The first 166 lines.
Jadi, kenapa kau sangat ingin membantunya?
Jangan bilang kau jatuh cinta kepada Misaki.
Itu pasti cinta.
Aku tak mengerti perasaan seperti itu.
Karena dia membantuku, aku hanya ingin melakukan yang kubisa untuknya.
Selain itu,
untuk kali pertama, aku merasa benar-benar ingin membantu seseorang.
Selain itu
aku tak suka saat dia menangis.
Saat dia tersenyum, aku ikut merasa bahagia.
Apa ada yang bisa kulakukan?
Lagi pula, aku juga temannya.
Tapi sekali ini saja.
Sekali ini saja.
The Fable
Hari yang Ditakdirkan
Hei, ini bukan makanan.
Ini ampelas tahan air.
Aku menggunakannya untuk menghapus sidik jariku.
Tisu basah Jackal!
Memburu kuman jahat!
Menghancurkan 99 persen kuman!
Benda ini memburu kuman jahat!
Akan kuhancurkan mereka...
Apa? Tanganku terbuat dari kuman?
Kenapa ini juga menghancurkanku?
Tersedia pula isi ulang.
Jackal benar-benar berusaha keras.
Aku pulang.
Aku membeli cumi-cumi kering untuk dimakan bersama bir kita.
Besok hari yang penting.
Jadi, apa yang harus kulakukan besok?
Begini rencananya.
Aku dan Sunagawa botak itu akan bicara.
Kami akan bernegosiasi soal Misaki.
Awasi dia untuk memastikan dia tak kabur.
Jika negosiasi berjalan lancar, kita akan langsung pergi.
Tapi jika ada perselisihan, seseorang pasti akan terluka.
Dia akan menjadi wanita panggilan dan hostes selama tiga bulan, bukan?
Aku tak bisa membayangkan Pak Sunagawa menyetujui itu...
Penghasilannya tak akan banyak saat itu.
Pada akhirnya, aku berniat membuatnya bekerja sampai mati di rumah bordil.
Lalu dengan bisnis itu sebagai pijakan, aku akan memulai bisnis yang lebih besar.
Takahashi, kau suka seks?
Dor.
Jangan terlalu heboh.
Ini pistol mainan, Bodoh.
Karena semua berjalan begitu cepat, aku tak bisa mendapatkan yang asli.
Ambillah.
Bawalah besok untuk berjaga-jaga.
Itu cukup bagus untuk mengancam dan menakuti orang.
Pistol model itu terlihat asli atau tidak, semua tergantung padamu.
Aku tak yakin apakah ini bisa terbang lurus.
Wanita Berlari
Dari Misaki.
Halo?
Sato? Maaf menelepon selarut ini.
Kau sedang tidur?
Aku hanya berbaring di futonku.
- Begitu rupanya. - Ada apa?
Sebenarnya, aku tak enak badan.
Saat Ketua kembali besok, bisa beri tahu dia aku libur?
Begitu rupanya. Baiklah.
- Misaki? - Ya?
Saat kali pertama kita bertemu,
saat aku dipukuli dan menangis...
Saat itu? Ya, aku ingat itu.
Saat kupikirkan itu sekarang, semua orang mengabaikanku.
Tapi kau mencoba memberiku saputanganmu,
meskipun kau tak mengenalku.
Tapi kau menolak.
Perbuatanmu mungkin sepele bagimu, tapi aku belum berterima kasih.
Sekarang sudah tak perlu. Tak apa-apa.
Kau juga memberiku pekerjaan.
Jadi, kini aku bahagia dengan hidupku.
Karena kau menyuruhku menggambar, gajiku naik 100 yen.
Saat gajian, aku akan mentraktirmu makan.
Kau tak perlu melakukan itu.
Jika kau mentraktirku, kenaikan gajimu akan sia-sia.
Aku ingin menunjukkan perasaanku, rasa terima kasih, dan apresiasiku.
Begini...
Aku punya satu permintaan.
Ya.
- Apa itu? - Tolong gambar aku.
Aku sangat suka gambarmu, Sato.
Baiklah. Aku akan membawanya besok malam.
Besok?
Aku sibuk besok malam.
Maaf. Kurasa aku tak akan pulang sampai keesokan paginya.
Misaki,
jangan khawatir.
Kau akan segera pulang.
Akan kuberikan gambarnya besok.
Selamat pagi.
Sato.
Maaf membuatmu khawatir.
Kau baik-baik saja?
Apa yang terjadi?
Aku mabuk berat.
Aku hanya ingat menabrak kotak pos
dan dipukuli oleh dua pria.
Yang membuatku kesal adalah aku tak bisa minum miras untuk sementara.
Itu sebabnya aku minum jus jeruk 100 persen.
Tapi aku berharap bisa minum alkohol 100 persen.
Kau akan mati jika minum alkohol 100 persen.
Benar juga. Ketua.
Aku ditelepon Misaki semalam.
Katanya dia demam, jadi, dia ingin libur hari ini.
Pertama, aku terluka, dan sekarang Misaki kena flu.
Apa Misaki baik-baik saja?
Apa ini?
Alat yang memancarkan suara nyamuk.
Kau akan bicara dengan Kojima dahulu, bukan?
Ya.
Aku ingin tahu nasib pesuruh yang mengelola bisnis wanita panggilan.
Jadi, apa yang akan kau lakukan dengan suara nyamuk ini?
Nadanya diatur pada 16 kHz.
Rata-rata, hanya orang berusia 25 tahun ke bawah yang bisa mendengarnya.
Begitu rupanya.
Jadi, Kojima tak bisa mendengarnya.
Pena ini direkayasa agar bisa memicunya dari jauh.
Saat tak ada lagi yang perlu dibicarakan, beri aku sinyal dengan ini.
Aku mendengar bunyi kliknya, tapi kau bisa mendengar sesuatu?
Ya, sangat jelas.
Aku akan menyingkirkan Kojima dalam lima detik.
Begitu rupanya.
Kau memanggil?
Aku mendengar suara nyamuk.
Kau juga bisa mendengarnya?
Tapi usiamu jelas lebih dari 30 tahun.
Pria ini akan memastikan anak buah Kojima tak bisa apa-apa.
Dengan kata lain,
sesuai aba-abaku, kau akan membunuh Kojima dan menghabisi anak buah Kojima.
Aku suka.
Aku suka trik semacam ini.
Ibu.
Ya, aku baik-baik saja.
Tidak, aku tak flu.
Aku menemukan pekerjaan bagus.
Kurasa kita bisa melunasi utang Ayah tahun depan.
Tidak, aku tak terlalu memaksakan diri.
Ibu yang seharusnya tak memaksakan diri bekerja.
Ya.
Ya.
Aku baik-baik saja.
Baiklah. Sampai jumpa.
Halo?
Aku akan menjemputmu satu jam lagi.
Pastikan kau memakai pakaian seksi.
Jika kau memakai celana jin, aku akan menelanjangimu.
Baiklah. Aku mengerti.
Kerja bagus.
Ya.
Aku hanya melakukannya karena kau memintaku.
Omong-omong, aku membuat dua benda yang kau minta.
Aku membongkar kembang api
dan mengemas bubuk mesiu ke dalam bola plastik ini.
Bagus. Hasilnya bagus.
Apa ini?
Bos selalu menyuruhku
memakai yang kumiliki untuk membuat yang kubutuhkan.
Dia bilang kita bisa memakai kecerdasan dan inovasi untuk mengatasi banyak hal.
Benarkah?
Aku akan mandi.
Kau tak keberatan?
Silakan.
No comments yet. Be the first to leave one.