The first 200 lines.
Hei, New York, apa kabar?
Kawanmu di sini, DJ Teddy P, dan dengar,
aku punya kabar.
Kudengar mungkin ada pesta super eksklusif
pemutaran album Cre baru malam ini.
Aku tak tahu waktu dan tempatnya, tapi jika itu Cre, musiknya pasti enak.
Jika timnya tak mengirimiku undangan,
aku mungkin harus membocorkan lagu yang dikirim kepadaku.
Kau tahu jam berapa sekarang.
Hei, Cre! Ajak aku!
Ya!
Luar biasa!
Baik, dua pasang bulu mata ini membuat kelopak mataku berat.
Baik. Sekarang, menyamping.
Baiklah.
Ya.
- Sekarang bergairah, dengan genggaman. - Baik.
Ya.
- Baik, beres. Sudah dapat. - Sudah?
Ini kiriman terakhir yang sempurna, sebelum musik epik.
Astaga, aku sangat gugup. Tanganku gemetar.
Erica, kapan ada yang tak suka album Cre?
Aku tahu.
Pria itu pemusik genius,
itu sebabnya dia memilihmu untuk bernyanyi di lagu ini.
Setelah pesta pemutaran malam ini, dan peluncuran albumnya,
hidupmu akan berubah.
Ya, dan aku tak sabar kau mendengarnya. Karena nyanyianku luar biasa.
Tentu saja. Ambil tasmu.
Tunggu. Apa itu robekan?
Amber!
Tidak!
Kau tak punya pakaian lain.
Aku menaruh semua di gudang saat kemari.
Kenapa ini tak ada di gudang?
- Biarkan saja. - Tidak.
Serius, kembalikan saja.
- Ini bisa dimodifikasi. - Jangan potong gaun pernikahanku.
Baik, kau tak akan pernah memakai ini.
Dan Jason tak akan pernah kembali.
Jadi, tak ada rotan akar pun jadi.
Bagaimana?
Selamat, mega bintang.
- Terima kasih. - Ya.
Jika bukan karena kau meminta orang yang tepat
untuk mengunggah ulang video Instagramku,
Cre tak akan pernah mengenaliku, terima kasih.
Selamat datang di pesta pemutaran paling eksklusif di Kota New York.
Kau akan mendengar album terbaik tahun ini sebelum diluncurkan.
Bersiaplah untuk Cre!
Beberapa dari kalian di sini untuk merasakan masa depan…
- Ya! - …karena ini pesta pemutaran,
dan kalian datang untuk mendengarkan.
Ya!
Siap mendengarkan?
Ya.
Bagus.
Karena aku ingin kalian dengar saat kubilang, aku lelah ditipu!
Terakhir kalinya, seseorang mencuri dan membocorkan salah satu laguku.
Apa kataku? Hah?
Ini album terakhirku.
Tapi tak ada yang akan mendengarnya
karena dunia ini tak pantas!
Sebaiknya jangan lihat.
Maksudku, aku sungguh mengira mimpiku terwujud.
Tapi ini bukan mimpi.
Bukan, ini mimpi buruk!
Tidak.
Dia harus merilis albumnya. Label rekaman akan memaksanya.
Dia labelnya.
Dia pemiliknya.
- Ya! Bukan keberuntunganku. - Aku turut sedih.
Kau mau ke mana?
Hentikan. Bisakah kau berhenti?
Mainkan yang lain saja. Lagu yang lain.
- Kenapa? - Karena…
Karena aku berencana menikah tahun lalu
dengan lagu indah itu,
dengan pria baik. Jason.
Tapi dia pergi ke Charleston.
Dan aku tak ikut dengannya.
Dia seorang bankir.
Dia biasa membuat mangkuk nasi,
dan aku tak pernah pulang tepat waktu untuk memakannya,
lalu dia membatalkan pernikahan.
Dia mengambil penanak nasinya.
Aku tak makan nasi lagi.
Ayolah.
Lihat aku memakai gaun pernikahanku.
Mereka menyanyikan lagu pernikahanku.
Aku tahu.
Ayolah.
Selamat ulang tahun, Jason, kau pria yang luar biasa.
- Astaga! Serius? - Ayolah!
Ya.
Terima kasih.
Saatnya melihat apakah harapan itu sungguh terwujud atau tidak.
Erica Wilson…
Tunggu.
Maukah kau menikah denganku?
Iya.
- Ya? - Ya.
- Kau mau? - Ya!
Sialan! Ayo!
Erica?
Erica?
Erica?
Itu tidak sehat.
Kapan kali terakhir kau keluar?
Pertama, keluar butuh uang.
Dua, anggur merah mengandung antioksidan, jadi mirip seperti smoothie.
Tidak juga.
Setidaknya mirip jus sayur, hanya saja itu ungu.
Dengar, aku tahu beberapa bulan ini sulit,
tapi itu semua akan berubah
karena kau akan pergi ke surga tropis.
Manjakan matamu di Mer de Saphir Resort
di pulau Mauritius yang benar-benar indah.
Aku mengelola media sosial mereka,
dan mereka bilang butuh penghibur.
Jadi, aku mengirim Instagrammu, dan katanya, "Kapan dia bisa kemari?"
Baik, di mana Mauritius?
Jaraknya 1.100 km di sebelah timur Madagaskar.
Lihat laut biru Jolly Rancher itu.
Ini indah.
Sungguh, Amber, terima kasih banyak karena selalu mendorongku.
Tapi ini selangkah lebih maju daripada menyanyi di kapal pesiar.
Apa maksudnya?
Artinya aku tak bekerja keras seumur hidupku,
mengejar impianku membuat musik sendiri,
supaya bisa menyanyikan lagu orang lain di lobi hotel.
Artinya aku tak kehilangan tunangan demi menjadi penyanyi hotel.
Aku tak mempertaruhkan segalanya, semua hal…
- Baik. - Apa? Seperti menjadi penyanyi karaoke?
- Siapa aku? - Baik.
Aku lihat kau marah, tapi biar kuhentikan.
Kau tak kehilangan tunangan.
Dia kehilanganmu dengan pindah ke Charleston demi pekerjaan membosankan
di keuangan atau apa pun.
Ini cuma sementara.
Empat bulan dan kau kembali ke New York.
Pertimbangkan ini. Karena aku khawatir, jika tak berbuat sesuatu,
kau mungkin tak akan keluar dari kesulitan ini.
Kau lihat dirimu seperti apa?
Seseorang yang menyatu dengan sofa,
atau seseorang yang siap mengambil kesempatan lagi?
Erica Wilson?
Ya. Barrington?
Siap melayanimu.
Selamat datang di Mauritius!
Aku baru membeli peralatan band sebelum menjemputmu.
- Oh, bagus. - Ya.
Aku anggota band. Band-mu.
- Oh? - Ya.
- Baik. Bagus. - Gitar.
Keren.
Aku juga sopir antar-jemput,
pelestari penyu, ahli pencampur koktail.
- Iya. - Salah satunya.
Baik, mereka hanya mau aku bernyanyi di sini. Benar?
Ya. Aku mencari kerja tambahan karena menabung untuk membeli rumah.
- Oh? - Ya.
Aku datang ke sini beberapa tahun lalu dan jatuh cinta.
Astaga. Lihat itu.
Aku paham alasannya. Jika kau bisa bangun setiap hari begini, kenapa tidak?
Pulau ini indah, tapi aku membicarakan pacarku.
Dia dari sini dan tak pernah mau pergi.
Oh, itu keren.
Tinggal di sini demi dia.
MER DE SAPHIR HOTEL MEWAH
Ada yang datang.
Halo, Erica, aku Claire.
Aku yakin Barrington memberitahumu soal prosedur kedatangan.
Mari kuajak berkeliling.
Dia di pondok 78. Pastikan kopernya sampai, dan Barrington,
pindahkan kendaraanmu, dan jangan terlambat latihan.
Seperti kau tahu, kita resor bintang lima,
pelayanan membuat bintang itu makin cemerlang.
Kau siap menjadi cemerlang?
Di sini, ada kolam renang utama.
Wah! Wow! Ini sangat tenang dan murni.
Rasanya ingin melompat.
Kau suka mengusik hal yang murni?
Kau tak bisa. Karyawan dilarang ke kolam ini.
Kalau begitu, di mana kita berenang?
Pantai, tapi bukan pantai di depan resor.
Ada pantai umum sejauh 3,2 km.
Ada apa?
Itu hanya tokek. Mereka di mana-mana.
Mereka tak berbahaya, seperti dinosaurus kecil.
Erica, tolong, jangan berteriak lagi. Hanya tamu yang boleh berteriak.
Halo, ini Erica.
- Travis. Wayne, juga anggota band. - Hai.
- Kau kenal Barrington. - Ya.
Jadwalmu pukul 19.00 sampai 23.00 setiap malam
dan 11.00 sampai 14.00 di akhir pekan.
Kecuali ada pernikahan.
- Siapa yang bernyanyi di pernikahan? - Kau.
Tunggu, tak ada yang bilang aku akan bernyanyi di pernikahan.
Jika itu masalah, aku bisa mengatur penerbangan,
No comments yet. Be the first to leave one.