Specials

Release info

언니는 살아있다 Sister is Alive E16 170603 id-VIU
언니는 살아있다 Sister is Alive E15 170603 id-VIU
A Commentary by anyhow
[VIU Version] Perfectly synced for all versions. Saya hanya menyelaraskannya dengan semua versi dari episode 15

Tags

other
Published on: 2017-06-04
Downloads: 20
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Episode 15"

Tidak.

Ada apa?

Sepertinya dia kesal kuambil guntingnya

karena dia terlalu kasar memakainya.

Kamu tahu ada wawancara, bukan?

Buat dia diam.

Baik.

Yong Ha, pegang ini. Mari lakukan ini saja.

Kembalikan itu. Kembalikan kepadaku. Sudah kubilang tidak.

Mari bermain dengan ini.

Benar. Seperti ini.

Guntinglah seperti ini.

Kamu gila?

Sedang apa kamu di sini?

Kenapa kamu naik ke lantai dua?

Aku pergi ke toilet

dan naik kemari saat mendengar sesuatu.

Itu bukan urusanmu.

Antar dia turun sekarang.

Ikut denganku.

Ada apa? Yong Ha tidak apa-apa?

Tidak. Dia baik-baik saja sekarang.

Omong-omong,

siapa pria itu?

Dia reporter yang datang untuk wawancara.

Pimpinan Goo ingin menjamunya makan siang.

Kamu bahkan datang ke rumah ini, Choo Tae Soo.

Kamu datang lagi.

Kubilang aku tidak bisa menunjukkan rekaman CCTV kepadamu.

Aku hanya perlu memeriksa satu hal.

Aku tidak akan merepotkanmu.

Aku hanya perlu menemukan satu orang yang datang ke pameran.

Aku mohon, Pak.

Aku akan terus kemari jika kamu tidak menunjukkannya kepadaku.

Kamu membuatku gila.

Jangan katakan ini kepada siapa pun.

Tidak akan. Tolong biarkan aku melihatnya.

Terima kasih, Pak.

Tunggu! Tolong tunggu sebentar.

Itu putra Pimpinan Goo.

Apa dia mengenal Dal Hee?

Kamu sedang apa? Katamu kamu hanya akan melihatnya.

Aku mau melihatnya lagi di ponselku. Tunggu sebentar.

Kamu mau membuatku dipecat?

Keluar. Keluarlah sekarang. / - Pak.

Terima kasih atas makanannya. Semoga aku tidak merepotkan Anda.

Tidak sama sekali.

Aku senang bisa bicara dengan pemuda yang memahami diriku.

Bagaimana kalau kita bermain golf dalam waktu dekat?

Aku harus banyak latihan untuk bermain dengan Anda.

Aku akan menantikannya. / - Baiklah.

Aku hampir lupa.

Karena hari ini kunjungan pertamaku, aku tidak tahu harus membawa apa.

Jadi, kubawakan hadiah untuk anak Anda.

Kudengar Dirut Goo punya seorang putra.

Ya, terima kasih.

Kamu tidak usah repot-repot.

Kamu pria yang baik, Pak Choo.

Itu tidak mahal. Aku malu.

Kurasa kami menyita terlalu banyak waktumu. Kamu harus pergi.

Aku punya cukup waktu untuk kesempatan seperti ini.

Ini sangat berharga bagiku.

Sampai jumpa.

Kalau begitu, aku akan berpamitan.

Hwan Seung, antarlah dia pulang.

Kalian akan pergi bekerja sekarang?

Yong Ha baru tertidur.

Tolong jaga dia dengan baik untuk hari ini juga.

Ini hadiah untuk Yong Ha. Berikan kepadanya saat dia bangun.

Hadiah?

Direktur Choo membawanya. Aku rasa itu pakaian.

Dia seharusnya tidak perlu repot. Ayo kita pergi.

Nikmati makan siangmu, Bu Kim.

Aku mencoba memilih yang terbaik,

tapi entah akan muat untuk putramu atau tidak.

Senang bertemu denganmu hari ini. Dari Choo Tae Soo.

Choo Tae Soo.

Bedebah itu.

Saat putri kami masih hidup,

dia tidak pernah membelikannya pakaian.

Aku tidak percaya ini.

Sulit dipercaya Ah Reum menganggap orang sepertimu sebagai ayahnya.

Dia menunggumu tiap malam

dan khawatir kamu merokok.

Dia sangat senang saat kamu pulang.

Kamu bukan ayah dan bukan manusia!

Teganya kamu membawa ini kemari setelah perbuatanmu kepada Ah Reum?

Kamu tidak takut karma?

Kamu seharusnya mati saja.

Mati!

Mati!

Mati.

Apa maksud Anda?

Anda bilang akan berinvestasi.

Itu sebabnya aku membawakan kontrak. Apa yang terjadi?

Begini... / - Pak.

Ini mawar Bulgaria 100 persen alami.

Ini mungkin kesempatan bagus untuk Kosmetik Yura.

Ada perubahan mendadak.

Aku juga bingung.

Perusahaan kami dan Kosmetik Ruby akan segera melakukan merger.

Anda bilang apa?

Kenapa mendadak?

Tampaknya Kosmetik Ruby mendengar bahwa perusahaan kami

mencoba membuat kontrak denganmu.

Mereka menekan perusahaan lain agar tidak berinvestasi

dalam produkmu juga.

Goo Se Kyung masih saja berulah.

Dirut Goo. Kita mendapat telepon dari Kosmetik Yura.

Mereka menarik investasi mereka pada produk Seol Ki Chan.

Benarkah?

Aku rasa ini balasan untuk trik real estat.

Dia tidak akan menyangka kita mengambil alih Kosmetik Yura.

Karena Anda memutuskan mengambil alih Kosmetik Yura,

bukankah Anda harus menunggu sampai mereka berinvestasi dalam produknya?

Akan lebih mudah untuk mendapatkan mawar Bulgaria. Kenapa tidak begitu?

Kamu pikir aku tidak memikirkan itu?

Aku tidak tahan melihat karyanya dikenal meski tidak bisa kumiliki.

Dia berani menginjak harga diriku.

Aku akan membuatnya jera. Lihat saja nanti.

Aku akan melakukan apa pun untuk membantu Anda.

Meski mendapatkan minyak mawar Bulgaria,

dia tidak bisa membuat kosmetik jika tidak ada investor.

Dia akan merugi sepenuhnya tanpa tahu harus bagaimana.

Aku tidak bisa melewatkan itu.

Aku penasaran apa Se Joon sudah selesai bekerja.

Halo? Ini Kang Ha Ri.

Siapa ini?

Kenapa menjawab ponselnya Se Joon? Siapa kamu?

Se Joon? Kenapa Anda menanyaiku tentang dia?

Kamu akan menelepon nenekmu lagi? Aku akan menyita ponselmu.

Aku lupa. Ini ponselnya Se Joon.

Kenapa kamu mengambil ponselnya Se Joon?

Kamu wanita mata duitan?

Maafkan aku.

Aku menyita ponselnya karena sebuah alasan.

Aku bukan wanita mata duitan.

Namaku Kang Ha Ri. Aku bekerja bersama Se Joon.

Kang Ah Ji? Nama macam apa itu?

Di mana Se Joon?

Sambungkan dengannya sekarang, Berandal.

Tunggu sebentar. Akan kusambungkan dengannya segera.

Aku sedang menuju ke sana. Dia mungkin di ruangan.

Hei. Kembalikan ponselku.

Nenekmu menelepon. / - Nenekku?

Hai, Nek. Ini aku. Ada apa?

Kencan? Malam ini?

Sudah pasti aku setuju.

Ya. Aku akan segera pulang usai bekerja. Sampai jumpa.

Kamu melihat apa?

Aku hanya perlu bertanya.

Bagaimana kamu mendapatkan pekerjaan di perusahaan ini?

Kamu tidak bisa memakai Excel, malas, dan tidak mau belajar.

Bagaimana orang sepertimu mendapatkan pekerjaan di Ruby?

Apa pedulimu? Jangan mencampuri urusanku.

Penampilan dan kualifikasimu mengatakan

kamu sulit menjadi pegawai tetap meski bekerja sangat keras.

Jujurlah kepadaku. Kamu punya koneksi, bukan?

Apa kamu putra Pimpinan atau semacamnya?

Apa?

Jangan sampai pegawai tahu bahwa kamu putra ayah.

Begitu mereka tahu kamu putra pimpinan,

habislah kamu.

Putra pimpinan?

Astaga. Berhentilah bicara omong kosong.

Benar-benar misterius.

Apa si jembel itu mengetahui sesuatu?

Tidak. Pasti dia tidak tahu.

Kalian sudah mendengar kabarnya?

Katanya putra Pimpinan bekerja di kantor ini.

Apa?

Aku dengar dia salah satu pegawai magang yang baru diterima.

Mereka bilang pimpinan diam-diam mempekerjakannya.

Di bagian apa?

Entahlah.

Banyak sekali pegawai magang yang bergabung kali ini.

Mungkin dia belajar sebelum meneruskan ayahnya.

Apa?

Aku pikir Dirut Goo yang akan mengambil alih.

Tidak ada yang tahu.

Katanya dia pembuat onar

dan sulit dikendalikan.

Yang lain mengatakan dia sangat kompeten.

Dia misterius.

Apa dia tampan?

Pasti tampan jika dia mirip dengan Pimpinan.

Aku penasaran dia seperti apa.

Hei, kamu tahu sesuatu tentang dia?

Tidak ada yang mencolok selama program magangmu?

Aku tidak yakin.

Se Joon...

Aku bukan...

Tentu bukan.

Kamu sama sekali tidak memenuhi syarat.

Nama keluarga Pimpinan adalah Goo.

Benar, nama keluargaku adalah Shin.

Kira-kira siapa orangnya? / - Se Joon.

Kamu sungguh tidak tahu?

Tidak.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left