The first 200 lines.
Kau telat, Manami. Sudah kubilang untuk berkumpul di sini.
Memangnya ada apa? Kak Fukutomi, Kak Arakita!
Kalian semua berkumpul di sini?
Ada wawancara. Kemarin sudah kuberitahu, 'kan?
Oh, wawancara...
Maaf, Kak.
Aku kurang tertarik dengan hal seperti itu.
Kau bukannya terlambat. Tapi tidak ada niat datang.
Ya ampun.
Ya sudah, aku pergi dulu.
Tunggu, Manami.
Ya?
Orang yang wawancara bilang mungkin kau tertarik.
Sekitar 20 kilometer dari sini ada pusat olahraga sepeda, bukan?
Sepertinya tim perwakilan Chiba melakukan pelatihan di sana.
Chiba?
Ada anak kelas tiga yang punya tehnik mendaki yang menarik.
Pergilah dan selidiki mereka.
Mendaki?
m 0 0 l 0 26 l 28 26 l 28 0
m 0 0 l 0 26 l 28 26 l 28 0
fuufuu kaze yomu koko wa nan'nan darou
Aku menghelas nafas berat
Kira-kira tempat ini namanya apa?
kodou no yukue doko nanda
Di mana denyut nadiku berada?
furishibore
Kukumpulkan tenagaku
mayotte touzen darou daremo ga teni sun'nara
Pastinya ku akan galau
kalau semua bisa mendapatkannya
imi ga nai kara na
tapi itu tak perlu lagi
madamada kore kara
Karena aku baru akan
Last itteki made
Berjuang sampai tetes keringat terakhir
okubyou kaze ni yurayura yuragu
Diombang dan ambingkan- oleh angin yang lemah
atama no naka de sa kotae dasu na yo
Ku yakin kalau kubisa- pikirkan jawabannya
ugoke kono ashi choujou wo fume
Saat kaki ini melangkah- ke puncak jauh di sana
kokoro ni tomoshita yowamushi na honoo
Api yang redup ini- menyala dalam hatiku
okubyou no kaze de barabara ni naru
Aku yang dihancurkan- oleh angin yang lemah
tatoe kono karada hikichigirete mo
Meski saja tubuh ini akan- tercabik-cabik olehnya
dareyori mo hayaku choujou wo fume
Ku 'kan melaju ke puncak- lebih cepat dari siapapun
kokoro wo moyashita jibun jinshin de
'Kan kubakar semangatku- dengan usahaku sendiri
unare kono ashi choujou koero yowamushi na honoo
Api yang redup ini- 'kan membuat rintih kayuhku
melampaui puncak tertinggi
Reuni Di Pagi Berkabut
Reuni Di Pagi Berkabut
Semuanya sudah kelelahan.
Tidak baik jika mereka terbangun.
Hari ketiga...
Pelatihan tinggal dua hari dari sekarang.
Di antara mereka akulah yang paling belakang.
Onoda
Onoda
Kemarin saja aku berhasil menyelesaikan 390 kilometer.
Dan masih 610 kilometer di 2 hari yang tersisa.
Tidak mungkin.
Jangan begitu! Jangan dipikirkan, tapi lakukan.
Aku mungkin gagal, tapi jika tidak mencobanya tidak akan berhasil!
Karena itulah aku bergabung masuk ke klub sepeda.
Aku bergabung klub sepeda untuk mengetahui potensiku.
kau punya gaya tersendiri, bukan? Maka melajulah dengan gaya itu.
Itulah yang sudah kulakukan.
Kak Makishima bilang, dia bersepeda siang malam untuk membuktikan kemampuannya.
Naruko juga, dari pada wawancara
dia lebih memilih menyelesaikan 1000 kilometer.
Tidak. Itu tak perlu.
Saat ini, aku sedang menggunakan semua tenagaku untuk memikirkan cara melewati paman Tadokoro
dan menyelesaikan 1000 kilometer.
Jika aku memikirkan hal lain, aku akan dikeluarkan.
Bukankah tujuan pelatihan ini seperti itu, bukan?
Aku juga akan melakukannya semampuku!
Aku menyelesaikan putaran lebih lambat dari yang lain.
Karena itu aku hanya perlu bersepeda lebih lama dari yang lain.
Hari ketigaku dimulai!
Onoda
Kayuh... Kayuh...
Kayuh... Kayuh...
Onoda
Onoda
Mengejar yang lain walau hanya sedikit.
Onoda
Kecepatannya semakin meningkat.
Walah? Apa hanya persaanku?
Rasanya penyelesaian putaranku lebih cepat dari kemarin...
Tidak, bukan perasaanku saja.
Aku memang sedikit lebih cepat...
Apa aku sudah terbiasa dengan roda berat ini.
Benar juga.
Tubuhku sudah mulai terbiasa, dan kecepatanku bertambah.
Tanjakan...
Satu gear...
Coba kuturunkan satu gear.
Aku bisa. Aku bisa mendakinya.
Sudah kuduga, aku mulai terbiasa.
Jika aku bisa mempertahankan kecepatan ini, mungkin saja 1000 kilometer bisa kuselesaikan.
Masih ada sedikit harapan.
Selain itu, aku merasa...
menanjak terasa lebih menyenangkan dari kemarin!
Sepeda...
Orang yang sama sepertiku sedang bersepeda pagi-pagi.
Apa itu kapten?
Aku tidak melihatnya lagi.
Dia menanjak cukup cepat.
Kak Makishima?
Siapa, ya.
Baiklah! Aku akan coba mengejarnya!
Terlihat!
Aku pernah melihat cara bersepeda seperti itu.
Dan sepeda itu juga...
Tunggu! Tunggu!
Halo, rupanya kau...
yang waktu itu!
Ma...
Apa?!
A-Air...
Apa Pocari tidak masalah?
Aku Manami Sangaku.
Aku tidak bisa membiarkan orang yang kesulitan di pegunungan.
Sampai jumpa.
Manami?! Eh? Apa?!
Ini benar kau, 'kan? Ke-Kenapa kau ada di sini?!
Rupanya kau dari SMA Sohoku Chiba. Sudah begitu termasuk klub balap sepeda.
Eh? Itu benar, bagaimana kau bisa tahu?
Jadi kau anggota pertama yang pernah kutemui.
Apa? Pertama?
Ya! Aku datang untuk memata-matai.
Apa?!
Katanya Sohoku sedang mengadakan pelatihan di sini, dan aku pun disuruh melihatnya.
Me-Memata-matai?!
Tapi kalau hanya melihatnya membosankan, bukan?
Karena aku akan ke Pusat Sepeda Balap, jadi aku bersepeda.
Ada tanjakannya juga.
Aku bisa ke sini pagi-pagi lewat jalan yang terhubung dari belakang.
Kau pasti berpikir, siapa aku, 'kan?
Sebelumnya aku pernah bilang kalau aku dari SMA Hakone, bukan?
SMA Hakone...
Jaket...
Aku juga anggota klub sepeda.
Juara Inter-High tahun lalu, SMA Hakone Kanagawa.
Inter-High...
Walau begitu, aku ini masih kelas satu, jadi tidak tahu seperti apa tahun lalu.
Benarkah?!
Ternyata kelas satu, berarti sama denganku!
Wah, kebetulan sekali, ya.
Lalu, apa kau akan ikut Inter-High tahun ini?
Eh? Kalau itu...
Mungkin tidak.
Kenapa tidak ikut?
Karena masih ada orang yang lebih hebat lagi...
Membosankan sekali.
Sebelumnya kau pernah bilang kau suka tanjakan, 'kan?
Ya.
Aku juga suka tanjakan.
Karena itu...
Kalau kita bersepeda bersama di Inter-High, mungkin akan menyenangkan.
Sayang sekali, ya.
Eng, jadi, karena kita sudah di sini...
Ayo kita balapan, sampai puncak tanjakan!
Bagus! Ayo lakukan!
Itu menarik! Kedengarannya menyenangkan!
Oh, aku lupa.
Terima kasih sudah meminjamkan botolmu waktu itu.
Itu sangat membantuku.
Aku minta maaf karena lama berterima kasih. Botol kukembalikan nanti, ya.
Ah, tidak perlu. Aku sudah memberikannya.
Itu sudah milikmu.
Jangan begitu, aku tidak enak.
Botolnya ada di kamarku. Nanti kuambilkan.
Kalau begitu...
Kalau kau menang di balapan ini, botolnya kau kembalikan.
Ya.
Sudah ditetapkan.
Oh, iya, aku masih belum tahu namamu.
Aku Onoda. Sakamichi Onoda!
Sakamichi...
Sakamichi Onoda!
Sungguh nama yang hebat!
Aku Sangaku Manami, dan kau Sakamichi Onoda.
Berarti kita ini pasangan terhebat!
Manami!
Ayo!
Manami cepat.
Manami... Manami...
Kau datang.
Manami!
Dia datang. Dia datang mengejarku.
Sakamichi.
Ini menyenangkan.
No comments yet. Be the first to leave one.