Release info

사랑의 온도----Temperature of Love----EP 15 By GoldenEto
사랑의 온도----Temperature of Love----EP 16 By GoldenEto
A Commentary by GoldenEto
Quality Manual Translations. Please support

Tags

other
Published on: 2017-10-11
Downloads: 38
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

= Temperature of Love = =Brought to you by GoldenEto=

Aku menyerah soal kisah yang ingin kuceritakan, karena menahan diri.

Tapi kalau aku terus menahan diri, rasanya aku tidak akan bisa kembali ke diriku yang sesungguhnya.

Apakah aku salah jika begitu ?

Aku tidak ingin menangis ...

Aku paling merasa bersalah pada CEO.

Kau, bahkan di saat seperti ini ... masih membatasi diri.

Menangis bersama sampai di sini saja.

Ini waktunya berpikir bagaimana aku akan mengatasi hal ini.

Sebelumnya, katakan padaku soal pendapatmu.

Kau tidak menyesal pada keputusan ini ?

Kalau kau keluar, bisa saja drama ini akan lebih baik.

Hal seperti ini sering terjadi dalam bidang ini.

Jika sekarang kau menahan diri, mungkin lain waktu akan mudah dilalui.

Aku mungkin akan menyesalinya.

Aku mungkin tak bisa menulis lagi.

Tapi aku tak ingin menahannya. Jika kulakukan, rasanya butuh waktu jutaan tahun agar harga diriku pulih.

Setelah jutaan tahun, Aku tidak akan ada di sini lagi.

Aku ingin menulis lagi sebelum aku mati.

Baiklah. Aku akan mengantarmu pulang.

Fighting ! / - Fighting !

Habiskan !

Aku ingin mengucapkan terima kasih pada kepercayaan dan dukungan kalian semua.

Beberapa hari ini kita sangat sibuk.

Jangan terbawa emosi, tetap tenang.

Kita bertemu 2 hari lagi setelah kalian beristirahat.

Kita tutup malam ini dengan minuman terakhir.

Good. - Soup.

Fighting ! / - Fighting !

Ia menampilkan hidangan dengan caranya sendiri.

Itu sebabnya terasa sedikit pedas.

Semua orang punya prioritas dalam hidup

Ia prioritas lebih tinggi bagiku.

Apa aku sungguh suka padanya ?

Atau aku hanya terobsesi padanya karena sudah ditolak ?

Sudah berapa kali aku menonton ini ?

Ohn Jung Sun, aku menyayangimu dengan sepenuh hati.

Augh, apaan sih ? Bau keringat.

Kau juga bau.

Aku tahu. Makanya aku tidak memelukmu.

Oh ! Ini Hong Ah.

Setelah kau menolaknya, akhirnya aku punya kesempatan.

Kau hebat.

Kau tidak kesal ?

Rasa sayangku padanya terlalu besar mengalahkan rasa kesalku.

Kau punya wanita yang membuatmu seperti ini ?

Oh, Hong Ah ?

Aku juga punya !

LEE HYUN SOO

Dia menelponku.

Baiklah, aku kesana.

- Nomor tidak menjawab ... - Tidak dijawab ?

Ya.

Hong Ah memintaku datang. Aku pergi.

Aku juga mau pergi, meskipun dia tidak memanggilku.

Telponmu tidak dijawab.

Di hari bahagia begini, mana bisa aku langsung pulang ?

Setidaknya aku perlu lihat lampu rumahnya sudah mati.

Augh ... Romantis ...

Aku akan ke rumahmu dan mandi dulu sebelum pergi.

Aku tidak bisa pergi seperti ini.

Aku akan pergi seperti ini.

Kunyuk percaya diri.

Kau tidak perlu keluar.

Terima kasih untuk hari ini.

"Maaf, merasa bersalah, terima kasih"

Mulai sekarang jangan mengatakan itu lagi.

Aku tak ingin mendengarnya. Ada respon lain yang ingin kudengar darimu.

CEO

Kau sedang melakukan pendekatan pria padaku ?

Benar.

Makasih.

Berkat dirimu aku tertawa.

Tidurlah.

Sudah tidur ?

Sudah tidur ?

Tidak .

Mau ketemu ?

Aku takut.

Kau pernah menolakku satu kali. Siapa yang tahu kau akan melakukannya lagi.

Cinta membutuhkan dua orang, tapi aku hanya memikirkan diri sendiri.

Aku akan memikirkannya.

Kau ingin bertemu ?

Di mana ?

Dekat rumahmu.

Mengagetkanku.

Sukses. Memang ingin kukagetkan.

Kenapa kau tampak senang ?

Aku baru minum-minum dengan karyawan Good Soup.

Belakangan ini restorang dipadati pengunjung.

Hari terburuk ku ternyata hari terbaik nya.

- Aku akan keluar. - Ah, jangan keluar.

Sudah larut. Bahaya keluar terlalu malam

Kalau begitu, kau mau masuk ?

Tidak, aku bau keringat. Aku datang setelah olahraga.

Kenapa kau menelpon ?

Salah memencet.

Kau tampak menarik saat berkata jujur.

Daya tarikmu baru saja jatuh.

Aku pergi, aku sudah melihat wajahmu.

Orang tidak berubah.

Aku juga begitu.

Aku kira aku sudah berubah.

Ternyata tidak.

Aku tak memakai kaos terbalik lagi saat di rumah.

Sudah tak terbiasa.

Anginnya dingin.

Aku tidak suka emosi yang bercampur-aduk.

Selama ini aku tidak pernah bingung soal dirimu.

Kenapa harus selalu aku yang meyakinkanmu ?

Masalahmu adalah berpikir terlalu banyak,

tertutama soal cinta.

Ikuti saja kata hatimu.

Hong Ah.

Kenapa membuatku menunggu ?

Aku mandi dulu.

Kita mau lari buat apa mandi ? Dasar bodoh.

Hah ?

Kenapa memanggil orang bodoh dengan bodoh ?

Menang !

Aku akan menang ... semuanya.

Tidak mengepak barangmu ?

Aku bisa mengepak barangku sendiri.

Masih ada waktu seminggu untuk pindah.

Masih banyak waktu.

Kau mau ke mana ?

Ke rumah orangtuaku, datang ke Seoul kalau ada keperluan.

Atau aku bisa tinggal di rumah sepupuku.

Mau tinggal denganku ?

Kau harusnya bekerja sampai akhir tahun ini.

Aah, aku tak ingin membebani eonni.

Mana mungkin ini beban ?

Kalau mau menulis tentu saja harus di Seoul. Apalagi kalau masih ingin jadi asisten penulis.

Kalau begitu, aku akan bayar sewa.

Tidak usah ! Santai saja.

Kau harus mulai menulis naskahmu.

Kau bisa kerja sambilan. Pasti menyenangkan bersama.

Apa gunanya menulis ? Pekerjaanku selalu gagal dalam kompetisi.

Aku tidak cukup kompeten.

Tidak ada yang tahu.

Aku juga selalu meragukan diriku.

Penulis Park berkata "Pria yang memakan steak mentah" tulisan jelek.

Tapi ternyata menang kompetisi. Waktu itu kau juga di sana.

Benar !

Semua ada waktunya. Waktumu akan datang.

Tunggu saja.

Eonni memang yang terbaik !

Siang ini kita makan apa ?

Ia hampir selesai memasak.

Aromanya enak!

Benar. Aku akan kesana dan mencobanya.

Ia sedang memasak bouillabaisse

Kira-kira bagaimana rasanya ?

Kenapa dimatikan ?

Kau tampan sekali di sana.

Dibandingkan kebanyakan aktor, kau jauh lebih tampan.

Jangan makan dulu. Tunggu sampai kubawakan supnya.

Aku iri kau masih muda.

Jung Sun-ku akan punya masa depan bagus.

Di depan Daniel, kau tahu betapa bangganya aku ?

Kau sering datang ke Seoul .

Karena Daniel sering datang ke Seoul.

Bumbunya tidak pas.

Pas kok !

Semakin tua, indera pengecapmu akan berubah.

Aku belum setua itu.

Tapi yang lain enak.

Kau anak baik.

Terima kasih sudah lahir sebagai anakku.

Mau pergi ?

Ini hari liburku, aku tak mau bermalas-malasan.

Bisa habiskan waktu bersama ibu?

Mau berbelanja ?

Pergilah dengan Prof. Min.

Bisakah jangan memanggilnya Prof. Min ?

Apa aku harus memanggilnya itu meskipun dia tak di sini ?

Prof. Min ... membuat ibu bahagia.

Jadi tolong baik-baik padanya.

Ada yang berkata, kalau kebahagiaan datang dari dalam. Bukan dari orang lain.

Ibu sudah waktunya dewasa.

Aku tak mau dewasa.

Aku selalu hidup begini. Kalau tiba-tiba dewasa, aku akan merasa malu pada masa laluku.

Pintar sekali bicara.

Eonni, sepertinya kau baik-baik saja.

Sulit untuk membuat keputusan.

Tapi aku sudah membuat keputusan.

Kau memang luar biasa.

Setelah membuat keputusan, kau maju terus.

Ayo kita pergi liburan.

Selama ini kau bekerja keras.

Oh, kalau begitu aku akan pikirkan tempat bagus sesuai situasi kita.

Hmm !

tempat di mana Jenderal Lee Sun Shin menulis "Buku Harian Perang"

Yeosu! - Yeosu!

Aah ! Eonni sehati !

Aku akan memesan tempat menginap.

Hmm !

Aah, Asisten sutradara Kim.

Harusnya kita tidak memberitahu sandinya.

Halo ! Apa ini, ramyeon ?

Temperature of Love (Degree of Love / Sarangui Ondo / 사랑의 온도) subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Temperature of Love (Degree of Love / Sarangui Ondo / 사랑의 온도)

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left