Young Lady and Gentleman

Young Lady and Gentleman (신사와 아가씨)

Download Indonesian Subtitle

Release info

신사와-아가씨-Young-Lady-and-Gentleman-E23-NEXT-VIU
A Commentary by Anangkaswandi

Tags

other
Published on: 2021-12-12
Downloads: 31
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 23"

Bergantung kepadaku untuk menyelamatkannya.

Nona Dan Dan yang polos.

Aku melihatnya memaksanya masuk padahal dia jelas tidak tertarik.

Pak Lee?

Kamu mengenalnya?

Pasti bukan ini tempatnya.

Kurasa aku turun di lantai yang salah.

Nona Dan Dan, kamu pasti bertemu dengan teman-teman di sini.

Nikmati harimu.

Di mana aku?

Siapa dia?

Ini bukan masalah besar. Permisi sebentar.

Pak Lee.

Pak Lee!

Pak Lee?

Pak Lee!

Pak Lee, tunggu!

Pak Lee!

Ada apa ini?

Pak Lee, kenapa kamu kemari?

Aku di sini untuk...

Aku ada janji dengan Pengacara Ko,

tapi aku melamun dalam perjalanan menemuinya.

Saat aku menemukan jalanku lagi,

aku tidak sengaja bertemu denganmu.

Pertemuan kita jelas tidak terduga.

Aku tidak percaya aku bertemu denganmu.

Bukankah ini menarik?

Kurasa begitu.

Namun, Pak Lee, apa itu di tanganmu?

Ini?

Begini,

aku melihat ini dijual dalam perjalanan ke sini

dan membelinya untuk Se Jong.

Bukankah dia akan menyukainya?

Kurasa begitu.

Aku harus menemui Jung Woo.

Sampai jumpa di rumah.

Apa-apaan?

Bagaimana aku bisa bertemu dengannya di sini?

Lee Young Guk, apa yang kamu pikirkan?

Aku pasti menyukainya.

Hei, Lee Young Guk.

Kendalikan dirimu.

Bagaimana bisa kamu menyukai orang lain

padahal kamu akan bertunangan dalam beberapa hari?

Bukankah kamu membenci ayahmu karena berselingkuh dari ibumu?

Hentikan ini!

Benar.

Aku tidak akan menjadi orang seperti dia.

Mulai sekarang,

aku tidak akan menunjukkan minat kepada Nona Dan Dan.

Aku bahkan tidak akan menatapnya.

Ini dia.

Astaga. Apa ini?

Apa kamu di sini

untuk melihat keadaan Sa Ra?

Ya, kudengar dia sakit perut

dan tidak bisa masuk kerja hari ini. Itu membuatku khawatir.

Kamu baik sekali.

Asal kamu tahu, itu bukan sakit perut biasa.

Dia keracunan makanan.

Keracunan makanan?

Usai dirawat di rumah sakit dan minum obat,

dia telah merasa jauh lebih baik sekarang,

jadi, masuklah ke sana.

Sa Ra, Pimpinan Lee datang!

Tolong cepat masuk.

Baik.

Bunganya indah.

Terima kasih.

Kupikir itu hanya sakit perut,

tapi ibumu bilang itu keracunan makanan.

Kamu seharusnya memberitahuku jika separah itu.

Kamu harus menghadiri acara olahraga di TK Se Jong

dan aku tidak mau mengganggu jadwalmu.

Begitu rupanya.

Namun, aku tidak tahu apa-apa.

Bagaimana perasaanmu? Kamu yakin tidak apa-apa?

Pak Lee,

apa kamu mengkhawatirkanku?

Itukah alasanmu bergegas kemari?

Tentu saja aku khawatir.

Kamu harus mengambil cuti sakit.

Aku merasa lebih baik sekarang, jadi, aku akan bekerja besok.

Baiklah.

Lalu mulai besok,

kita akan berusaha lebih keras untuk mengembalikan ingatanku.

Kedengarannya bagus, Pak Lee.

Astaga.

Kamu sudah mau pergi?

Ya, aku harus pergi.

Kenapa kamu tidak tinggal untuk makan?

Young Guk, kamu melakukannya dengan baik.

Kamu harus mengendalikan diri dan berusaha menyukai Nona Sa Ra.

Hanya dengan begitu ingatanmu akan kembali.

Hei. Beraninya kamu kemari.

Keluar dari sini sekarang juga.

Bu. Apa yang kamu katakan kepada orang yang kupekerjakan?

Apa hak Anda?

Young Guk, biar ibu jelaskan.

Pergilah ke kamar Anda sekarang.

- Young Guk, orang-orang ini... - Pergi ke kamar Anda!

Haruskah aku tetap di sini saat dia memperlakukanku seperti itu?

Baiklah, aku yang akan pergi.

Lagi pula, aku muak dengan rumah sialan ini.

Memangnya aku tidak punya tempat tujuan lain?

Benar. Mulai hari ini, aku muak dengan keluarga ini.

Berandal itu.

Tunggu sebentar.

Aku tidak bisa pergi dengan tangan kosong.

Emas batangan dan uangku.

Aku tidak akan pergi tanpa itu. Tidak mungkin.

Kombinasinya ternyata bukan ulang tahun pria tua itu,

jadi, pasti ulang tahun Young Guk.

Kurasa aku salah. Lantas, ulang tahun mendiang istrinya.

Ulang tahun putri sulungnya, Jae Ni.

Bukan itu juga.

Ulang tahun putra sulungnya, Se Chan.

Apa-apaan?

Suara apa itu?

Apa Anda bercanda?

Bu.

Apa yang Anda lakukan?

Anda mencoba membongkar brankasku?

Sebenarnya, aku senang kamu di sini.

Buka sekarang juga.

Apa kata Anda?

Kamu mungkin membenci ibu.

Namun, coba tebak? Ibu juga membencimu.

Itu sebabnya ibu akan pergi, jadi, buka brankas itu.

Serahkan emas batangan dan uang ibu.

Aku masih tidak mengerti tuduhan Anda kepadaku.

Kamu mencuri milik ibu dan menyembunyikannya di sini.

Jadi, bukalah!

Baiklah. Aku akan membuka brankasnya.

Namun, bagaimana jika itu tidak ada di sini?

Ibu menawarkan untuk meninggalkan rumah.

Ibu akan menghilang dari pandanganmu,

jadi, bukalah.

Baik, kedengarannya bagus.

Ingat janji Anda.

Benar. Ibu sudah berkemas.

Ibu tidak akan menyesal pindah dari rumah ini.

Itu. Lihat saja sendiri.

Astaga. Anak-anakku yang manis.

Apa-apaan? Apa yang terjadi?

Tidak, anak-anakku. Emas batanganku!

Di mana itu?

Benarkah bukan kamu?

Hei, Bu.

Anda akan pergi sekarang juga seperti janji Anda.

Aku tidak bisa lagi tinggal serumah dengan Anda.

Uangku. Berlianku.

Ke mana itu pergi?

Di mana berlian dan uangku?

Bu Wang, tapi Anda tidak bisa pergi seperti ini.

Apa yang akan Anda lakukan?

Apa kamu yang mengambil emas batangku?

Bu Wang, kenapa Anda berkata begitu?

Aku bahkan tidak tahu Anda menyimpan emas di brankas Anda.

Astaga. Apa demensia Bu Wang kambuh lagi?

Benar juga. Pasti Nona Park. Bukankah begitu, Bi Yeoju?

Astaga, Bu Wang. Tolong kendalikan diri Anda.

Aku sudah delapan tahun di sini, tapi tidak tahu soal brankas Anda.

Tidak mungkin Nona Park tahu soal itu.

Apa yang terjadi saat itu?

Ke mana itu pergi? Bagaimana mungkin?

Aku sudah mau diusir dari rumah ini sekarang.

Bu Wang, Anda membawa banyak koper. Biarkan Pak Cha mengemudi.

Bi Yeoju! Aku akan diusir dari sini sekarang.

Bagaimana mungkin aku bisa masuk ke mobil bedebah itu?

Panggil taksi sekarang.

Uangku.

- Hei. Ada apa? - Ki Ja. Ini aku.

Apa yang harus kulakukan sekarang?

- Hei, Dae Ran. - Astaga.

- Bu Wang. - Apa yang harus kita lakukan?

- Hei. - Kita apakan dia?

- Bu Wang. - Astaga, apa yang terjadi?

- Bu Wang. - Hei, Dae Ran.

Astaga, ada apa dengannya?

Tidak ada apa-apa di brankas Pak Lee? Sungguh?

Ya.

Aku bahkan tidak bisa melihat sedikit pun emas di sana.

Kalau begitu, kurasa Pimpinan Lee

tidak menyembunyikan uang dan emasmu.

Kamu harus menelepon polisi sekarang.

Menelepon polisi?

Aku harus bagaimana?

Bu Wang, aku akan menelepon polisi.

Tidak. Tunggu, Sa Ra.

Jangan telepon polisi.

Kenapa tidak? Kita harus menangkap pencurinya.

Tentu saja. Kamu tahu dunia sudah menjadi jauh lebih baik,

jadi, kita bisa segera menangkap pencurinya.

Ya.

Aku yakin Young Guk menyembunyikannya untuk menyiksaku.

Bagaimana jika aku menelepon polisi

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left