Release info

The Four 2015 Episode 12 - 13
A Commentary by Xiniesta
Terjemahan oleh The Deputies@Viki

Tags

other
Published on: 2016-03-27
Downloads: 32
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Darah Dingin

Tak Berperasaan

Pemburu

Tangan Besi

THE FOUR - (Shao Nian Si Da Ming Bu)

dinyanyikan oleh Zhang Han 张翰

THE FOUR - (Shao Nian Si Da Ming Bu)

Episode 12

Alih bahasa dipersembahkan oleh The Deputies @ viki

Kakak Ji -Kupu-Kupu, apa yang sedang terjadi di sini? Ada apa dengan saudara-saudara kita?

Ujian Deputi sebentar lagi akan dimulai dan semuanya sangat khawatir tidak lulus.

Semua sudah beberapa hari tidak tidur.

Belajar harus dilakukan secara teratur. Bagaimana bisa mengebut belajar saat akhir?

Gantikan bajuku! -Aku tidak sengaja.

Bagaimana ini tidak sengaja? Lihat sudah terbakar seperti ini.

Ada apa? Ribut-ribut. Kita semua adalah saudara. Untuk apa ribut-ribut seperti ini.

Komandan Ji, Hai Xiang kemarin membakar bajuku. Lihatlah!

Komandan Ji, aku tidak sengaja.

Kamu sengaja! Kamu iri bahwa aku lebih cantik darimu! Kamu iri bahwa latar belakang keluargaku lebih baik darimu!

Cukup, Du Juan. Jangan berdebat lagi.

Hai Xiang, apa yang sebenarnya terjadi?

Komandan Ji, kemarin malam, aku sedang belajar "Arsip Penuntutan Keadilan" sampai larut malam.

Saat hampir pagi, aku tidak sengaja tertidur dan menjatuhkan lilinnya, dan membakar baju Du Juan.

Aku membakarnya sampai rusak. Aku benar-benar tidak sengaja, Komandan Ji.

Aku sudah mengambil ujian ini selama lima tahun, tapi setiap kali aku gagal.

Jika kali ini aku gagal lagi, ayahku akan menikahkanku pada putra bodoh seorang pemilik tanah.

Lebih baik aku menjadi seorang bikhuni daripada menikah dengannya.

Komandan Ji, aku benar-benar tidak sengaja membakarnya. Aku benar-benar tidak sengaja membakarnya.

Kamu begitu bodoh. Kamu dan putra bodoh pemilik tanah itu akan menjadi pasangan yang sempurna!

Du Juan! Ini hanyalah sebuah baju.

Aku akan membayarmu untuknya. Juga, mulai sekarang jangan hanya menaruh perhatianmu pada baju dan dandanan.

Komandan Ji, aku mempelajari "Arsip Penuntutan Keadilan" setiap malam.

Aku hanya tidak ingin meninggalkan saudara-saudara. Aku tidak ingin meninggalkan Biro Deputi Ilahi.

Komandan Ji, aku mohon padamu. Bantulah aku, bantulah aku.

Aku benar-benar tidak sengaja.

Bantulah aku.

Kak Leng.

Yao Hua, ada apa?

Kak Leng, ini adalah salah satu saudara kami dari Divisi Bangau. Namanya Hai Xiang. Hai Xiang.

Tuan Darah Dingin, kumohon bantulah aku. -Apa yang sedang kamu lakukan?

Berdirilah dahulu. -Jika anda tidak setju, aku tidak akan berdiri.

Yao Hua, apa yang sebenarnya terjadi.

Kak Leng, ujian untuk deputi baru akan segera dimulai.

Semua saudara dari Divisi Bangau sangat gugup. Mereka bergadang mempelajari "Arsip Penuntutan Keadilan".

Aku melihat setiap mereka kelelahan, aku benar-benar merasa kasihan pada mereka.

Hai Xiang mengambil ujian ini sudah lima tahun berturut-turut, tapi tidak pernah melewatinya. Ayahnya berkata

jika kali ini dia tidak lulus lagi, ia harus pulang ke rumah dan menikahi putra bodoh seorang pemilik tanah.

Hai Xiang berkata lebih baik ia menjadi bikhuni daripada menikahinya.

Kak Leng, kamu dan aku adalah pengawas Ujian Deputi tahun ini

Jika kamu rela melepaskannya, aku ingin membantunya.

Kami adalah saudara. Aku tidak ada hati untuk melihatnya pergi.

Ujian untuk deputi mempengaruhi reputasi Biro Deputi Ilahi.

Tidak boleh ada pengecualian.

Kamu dan aku sama-sama bekerja di sini. Seharusnya kamu tahu bahwa sebagai seorang deputi,

kamu tahu seberapa penting tanggung jawab kita.

Lebih baik biarkan dia kembali

dan mempelajari "Arsip Penuntutan Keadilan" dengan baik.

Kak Leng! -Tuan Darah Dingin.

Aku tahu kakak tumbuh besar bersama Tak Berperasaan, Pemburu, dan Tangan Besi.

Hubungan yang telah melalui hidup dan mati, saudara yang dekat di hati. Sama seperti itu,

Yao Hua juga tumbuh besar bersama saudara-saudara dari Divisi Bangau.

Meskipun aku adalah seorang wanita, tapi aku mengerti perasaan antar kolega.

Hai Xiang mungkin sedikit kurang berkemampuan, tapi

ia selalu bertanggung jawab terhadap pekerjaan dan orang lain.

Aku rasa seharusnya kamu tahu, bahwa sebagai seorang deputi

kamu tidak boleh menaruh perasaan dalam pekerjaan.

Kak Leng, Yao Hua adalah seorang wanita.

Wanita berbeda dengan pria.

Jika ingin menjadi deputi, wanita harus bekerja lebih keras daripada pria.

Pria dapat kembali ke rumah dan menikahi istri, mempunyai anak-anak.

Melakukan pekerjaan sederhana dan melalui hari-hari damai.

Tapi jika seorang wanita diusir pulang ke rumah,

ia tidak mempunyai kesempatan untuk menentukan hidupnya sendiri.

Seperti Hai Xiang, ia harus menikah dengan putra bodoh seorang pemilik tanah.

Kak Leng.

Kita sudah bersama dengan Hai Xiang begitu lama. Apakah kamu rela melihatnya menikah dengan putra bodoh itu?

Tuan Leng, bantu aku. Aku mohon, bantu aku.

Paman ingin aku dan kamu mengawasi ujian ini bersama.

Lagipula, aku hanya bertanggung jawab atas deputi laki-laki. Aku hanya akan mengurusi deputi laki-laki.

Terima kasih Kak Leng!

Terima kasih Komandan Ji!

Ayo. Cepat berdiri.

Jika bukan karena anda, aku pasti akan dipaksa menikah.

Kamu sendiri yang memohon pada Kak Leng. Untuk apa berterima kasih padaku?

Dalam Biro Deputi Ilahi ini, Darah Dingin hanya akan mengabulkan permohonan Komandan Ji.

Semua orang tahu bahwa Kak Leng dan Komandan Jib adalah pasangan yang ditakdirkan untuk bersama.

Tuan Darah Dingin mencintaimu lebih dari apapun. Dengan kejadian hari,

jika ia tidak menyukai Komandan Ji, bagaimana mungkin ia menyetujuinya?

Tuan Zhuge!

Ujian Deputi Biro Deputi Ilahi tahun ini,

akan dimulai. Topik ujian hari ini adalah

"Arsip Penuntutan Keadlian" oleh Song Ci.

Kali ini, bukan hanya sekadar pertandingan.

Saya juga telah menambahkan ujian analisis dan penyelidikan kasus

yang berdasarkan pada "Arsip Penuntutan Keadilan".

Sebentar lagi, kalian akan melihat sebuah mayat.

Kalian semua akan segera menjadi deputi.

Saya ingin kalian mengobservasi dengan teliti mayat ini.

Lalu menulis dengan rinci analisis penyelidikan. Ini juga merupakan bagian dari ujian hari ini.

Pengawas ujian kali ini adalah Komandan Darah Dingin dan Komandan Ji Yao Hua.

Li Mo. -Tuan Zhuge.

Selain kedua pengawas ini,

saya juga ingin menambahkan pengawas asisten.

Dia adalah Chu Li Mo.

Tuan, aku... -Li Mo, aku ingin kamu mengawasi ujian

untuk menguji kemampuan membaca pikiranmu.

Bagaimana bisa ia menyuruh Chu Li Mo menjadi pengawas ujian?

Apa hubungannya ujian dengan dirinya?

Ujian mulai!

Kerjakan ujianmu sendiri. Jangan melihat ke kiri ke kanan!

Pengawas Chu, jangan ribut saat ujian.

Aku?

Di mana aku ribut?

Pergi dan awasi Divisi Kirin.

Divisi Bangau tidak perlu kau awasi.

Ke sini!

Ada apa?

Kamu hanya perlu melakukan pekerjaanmu dengan baik.

Jika tidak ada bukti, jangan berkata sembarangan.

Bukti?

Baiklah kalau begitu. Aku akan mencari bukti.

Apa yang sedang kamu lakukan?

Apa yang kamu ingin lakukan?

Bukan apa yang ingin kulakukan. Tapi apa yang ia ingin lakukan.

Berikan itu padaku.

Kamu tidak perlu mengurusi urusan Divisi Bangau.

Jika kamu terus mencampuri urusan ini, jangan salahkan aku tidak sopan padamu.

Sebagai seorang pengawas, kamu tidak menjadi teladan.

Kamu menghina kepercayaan yang diberikan Tuan Zhuge padamu!

Ada apa?

Tuan Zhuge, ia menyontek.

Hai Xiang, kamu tidak perlu ujian lagi hari ini. Kamu boleh pergi.

Tuan Zhuge!

Memanggilku ke sini, apa yang ia inginkan?

Kamu akhirnya keluar juga!

Memanggilku ke sini begitu lama, apa yang sebenarnya kamu inginkan?

Jika kamu tidak senang, maka marahi aku!

Kamu pikir kamu sekarang sangat hebat, bukan?

Apakah menjadi pengawas ujian kemarin membuatmu sangat bangga?

Kapan aku seperti itu?

Aku hanya tidak mengerti. Sebagai pengawas ujian, kamu ternyata membantu murid menyontek!

Bukannya menginstrospeksi diri, kamu malah menyalahkan aku!

Kamu tidak berbicara? Sudah tahu kesalahanmu?

Kalau begitu aku beritahu kamu!

Hai Xiang tidak sama.

Di mana ia berbeda?

Aku malas beromong kosong denganmu.

Bagaimana aku bisa tahu jika kamu tidak memberitahuku?

Aku tidak mengerti. Aku hanya melakukan tanggung jawabku, tapi kalian semua melihatku seperti aku telah melakukan kesalahan. Dan melihatku dengan tatapan seperti itu.

Mengapa?

Hai Xiang sudah berada di Biro Deputi Ilahi selama bertahun-tahun, tapi kemampuannya biasa-biasa saja.

Ia perlu lebih banyak waktu untuk mendapatkan pengalaman.

Tapi orang tuanya ingin menikahkannya dengan putra bodoh seorang pemilik tanah.

Jika ia tidak lulus ujian kali ini,

maka ia hanya bisa menerima rencana orang tuanya.

Tapi jika kemampuan Hai Xiang hanya biasa-biasa saja,

bukankah akan bahaya jika ia menjadi seorang deputi> -Tidak ada "jika" sebanyak itu!

Jangan campuri hal-hal yang tidak ada hubungannya denganmu.

Chu Li Mo! -Berhenti. -Permisi.

Aku ingin pergi mencari Komandan Ji untuk membicarakan masalah Hai Xiang.

Karenamu, Hai Xiang akan segera dikeluarkan dari Biro Deputi Ilahi.

Kamu masih berani mencari Komandan Ji?

Maaf, aku benar-benar tidak sengaja.

Aku hanya mengikuti perintah Tuan Zhuge untuk mengawasi ujian.

Lagipula,

Hai Xiang sendiri juga salah karena mencoba menyontek saat ujian.

Aku benar-benar tidak tahu jika ia tidak lulus ujian ini ia harus menikah dengan putra bodoh pemilik tanah.

Kamu masih berbicara omong kosong?

Dari detik pertama kamu masuk Biro Deputi Ilahi sampai sekarang, apakah kamu tahu berapa banyak masalah yang sudah kamu timbulkan?

Hari ini, jika aku tidak mengajarimu baik-baik,

sepertinya kamu tidak akan ingat!

Apa yang ingin kalian lakukan?

Jangan mendekat!

Kubilang jangan mendekat!

Li Mo...

Li Mo, kamu sudah bangun?

Akhirnya kamu bangun!

Aku... bagaimana...? -Kamu jatuh ke dalam kolam!

Tuan Tak Berperasaan yang menyelamatkanmu.

Ia menyelamatkanmu dengan putaran tubuhnya!

Apakah kamu tahu apa namanya ini?

Ini namanya "pahlawan menyelamatkan si cantik"!

Tuan Tak Berperasaan menggendongmu sampai ke ranjang.

Ia juga menyelimutimu.

Ia sangat perhatian sekali!

Apakah kamu tahu? Sekarang semua orang di Biro Deputi Ilahi sangat iri padamu!

Terutama mereka dari Divisi Bangau!

Apakah kamu melihatnya?

Aku tidak melihatnya.

Aku hanya mendengarnya dari orang.

Saat aku dengar kamu pingsan, aku cepat-cepat ke sini untuk mengurusmu.

Mengapa aku merasa sedikit kedinginan?

Kamu masih demam. Tadi, Tuan Tak Berperasaan sudah memanggil dokter ke sini.

Kamu akan merasa lebih baik setelah minum obat dan berkeringat sedikit.

Chu Li Mo!

Tuan Leng.

Apa yang kamu laukan di sini tengah hari seperti ini?

Aku...

Tuan Leng, Li Mo... -Berhenti berpura-pura! Cepat bangun dan masak.

Aku akan langsung pergi!

The Four subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for The Four

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left