Release info

발칙한 동거 빈방 있음 Outrageous Roommates E 20
A Commentary by SULTAN_KHILAF
[VIU Version] Perfectly synced for all versions. Follow IG: @sultan_khilaf_sub

Tags

other
Published on: 2017-09-03
Downloads: 6
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Hai, semuanya!

"Park Sandara dan P.O"

Senang bertemu kalian semua, para teman serumah.

Aku belum bertemu dengan sebagian dari kalian.

"Menghela napas"

"Para teman serumah cukup malu dengan kemampuannya sebagai pewara"

Kenapa wajahmu merah sekali?

"Tersipu"

"Dia tidak bisa menutupi tekanan yang dia rasakan"

Astaga...

Aku melihat banyak pendatang baru di studio hari ini.

Tolong sapa semua orang.

Halo, aku Lim Ju Eun.

Dia aktris. /- Selamat datang!

Halo, ini Din Din. Senang bertemu.

Senang berada di sini.

Hai!

Kamu sangat ceria.

Siapa tuan rumah dalam timmu?

Aku.

Ju Eun dan Doo Jon menginap di rumahku.

Sepertinya menyenangkan.

Tunggu apa lagi? Mari kita saksikan!

Mari kita saksikan mereka.

Bersemangat sekali.

Aku tidak melihat ada orang dewasa.

"Pukul 1.30 siang, di depan perusahaan A"

"Siapakah teman serumah yang baru ini?"

Panas sekali hari ini.

Aku tidak sabar melihat betapa tampannya tim ini.

Lihat betapa tampannya dia.

"Yoon Doo Joon, idola dengan figur seorang kekasih"

Aku, Yoon Do Joon, ketua Highlight.

"Dia penyanyi yang hebat"

"Dia pemain sepak bola yang hebat"

"Dia juga aktor yang hebat"

"Kalian sulit menemukan orang sepertinya di dunia nyata"

Sudah empat tahun aku tinggal sendiri.

Hidup sendiri sebenarnya sangat nyaman.

Tapi setiap aku ragu memilih menu di restoran,

aku rindu tinggal dengan anggota Highlight.

Adakah orang yang bisa membantuku memilih makanan?

Aku belanja bahan makanan di toko. /- Di dekat rumahmu?

Ya. Aku sering melakukannya sendiri.

Aku sering membeli daun bawang. /- Daun bawang?

Ya. /- Kenapa?

Sulit untuk mengolahnya.

Terutama jika daun bawangnya layu.

Sarinya keluar dan menjadi basah.

Aku ingin daun bawangku selalu segar dan kaku.

Jadi, aku membelinya sedikit. Itu sangat melezatkan rasa makanan.

Makin banyak ditambahkan, akan makin lezat.

Aku tidak mau makan makanan yang tidak enak.

Dia tahu banyak tentang masakan seperti Baek Jong Won.

Tapi apa dia pandai memasak? /- Lebih pandai daripada dugaanku.

Kalian akan tahu saat melihatnya.

Halo.

Hai! /- Halo.

Bukankah truk ini terlalu kecil?

Ini nyaman. Aku menyukainya.

Mari kita pergi.

Aku datang.

"Akhirnya, Doo Joon meninggalkan rumahnya"

Aku gugup.

Aku bisa canggung saat bertemu untuk kali pertama.

Teman sesama artisku juga sedikit.

Rasanya aku akan bertemu orang baru.

"Siapa yang akan menjadi teman serumah Doo Jon?"

"Di saat bersamaan, di sebuah apartemen di Seoul"

Siapa yang kemari?

Aku agak cemas.

"Dia cemas dan menelepon seseorang"

Kenapa sepertinya Park Na Rae yang akan datang?

Sudah ada rumor tentang itu.

Bisa jadi itu sangat menyenangkan.

Rumahmu...

Dia tidak mengangkat teleponku.

Berantakan sekali.

Aku mendapat banyak hadiah dari penggemarku.

Namaku Din Din.

Aku tinggal dengan keluargaku karena tidak suka tempat gelap.

Namun, ibuku sering mengomeliku.

Kakakku selalu salah menaruh barang.

Aku hanya ingin di rumah sendirian untuk sekali seumur hidup.

Akhirnya harapanku terkabul hari ini.

Kini apa yang harus kulakukan?

Mari kita mulai!

Aku ingin tinggal dengan seseorang dengan mesra, seperti dalam drama.

Percuma saja tinggal dengan seorang pria.

Sama saja dengan tinggal bersama teman serumah yang payah.

Hal paling buruk adalah jika aku tinggal dengan pria.

Kenapa dia tidak mengangkatnya?

"Sulit melupakan wajahnya"

Aku harus menulis sesuatu di pintu.

Kemarin aku makan malam dan minum-minum bersama rekan kerja.

Aku akan menulis, "Park Na Rae dilarang masuk."

"Dia berusaha mencegah Na Rae datang ke rumahnya"

Ada sesuatu yang luar biasa.

Aku tidak begitu perlu menulisnya.

Karena dia tidak akan kemari.

"Dia sangat yakin"

Jadi...

"Dia terus menulis sesuatu"

Aku genius.

Dia menantikan teman serumah lain, bukan Na Rae.

Apa? /- Apa itu?

Aku bisa mencetak apa pun yang kutulis di ponselku.

Aku genius.

"Pesan untuk teman serumah pria untuk jaga-jaga"

Akan kuletakkan di bawahnya.

"Peluk aku"

Jika tidak menyukai teman serumahku, aku bisa melepaskannya.

"Dia mencoba menjaili teman serumahnya"

"Gembira"

Aku pandai bermain sendiri.

Kamu penuh semangat.

Aku masih agak pengar saat itu.

"Melangkah dengan lembut"

"Din Din tidak menyangka akan kedatangan dia"

Dia cantik sekali.

"Inilah teman serumah yang cantik!"

"Lim Ju Eun, aktris dengan karier selama 12 tahun"

"Walau tampak lemah lembut, dia memerankan tokoh yang kuat"

Namaku Lim Ju Eun.

Akhirnya aku pindah ke rumah sendiri dua bulan yang lalu.

Aku senang mendekorasi rumah baruku.

Bahkan membuat es pun terasa menyenangkan.

Menatap mesin cuci juga menyenangkan.

Aku ingin tahu apa yang orang lain lakukan saat tinggal sendiri.

Jadi, aku pindah ke tempat lain hari ini.

Aku senang pergi ke swalayan, apotek,

dan toko alat tulis.

Di toko alat tulis, ada barang yang membuat kita bernostalgia.

Ju Eun, kamu memang begitu.

Itulah yang kusukai di sana.

Berbelanja bahan makanan bersama juga pasti sangat menyenangkan.

"Bagaimana pertemuan pertama dengan tuan rumah?"

My Unexpected Housemate bukan acara, itu menjadi hidupmu.

Kamu bicara dengan siapa?

Saat mabuk, alter egoku muncul.

Apa kamu biasanya seperti itu?

Aku sering berbicara sendiri.

Ini kehidupan nyata.

"Bel berbunyi saat dia berbicara sendiri"

"Akhirnya ada yang datang!"

Siapa?

"Hati-hati"

Itulah saat kita paling gugup.

Aku juga sangat gugup!

Kenapa dia tidak mengatakan apa pun?

Jantungku berdebar-debar!

Aku bingung harus berkata apa.

Aku hanya bisa mendengar suara napasnya.

Suara napas?

Aku tahu betapa gugupnya dia.

"Dia tidak lupa memeriksa penampilannya untuk kali terakhir"

"Siapa"

"Yang ada di depan pintuku?"

Momen saat kamu membuka pintu!

Hai. /- Halo.

Senang bertemu.

Kru produksi tahu harus berpikir seperti apa!

Hai. Astaga. Biar kubawakan tasmu.

Mereka sangat pengertian.

Halo.

Pakaianku sekarang agak... /- Apa itu?

Aku khawatir mereka akan mengirimkan orang aneh kemari.

Aku ingin menyuruh orang aneh untuk pulang.

Sungguh?

Menakutkan. /- Bukan begitu.

Lihatlah yang kamu lakukan.

"Lihatlah ini"

Kenapa kamu selalu tersenyum?

"Syukurlah bukan Park Na Rae"

Aku sangat senang saat itu.

Silakan masuk.

Benarkah kamu senang? /- Tentu. Lihatlah wajahku.

Astaga.

Dia seperti emoticon.

Dia hampir mengeluarkan air liur.

"Dia hampir mengeluarkan air liur"

"Astaga"

Halo. /- Halo.

Selamat datang di rumahku.

Silakan duduk.

Kamu mau kopi? Aku memulai hari dengan kopi.

Sebenarnya,

aku membawakan sesuatu sebagai hadiah.

Tidak perlu repot-repot.

Ini yang kubawakan.

Ini ekstrak lemon dan anggur.

Ekstrak lemon dan anggur.

Rupanya ini buah.

Sebenarnya, aku alergi buah.

Sungguh? /- Ya.

Kamu alergi buah?

Aku tidak bisa makan buah setelah minum-minum.

Setelah minum-minum? /- Katakan saja kamu tidak suka buah.

Baiklah. Aku tidak suka buah.

"Tapi dia tidak mengatakannya"

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left