The first 200 lines.
"Episode 22"
Sebenarnya juga bukan apa apa.
Jadi Lampu Spiritual itu milik gurumu?
Benar.
Guruku yang memberikannya sebagai hadiah padaku
Tapi aku menghilangkannya
Walaupun kita kehilangan Lampu Spiritual
Tapi bukan berarti kita tidak mendapatkan apa apa.
Lihat
Di dalam sini Itu adalah kekuatan spiritual Li Yuan
Malam ini ,kita bisa beristirahat di sini
Besok pagi, aku akan membawamu ke suatu tempat semua orang Li berada.
Tempat semua orang Li berada?
Pergilah kesana maka kamu akan tahu.
" Kediaman Qiu Hua "
Atas dasar apa kalian menyuruh kami pergi?
Ini adalah perintah komandan
Gaodu dalam kekacauan , kita harus menginvestigasi mata mata
Semua orang yang tidak terkait dengan Li harus meninggalkan Gaodu.
Jangan mencoba untuk menakutiku atas nama Komandan Zhang.
Sayang sekali dia adalah Permaisuri yang dinikahi Yang Mulia Pangeran Mahkota secara resmi.
Beraninya kamu datang mengusir kami!
Aku akan pergi. Kami adalah orang Negara Li.
Mengapa harus tinggal di Tian Yuan?
Pertama, itu Zi Chen. Sekarang, Li Yuan.
Aku tidak ingin menjadi pionmu lagi.
Kamu nggak pergi ,aku yang akan pergi.
Tinggal di Negara Tian Yuan aku juga bosan.
Ketempat lain mungkin lebih baik.
Xuan Zhu.
Jangan tinggalkan ibumu, tidak masalah lah.
Ular kecil ini sangat menyenangkan
Ayah!
Ayah!
Apa ini?
Bagu, ini barang yang bagus.
Sayuran acar tidak akan kemasukan air.
Anakmu menemukan beberapa harta karun ya?
Disana masih ada sangat banyak
Benarkah ? Sini usap keringatmu.
Bisa bersantai di tempat lain juga bagus.
Aku tidak menyangka masih akan datang kesini
Zuo Xiang?
Zuo Xiang tidak mati.
Yang Mulia Putri
Aku tidak menyangka...
Masih bisa bertemu kamu hidup hidup.
Ayah, cepat berdiri.
Tuan Perdana Menteri.
Sebenarnya,
saat aku berada di penjara,
Sepanjang waktu, hatiku selalu sangat perduli dengan Bangsa Li
dan semua orang sebangsa Li ku.
Dan sekarang,
Sekarang aku melihat semua orang
itu membuktikan Negara Li ku yang besar belum binasa.
Tuan Xiang,
Kami dulu
Salah paham mengira kamu sebagai pengkhianat.
Tapi ternyata,
iblis menggunakan boneka menggantikan kamu
Kamu di sini,
Kami memiliki tulang punggung *bergantung*
Benar bukan?
Ya! Kembalilah tuan.
Baiklah. Untuk membangun kembali bangsa Li,
Aku akan berusaha keras disisa umur tuaku.
Aku harap semua orang memiliki cita-cita luhur ini...
mau bergandengan tangan..
Bangun kembali bangsa li dan bangkit untuk kemuliaan!
Bangun kembali bangsa li dan bangkit untuk kemuliaan!
Bangun kembali bangsa li dan bangkit untuk kemuliaan!
Bangun kembali bangsa li dan bangkit untuk kemuliaan!
Bangun kembali bangsa li dan bangkit untuk kemuliaan!
Bangun kembali bangsa li dan bangkit untuk kemuliaan!
Bangun kembali bangsa li dan bangkit untuk kemuliaan!
Bangun kembali bangsa li dan bangkit untuk kemuliaan!
Bangun kembali bangsa li dan bangkit untuk kemuliaan!
Nak, apa kabar?
Tuan Perdana Menteri.
Kulihat sepertinya ada sesuatu yang mengganggumu.
Bisakah kamu mengatakannya padaku?
Berapa banyak dari keluargamu yang selamat?
Aku sendiri satu-satunya yang tersisa.
Nak,
Mulai sekarang, orang-orang dari Li di sini
semuanya akan menjadi kerabatmu.
Kalau ada apa apa bilang saja pada kami.
Ohya
Pada hari Li diserang,
Apakah kamu di ibukota lama?
Bisakah kamu katakan padaku keadaan masa itu ?
Kudengar
Pada saat itu ibukota menjadi sungai berdarah.
Ratu dan keluarga kerajaan dibantai
Nak, kamu tenang saja.
Suatu hari nanti
orang-orang yang tersisa dari Li...
Pasti akan merebut kembali tanah air negaranya.
Kami akan membuat iblis iblis itu darah dibayar dengan darah atas dosa mereka.
Tuan Perdana Menteri
Aku hanyalah orang bisa Bangsa Li.
Aku tidak paham apa yang kamu katakan.
Lupakan saja
Kamu hanyalah seorang gadis yang masih muda.
Tidak mengerti Nasib Negara dan dendam,
juga sangat wajar.
Tapi kamu perlahan-lahan pasti akan memahaminya.
Yan Yan?
Yan Yan.
Kenapa kau menyembunyikan identitasmu yang sebenarnya dari ayahku?
-Apakah kamu tidak ingin membangun Negara kembali ? -Aku ingin
Tapi, bisakah aku?
Yan Yan.
Kemampuan ayahku jauh dibandingkan aku.
Dia pasti akan mengerti kamu dan membantumu.
Zi Chen.
-Aku minta maaf. -Tidak ada minta maaf.
Seseorang yang kau bunuh..
sama sekali bukanlah ayahku
Aku minta maaf itu
pada semua orang Negara Li.
Saatnya untuk kembali pada pemilik aslinya
Sudah waktunya
untuk melepaskan segalanya dimasa lalu.
Lepaskan, maka baiklah.
Lemparkan ke sini.
Pelan saja. Kau dengar tidak.
Hati hati
Berikan padaku.
Berikan padaku.
Kakak.
Apakah kamu sedang sedih?
Lebih baik kalau kamu ikut bermain dengan kami saja.
Kakak tidak mau ikut.
Kalian sendiri saja yang bermain main.
Kalau begitu aku berikan ini padamu.
Di masa depan kamu jangan sedih lagi.
Berikan padaku!
Terima kasih.
Xiao Hua, bermainlah bersama kami!
Datang,
Kakak ,aku pergi dulu.
Xiaohua , cepatlah kemari.
Berhati-hatilah.
Berikan padaku!
Anak kucing, ayo!
Anak kucing, sekali lagi!
Apa yang kau lakukan?
Xiao Chuan'er?
Anak kucing.
Xiao Chuan'er
Kenapa kau masih saja tidak senang hati?
Kau kemari mau apa?
Kalau begitu siapa yang kamu harapkan datang?
Lihatlah tampilan dirimu,
setiap hari hanya merengut saja sampai tidak ada yang berani dekati kamu.
Selain aku,
siapa lagi yang mau menemui kamu?
Kue goreng?
Bagaimana kau tahu aku suka kue goreng ini?
Barusan aku kebetulan saja melihat diluar sana ada yang menjual ini.
Jadi aku membeli beberapa. Makanlah selagi hangat.
Sangat harum.
Cepat makanlah.
Kau mau kusuapi?
Hubungan kita berdua..
Belum pernah makan yang ini kan
Aku bisa makan sendiri.
Menangis lagi.
Bukankah itu hanyalah sepotong kue goreng
Lihatlah, nilai dirimu.
Makan saja kuemu, gausah ikut campur.
Sakit.
Aku mengantarkan makanan padamu, bukan untuk kamu mengumpulkan kekuatanmu memukulku.
Makan yang ini
Sekarang giliranmu, Jiu Yun.
Jiu Yun.
Sekarang giliranmu
Kamu..
Apakah kau menggunakan metode sihir?
Bukankah kita sudah sepakat untuk tidak menggunakan trik sihir di permainan ini.
Tidak masuk hitungan.
Kenapa ? Tidak main lagi?
Kau melihat dia?
Melakukan hal bodoh lagi.
Bukankah aku sudah mengatakannya padamu?
Beberapa hari ini, jangan munculkan dirimu didepan dia.
Bagaimana kalau dia ingat lagi kejadian hari itu lagi?
"Kenapa aku tidak mendengarkan kata kata dari Tuan Jiu Yun"
"Aku benar-benar tidak berguna"
Saudara.
Berikan dia lebih banyak ruang..
Aku hanya pergi diam diam untuk memandangnya.
Aku bahkan tidak membuka pintu.
Kamu.. kamu lihatlah dirimu sekarang.
Setiap kali selalu seperti ini.
Dia bahagia kau ikut bahagia sampai seperti orang bodoh.
Dia sedih ,kau lebih merengut daripada dia
Fu Jiu Yun.
No comments yet. Be the first to leave one.