The first 200 lines.
Merokok dan mengkonsumsi alkohol berbahaya bagi kesehatan
Diterjemahkan oleh AngelTouch
Merokok berbahaya bagi kesehatan
Merokok berbahaya bagi kesehatan Begitu juga alkohol
Merokok berbahaya bagi kesehatan Begitu juga alkohol dan narkoba
Merokok berbahaya bagi kesehatan Begitu juga alkohol dan narkoba dan senjata api
Merokok berbahaya bagi kesehatan Begitu juga alkohol dan narkoba dan senjata api dan segala macam benda laknat lainnya
Jadi...berhati-hatilah.
Ganti siarannya.
Remotnya ada di dekatmu.
Kau lebih dekat.
Aku yang menyalakan TV-nya.
Aku yang pesan pizza.
Aku yang buka pintunya.
Aku yang menggulung ganjanya./ Aku yang memasang filternya.
Aku pesan minuman kerasnya./ Tapi aku yang bayar.
Lupakan saja.
Film ini jelek.
Filmnya bagus.
Tariannya indah.
Darimana kau dapatkan uangnya? Membeli semua ini?
Entahlah.
Saat kubawa celanaku ke binatu tadi pagi...
kutemukan 2800 rupee di dalam saku.
Untung besar!
2800?
Sama dengan yang kuberikan padamu 2 minggu lalu...
untuk bayar listrik.
Kalian sudah menunggak 2 bulan.
Kau...tak membayarnya.
Periksa sekeringnya.
Mati lampu.
Mati...
Mati...
Baiklah, biar kuperiksa.
Bunny.
Bunny./ Bunny.
Kau tak apa?
Bunny?/ Bunny?
Sial!
Kau.../ Ada apa?
Wajahmu.../ Apa di wajahmu itu kotoran?
Sejenis setan!/ Bukan. Bukan setan. Yang satu.
Hantu Hollywood?/ Benar.
Zo.../ Zom...
Zo...
Apa yang kita tahu? Apa yang kita pelajari?
Ya, pak.
Sudah saya kerjakan selama seminggu ini, pak.
Sebentar lagi siap.
Tentu, pak. Tentu.
Terima kasih keparat, pak.
Mengapa tersenyum?/ Apa urusanmu?
Tak usah cemburu.
Kenapa aku harus cemburu?
Bukan aku yang sering mengalami kesialan.
Setidaknya pura-puralah bekerja.
Wajahnya menggangguku.
Ini foto minggu lalu?
Bagus, bukan?
Yeah.
Baiklah, sudah cukup.
Aku butuh istirahat.
Aku mau bersantai dulu.
Aku tahu apa maksudmu bersantai.
Kau tak boleh kemana-mana.
Dengar Luv, aku bersungguh-sungguh.
Priyanka tak baik untukmu.
Kau ada masalah dengannya?
Katakan padaku.
Kenapa kau tergila-gila padanya? Katakan padaku.
Karena aku...aku...
mencintainya.
Cinta?
Dia bukan tipemu, atau tipe yang patut dicintai.
Jawab ini.
Apa kalian pernah...
sekali saja...
Belum. Aku menjaganya sampai saat menikah.
Maksudmu sperma yang kau jaga?
Lihat dirimu, Luv.
Kita satu tim, kawan.
Kini si jalang ini, Priyanka...
membuatmu tergila-gila.
Apa-apaan...
Keparat! Jangan sebut pacarku jalang.
Hey. Asal tahu saja! Aku sahabatmu.
Terserah aku mau sebut apa.
Dan ngomong-ngomong! Dia itu murahan.
Kau akan dicampakkannya!
Persetan! Aku sudah mengenalnya selama 6 bulan.
Jangan sebut dia seperti itu.
Dan menurutku! Dia tergila-gila padaku.
Tergila-gila padamu? Hal terkonyol yang pernah kudengar.
Memang konyol. Kau takkan mengerti.
Kau tak tahu apa itu cinta.
Cinta, omong kosong.
Kau tahu?
Kau membuatku sadar.
Aku akan melamar Priyanka.
Aku mau merubah hidupku.
Mulai sekarang, aku takkan merokok ataupun mabuk.
Aku akan menjadi orang baik.
Meningkatkan karirku.
Menikahi Priyanka.
Memiliki anak-anak.
Mengapa kau berkata seperti itu?
Hey, Luv. Dengar, saat ini...
akal sehatku belum bekerja sempurna.
Tolong jangan bercanda.
Hardik.
Hidup tanpa makna ini telah berakhir untukku!
Sudah selesai.
Aku mau bersantai lagi.
Aku berubah! Hidup baruku dimulai dari sekarang.
Hidup sungguh menyenangkan.
Merokok, dalam ruangan tanpa asap.
Hanya satu tujuan hidupku.
Merokok di setiap...
ruangan tanpa asap di seluruh dunia.
Bayangkanlah.
Apa rasanya merokok dalam gedung parlemen?
Kita akan menggelar "Pesta Ganja Bhartiya."
Kau gila.
Sebentar.
Pegang ini.
Aku takkan lama.
Jangan bergerak.
Minta kondom./ Yang mana?
Yang untuk bercinta!
Tahan lama. Ekstra sensitif. Super tipis. Super nikmat.
Ada rasa mentol, vanila, coklat, rasa buah.
Mau yang mana?
Halo.
Hai.
Kau suka stroberi atau coklat?
Tak ada. Aku sedang diet. Kenapa?
Akan kubeli yang manis.
Belilah yang rasa buah.
Oke.
Stroberi.
Sayang.
Aku kembali.
Sedang apa kau?
Kita...akan melakukannya, 'kan?/ Tidak.
Tadi kau mau./ Tidak.
Ayolah, bukankah kita akan...
Oh, Tuhan!
Sial./ Sial. Bos...
Mati aku. Ini semua salahmu.
Kau tak perlu cemas. Kau wanita.
Tinggal buka 2 kancing bajumu...
si pria nafsu itu takkan menatap wajahmu.
Simone!
Hei.
Hei kau.
Siapa kau?
Spiderman?
Lihat kemari.
Perlihatkan wajahmu.
Jangan sembunyi.
Aku tahu dirimu.
Kau Hardik, bukan?
Jangan mengelak.
Aku bisa lihat tato di punggungmu.
Jangan sembunyi.
Saat kau ke kantor besok...
kau harus buka bajumu.
Jika kulihat tato itu, akan kubunuh dirimu.
Mau kemana kau tengah malam begini?
Aku ada disini.
Oh, Tuhan!
Luv. Aku dalam masalah.
Kau takkan mengira apa yang terjadi.
Tak kusangka aku berani melompat.
Bos melihatku.
Tanganku patah.
Dimana barangku?
Hei, brengsek!
Dimana barangku?
Dimana ganjaku?
Kenapa kau membuangnya?
Aku bekerja keras demi mendapatkan barang ini.
Lalu kau...
Kau tahu berharganya benda itu?
Oh!
Hardik. Lihat dirimu.
Kau nampak hina dan tak berdaya.
Kasihan dirimu.
Aku lakukan.
Secara keseluruhan, aku bersih.
Kusingkirkan semuanya.
Mulai sekarang, tak ada lagi alkohol, tak ada lagi narkoba.
Hari ini adalah awal dari kehidupan baruku.
Maaf.
Aku menjadi...
Intinya adalah kaulah bintang dalam hidupku yang baru.
Oke.
Aku punya kejutan untukmu.
Aku tak suka kejutan.
No comments yet. Be the first to leave one.