Release info

Love & WishㆍS01ㆍE01~E09ㆍCOMPLETEㆍWEB DL (Lovebug)
A Commentary by WiX_Media
WEB-DL Lovebug Version. Please rate before enjoy the Titles.

Tags

web dl
web
Published on: 2021-12-25
Downloads: 4
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 156 lines.

Aku menyukaimu.

Menyukaimu.

Omong-omong, bukankah kau juga menyukaiku?

(Aku juga ingin berkata aku menyukainya)

(Sama seperti pemeran protagonis dalam film Cinderella)

(Dibanding dengan orang lain, aku jauh lebih mengharapkan)

=Cinta dan Harapan=

=Episode 1= =Ditakdirkan=

Hei! Son Da Eun, kau berencana tidur sampai jam berapa?

Mengapa mencari masalah pada pagi hari begini?

Aku sangat ngantuk, cepat keluar.

Mencari masalah? Kau tidak tahu apa yang sedang terjadi di luar?

Cepat bangun.

Wah...

Bungsu, cepat bangun.

Hanya masalah kakak yang mau pindah rumah karena pekerjaannya.

Barang bawaannya harus dikemas sendiri.

Astaga, lihatlah sikap berbicara dia ini.

Rasanya seperti sama sekali tidak berhubungan dengannya.

Benar-benar kehabisan kata-kata.

Bocah kecil yang bahkan belum bisa membuat KTP

karena masih berstatus anak kecil yang perlu dirawat.

Apakah kami bisa pindah begitu saja dan meninggalkanmu?

Apa?

- Segera kemas barang bawaanmu. - Segera kemas barang bawaanmu.

Tidak. Aku tidak mau pergi.

Astaga.

Mungkin karena lantai enam,

sama sekali tidak merasakan angin di dalam ini.

Makanya aku memintamu untuk memasang AC terlebih dahulu.

Kak, kau mabuk lagi?

Bukankah kau berkata ingin memanggil tukang?

Aku pernah mengatakannya?

Terlalu panas.

Segera pergi beli minuman bersoda untuk menyambung hidup.

Hei, bungsu! Segera pergi beli.

Kenapa aku lagi yang pergi?

Siapa lagi yang akan pergi jika bukan kau?

Teman-temanmu sangat rajin semua.

Antara sibuk belajar atau bekerja,

bahkan tidak ada waktu untuk tidur.

Melewati masa pelajar dalam kesibukan.

Bagaimana denganmu?

Menggunakan uang jajan yang diberikan oleh kami, tanpa masalah keuangan.

Bahkan melupakan kebanggaan dalam bekerja.

Setiap hari seperti seekor binatang,

hanya tahu makan dan tidur.

Semua ini demi mengembalikan sifat aslimu sebagai seorang manusia.

Semua ini adalah kasih sayang dari kakak kepadamu.

Apakah mengerti? Cepat pergi.

Lihat saja setelah aku wisuda nanti.

Berikan waktu 10 tahun untukmu, segera wisuda dan cari pekerjaan.

Ditambah pengulangan empat kali, total 14 tahun.

Benar, benar.

Panas sekali. Sepanjang hari ini benar-benar sangat melelahkan.

Tunggu sebentar.

Mohon maaf.

Kakak-kakak, informasi penting.

Pria yang tinggal di lantai atas sangat ganteng.

Apa? Kau baru pindah ke sini sudah langsung menguntit orang lain?

Bukan. Kami sama-sama naik lift.

Kebetulan melihat lantainya.

Hei! Pria ganteng yang kau katakan itu...

Kenapa tidak berpikir bahwa mungkin saja dia tidak tinggal di lantai atas,

tapi hanya datang kemari untuk bermain.

Atau mungkin saja hanya kurir pengantaran atau guru les privat.

Oh iya, atau dia datang mencari pacarnya

untuk berpacaran?

Tidak. Aku tidak berpikir sebanyak itu.

Apakah kau tidak pernah berpikir bahwa dunia ini banyak pria ganteng,

tapi berkemungkinan hanya tidak tertarik padamu?

Jangan dikatakan lagi. Jangan bercanda denganku lagi.

Bukan perasaan yang seperti itu.

Hatiku terasa berdebar-debar, semakin lama semakin cepat.

Duk... Duk...

Perumpamaanmu seperti suara berisik antar lantai.

Segera berikan air penyambung nyawaku.

Aku juga mau.

Ketika mata kami saling memandang,

rasanya seperti sudah ditakdirkan.

Apanya yang ditakdirkan?

Seharusnya ditakdirkan untuk didapatkan oleh kakak.

Hei! Apa yang kau lakukan pada air penerus nyawaku?

Semua ini karena kalian mendesakku untuk segera membelinya.

Jangan memerintahkan aku lagi, aku bukan seorang pembantu.

Aku mau tidur dulu.

Bukan. Dia...

Bungsu, bagaimana perasaan pindah sekolah?

Sangat menantikannya, ‘kan?

Ayo ceritakan perasaanmu.

Tidak tahu. Cukup memalukan.

Sebelum dilihat orang lain. Segera masuk ke dalam mobil.

Astaga. Kakak peduli padamu,

tapi malah tidak merasa bersyukur.

Bukankah itu Son Da In?

Kakak.

Menyebalkan sekali, aku pergi dulu.

Pergi begitu saja tanpa pamit padaku.

Kak Da In, kan?

Kakak, kau benar-benar sangat cantik.

Aku adalah penggemarmu

sejak awal permulaan karirmu.

Tunggu sebentar. Semuanya, pelan-pelan saja. Hati-hati.

Berbaris saja seperti rapat pagi

di hadapan kepala sekolah pada hari Senin.

Berbarislah dengan tertib.

Berdiri ke arah sini. Bagus sekali.

Siapa namamu?

Kabarnya, kau pindah dari Incheon?

Benar.

Nilai pembelajaranmu cukup bagus.

Tidak ada apa-apanya.

Aku tahu bahwa belakangan ini nilainya menurun dengan sangat parah.

Benar.

Meskipun cerewet, tapi tetap harus dikatakan.

Jika ada yang ingin ditanyakan mengenai sekolah,

atau menghadapi masalah apa pun,

silakan mencariku kapan saja, mengerti?

Mari kita masuk.

Semuanya diam sebentar.

Semuanya kembali ke tempat duduk masing-masing.

Guru sudah masuk, lihat ke depan.

Hari ini kedatangan seorang murid baru.

Namanya, Son Da Eun, murid pindahan yang baru.

Da Eun, silakan menyapa teman-teman sekelas dulu.

Da Eun, ayo menyapa.

Lihat apa?

Apa?

Halo semuanya.

Bukan, halo...

- Halo. - Halo.

Da Eun harus duduk di mana?

Duduk di sana saja.

Baiklah.

Murid pindahan.

Apakah kakakmu benar-benar Son Da In?

Kakakmu menyukai apa?

Kapan karya barunya akan tayang?

Aku sudah menyukai kakakmu sejak kecil.

Boleh membantuku untuk meminta tanda tangannya?

- Aku juga mau. - Satu per satu.

Jangan berisik lagi.

Gendang telingaku sudah hampir pecah. Keterlaluan sekali.

Bukan BTS yang pindah ke sini,

kenapa berisik seperti itu? Segera kembali ke tempat dudukmu.

Teman-teman, menu makan siang sudah keluar.

Benarkah?

Benarkah?

Kau termasuk naif atau bodoh?

Naif.

Murid pindahan, siapa namamu?

Namaku Da Eun. Son Da Eun.

Namaku Han Na.

Namaku Na Ra.

Halo, sangat senang bisa mengenalmu.

Kau tinggal di mana?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left