Lady Chatterley's Lover

Lady Chatterley's Lover

Download Indonesian Subtitle

Release info

ㅡLady Chatterleys Lover NF-RT-02:07:46
A Commentary by DD_Movie
NF RETAIL | t.me/ddmoviechannel

Tags

other
Published on: 2023-01-20
Downloads: 123
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Aku, Constance Reid, menerimamu, Clifford Chatterley,

sebagai suamiku yang sah,

untuk saling memiliki dan menjaga,

dalam susah maupun senang,

dalam kelimpahan maupun kekurangan,

dalam sakit maupun sehat.

- Bagaimana rasanya? - Entah. Tanya aku besok.

- Kau harus makan sesuatu. - Aku harus ganti baju.

Bagaimana?

Aku ragu Clifford ingin berlama-lama di resepsi.

Menurutmu ibunya tak akan setuju?

Aku tak yakin.

Hilda, kita sedang bicara soal gaun atau pernikahan?

Dia bertugas esok pagi. Bayangkan jika dibiarkan,

lalu hal buruk terjadi.

- Kau tak bisa bercinta saja dengannya? - Hilda! Serius.

Ya. Komitmennya lebih sedikit dan itu yang diinginkan Clifford.

Clifford tak begitu.

Kau tahu dia. Dia baik dan bijak.

Membuatku aman.

Keluarganya lebih tradisional daripada kita,

tetapi pandangannya sendiri cukup progresif.

- Sungguh? - Ya.

- Apa dia tahu tentang pria Jerman itu? - Ya. Dia bilang tak masalah.

Itu sebelum perang, jadi tak dihitung.

Kau tak perlu meyakinkan aku. Aku punya pria Jerman juga, ingat?

Priaku tewas.

Begitu saja.

Apa?

Aku tak ingin melihatmu terluka.

Kau membuka hatimu

dengan mudah.

Hilda!

- Clifford! - Bantuan datang.

Kau baca pikiranku.

Aku hampir teguk minumanmu.

- Bersulang. - Bersulang.

- Sekarang apa? - Ayah kita siap bersulang.

Kita hadapi bersama?

Tentu.

Kau tampak menakjubkan.

Terima kasih.

Kau siap?

Jadi, bersulang untuk Clifford dan Connie,

harapan baru kita untuk penerus Wragby.

Clifford dan Connie.

Bukan itu alasan kami menikah.

Kenapa lagi baronet menikah?

- Aku karena bertemu Connie. - Aku karenamu.

Terima kasih kepada yang menyumbangkan mentega dan gula

untuk membantu merayakan.

Untuk penerus Chatterley.

Untuk Chatterley!

Astaga. "Kenapa lagi baronet menikah?"

Tak bisa dipercaya.

Kau ingin punya anak, Clifford?

Ya. Suatu hari.

Demi kita, bukan demi ayahku.

Kurasa kau mau.

Kurasa begitu.

Kau tak apa?

Ya, tentu. Maaf.

Hanya…

Aku memikirkan kembali berperang.

- Aku akan baik-baik saja. - Ya.

- Kita tak perlu lakukan apa pun. - Aku mau.

Yakin tak mau kuantar ke stasiun?

Terima kasih.

Tak perlu formal, ya?

Aku mencintaimu.

Dah.

Kutunggu suratmu.

Akan kutulis setiap hari.

Hilda sayang, aku tahu perang akan mengubah kita,

tetapi tak yakin sebesar apa.

Seakan-akan berakhir separuh kehidupan lalu,

bukan enam bulan.

Kami sudah pindah dari London.

Baru tiba di Wragby,

rumah keluarga Clifford.

Begitu menetap, aku akan lebih sering menulis.

Adikmu tersayang, Connie.

Terima kasih.

Selamat datang, Pak Clifford. Kami berdoa untukmu.

Terima kasih.

Baiklah.

Terima kasih. Aku bisa.

Bapak dan Ibu Warren, ini istriku,

Lady Chatterley.

Senang bertemu, Nyonya.

Banyak yang harus dikerjakan.

Panggil lagi para pekerja, Bu Warren.

- Dia pernah lebih baik. - Kita akan hidupkan lagi.

Kami kira kau mau pakai ruang kerja ayahmu untuk kamar utama,

jadi tak perlu naik tangga.

Terima kasih.

Tidak.

Taruh tasnya di sini.

Kita pakai perpustakaan saja.

Tidur di antara buku akan sangat menginspirasi.

Ayah ditemukan di sini. Katanya jantungnya berhenti.

Kurasa dia mati kecewa.

Clifford, semuanya sudah selesai.

Hidup adalah yang kita jalankan.

- Bu Warren. - Ya?

Buka tirainya, biarkan cahaya masuk.

Tentu, Nyonya.

Lihat-lihatlah.

Tentu.

Kau bisa pakai ruang di atas perpustakaan

dengan foto-foto.

Kau bisa pakai seluruh lantai dua.

Selamat datang.

Kau tak apa? Aku bantu. Bersandar saja kepadaku.

- Siap? - Ya.

Aku mulai mahir.

Aku suka.

Kau tahu,

aku berpikir mengembangkan cerpen yang kutulis di Cambridge.

Diubah jadi novel.

- Itu ide bagus. - Benar?

- Mau jadi editorku? - Tentu.

Korektor, tukang ketik. Aku akan melamar.

Akan kutaruh di paling atas.

- Begini? - Ya.

Kasur ini lebih empuk.

- Malam pertama di Wragby. - Mari.

- Maafkan aku. - Kau tak apa. Sungguh.

Apa?

Maaf, Con.

Aku tak bisa lagi.

Maafkan aku.

Tak apa. Jangan khawatir.

Aku tak apa.

Ya.

Aku mencintaimu.

Ini kemalangan, tetapi…

kita akan bahagia di sini.

Di Wragby.

Halo, Pak.

Aku kuat, pekerja keras, dan tak akan mengecewakanmu.

Lily Wheedon. Ibuku bekerja untuk Pak Geoffrey.

Sungguh?

Oliver Mellors?

Kau bekerja untuk ayahku sebelum perang.

Ya, Pak.

- Kau letnan tentara. - Ya, Pak.

Kau yakin bekerja sebagai penjaga ternak

akan memuaskan setelah jadi tentara?

Aku senang suasana tenang.

Aku lihat dampak perang pada pria.

Aku juga.

Kau pasti lebih mengenal properti ini daripada aku.

Tidak. Aku tak bisa datang saat dia bekerja.

Bagus. Selamat datang, Pak Mellors.

Pak.

Kalau begitu, kita harus pelajari bersama.

Terima kasih.

Aku Kelly Martin, Nyonya.

- Terima kasih. - Lima tahun pelayan.

Hilda sayang…

Aku bodoh karena tak segera menulis.

Itu karena Wragby butuh perawatan luar biasa.

Namun, kami akhirnya punya staf

yang dapat memulihkan tempat ini.

Kekuatan Clifford pulih.

Dia masih hanya izinkan aku yang membantunya,

tetapi setiap hari, dia makin bisa mandiri.

Dia menulis sepanjang waktu,

yang membuatnya optimis, dan novel pertamanya hampir selesai.

"Aku bertemu Ny. Gertrude saat makan malam, koma,

diundang Lord Witherby."

Witherby, W-I-T-H-E-R-B-Y.

"Dengan orang yang…" Aku cukup senang dengan ini…

Di sini tenang.

Aku merindukan kehidupan di London,

dan, aku merindukanmu.

Namun, kita harus hidup,

berapa banyak pun langit jatuh.

Kadang ada tamu.

Sebagian teman bujangan Clifford.

Tak mengejutkan sebagian dari mereka belum dapat wanita.

Kadang, kami kedatangan para penulis

yang jadi penasihat Clifford.

Tampaknya, teman lamaku

berpikir kemalangan itu menular.

Kau dan Owen

lakukan perjalanan sejak perang berakhir,

tetapi begitu kau pulang, aku ingin bertemu denganmu.

- Apa aku mengganggu? - Tidak.

Aku berpikir untuk ke London beberapa hari,

untuk mengunjungi Hilda.

Meninggalkan aku sendiri?

Banyak pelayan di rumah ini.

Aku butuh kau, bukan pelayan.

Kenapa tak undang Hilda? Dia sangat disambut.

Sudah. Dia tak bisa keluar London dalam beberapa minggu.

Aku senang dia bisa datang.

Aku mau cari angin.

Kenapa? Kita bisa suruh Bu Warren jika butuh sesuatu.

More Indonesian subtitles for Lady Chatterley's Lover

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left