Release info

만찢남녀 Pop-Out-Boy E06 WEB-DL-WETV
A Commentary by ANANG2196

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2020-07-12
Downloads: 6
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 109 lines.

Apa? Dia menyatakan perasaannya kepadamu?

(Berdasarkan webtoon di Naver, "Si Cowok Komik" oleh Nimni)

Lalu? Apa yang kamu katakan kepadanya?

Kubilang ada seseorang yang kusuka.

Apa kamu berlari jauh-jauh kemari

untuk mengatakan itu?

Ya.

- Kamu tidak pulang? - Ya.

Aku mau pulang.

Astaga, Matilda menyatakan perasaannya kepada Ye Joon,

tapi dia menyukai orang lain.

Tapi aku tidak percaya kalian satu tim kecuali aku.

Kamu juga di tim kami?

Aku sudah bilang tidak bisa datang karena pemotretanku.

Dan sudah kubilang kamu harus melakukan penelitian.

Kapan percakapan ini terjadi?

Di grup obrolan.

Hanya memiliki ponsel 2G

di zaman sekarang membuat seseorang sangat kesepian.

Kita harus membuat proposal untuk aplikasi baru?

Duduklah di sini, ya?

- Apa itu aplikasi? - Aplikasi.

YouTube dan Instagram.

Semuanya aplikasi ponsel.

Begitu rupanya. Kalau begitu, apa ini juga aplikasi?

Matikan itu sekarang juga.

Aku tidak membawa pengisi daya, jadi, aku tidak bisa membuang daya.

Akan kupinjamkan milikku.

Itu tidak berfungsi untuk ponselku.

Bagaimana dengan aplikasi yang menganalisis bahasa hewan piaraan?

Kita bisa kumpulkan data gonggongan, bahasa tubuh, dan sebagainya.

Itu ide bagus.

Aku punya kucing.

Ada banyak momen saat aku mau tahu isi pikiran kucingku.

- Aku bisa memahami itu. - Kamu juga punya kucing?

Tidak.

Aku ingin tahu apa yang Seon Nyeo tersayangku pikirkan.

Apa aku piaraanmu?

Sebenarnya aku punya ide yang sama.

Kamu bahkan mencuri ideku sekarang? Setelah mencuri Cheon Nam Ho dariku?

Tidak.

Kurasa kita memiliki pemikiran yang sama.

Mau istirahat sebentar?

Aku akan mengejutkanmu di rumah nanti. Nantikanlah.

Baiklah.

"Di rumah"?

Menantikan apa?

Aku kesulitan menahan diri.

Aku juga.

Aku akan membuat tteokbokki super pedas untukmu.

Aku membeli saus pedas spesial kemarin.

Makin pedas, makin baik. Terima kasih!

Aku tidak percaya ini.

Apa yang ingin kamu bicarakan?

Kenapa kamu ingin bertemu di sini?

Boleh kupinjam ponselmu sebentar?

Aku tidak bisa membiarkanmu masuk ke hatiku,

tapi aku bisa mengizinkanmu memakai ponselku.

Maafkan aku. Aku akan mengeluarkanmu besok.

Apa?

Apa yang kamu lakukan?

Aku mungkin tidak bisa meraih hatimu,

tapi aku bisa mencegahmu pergi ke rumah Seon Nyeo hari ini.

- Hei, Yoon Yi Na! - Maaf, Cheon Nam Joon.

Hei, keluarkan aku! Yoon Yi Na!

Ponsel mati. Silakan tinggalkan pesan setelah nada berikut.

Apa yang terjadi? Kenapa mereka lama sekali?

Di mana kamu?

- Kamu bersama Cheon Nam Wook... - Han Seon Nyeo.

Sekarang giliranmu untuk mengalami

rasanya ditinggal sendirian.

Jangan bilang dia membunuh Nam Wook.

Aku Cheon Nam Wook.

Mendobrak pintu itu mudah bagi petarung tunggal ini.

Sakit.

Cheon Nam Wook.

Cheon Nam Wook!

Jika dia tidak di sini, aku tidak tahu di mana dia.

Halo? Cheon Nam Wook dikurung di sini!

Cheon Nam Wook?

Nona Kucing?

Astaga. Keluarlah.

Tangkapan bagus, bukan?

Apa?

Suara apa itu tadi?

Apa?

Pintunya terkunci.

Apa ini juga efek Cheon Nam Wook?

Ini tidak nyata, seperti dari komik romansa.

Keluarkan kami! Cheon Nam Wook di sini!

Han Seon Nyeo juga!

- Pak! - Pak!

Ponsel mati.

Silakan tinggalkan pesan setelah nada berikut.

Masih mengerjakan proyek?

- Ayo. - Sebenarnya,

antar aku ke sekolah, alih-alih ke rumah.

Hati-hati, Nona Kucing.

Jika terlalu sulit, haruskah aku mengambil alih?

Aku bisa melakukannya.

Aku yakin.

Kunci darurat seharusnya ada di sini. Astaga!

Kamu terluka?

Kita terkurung di sini,

dan kotak pertolongan pertama muncul setelah tanganku terluka.

Ini seperti adegan sebuah drama.

Apa ini juga efek Cheon Nam Wook?

Duduklah.

Kamu tidak tahu bahwa kamu harus menghargai tubuhmu?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left