Big (ë¹…)

Big (ë¹…)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Big E04 120612 HDTV H264 450p-HANrel By CalVter
A Commentary by CalVter
Visit us @ http://idfl.us

Tags

HDTV
hdtv
HD
Published on: 2012-06-14
Downloads: 47
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Diterjemahkan Oleh : CalVter

Kenapa kau tidak menghindar?

Kau benar-benar mau menciumku?

Wanita ini.

Walaupun kau menginginkan tubuhnya,

di dalam tubuh ini seorang anak 18 tahun.

Jika kita ciuman, itu akan menjadi masalah besar! Kau wanita dewasa! Seharusnya kau lebih tahu!

Jadi seperti ini rasanya.

Saat Yoon Jae mendekatiku,

pasti rasanya seperti ini.

Apa?

Benarkah?

Kau belum sejauh ini? Tidak mungkin.

Sudah sejauh itu...

Tapi aku tidak bisa melihatnya.

Selama masa penting itu aku sedang tidur.

Aku kerja semalaman untuk acara sekolah,

jadi saat Yoon Jae pergi membeli kopi, aku tertidur.

Tepat pada saat itu, aku terbangun karena aku begitu terkejut...

...tapi aku tak bisa membuka mataku.

Aku harus bangun secara alami.

Tapi, karena aku melewatkan waktunya, aku tak tahu kapan aku harus membuka mata.

Lalu?

Jadi aku terus menutup mataku hingga kami tiba di rumah.

Kenapa? Kenapa aku tidak membuka mataku saat itu?

Kalau saja aku membuka mataku, sesuatu akan terjadi.

Jangan terlalu kecewa.

Mungkin saja itu salah paham.

Bisa saja itu kesalahpahaman yang terus saja terjadi.

Itu bukan salah paham.

Kau bilang kau tidak pernah melihatnya.

Yang dia lakukan adalah ini. Bagaimana kau bisa sangat yakin?

Hal seperti itu mana bisa salah?

Apa Da Ran tertidur?

Bisa saja seperti ini.

Rasanya bukan seperti "kena lalu menghilang".

Kalau begitu...

saat ilermu turun,

bukankah rasanya seperti itu?

Rasanya tidak sepintas lalu seperti itu.

Tapi sekali lagi, aku tidak benar-benar melihatnya dengan mataku sendiri.

Sesuatu seperti ini.

Apa seperti itu?

Ya.

Hei, kau brengsek!

Brengsek ini, benar-benar!

Ah, yang benar saja!

Kenapa kau memukulku?

Karena kau bingung, aku hanya coba memperjelasnya untukmu.

Apa yang sebenarnya kau perjelas?

Apa yang anak kecil sepertimu tahu?

Apa yang kau lakukan? Dimana?

Jangan lakukan itu! Jangan lakukan itu!

Jika kau terus memukuliku, aku akan mengecup bibir ini di mana saja aku inginkan.

Memangnya itu bibirmu? Itu bibir Yoon Jae.

Ya.

Kenapa kau begitu marah?

Lagian kau menciumi bibir berharga Yoon Jae-mu..

Anggap saja kau tak bisa nonton siaran langsung, jadi kau sedang nonton siaran tunda.

Kali ini, matamu benar-benar terbuka lebar. Jadi, pasti kau sudah melihatnya!

Apa rasanya benar-benar nyaman?

Memangnya kau Yoon Jae? Kau Kang Gyung Joon.

Jika kau sudah tahu itu,

jangan pernah menyuruhku berakting seperti Yoon Jae lagi.

Jika kau menyentuhku, aku peringatkan aku akan membuat semuanya jadi berantakan.

Kau mau ke mana?

Pulang! Ke rumah Kang Gyung Joon!

Jadi, kau tidak tahu Gyung Joon sedang sakit.

Kakakku tidak memberitahumu?

Kakakmu?

Sebelumnya kau sudah bertemu kakakku di sekolah.

Guru Gil adalah kakakku.

Pasti kau sudah bertemu kakak iparku juga.

Kakak ipar?

Sebulan lagi, dia akan menikah dengan kakakku.

Kakak iparku dokter di rumah sakit ini.

Orang ini dokter di rumah sakit Gyung Joon.

Kau boleh pergi sekarang.

Apa hubungan gadis itu dengan kakak-ku dan kakak ipar?

Kenapa dia membohongiku?

Apa lagi?

Tadi aku lupa memberikanmu sesuatu.

Itu sebabnya aku mampir.

Masuklah, Guru.

Bukankah tidak baik untukmu jika makan sesuatu seperti itu sebelum kau tidur?

Kalorinya terlalu banyak. Bukankah itu tidak baik bagi tubuhmu?

Dengan begini aku bisa gemuk dan membuat tubuh ini tak sehat.

Kunyah makanannya dengan baik dan sikat gigimu sehabis makan.

Tinggalkan saja apa yang lupa kau berikan padaku terus pergi.

Mungkin kau tidak menyukai ini, tapi kurasa kau harus tetap mengikutinya.

Apa lagi? Apa lagi yang harus kulakukan untuk Seo Yoon Jae?

Sementara kau tidak bersekolah, ini pelajaranmu yang tertinggal.

Kau seorang siswa yang harus belajar.

Meski kau melewatkan sekolah, pastikan kau bisa mengejar ketinggalanmu dari siswa lainnya.

Aku akan membantumu bila kau mau.

Catatan siapa ini?

Orang tercerdas di kelasmu. Ranking 1 di sekolah.

Saat aku kembali ke sekolah mereka akan menjadi nomor 2.

Karena aku yang akan menjadi juara satunya.

Tapi sekali lagi, mereka bilang kau melakukannya dengan baik di Amerika.

Aku bukan hanya baik. Tapi sempurna.

Haruskah kubilang aku adalah dewa belajar?

Ya. Jika kau mau terus seperti itu, kau harus terus belajar.

Ya! Aku mau kuliah di Universitas Seoul.

Universitas Seoul?

Tentu saja aku juga bisa kuliah di Harvard. Tapi, aku janji pada ibuku...

...aku akan berkuliah di Universitas Seoul di Korea.

Itu sebabnya ibuku membeli rumah ini.

Ya, jika ibumu melihatmu berprestasi di sekolah dan hidup dengan baik,

dia akan sangat bangga padamu.

Aku akan membantumu, jadi kau pasti bisa kuliah di Universitas Seoul.

Baiklah.

Kalau begitu tolong lihatkan ini untukku.

Oh, ini matematika.

Aku guru sejarah.

Oh, ini tentang integral.

Gyung Joon baik-baik saja. Tidak perlu khawatir.

Jadi, pulanglah.

Aku akan memberitahu dia untuk mengirimi-mu pesan.

Walau dia tak bisa menelepon, dia akan mengirimi-mu SMS.

Gyung Joon di sini seperti ini.

Siapa yang akan SMS?

Gyung Joon, kau bilang kau akan menghubungiku, kan?

Aku penasaran. Sebelum aku pergi, SMS aku.

Jika aku tidak mengirimnya, mungkin dia tidak akan pergi.

Jaga dirimu.

Jaga dirimu?

Tapi, dia sudah jauh-jauh datang ke sini. Haruskah kutulis beberapa kata lagi?

Ya, Tuhan!

Aku bisa gila.

Kau mau ke mana?

Anda paman Gyung Joon, kan?

Oh, ya. Kudengar kau temannya dari Amerika.

Kau serius dengan apa yang kau katakan padaku sebelumnya di telepon?

Ya.

Aku mau membawa Gyung Joon ke Amerika bersamaku.

Jika dia teman yang sangat dekat, kenapa kau tidak ceritakan yang sebenarnya saja?

Kau bisa bicara begitu karena kau belum mengenal Ma Ri.

Apa dia sejahat itu?

Dia jahat!

Guru Gil.

Mulai sekarang Ma Ri ingin berada di dekatku setiap waktu.

Gyung Joon.

Ma Ri akan selalu berada di sisimu.

Lalu jika dia tahu tubuh ini adalah Kang Gyung Joon...

dia ingin berada di sisiku setiap saat.

Dia akan berada di sisiku setiap pagi, malam, 24 jam penuh!

Tidak peduli berapa kali aku menyuruhnya pergi.

Dia tidak akan mendengarkanku.

Ma Ri adalah...

Oh, jadi dia seperti itu.

Berarti akan lebih baik jika dia tidak tahu.

Ayo, kita pergi.

Jadi sudah ada yang akan membawa Gyung Joon.

Aku tahu!

Jika dia mau naik pesawat dia butuh persetujuan, kan?

Jika dokter jaga belum pergi, Gyung Joon mungkin bisa berangkat malam ini, kan?

Seharusnya pesawat pagi juga ada.

Melihat betapa bahagianya pamanku, kurasa dia memutuskan mengirimku ke Amerika.

Kita harus bagaimana? Jika dia sudah mendapat persetujuan pamanmu,

bagaimana lagi kita bisa membujuknya?

Tidak bisa dengan bujukan.

Kita harus menyerangnya dengan berita yang sangat mengejutkan dan menghancurkan mentalnya.

Tidak bisa!

Kau kelihatannya hanya sedang tidur.

Di dalam buku dongeng, sang putri tidur terbangun oleh ciuman seorang pangeran.

Sudah kubilang segera pulang tapi kau benar-benar datang?

Hampir saja aku tidak datang ke sini tapi bagus akhirnya aku datang!

Paman.

Kenapa kau membohongiku?

Pembohong, dokter gadungan!

Aku akan memberitahu seluruh rumah sakit seorang dokter berbohong tentang pasiennya!

Aku tidak pernah berbohong. Seperti yang kau lihat,

dia baik-baik saja dan mereka merawatnya dengan baik.

Aku akan membawa Gyung Joon ke Amerika bersamaku.

Mungkin Gyung Joon mau pergi bersamaku juga!

Karena dia tidak punya siapa-siapa yang dia suka di sini.

Gyung Joon tetap tinggal di Korea.

Karena orang yang dia suka ada di sini.

Seseorang yang dia suka?

Tidak ada itu!

Ada! Orangnya ada di sana.

Bu Guru. Gyung Joon suka Guru Gil.

Gyung Joon suka guru itu?

Gyung Joon, menyukaiku?

Ketika mereka pertama kali bertemu di bus, dia mengikutinya karena dia menyukainya.

Benarkah?

Itu benar terjadi.

Dan setelah itu, ia mengikutinya ke toko mebel dan berpura-pura hanya kebetulan saja bertemu.

Itu tidak benar, kan?

Kami memang secara kebetulan bertemu di toko mebel juga.

Yang benar saja.

Dia tidak akan pernah menguntit seperti itu!

Aku memergoki Gyung Joon saat menguntit tunanganku.

Aku hendak memarahinya namun dia menceritakan tentang situasinya.

Bohong.

Tidak mungkin begitu.

Bagaimana lagi caranya aku bisa mengenalnya dengan baik?

Seperti kau bilang, aku bukan tipe orang yang ingin dia jadikan teman.

Wanita itu juga bukan tipe orang yang ia suka!

More Indonesian subtitles for Big (ë¹…)

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left