The Seven Deadly Sins: Prisoners of the Sky

The Seven Deadly Sins: Prisoners of the Sky

劇場版 七つの大罪 天空の囚われ人

Download Indonesian Subtitle

Release info

The Seven Deadly Sins the Movie Prisoners of the Sky (2018) WEB-DL 480p 720p
A Commentary by sikotong26
retail Netflix

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
720p
720
480p
480
Published on: 2018-12-31
Downloads: 59
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Itu dia!

Di sana! Jangan sampai lolos!

Beraninya dia masuk ke Tanah Suci!

Tempat ini terlarang.

Di sana!

Aku takkan lolos jika begini.

Ini...

Berhenti!

Menyerahlah!

Vitolau Lahike Lisoyora Chidai!

Jangan! Jangan masuk ke sana!

Halo, Semuanya.

Hari ulang tahun ayahku Bartra, Raja Liones, akan segera tiba.

Tinggal tiga hari lagi.

Perayaan membutuhkan makanan yang lezat,

karena itu kami pergi ke perbatasan,

untuk mencari bahan masakan yang lezat.

Andai saja perjalanan kami aman.

Cepat sekali kalian semua kembali!

Di mana kapten?

Baunya harum sekali di sini.

Meliodas!

Reaksi yang bagus, Elizabeth!

Apa yang kau lakukan, dasar cabul!

Bukankah kapten bilang akan menangkap ikan terbang?

Ikan langit!

Sungguh? Aku ingin lihat!

Di mana ikan langitnya?

Ya, begini...

Aku tak bisa menemukannya.

Kau takkan menemukannya di situ!

Ikan langit.

Makhluk yang hanya ada di legenda. Ikan yang mempunyai sayap.

Kita datang karena kapten bilang ikan itu bisa ditemukan di sini.

Rumor itu berasal dari legenda 1000 tahun lalu.

Kapten hanya ingin beristirahat.

Begitulah dia.

Yang terpenting, Kapten, mari cepat kita kerjakan.

Benar, saatnya berlatih.

Latihan?

Semoga kau sudah siap untuk ini, Bartra! Aku akan membuatkan santapan terenak!

Kau yang bisanya membuat makanan tak enak? Kau akan belajar memasak?

Tolong ajari aku, Master Ban!

Kau tahu harus bagaimana, Kapten.

- Baik, kita akan mulai dengan pai apel. - Bagus!

Kau bisa jadi asisten koki, Elizabeth!

Kau adalah Gowther!

Kau mencuri seragam kami lagi!

Kau harus membayarnya.

Pertama, kupas kulitnya.

Dikupas, bukan dihancurkan!

Jangan diambil!

Tepung...

Dan sejumput garam!

Itu bukan sejumput!

Lalu diaduk...

Seharusnya ditambah air dulu!

Lalu adonan dipipihkan.

Ini bukan piza, Kapten!

Lalu masukkan apel.

Kau belum mengirisnya!

Sekarang, kita panggang!

Astaga...

Habis sudah.

Apa yang terjadi di sini?

Kelihatannya enak!

Mustahil.

Bentuknya sempurna.

Itu memang jadi perhatianku.

Seharusnya perhatikan semuanya.

Sekarang, saatnya mencicipi!

Bagaimana, King?

Apa?

Aku tak enak badan pagi ini.

Diane?

Aku baru saja makan.

Master Ban?

Aku akan membunuhmu.

Tidak, kau tak punya indra perasa!

Bagaimana denganmu, Merlin?

Kau menyuruhku mencicipinya?

Akan kucicipi.

Ini bagian dari tugasku untuk melindungi Merlin.

Apa yang terjadi?

Ada mata air di balik semak-semak ini.

Kenapa kita tak ke sana?

Kenapa aku mengalami ini?

Tadi menyeramkan sekali.

Jangan konyol!

Escanor yang paling parah.

Itu pasti mata airnya!

Ayo cepat kita bersihkan.

Kenapa tak kau makan saja seperti biasanya?

Aku tak bisa memakan yang menempel di bokongku!

Apa itu?

Wah!

Ada yang bersinar di dalam mata air!

Apa yang terjadi?

Apa kau melihatnya, Hawk?

Ada ikan terbang di angkasa!

Mungkinkah itu?

Ikan langit!

Baik! Mari kita tangkap!

Akan kutunjukkan lompatanku yang indah!

Tempat apa ini?

Bukan main!

Hamparan luas!

Oshiro yang Agung pasti di sini.

Hei!

Cepat kembali!

Tunggu, kau hendak ke mana?

Tak kusangka mereka mengejarku kemari. Kenapa mereka tak mengerti?

Sudah menyerah?

Kau sendiri yang bilang akan berlatih, Kapten.

Kap... ten?

Kau terbang tanpa sayap!

Memangnya kenapa jika aku tak punya sayap? Kau keberatan, Kapten?

Aku tak peduli!

Dia tak mengejarku?

Mungkinkah... dia Bangsa Iblis?

Apa?

Ada keributan apa ini?

Di mana kau mendapatkan pakaian itu, Kapten?

Manis sekali!

Monster!

Kapten, apa kita akan tetap ber...

Bagaimana dia begitu tega? Kapten memanggilku monster!

Tak usah diambil hati, Diane.

Kembali berlutut adalah awal yang bagus.

Ada apa ini?

Bagaimana aku tahu?

Mereka itu kenapa?

Warna rambut, tinggi, postur. Semuanya sama dengan kapten.

Tapi suara, tenaga, dan caranya berlari berbeda.

Benar.

Biasanya, tak mungkin kita bisa menangkapnya dengan mudah.

Benar, Kapten?

Apa?

Ap...

Tak mungkin.

Kapten...

punya sayap?

Hei, tunggu!

Kuharap itu tak terlalu kasar.

Sekarang, kita lihat...

Di mana aku?

Percuma saja. Kita tak bisa kembali.

Kita tadi di mata air di hutan, 'kan?

Tapi di luar itu...

- Aku lapar! - Aku lapar!

Lewat sini.

Apakah dia sungguh memasuki mata air terlarang?

Itu dia?

Dia kembali?

Dia bersama makhluk aneh.

- Hei, siapa mereka? - Jangan bertanya padaku.

Master Zoria.

Kenapa, Solaad?

Apa, Solaad?

Tangkap dia.

Baik, Tuan!

Ini!

Terima kasih.

Jangan mendekat, dasar babi!

Babi?

Master Zoria, apa yang harus kami perbuat dengan makhluk ini?

Biarkan benda itu.

Apa? Aku bukan benda!

Patung-patung ini aneh. Omong-omong, di mana kita?

Apa yang kau lakukan?

Pemandangan yang indah!

Hei, lihat.

Apa itu?

Ikan langit!

Wah!

Ini pasti...

Mungkinkah itu?

Kita berada di atas langit!

Kau sudah sadar. Aku lega sekali.

Ellatte? Kenapa kau di sini, Elle?

Ellatte?

Kenapa kau berpakaian seperti ini?

Hei, apa yang kau lakukan terhadap Kapten?

Sial!

Elle, cepat lari! Aku akan menahan Bangsa Iblis!

Kurasa kau salah paham.

Kami semua ini,

kami dari bangsa berbeda, tapi tak ada yang dari Bangsa Iblis.

Dia manusia.

Dia dulu manusia.

Aku semacam itu.

Dia boneka dari Bangsa Peri.

Dia dari Bangsa Raksasa.

Tidak mungkin!

Kukira di Bumi, Bangsa Manusia, Peri, dan Raksasa...

semua dibasmi Bangsa Iblis selama perang kuno.

Apa legenda yang diceritakan turun-temurun itu salah?

Kalau begitu kau...

Aku Elizabeth.

Pelayan pub ini.

More Indonesian subtitles for The Seven Deadly Sins: Prisoners of the Sky

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left