The first 200 lines.
Diterjemahkan Oleh tsubasaraa IDFL™ Subs Crew || Twitter: syahdararaa ||
Aku tak punya alasan untuk menghadiri panggung kecil begitu
Buatlah panggung besar jika kau mau aku hadir di sana
Apa kau masih belum mengerti?
Tuanku Cha, tidak apa- apa
Bermainlah sama saat kita latihan.
Pasti bisa, Cha Yoo Jin
Kau salah
Merekalah yang akan selalu membuatku merasa menjadi yang paling terbaik
Dan juga
Hatiku tak akan menunjukkan sebuah kelemahan
Tapi, hati adalah sebuah penghubung
Banyak sekali koleksinya
Kau menggunakan Seol Nae Il sebagai alasan, untuk Dr. Kim
Kudengar Cha Dong Woo datang melihat konsermu
Dia akan membuat Seon Young emosi dengan trauma itu
Masalah ini tak akan hilang begitu saja
Maaf.
Sudah lama kau tak bertemu dengan Dr. Kim, 'kan?
Apakah kau tak mau sembuh?
Cobalah yang terbaik, tapi saat tak ada perubahan. Kau juga harus belajar untuk menyerah
Angkat lengan kirimu setinggi bahumu.
Seakan- akan kau sedang mengangkat sebuah kamus
Sekarang, kita akan kembali saat kau berumur 10 tahun.
Cha Yoo Jin, kau berada di atas pesawat.
Apa yang terjadi?
Gymnopedie... Aku juga menyukainya.
Ini adalah foto kecil Yoo Jin, 'kan?
Wajahnya tak berubah.
Tapi, dulu dia tak takut dengan laut
Apakah kau sudah tahu?
Apa?
Ini adalah pertama kalinya Yoo Jin membawa pacarnya.
Aku tak menyangka dia langsung datang ke sini saat aku memintanya datang
Jika kalian memang dekat, jadi, tak apa- apa jika kau tahu
Tentang apa?
Tentang kecelakaan Yoo Jin.
Sebuah lecelakaan pesawat.
Paman!
Apa yang paman katakan tadi?
Aku tak bisa lanjut study- ku ke luar negeri
Aku tak bisa naik pesawat maupun kapan laut
Lucu, 'kan?
Kau boleh tertawa
Kenapa?
Trauma dari kecelakaan pesawat.
Aku terjatuh ke laut mengenakan jaket pelampung.
Sejak saatu itu, kau trauma dengan pesawat atau kapal.
Apa itu artinya kau tak bisa lanjut study- mu ke luar negerri?
Bukannya tak mau, tapi kau tak bisa pergi?
Karena cita- citamu memang ada di sana
Kenapa kau terlihat mau menangis? Aku saja tidak
Siapa yang mau menangis?
Kenapa menangis? Ini kan hanya masalah sepele
Masuklah.
Yoo Jin.
Kau belum mau tidur, kan?
Gymnopedie...
Musik yang mengajarkanku bahwa kesederhanaan bisa menjadi harta
Apakah memang inilah tujuan komposernya membuat penonton nyaman
dan tak hanya sekedar mendengar saja?
Kau telah berhasil membuatku merasa nyaman, Seol Nae Il
Jadi, kau memainkannya untukku?
Kau suka mendengar permainanku.
Dan juga, kakekmu menyukai musik ini
Ini adalah jam Profesor. Kapan dia memberimu?
Sebelum Milch diseret ke Jerman.
Dia memanggilmu dengan, "Sayangku, sayangku..."
Dia benar-benar menyukaimu.
Karena dia memang orang yang sangat baik
Kau sudah mencoba hipnoterapi?
Aku sudah mencoba semuanya.
Kudengar, terapi ini bisa berlangsung seumur hidup...
dan ternyata benar juga.
Aku juga melihatnya di TV
Menggunakan ini untuk melakukan hipnotis
Untuk membuat orang fokus pada trik hipnotisnya
Saat penghipnotis mengatakan, "Kau akan mengantuk, mengantuk"
Dan korbannya akan benar-benar tertidur.
Ya, kudengar hipnotis akan lebih mudah jika korban mudah percaya
Apakah aku orang yang naif?
Kau akan mengantuk, mengantuk...
Yoo Jin, kau tidur?
Yoo Jin!
Kau bercanda, 'kan?
Bangunlah.
Kau tadi tertidur.
Apa maksudmu? Sejak tadi aku mendengarmu
Aku haus.
Apa aku harus membuang kipas ini?
Apanya yang dia takutkan?
Kau belum tahu, ya? Banyak mahasiswa yang takut
Mereka hanyalah malas...
Ini adalah simbol ajaranku.
Aku mengajar dan bisa membuat mereka menang dengan kipas ini...
Mereka hanya mencoba bersabar
Bahkan siswa SD sekarang sudah bisa meng- upload video
atas kekerasan yang mereka terima dari gurunya
Apa?
Kau masih ingat?
Taruhan tentag duet Cha Yoo Jin dulu?
Aku belum menyebutkan permintaanku
- Sudah lama sekali, kan? - Akan kuberitahu sekarang
Untuk sementara ini, kau tak perlu memakai kipasmu itu
Yang diabutuhkan adalah pujian, bukannya kipas
Bagaimana ini?
~Pagi ini aku bangun dan langsung mandi~
~Jika aku lebih berusaha lagi, aku pasti bisa~
Kau mau makan kue?
Kemarin aku sudah menerim skor musikmu
Aku sangat terpesona dengan nadanya
Mengalir lembut diiringi dengan perasaan pemainnya dan juga indah
Kau mau berlatih "Fart Song" denganku?
"Fart"?
Kau bisa lebih mendekat lagi?
Selangkah lagi.
Selangkah lebih dekat.
Lihat? Kipasku sudah tak ada
Aku ingin mengoreksi sesuatu...
Apa?
Bukannya "Fart Song", tapi "Flatulence Song"
"Flatulence Song"
"Fart (Kentut)" baunya suram, "Flatulence (Perut kembung)" baunya "ceria"
Keduanya kan sama saja
Begitu ya, "ceria"
Kalau begitu, kita bermain "Fart-" maksudku "Flatulence Song"
Maju, dan duduk
Sulit sekali
- Menyerah sajalah. - Tak akan.
Hingga kini, aku selalu baik padamu, sekarang kau harus membalasnya
Aku tak mau!
Mini Min Hee!
Apakah mereka sungguh menyukaimu atau hanya ingin taruhan saja?
Mereka hanya terus berdebat saja daripada perhatian padamu
Buatlah keputusanmu
Aku tak menyukai mereka
- Aku sudah memberitahu mereka - Dan mereka tak menyerah?
Kenapa tak menyerah saja?
Biarkan saja. Mereka hanya sedang tak ada kerjaan
Si Won memakai rok.
Kau harus hati - hati karena kau memakai rok
Ini pertama kalinya dia pakai rok, wajar dia tak tahu
Hati- hatilah. Kau merusak mataku
Jika bukan karena kakekku, aku tak akan memakainya
Jika kau merasa tak nyaman, pakailah ini
Oke, terima kasih.
Tak usah sungkan. Halo? Ada apa?
Halo?
Ya, ada apa?
Kau lihat cara dia menelepon?
Yoo Il Rak memang aneh sekali
Dan dia mau mendekati Jung Si Won?
Sudahlah.
Mereka rela mengorbankan harga dirinya
Kalian!
Bodohnya aku.
Aku tak akan memberikanmu obat- obatan
Kita pilih metode penyembuhan lain
Kau yakin ingin melakukan terapi ini?
Saat terapi kemarin, sepertinya kau sudah terbiasa dengan traumamu
Ini adalah Yoon Hoo!
- SMS dari Yoon Hoo? - Ya.
Send all, ya?
Jadi, dia mengirimkan kita SMS?
Ada file yang dia kirimkan
Banyak wanita cantik di sini
Aku yakin, kabar kalian pasti baik- baik saja
Aku merindukan kalian.
Dia di mana?
Sepertinya dia sedang Juilliard.
Mungkin dia tak akan kembali ke Han Eum lagi.
Harusnya dia pamit dulu pada kita
Aku kecewa.
Wanita cantik?
Bikin iri saja. Dia pergi ke "surga"
Yoon Hoo! Terima kasih untuk snack- nya.
Ya, tak usah sungkan
Kenapa kau bisa ada di sini?
Apakah kau mau menjengukku?
Bukan, kita hanya kebetulan bertemu saja.
Oh ya, sejak kapan aku masuk dalam grup temanmu?
Apakah kau yang meneleponku saat aku menjalani operasi?
Apa?
"Teman yang aku tak tahu siapa"
Jadi, ini kau, ya?
Kenapa kau mau menyembunyukannya?
Terima kasih sudah mau menyembunyikannya juga
Aku tak tahu bagaimana cara memberitahu mereka
Aku juga.
Aku tak mau temanku merasa kasihan padaku
Aku ingin memperlihatkan pada mereka aku yang baru
Menanggung masalah sendirian terkadang tak baik
Tapi, ini adalah keputusanmu sendiri
Kau aslinya sangat cerewet, ya?
Tapi, terima kasih telah mencegahku untuk bermain
Sekarang, utang kita sudah impas
Sudah tak ada lagi utang di antara kita
Aku juga tak mau berutang lagi denganmu
Aku pulang dulu
Begitu, ya.
No comments yet. Be the first to leave one.