Dead Sea

Dead Sea

Download Indonesian Subtitle

Release info

Dead Sea 2024 720p WEBRip x264 AAC-[YTS MX]
A Commentary by BndrST
No Resync

Tags

webdl
Published on: 2024-07-31
Downloads: 499
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Selamat pagi.

- Bagaimana tidurmu? - Baik.

Baik? Kau sudah sikat gigi?

Selama 1 menit 30 detik.

Oke. Ya, itu bagus.

Apa mimpimu?

Aku bermimpi tentang Ibu berikan aku banyak kecupan.

Aku sangat rindu Ibu.

Dengar, dia akan selalu menjaga kita, Kit.

Kau tahu itu, 'kan?

Kaya, kenapa aku tak ikut denganmu hari ini?

Karena kau akan bantu Ayah perbaiki kapal, oke?

Oke. Tidak adil.

Aku tahu. Aku akan mengajakmu lain kali, oke?

Aku takkan lama. Aku janji.

Hei, Ayah!

Ayah!

Hei. Aku pergi temui Tessa.

Jadi aku buatkan kau sarapan.

Telur dan roti panggang di dapur.

- Bagus, terima kasih. - Ya.

Terima kasih, Nak.

Ayah berpikir untuk menambal kapal dan membawanya berlayar lagi.

Hei, kau dan...

- Tidak, tidak. - Kau dan Tessa pergilah belanja.

Serius. Tak masalah. Tak apa.

Aku akan pergi. Sampai nanti.

Jangan lupa insulinnya Kit, oke?

- Ayah mengerti. - Ya, baiklah. Sampai jumpa.

MAIN DI SENSA69, SITUS GAME ONLINE TERLENGKAP AMAN & TERPERCAYA

BEBAS GANGGUAN & MENANG BERAPAPUN PASTI DIBAYAR. CARI KAMI DI GOOGLE "SENSA69"

- Hei, Tess. - Halo.

Sial, ini dari ayahku.

Jika dia tahu kita di sini, dia akan membunuh kita.

- Ya Tuhan. - Terserahlah.

Apa kau bersemangat? Tunggu hingga kau bertemu temannya.

Aku tak perlu dijodohkan, Tess.

Aku tahu. Aku hanya bilang.

- Bagaimana kalian bertemu? - Dari pesta pantainya Lance.

Mereka penyuka aksi air. Entahlah.

Mereka membuat video yang keren, tapi mereka sangat tampan.

Mereka tampan, tapi sangat gila.

- Mau? - Tidak.

Apa? Bisa kau tolong tetap berpikiran terbuka?

Beri mereka kesempatan. Ini pasti seru, aku janji.

Senang menjadi pendampingmu.

Oke. Ayo lakukan ini.

Ini. Kenapa kau tidak pegang ini,

Dan itu akan terasa lebih baik dalam satu jam, oke?

- Ya. Terima kasih. - Oke. Terima kasih.

Dan ingat aku,

Jenis ikan apa yang cocok dengan selai kacang?

Ubur-ubur.

- Terima kasih! Sampai jumpa. - Semoga harimu indah.

- Apa kabar, guppy kecil? - Hai.

- Ini sahabatku, Kaya. - Kaya. Julian.

Senang akhirnya bertemu kau. Aku banyak mendengar tentangmu.

- Kebanyakan hal bagus. - Baiklah.

Tidak. Aku bercanda. Kebanyakan hal buruk.

Ini sahabatku, Xander.

- Halo. - Hai.

Kalian siap untuk pulau?

Kami selesai bekerja, apa, setengah jam lagi?

- Pulau? - Ya, Bahamas.

- Bahamas? - Tidak perlu takut.

Xander dan aku sudah sangat sering ke sana.

Itu terdengar lebih seram dari sebenarnya.

Oke, aku hanya tak bisa lama-lama.

Aku harus menjaga adikku.

Kita akan kembali sebelum matahari terbenam.

Ya, ayolah, Kaya. Aku mohon?

Jadilah spontanitas.

Aku mohon, Kaya?

- Bahamas. - Ya!

Kau akan naik jet-ski?

Ya, hanya sebentar.

Aku mau naik jet ski, Kaya, aku mohon!

Hei, kawan. Aku janji akan mengajakmu lain kali.

- Boleh aku yang mengemudi? - Tentu saja!

Aku yakin kau lebih pandai mengemudi dibanding kakakmu.

- Oke. - Aku merindukanmu.

Oke, aku akan pulang terlambat.

- Makan malam di kulkas, oke? - Aku menyayangimu.

Aku juga menyayangimu. Dah.

Di mana ayahmu?

Mungkin sudah menghabiskan enam kaleng bir pertamanya.

Tidak. Tidak hari ini.

Aku janji padamu, dunia ayahmu takkan berhenti tanpamu.

Hei, lihat aku.

Kau butuh ini.

Kau tahu tentang pulau?

Kau tahu, aku pikir...

Oke, kau mau ikut jika aku memberitahumu?

- Mungkin tidak. - Ya, tepat sekali.

Kau terlalu muda untuk jadi setua ini, Kaya.

Ini.

- Kau sangat norak. - Aku tahu.

Ini caramu meminta maaf?

Tidak terlalu. Ini sebenarnya aku yang berkata...

...kau harus berhenti bersikap begitu antisosial.

Aku mengerti. Oke.

Ya? Kau siap?

- Ya. Sangat suka. - Apa kau suka?

Ayo. Cepatlah.

- Ayo. - Oke, aku datang.

Aku bersemangat. Kau juga bersemangat?

- Ya. - Bagus.

- Hei, manis. Apa kabar? - Hei.

- Kita hampir siap untuk berangkat? - Ya.

- Hei. - Hei. Terima kasih.

Kau pernah ke sana?

Ya. Aku pernah berlayar bersama keluargaku saat masih kecil,

Tapi aku belum pernah ke sisi lainnya.

Apa itu perjalanan yang layak?

Pantai yang epik, gua,

Laguna yang bening,

- Babi liar. - Babi?

Menurut legenda,

Bajak laut yang sembunyi di pulau meninggalkan mereka.

Mereka berada di sana sejak itu.

- Kau bisa renang bersama mereka. - Babi bisa renang?

Mereka sangat pandai berenang.

- Telepon? Ponsel. - Apa?

Kecuali kau mau itu berada di dasar lautan.

Baiklah. Ini.

Kau gugup?

Ini bukan rodeo pertamaku, Xander.

Apa kabar, semuanya? King Julian yang bicara,

Sudah bersiap melaju menuju pulau...

...bersama temanku Xander. Katakan hai, Xander.

Dan beberapa gadis keren.

Ingat anak-anak,

Xander dan aku profesional, jadi tolong jangan coba ini di rumah.

Florida Keys ke kepulauan Bahamas,

Kita berangkat!

Ini menakjubkan! Wow!

Bapak dan ibu, Atlantis menunggu!

Xander, tancap gas!

Kaya! Aku rasa Xander menyukaimu.

Tessa, mereka bisa mendengarmu!

Jadi? Ini waktunya kau mendapat kekasih, Kaya.

Terima kasih sudah bicara mewakiliku, Tessa.

Kapan saja, Xander. Kapan saja.

Sayang, situasi menjadi sangat canggung.

Xander, aku minta maaf soal dia.

Apa gunanya sahabat?

Kau pernah ke Meksiko?

Belum.

- Ayo ke sana. - Oke.

Tulum memiliki ombak bagus yang aku ingin selancari,

Lalu kita bisa memeriksa reruntuhan Suku Maya dan gua-gua.

Tidak, ayahku akan membunuhku.

Aku pandai merayu.

Oke. Kau pikir bisa merayu seorang mantan marinir?

Ya.

Tidak, bahkan ibuku takut dengan dia.

Apa?

Kau sangat lezat.

Kemari.

Aku suka datang ke sini. Aku bisa tinggal di sini.

Lalu kenapa tidak?

Aku ingin bepergian.

Aku ingin berlayar ke seluruh benua,

Dan melihat seluruh negara.

Dengan perahu layar?

Ya, perahu layar.

Sesuatu tentang pergi dari titik A ke B,

Menjadi seperti teka-teki mental.

Aku harus tahu di mana angin terbaik.

Semilir angin mengisi perahu layar dengan kehidupan.

Dibawa oleh kekuatan yang tak bisa kita lihat tapi bisa dirasakan.

Itu seperti menaiki makhluk buas magis.

Kekasih hati?

Bukan. Tessa.

Sudah berapa lama kalian saling mengenal?

Kami besar bersama. Kami seperti saudari.

Dia terkadang sangat menyebalkan, tapi dia orang baik.

Kami sebenarnya diterima di universitas yang sama, jadi...

Dia mendalami ilmu kelautan.

Dia ingin bekerja untuk selamatkan lembu laut.

Aku diterima dengan beasiswa renang, tapi...

- Aku tidak tahu. - Kenapa tidak?

Aku dan adikku tinggal bersama ayah kami.

Ibuku baru meninggal tahun lalu.

Ayahku bisa dibilang larut dengan dunia kecilnya sendiri.

- Aku turut prihatin. - Tidak apa.

Intinya, antara berpindah kerja,

Lalu mengurus adik dan ayahku,

Menambahkan kuliah untuk itu terlihat mustahil saat ini.

Kau terlihat seperti kakak yang baik.

Tessa, itu menakjubkan!

Sayang, kau memang gila! Ya Tuhan...

Sayang, kau melaju terlalu kencang! Pakai helmmu!

Pegangan yang kuat, sayang. Ini dia!

Julian, kau gila! Pelan-pelan!

Tessa!

Maafkan aku, sayang. Kau tak apa?

Xander, awas!

Ya Tuhan!

Tessa!

More Indonesian subtitles for Dead Sea

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left