The first 200 lines.
The Love Lasts Two Minds
Episode 27
Kamu suruh aku antar surat yang
kamu tulis saat di Qinhe untuk Nona besar Yuan.
Nona Yuan tidak menerima surat itu.
Bibi Zhixia mengambilnya.
Dia bilang dia mau antar.
Tetapi dia tidak mengantarkannya.
Aku menjadi seperti orang apa di dalam mata Yuan??
Aku bersumpah setia pada percintaan dengannya,
tetapi langsung pergi tanpa pamit.
Menghindari dia sejak saat itu.
Bahkan aku mengusirnya berkali-kali.
Aku menjadi seperti apa?
Orang yang tidak tahu malu dengan perilaku buruk.
Ci,
bukan.
Semua ini karena salah paham.
Pasti bisa dijelaskan kalau salah paham.
Kamu jangan berpikir terlalu banyak.
Tuan Muda.
Ci.
Cepat.
Makanlah.
Tuan Muda,
kasim Xue datang ke sini.
Cepat.
Cepat bersihkan tempat ini.
Lihatlah kondisi sekarang.
Kenapa kamu masih khawatir ini?
Xue adalah orang kepercayaan Kaisar.
Aku tidak bisa membiarkan Kaisar berpikiran bahwa
Yuan yang menyebabkan aku sakit parah
dan marah kepada Yuan.
Kasim Xue, silakan.
Hambat memberi hormat kepada Marquis Duan.
Pengurus Xue,
apakah ada masalah?
Yang Mulia sangat senang
karena mendengar penyakit Marquis Duan
sudah sangat membaik.
Sengaja minta Hamba datang ke sini untuk melihat.
Kata Yang Mulia, Marquis Duan boleh pergi
ke istana untuk duduk dan selesaikan
permainan catur sebelumnya
kalau kondisinya sudah membaik.
Aku akan memberi kamu hadiah satu mayat
kalau kamu berani membela lagi wanita yang
berniat membunuh kamu.
Sebenarnya
Yang Mulia juga kesal
karena sudah memarahi Marquis Duan.
Yang Mulia bermaksud untuk memperbaikinya.
Marquis Duan…
Aku akan pergi sekali.
Ci.
Jangan khawatir.
Aku pulih dengan baik.
Tidak masalah kalau main sekali catur di istana.
Kalau begitu, aku antar kamu ke dalam istana.
Aku juga bisa langsung menanggapi kalau kamu tidak nyaman.
Merasa nyaman berjalan-jalan di luar
karena sudah berbaring di kamar berhari-hari.
Di mana ibuku?
Ada orang dari istana
memberikan informasi tadi siang.
Kemudian Nyonya bergegas
membawa Pangeran kecil He masuk ke istana.
Aku memberi hormat kepada Nona besar.
Aku ingat kamu.
Kamu adalah bibi di tepi Danau Lanyue.
Benar.
Aku bertemu dengan Nyonya Yuan
di Danau Lanyue beberapa hari yang lalu.
Hamba maju dan menyatukan lagi persahabatan bersama Nyonya Yuan dengan tidak merasa malu.
Nyonya Yuan berbaik hati
dan membawa Hamba ke sini untuk melewati masa tua.
Apakah kamu benar-benar datang ke kediaman Yuan
untuk melewati hari tua?
Kamu sudah cukup lama berada di istana.
Ibuku juga sering pergi ke istana.
Kalau mau menyatukan persahabatan,
tidak perlu menunggu sampai akhir-akhir ini.
Tujuan hamba adalah
sepasang kekasih yang kasihan di Danau Lanyue.
Xiaoyinzi dan Sese.
Ci,
aku berasal dari militer.
Sifat aku
kadang terlalu tidak sabar.
Tetapi
semua kata-kata dan perbuatan aku
demi kebaikan dirimu.
Tidak pernah berpikir untuk membuatmu susah hati,
membuat kamu sedih.
Ya.
Hamba mengerti.
Melapor kepada Yang Mulia.
Ada apa?
Nyonya Yuan dan Pangeran He ingin bertemu.
Biarkan mereka masuk.
Ya.
Yang Mulia.
Tidak perlu sungkan.
Berdiri untuk berbicara.
Kenapa kamu datang ke sini?
Yang Mulia,
Hamba mau melaporkan sesuatu.
Ada apa?
Menjawab Yang Mulia,
Hamba tidak bisa menahan kesedihan
sejak ayahku meninggal.
Terutama mengingat ayahku
sudah berkali-kali ingin aku menikah
dan meneruskan keturunan keluarga Mu.
Dan Hamba
hanya tahu bermain dan bersenang-senang.
Sehingga terus menolaknya.
Sangat tidak berbakti.
Pangeran He hanya mempunyai satu putra, yaitu kamu.
Umumnya,
kamu seharusnya sudah menikah dan punya anak.
Seharusnya tidak membuat masalah
setiap hari seperti sekarang.
Membiarkan ayahmu mengkhawatirkanmu.
Nasihat Yang Mulia memang benar.
Hamba merasa kelakuan sekarang sudah benar dibandingkan dulu
setelah menenangkan hati yang sedih.
Hamba memutuskan untuk mendirikan keluarga dan berkarier.
Sehingga bisa memenuhi keinginan ayah aku.
Oleh karena itu,
Hamba meminta kepada Nyonya Yuan agar
bisa menikah dengan Yuan secepatnya.
Yuluo,
bagaimana menurut kamu?
Aku adalah seorang ibu.
Tentu saja aku tidak berpendapat
selama putriku bersedia.
Kalau begitu,
apakah Yuan
sudah memutuskan untuk tidak membatalkan pertunangan
dan mempertahankan pertunangan sebelumnya?
Benar.
Beiyan kehilangan ayahnya.
Berapa banyak orang
menganggap dia sebagai orang kaya yang hanya tahu bermain dan tidak berguna?
Mereka menunggu untuk melihat leluconnya.
Yuan
tidak takut bekerja keras dan
menangkap pelaku untuk dia.
Yuan dituduh oleh orang lain.
Ada orang yang tidak peduli.
Ada orang yang tidak membantu dan malah mencelakai.
Tetapi Beiyan menjelaskan semuanya.
Melindungi dengan diam-diam.
Menemani dengan diam-diam.
Ada kata yang disebut sifat manusia asli terlihat ketika dalam keadaan krisis.
Kedua anak itu
sudah mengerti
orang yang paling cocok
dengan mereka
setelah mengalami banyak rintangan.
Aku…
Aku juga pernah mengalami
keadaan yang tidak berdaya.
Sayangnya,
tidak ada orang yang
menemani aku melewati masa-masa sulit
seperti Beiyan
memperlakukan putriku.
Aku tidak punya alasan menolak
karena kamu sudah setuju.
Lagian,
Mu Zhong hanya punya Beiyan
sebagai anak tunggal.
Aku juga berharap kamu bisa segera stabil.
Membantu aku untuk mendirikan kota, memperluas wilayah dan
menyelesaikan karier besar
seperti yang dilakukan ayahmu.
Terima kasih Yang Mulia.
Yang Mulia bijaksana.
Hari itu, aku dan Putri Changle berspekulasi
mengenai alasan Xiaoyinzi menggendong Sese
pergi ke Danau Lanyue yang sepi.
Sepertinya
dia benar-benar pergi mencari kamu.
Xiaoyinzi adalah keponakan aku yang satu keturunan.
Dia menemukan dan mengenali aku
setelah tidak lama masuk ke istana.
Kemudian dia bawa Sese untuk bertemu denganku.
Hanya saja dia sangat dihargai oleh Pangeran Ye.
Aku hanya merupakan dayang dinasti sebelumnya.
Bagaimanapun juga menghalangi dia.
Makanya setiap kali datang dengan diam-diam
dan tidak pernah bilang ke orang lain.
Xiaoyinzi adalah orang yang pintar.
Walaupun Pangeran Ye adalah Putra Kaisar,
tetapi selalu menjadi penakut.
Kalau dia mendengar
Xiaoyinzi berinteraksi dengan orang dinasti sebelumnya,
No comments yet. Be the first to leave one.