The first 200 lines.
EPISODE 5
Halo?
Halo, Pak Kang?
Apa itu?
Kenapa dia langsung menutup telepon?
Aku jadi merasa terusik.
Apa yang mengusikmu?
Bukan apa-apa.
Astaga, abalone ini segar sekali.
Ibu, Ayah, makanlah kalau sudah selesai.
- Ya. - Ya.
Sepertinya enak sekali.
Cantik sekali!
Aku seharusnya membeli miras Kaoliang .
Ini pasti mahal. Kau tak perlu membelinya.
Aku ingat kau menginginkan ini waktu itu, Bu Han.
Benarkah? Kau manis sekali.
Andai saja kau putraku, bukan anak nakal ini.
Tunggu. Kau masih bisa menjadi menantuku, Min-woo.
Ibu, hentikan!
Apa?
Itu mustahil.
Young-seo bilang Min-woo rujuk dengan mantan kekasihnya.
Wanita itu.
Kau putus saat dia studi ke luar negeri, tetapi rujuk dengannya?
Hentikan.
Hentikan.
Benar juga. Bagaimana bisa kau ceroboh dan menjatuhkan dompetmu?
- Apa? - Dompetmu terjatuh di depan kedai.
Kapan aku menjatuhkannya?
CATATAN PRIBADI PEGAWAI SHIN HA-RI
TIM PENGEMBANGAN PRODUK MAKANAN 1
Dia berada tepat di depan mataku.
Aku berkencan buta
dengan pegawai!
- Nona Jin. - Ya?
- Siapa nama aslimu? - Geum… hui.
Geum-hui.
- Nona Shin Ha-ri. - Maafkan aku.
- Presentasimu seperti itu? - Pak?
Mataku berbintit.
Beraninya dia…
menipuku?
Kau akan muak denganku Jika kita melalui hari-hari bersama
Ini untukmu.
Cantik sekali.
Jangan begitu. Mari menikah denganku.
Shin Ha-ri, Shin Geum-hui…
Ini tidak benar.
Ini tidak benar!
GO FOOD
Ayo kita bertemu di dekat kantormu untuk makan siang.
Di dekat kantorku?
Di dekat kantorku!
Apa yang akan berbeda jika aku bertemu dia?
Maaf aku sangat terlambat.
Aku harus pergi ke Gangnam untuk rapat bisnis.
Kantormu perusahaan kecil, 'kan?
- Di industri apa? - Apa?
Kami hanya menghasilkan semua jenis peralatan rumah tangga.
Apa maksudnya "semua jenis peralatan rumah tangga"?
Seperti cangkir kopi,
pengharum ruangan,
atau peniti dasi.
Banyak sekali, ya.
Pasti sibuk sekali bekerja di tempat seperti itu.
Semua pekerjaan seperti itu, bukan?
Perusahaan kami melakukan segalanya demi keuntungan.
Omong-omong, kenapa kau memanggilku?
Apa aksara Mandarin
dari namamu?
Tiba-tiba sekali? Kenapa kau ingin tahu?
Aku baru sadar
tak banyak tahu tentangmu,
sementara kau tahu semua sekolahku, kantorku, bahkan hobiku.
Kita tidak berkencan sungguhan.
Kenapa kau mau tahu?
Kakekku mungkin akan bertanya.
Soal itu…
"Geum" berarti "besi" dan "hui" berarti "kebahagiaan."
Jadi, dia akan terus berbohong padaku?
Kau bisa menanyakan hal semacam ini lewat telepon.
Kau benci membuang waktu, 'kan?
Ya, aku benci.
Mari kita pergi.
Apa?
Apa dia memanggilku jauh-jauh ke Ilsan hanya untuk menanyakan itu?
Tunggu…
Sekretaris Cha.
Jadwalkan rapat dengan Tim Pengembangan Produk Makanan Satu pada pukul 14,00.
Ya. Jangan membuang waktu.
Di mana kantormu?
- Kalau searah, aku bisa… - Tidak!
Aku bisa pergi sendiri.
Kalau begitu, aku pamit. Dah!
Para pelanggan lansia memberi reaksi positif
karena bahan utamanya kimci putih.
Ibuku sangat menyukainya.
Dia pemilih, tetapi melihat…
Akan lebih mencolok jika aku masuk sekarang.
Bu Shin, kau sudah tiba!
Bu Shin sudah tiba!
Kau terlambat, Bu Shin Ha-ri.
Apa yang kau lakukan? Masuk.
Baik.
Kenapa kau terlambat sekali?
Dia menunggumu karena ada yang ingin dia katakan kepadamu.
- Apa yang kau lakukan? - Aku? Apa yang ingin kau katakan, Pak?
Aku ingin kau mengulang membuat ravioli, Bu Shin.
Tunggu, kenapa…
Kami mendapat nilai tertinggi di acara uji rasa…
Harganya terlalu mahal.
Turunkan 20 persen.
Jika diturunkan 20 persen, kualitas produk akan…
Bukankah tugasmu adalah menurunkan harga dan meningkatkan kualitas?
Aku kira untuk itulah aku menggajimu.
Benar begitu, Bu Shin?
- Aku… - Apa kau paham maksudku?
Sebagai pengembang produk ini,
turunkan harga, jaga kualitas tetap tinggi,
seimbangkan nutrisi dengan sempurna, dan jual dengan laris di pasaran!
Apa kau mengerti?
Ya, Pak.
Apa yang kau maksud dengan membuat ulang ravioli?
Seperti kata Bu Yeo, mereka mendapat nilai terbaik.
Aku presdir perusahaan ini. Apa perlu ada alasan lain?
Ini tak seperti dirimu, Pak.
Kau juga seperti memperlakukan Bu Shin dengan sangat emosional.
Sekretaris Cha.
Apa kau sungguh tidak tahu siapa Shin Ha-ri?
Memangnya siapa dia? Shin Ha-ri adalah Shin Ha-ri.
Shin Ha-ri adalah…
Shin Geum-hui.
Apa?
Apa yang kau bicarakan?
- Apa itu benar? - Ya.
Aku sudah memastikannya.
Tunggu.
Tunggu sebentar.
Bagaimana…
Jadi, apa yang akan kau lakukan sekarang?
Apa menurutmu?
Secara perlahan, aku akan membuatnya menyadari…
betapa besar kesalahan yang dia perbuat
dalam waktu yang lama.
PRESDIR KANG TAE-MOO
Lagi.
Lagi.
Lagi.
Lagi!
Lagi.
Lagi.
Lagi!
Pak Kang!
Tolong jelaskan dengan rinci aku harus membuatnya seperti apa, Pak!
Aku ingin kau membuatnya lagi sehingga sesuai dengan seleraku.
Apa yang kau…
Kau akan membuat ulang kimci putih lagi sekarang?
Ya.
Aku akan membuat kimci seraya memikirkannya kembali dari awal.
Kasihan sekali.
Dia bekerja dengan sangat keras.
Halo.
- Hei. - Halo.
- Ini. - Terima kasih.
Koki Lee, ada urusan apa kemari?
Aku ada rapat dengan tim pemasaran, jadi, mampir.
Sedang apa kau, Ha-ri? Kau membuat kimci?
Ya.
Silakan makan!
Ya.
Mari makan.
Tidak apa. Duduklah.
Semuanya, santai saja, ya? Duduklah.
Bagus. Ya ampun.
Halo, Presdir Kang!
Pak Ketua!
Kenapa mereka bersikap seperti itu?
Kalau kau memberi pekerjaan sekeras itu,
mereka langsung pergi saat melihatmu.
Bukan begitu.
Mereka bersikap seperti itu karena Kakek tiba-tiba muncul.
- Tanpa kabar. - Yang benar saja.
Kalau kakek mengabari,
para eksekutif pasti akan berlari kemari.
Kakek tak menginginkan hal menyebalkan terjadi.
Makanya kakek datang tanpa kabar.
Hei!
Ada produk baru!
Ya.
Jjajang vegetarian dan creme brûlée siap untuk produksi percobaan,
sementara ravioli…
sedang disesuaikan.
Yang itu dimulai terakhir, 'kan?
Sepertinya mereka tidak ada kemajuan.
Ya. Ada masalah yang tak disangka.
Masalah apa?
Shin Ha-ri!
Ha-ri!
Dia wanita yang membuat kakek jatuh terduduk, 'kan?
No comments yet. Be the first to leave one.