Release info

펜트하우스-The-Penthouse-E11-E12-NEXT-VIU
A Commentary by ANANG2196

Tags

other
Published on: 2020-11-10
Downloads: 20
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Karakter, lokasi, insiden, organisasi"

"Dan latar belakang drama ini hanyalah fiksi"

Tapi aku merasa kasihan kepadanya.

Andai tidak tahu apa-apa, dia tidak akan mati.

Aku tidak percaya dia mengancam kita dengan video.

Mari lupakan semuanya dan rayakan ini.

Bersulang untuk keberuntungan kita.

Ada orang di sana?

Mereka memperlakukanku seperti orang bodoh

untuk menyembunyikan fakta bahwa mereka berselingkuh?

Kamu akan dihukum karena ini.

Aku akan menghancurkanmu, Berengsek.

Bukan apa-apa. Aku pasti terlalu sensitif.

Kurasa aku harus pergi.

Tenanglah. Min Seol A sudah mati

dan ponselnya hilang.

Rahasia kita akan terkubur selamanya.

Sudah kubilang, aku sedang tidak ingin.

Kamu menyembunyikan sesuatu dariku?

Apa maksudmu?

Aku hanya agak lelah.

Aku akan meneleponmu nanti.

Kenapa kamu sangat terkejut?

Kamu dari mana saja selarut ini?

Aku ada kelas privat malam hari ini,

dan baru saja berakhir.

Begitukah?

Santai saja.

Aku membelikan wiski kesukaanmu sebagai hadiah. Mau minum?

Ada yang ingin kubicarakan juga.

Ada apa?

Mengenai malam itu,

saat Min Seol A meninggal di Hera Palace.

Apa maksudmu?

Aku tidak ingin memikirkan malam itu lagi.

Kamu lupa apa yang dikatakan Pimpinan Joo?

Min Seol A tidak pernah datang ke Hera Palace.

Jadi, berhentilah mengatakan hal yang tidak perlu.

Kenapa dia berbohong?

Tidak mungkin.

Aku tidak mungkin membunuhnya.

Tidak...

Aku menyadari kamu mabuk semalam. Sembuhkan pengarmu.

Aku membuat sup pollack kering, kesukaanmu.

Kapan kamu pulang?

Pagi ini. Kamu tidak mendengarku karena sedang mandi?

Anak-anak sudah berangkat

dan kamu meliburkan para pembantu. Jadi, aku bergegas pulang.

Kapan kamu menyiapkan ini? Kamu pasti sibuk merawat Hye In.

Aku sangat sibuk dengan Hye In dan kurang perhatian kepadamu.

Maaf soal itu.

Kamu belum dengar, ya?

Gadis itu sudah mati. Min Seol A.

Dia bunuh diri.

Bunuh diri?

Kenapa tiba-tiba bunuh diri?

Anak-anak yatim piatu memang seperti itu.

Menurutku orang tidak berubah bahkan sebelum kematian.

Dia penuh dengan racun,

dan dia membakar apartemennya sendiri sebelum melompat.

Kamu menikmati perjalanannya?

Kamu tidak bertengkar dengan Eun Byeol dan Seok Kyung, bukan?

Ibu hampir gila karena sangat merindukanmu, Putri.

Segera hubungi ibu jika terjadi sesuatu.

Ibu akan mengesampingkan semuanya untuk segera menemuimu.

Dia sudah menutup teleponnya?

Itu Jenny? Dia baik-baik saja?

Ya. Dia sangat bersemangat untuk berlibur dengan teman-temannya.

Putriku sangat berarti bagiku, aku tidak bisa bersantai saat dia pergi.

Dia tidak begitu cantik. Kamu tidak perlu terlalu khawatir.

Sampai jumpa.

Malam itu. Ada apa dengan darah itu?

Darah apa?

Di hari pesta kita, di toilet.

Aku melihatmu, Dokter Ha.

Bu Kang. Ini toilet pria.

Itu. Aku menumpahkan anggur di bajuku.

"Darah"? Siapa pun yang menguping pasti akan salah paham.

Aku harus pergi.

Kamu tidak melakukan sesuatu kepada gadis itu, bukan?

Aku tidak memberi tahu siapa pun yang kulihat malam itu.

Bu Kang. Berpikirlah sebelum bicara.

Kecurigaan seperti itu sangat tidak menyenangkan.

Sial.

Apa dia menganggapku bodoh?

Apa dia pikir aku tidak bisa membedakan darah dengan anggur?

Ada sesuatu yang terjadi.

Berapa banyak yang dia lihat?

Pukulan bagus, Min Hyuk!

Astaga.

- Ya ampun. - Lihatlah.

Ambil.

Apa ini? Kamu menyuruhku memukul sejauh 120 meter.

Aku sudah memukul tepat 120 meter, kenapa mendarat di sana?

Bagaimana jika itu jatuh ke dalam rintangan air?

Kurasa bolanya sedikit melenceng.

Seharusnya kamu memperkirakan itu sebelum menyebut jarak.

Jika aku kalah, kamu harus bertanggung jawab.

Ayolah, Eun Byeol. Sekarang giliranmu.

Ada apa denganmu? Kamu tidak mengenai bolanya.

Hei, pasti ada yang mengganggu pikiranmu, bukan?

Apa yang mengganggu pikiranku?

Aku hanya tidak begitu bugar.

Perhatikan baik-baik. Akan kuakhiri babak ini untukmu.

- Seok Kyung! - Astaga!

- Seok Kyung! - Lakukan sesuatu!

Hati-hati dan pegang tanganku!

- Joo Seok Kyung! - Astaga.

Tangkap dia! Tolong dia!

- Dia baik-baik saja? - Keluarkan dia dari sana!

Kamu basah kuyup.

Ini semua salahmu.

Ini terjadi karena kamu salah menyebut jarak!

Kenapa kamu tidak bilang ada plastik di dalam airnya?

Seharusnya kamu bilang ini akan licin!

Kamu ingin aku mati?

Hentikan. Kamu baik-baik saja. Kamu baik-baik saja.

Kamu baik-baik saja? Kamu terluka?

Rasanya seperti ada yang menyeretku ke dalam air.

Aku tidak tahan dengan wajah itu.

Wajah siapa?

Lupakan saja. Aku hanya berhalusinasi.

Kamu sempat menghadapi kematian dalam waktu singkat itu.

- Kurasa kamu melihat Malaikat Maut. - Hentikan.

Astaga. Lihatlah kondisimu.

Hampir saja.

Kamu bisa terus bermain?

Suasana hatiku hancur!

Mari kita sudahi saja.

Cepat! Ayo ke clubhouse!

Aku takut. Aku ingin pulang.

Ada apa denganmu? Kamu belum pernah mendengar suara petir?

Kita akan dihukum

atas perbuatan kita kepadanya.

Tutup mulutmu!

Jika kamu membahas itu sekali lagi, aku akan memberimu pelajaran.

Seok Kyung!

- Seok Kyung. - Sakit!

Bertahanlah. Ada orang di sana?

- Tolong aku. - Ada orang di sana?

- Seok Kyung. - Tetap tenang.

Tolong!

"Tulis Buku Harian"

"Baca Buku Harian"

"Album Foto Anna 2018"

"Album Foto Anna 2018"

"Album Foto Anna 2018"

"Untuk kali pertama, aku punya keluarga"

Untuk kali pertama, aku punya keluarga.

Selamat datang, Seol A.

Kamu tidak tahu berapa lama kami menunggumu.

Aku akan memperkenalkanmu

kepada ibu dan ayah barumu.

Selamat datang, Nak.

Mau masuk?

Mulai hari ini, namamu Anna.

Anna Lee.

"Anna"?

Aku jatuh cinta pada mereka pada pandangan pertama.

Anna yang tercantik.

Selamat ulang tahun, Nak. Kejutan.

Kami menyayangimu, Anna.

Aku ingin mencobanya.

"Aku akan jalani hidup di AS sebagai Anna Lee, bukan Min Seol A"

Kenapa adopsimu dibatalkan, Seol A?

- Astaga. - Halo.

Astaga. Lihat.

Mobil apa itu?

Ya.

Halo. Apa aku terlambat?

Kamu sudah melihat berita tentang kematian Seol A?

Aku sangat ketakutan.

Mengerikan sekali, gadis itu bisa belajar di sekolah ini.

Memangnya kenapa kalau dia berbakat?

Kenapa orang rendahan itu mendapat peringkat pertama?

Bukankah para juri harus menerima penalti?

Gadis itu terlalu di bawah standar kita, bukan?

Sebagai salah satu juri, aku merasa sangat menyesal.

Tapi kurasa kebaikan akan datang dari kejahatan.

Itu memberikan alasan bagi orang tua baru untuk datang bersama,

dan kini akar penyebab masalah itu sudah hilang.

Benar sekali.

Dia bekerja di bar dan punya sponsor juga.

Bagaimana jika itu memengaruhi anak-anak kita?

Satu orang rendahan bisa saja menodai nama sekolah bergengsi ini.

- Benar. - Itu benar.

Seol A

bukan anak seperti itu.

Halo.

Putriku, Bae Ro Na, ada di daftar tunggu.

Siapa di sini yang kerja paruh waktu membersihkan pemanggang barbeku?

Tidak ada, bukan?

Seol A bekerja dan hidup keras,

melakukan pekerjaan paruh waktu yang terlampau sulit bagi orang dewasa.

Bagaimana kamu tahu soal itu?

Karena aku melihatnya.

Sebagai ibu dari anak-anak seusianya,

tidakkah kalian merasa malu menghina orang yang sudah mati?

Kamu yang paling diuntungkan dari kematiannya.

Bagaimana kalau kamu lebih jujur?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left