The first 200 lines.
Mohon minta perhatiannya.
Orang tua siswa SD baru,
tolong serahkan dokumennya di aula pertemuan,
selambat-lambatnya pukul 11.
Minggir, semuanya.
Aku mau lewat.
Lewat sini, Nak.
Oh, astaga.
Kemari.
Isares Arunvilai, orang nomor satu dalam daftar tunggu.
Dia dapat nilai 97 dari 100.
Berapa nilai siswa yang diterima?
Antara 98 hingga 100.
- Boleh kulihat nama mereka? - Tidak, tak boleh.
Terima kasih.
Jadi dia akan serahkan kursinya?
Tidak, aku akan bicara dengan Kepala Sekolah.
Untuk mempertahankan kursinya, anda harus ...
... daftar dan bayar biaya administrasi.
Tapi katanya dia ada di daftar tunggu.
Empat siswa dengan nilai 96.5 juga menunggu.
Baiklah. Berapa?
Totalnya 9,800 baht.
Ohm.
Kalau kita punya 25,000 baht dan bayar biaya pendaftaran 600,
sisanya berapa?
Jadi 24,400 baht.
Dan kalau kita bayar 9,800 baht untuk mempertahankan daftar tunggu,
sisanya berapa?
Tersisa 14,600 baht.
Kita juga butuh seragam baru, sepatu baru, tas baru.
Ibu.
Tak Ibu sangka kau cuma berada di daftar tunggu.
Tak bisakah kau berjuang demi Ibu?
Lain kali berusaha lebih keras, ya?
Baiklah, Bu.
Ohm, ayo ikut.
Satu kali saja. Lalu belajar dengan giat. Jangan kecewakan Ibu.
8 TAHUN KEMUDIAN
8 FEBRUARI
UJIAN BEASISWA OHM
"Hari ini, siswa menghabiskan rata-rata ...
... lima jam di ruang kelas."
"Statistik juga menunjukkan mereka ...
... menghabiskan 4.1 jam bermain ponsel."
"Angka ini mungkin terus naik."
"Mereka lebih memilih bermain ponsel daripada berolahraga."
"Jadi saya ingin ajukan proyek 'Sekolah …'"
Tidak, bukan itu. "Kelas Tanpa Ponsel."
"Kita harus sadar bahwa ponsel adalah ancaman besar."
Halo?
Bu Ben? Anakku tak perlu lagi les denganmu bulan ini.
Temannya ikut kelas online, dan dapat nilai bagus.
Jadi anakku ingin coba ikutan.
Tak apa. Sudah, ya.
PENDAPATAN LES -4,000 BAHT
TAGIHAN LISTRIK -3,000 BAHT
TAGIHAN INTERNET -1,000 BAHT
TAGIHAN KARTU KREDIT -3,000 BAHT
TAGIHAN AIR -400 BAHT
Temanmu SonicFighter kembali lagi.
Halo, semuanya.
Triple Kill, kena! Teruskan, sob!
Ini dia, serang sekarang!
Mantap!
Tank? Rasakan itu!
Arum, ayo! Ayo sekarang!
Gampang, aku muter dulu.
Yorn pergerakannya lambat! Mati kau!
Sial!
Kenapa pintunya ditutup?
Maaf, Bu.
Aku sedang menulis pidato.
Pidato apa?
Pidato untuk Hari Ibu.
Aku terpilih untuk membacanya di panggung.
Kenapa pakai earphone?
Yah, biar lebih fokus,
sambil mendengarkan lagu.
Oh.
Komputer baru?
Iya, Bu.
Beli dari Palm.
PC lamaku kujual.
Dan uangnya dipakai untuk membeli ini.
Tenang, ini murah dan ketinggalan zaman.
Dan ini?
Apa ini?
Itu surat ...
... izin untuk ikut turnamen game.
Apa kau punya waktu?
Kau harus fokus belajar.
Aku punya waktu luang.
Dengar, aku selalu menuruti Ibu, 'kan?
Ini cuma game online.
Tolong tanda tangani.
Apa aku pernah kecewakan Ibu?
PAGI BESOKNYA
UNDANGAN MENGIKUTI KEGIATAN HARI IBU
SURAT IZIN MENGIKUTI TURNAMEN AOV
Kepala Sekolah, kita harus sadar bahwa ponsel adalah ancaman besar.
WiFi-nya lancar banget.
Artinya kalau WiFi sekolah selancar ini,
ponsel harus dilarang di dalam kelas.
Pak, dia benar.
Sekolah di Perancis sudah menerapkan aturan ini.
Akan kuusahakan.
Sekolah kita harusnya lebih ketat sejak dulu.
Kukirim kalian berdua ke sekolah lain,
untuk mepelajari cara mereka membatasi ponsel.
Dengan begitu, kita bisa terapkan aturan itu di sini.
Mulai sekarang, Sekolah Ratpanyavittayakom ...
... akan menjadi sekolah teladan!
Baiklah, Myanmar menyerang kita dari tiga sisi.
Di utara, di Kota Chiang Saen.
Dari barat, di sini.
Melalui Jalur Tiga Pagoda.
Dan dari selatan, di Ratchaburi.
Raja ....
Sebentar.
Oh, iya.
Raja Bodawpaya membagi pasukan terakhirnya jadi sembilan,
dan mengerahkan mereka ke Bangkok.
King Rama I mengirim tiga tentaranya untuk menghentikan Myanmar.
Tapi dalam perang, jumlah bukan segalanya.
Yang dibutuhkan ialah strategi!
Astaga! Seperti main AOV!
Semuanya, siapa nama Jenderal Myanmar!?
Pertempuran hebat terjadi.
Kita memasuki pertempuran!
Pasukan Pemberani,
berjalan ke dalam hutan pertempuran.
Pasukan terbagi menjadi tiga jalur.
Lima pahlawan harus bekerja sama ...
... dan mengerahkan segala kemampuan mereka.
Misi mereka adalah ...
... mencapai Core musuh.
Mereka mengandalkan kombinasi skill dan talent ...
... untuk melawan mereka di pertempuran yang sengit ini.
Namun dalam perang, harus ada pengorbanan.
Namun itu bukan berarti kekalahan.
Satu-satunya cara agar menang adalah menghancurkan Tower!
Demi kejayaan …
... AOV.
Check Out My AOV Fanart Instagram: @meteometa
Rasakan itu!
Lihat? Siapa yang paling jago?
Kau kuselamatkan.
Kalian semua!
Berjalan menuju Ruang BK!
- Iya, Pak. - Iya, Pak.
SISWA DALAM HUKUMAN TAHUN AJARAN 2019
KANTOR BK
Hei, Kobsak.
Aku belum menghitung pelanggaran terbarumu.
Tapi ini sudah sembilan.
Sekali lagi, kau akan dikeluarkan.
Berapa kali kubilang agar jaga sikap?
Kenapa kau tak bisa seperti siswa lain?
Itu semua hanya karena kau bermain game bodoh.
Kau tak punya masa depan!
Kau ini hanyalah ....
Kau tak punya masa depan!
Kau ini hanyalah ....
Kau tak punya masa depan!
KOBSAK WONGVIJITSUK
Kobsak!
Mau ke mana kau?
Apa kau tak mendengarkanku?
Itulah remaja pecandu game.
Agresif.
HARI INI
SEKOLAH PADUNGKIAT PATTANA
ISARES ARUNVILAI SISWA TELADAN
Apa kau nonton streamingnya Ohm tempo hari?
AOV?
Ya, aku nonton.
Dia langsung terkejut saat ibunya masuk.
Dia bahkan berbohong pada ibunya.
Anak teladan.
Kanalnya "SonicFighter," 'kan?
Kocak banget.
Asli kocak.
Ya, mantap!
Kau keren, Champ.
Super keren.
Sial!
Ibu.
Kenapa kau lakukan ini?
Apa kecanduan game membuatmu berbohong?
Ibu tak pernah mengajarimu berbohong.
Mulai sekarang, Ibu akan batasi pemakain ponselmu.
- Ibu. - Jangan protes.
Berhenti bermain ...
... dan keluar dari Higher.
Berikutnya, Isares Arunvilai,
Siswa Teladan Tahun 2019,
akan mewakili seluruh siswa memberi pidato.
HARI IBU
Isares, silakan naik ke panggung.
No comments yet. Be the first to leave one.