan orang yang sakit.
Kami sudah tahu hasilnya hari ini.
Baguslah, lalu Wu Di.
Dia tidak ingin memberi tahu pada Wu Di.
Mengapa?
Dia takut Wu Di akan menjadi
ketat padanya lagi.
Alasan macam apa itu.
Lupakan.
Wu Di adalah sahabatku.
Aku harus memberitahunya.
Kupikir itu urusan mereka.
Biarkan mereka yang menghadapinya.
Baiklah.
Kau ada benarnya juga.
Kita seharusnya tidak ikut campur dengan urusan ini.
Aku minta maaf.
Maaf yah.
Tidak apa-apa.
Tuan, tolong tinggalkan nomormu.
Aku akan datang untuk mencarimu setelah Aku mengirimkan ini,
dan mengirim pakaianmu ke Binatu.
Tidak apa-apa.
Kami akan mengurus pakaiannya.
Terima kasih.
Aku sungguh minta maaf.
Baiklah.
Apa kau baik-baik saja?
Aku akan mencari kamar kecil untuk membersihkannya.
baiklah.
Beibei, apakah kamu Beibei?
Aku penggemar kamu.
Maukah kamu berpose dengan Aku untuk berfoto?
Terima kasih, Beibei.
Beibei.
Bisakah kamu memberiku tanda tanganmu?
Terima kasih.
Aku sangat menyukai kamu.
Beibei.
Sangat cantik.
Aku sangat menyukai kamu.
Bisakah Aku mengambil foto denganmu?
Maaf, Aku sangat sibuk hari ini.
Maaf.
Beibei.
Jangan pergi, Beibei.
Beibei.
Beibei.
Jangan pergi, Beibei.
Jangan pergi, Beibei.
Beibei.
Beibei.
Bisakah Aku minta tanda tangan?
Beibei.
Aku tidak akan menyakitimu.
Beibei.
Jangan pergi, Beibei.
Jangan pergi, Beibei.
Beibei.
Kami adalah penggemarmu.
Tunggu kami, kami datang.
Di sini, Beibei.
Beibei.
Beibei, hanya untuk foto.
Dimana dia?
Dia berlari sangat cepat.
Dimana dia?
Di sana.
Benarkah?
Di sana.
Tidak ada disini.
Ayo Pergi!
Mereka sudah pergi?
Sudah pergi.
Itu membuatku takut.
Betapa berbahayanya ......
Jantungku berdetak sangat kencang.
Baby Zhou, detak jantungmu juga cepat.
Aku beruntung memilikimu.
Biarkan aku yang melakukannya.
Tidak perlu, istirahat saja.
Aku membawa banyak makanan yang akan dimasak.
Kita bisa makan segera.
Menontonlah TV.
Apa ini?
Paket obat-obatan, untuk mencuci kaki.
Itu nyaman, bukan?
Biarkan Aku membantumu.
Tidak perlu, terima kasih, kamu bisa pergi istirahat.
Masuklah ke dalam.
Biarkan Aku membantumu.
Tidak, kau pergilah istirahat.
Aku bisa melakukan ini.
Benarkah?
Pergilah.
Aku akan melakukannya nanti.
Kau istirahat saja.
Sudah Baik.
Tidak apa-apa. Aku bisa mengerjakannya.
Duduklah!
Ini.
Apa ini?
Audisi terakhir untuk seri detektif.
Aktris utamanya hampir diputuskan.
Tinggal menunggu kontrak.
Persiapan sudah dimulai.
Kamu baru saja membaca skripnya.
Apa yang dikatakan sutradara?
No comments yet. Be the first to leave one.