The first 178 lines.
Subtitle Wetv dibawa oleh @Dyah
Bawa baik-baik.
Terima kasih.
Ada satu hal yang
ingin kusampaikan.
Hari ini toko menyuruhku
membawa kalian melihat rumah.
Ka... kalau begitu merepotkanmu, Manager Fang.
Bukankah katanya pergi di siang hari.
Siang hari.
Aku takut kalian lupa.
Jadi kemari untuk mengingatkan kalian.
Kamu lihat.
Bibi Xu berpikir secara menyeluruh.
Dia juga mengutus orang untuk mengingatkan kita.
Iya juga.
Kalian bekerja dulu.
Aku jemput nanti siang.
Baik.
Sampai jumpa nanti siang.
Baik.
Rumahku sudah diserahkan.
Sekarang aku tunawisma.
Aku sekarang miskin.
Kakak,
meskipun rumah ini milikku,
tapi diriku adalah milikmu.
Proyek selanjutnya.
Ayo, proyek selanjutnya.
Lihat, lihat.
Dua porsi sarapan.
Dia bisa makan 2 porsi sarapan sendirian.
Dia sangat rakus, siapa yang bisa menghidupinya?
Dia menghasilkan uang untuk dirinya sendiri,
tidak seperti kamu, masih membutuhkan orang lain.
Kamu menyebalkan.
Paman, Paman.
Sekali teguk bisa minum segelas susu kedelai.
Dengan kekuatan paru-paru ini,
mungkin dia bisa berdiam di dasar laut selama 2 jam,
tanpa harus berganti nafas sama sekali.
Orang desa,
jago makan.
Melihatnya membuat lambungku sakit.
Silakan nomor 22 ke ruang registrasi nomor 1.
Kehidupan bebas
akan segera dimulai.
Aku tidak sabar menantikannya.
Aku peringatkan kamu.
Kamu tidak boleh serius melakukannya.
Orang yang datang bercerai,
tidak ada yang memakai cincin.
Menurutmu, jika kita masih pakai,
saat kita kembali,
apa mereka akan percaya pada kita?
Jika pakai cincin, tidak seperti ingin cerai.
Bagaimana jika kita dilarang bercerai?
Cepat lepaskan.
Tidak bisa!
Aku katakan padamu.
Cerai atau tidak,
cincin ini selamanya tidak boleh dilepas.
Kamu adalah milikku.
Dia berguna untuk mengikatmu.
Aku sekarang miskin, tidak ada yang mau.
Tapi kamu tampan dan baik.
Itu memang benar.
Aku tidak bisa tenang.
Kakak, jika tidak terjadi kesalahan,
tahun depan di saat ini
rumah baru kita telah sampai di tangan.
Tiba saatnya,
aku lahirkan anak gemuk untukmu, bagaimana?
Kenapa?
Aku tidak bisa menunggu selama itu.
Aku mau sekarang juga.
Tidak bisa.
Silakan nomor 23 pergi ke ruang mediasi nomor 3.
Kontrol suasana hatimu.
Jangan terlihat gembira, serahkan padaku.
Ayo.
Bawa teman makan kalian.
Mulai rapat.
Tak tertahankan lagi.
Bawa apa ke rapat?
Bawa teman makan.
Mengerti.
Aku buang dulu. Astaga.
Membuatku berkeringat saja.
Kamu ini sedang apa?
Teman makan.
Untuk makan.
Siapa sebenarnya yang merekrutmu masuk?
Bibi Xu.
Pergi.
Tidak makan, ya?
Akhir-akhir ini ada sumber rumah baru apa saja,
Xiao Yu?
Hadir.
Maksudnya distrik kita?
Jangan tanyakan pertanyaan itu lagi.
Tentu saja distrik kita.
Maaf.
Wang Zi Jian.
Di Han Jia Forest ada 2 rumah.
Satu king tower, satu rumah tiga ruang.
sudah genap 2 tahun, dijual cepat.
Harga bisa ditawar.
Selain itu, ada tipe rumah SOLO.
Akan menunjukkannya nanti sore.
Ada lagi,
Four Season City ada satu rumah.
Tapi menurutku,
pemilik rumah mencoba memasang harga,
tidak bertekad menjual rumah.
Aku akan terus bekerja.
Selesai.
Maple ada satu rumah.
Siapa Manajer Feng?
Maple ada satu rumah.
Kenapa aku tidak tahu Maple
ada satu rumah baru?
Segera keluar.
Rumah yang belum keluar tidak termasuk.
Tapi perhatikan, ya.
Mungkin bisa jadi sumber rumah.
Selalu diperhatikan.
Xie Ting Feng.
Ada.
Berdasarkan pengalamanmu,
sorotan sumber rumah minggu ini
harus diletakkan di mana?
Titik jualnya di mana?
Ming Ren Ju, nomor 37, rumah 1809,
menghadap selatan, ada MRT, distrik sekolah,
tidak dekat jalan, genap 5 tahun.
Tidak melihatku, tidak melihatku.
Zhu Shan Shan.
Hadir!
Kamu sudah membagi brosur berhari-hari.
Mulai hari ini,
kumpulkan laporan keliling setiap hari.
Keesokan paginya kirimkan padaku.
Harus ada informasi 20 set
sumber rumah yang asli.
Ingat. Harus asli.
Informasi sumber rumah selalu berubah,
website tidak update tepat waktu.
Jika kamu ingin mendapatkan
20 informasi sumber rumah,
minimal harus menelepon 200 kali untuk mencocokkan.
200 telepon?
Sampai malam pun tidak akan selesai.
Mulai sekarang,
setiap jam 9 malam,
kalian harus kirim target keesokannya
ke dalam grup.
Siapa yang lupa,
atau terlambat akan dihukum.
Pada rapat pagi hari ini,
aku ingin memuji Xiao Lou.
Pakaiannya
sesuai dengan peraturan perusahaan.
Kalian harus menjadikan Xiao Lou teladan.
Tapi Bibi Xu berkata,
asalkan tidak mempengaruhi pendapatan,
pakai apa saja boleh.
Apa kamu sudah mendapatkan uang?
Kalau begitu,
setiap sampai di toko,
aku harus pakai pakaian harimau,
saat pergi pulang kantor
harus pakai pakaian suram ini?
Aku tidak senang.
Tidak penting kamu senang atau tidak.
Manajer Fang,
menurut Anda bagaimana jas pesananku ini
jika dibandingkan dengan seragam kerja?
No comments yet. Be the first to leave one.