The first 200 lines.
Kepada Momo
Laut Pulau Seto selalu indah seperti biasa.
Ini persis seperti yang aku ceritakan bukan?
Ada banyak pulau disini.
Yah.
Ingat waktu dulu.
Kau bahkan belum lahir ketika terakhir kesini.
Benar.
Mungkin yang itu adalah Shiojima.
Lihatlah, Momo.
Dibelakang pulau yang besar.
Kau dapat melihat itu sekilas di kejauhan.
Ya.
Surat Untuk Momo
SKETsubs
Produser
Ishikawa Mitsuhisa Ikeda Hiroyuki Watanabe Shigeru Hamana Kazuya
Pengawas Kunci Animasi
Andou Masashi
Direktur Seni
Oono Hiroshi
Direktur Animasi
Kusumi Naoko
Designer Warna
Mizuta Nobuko
Designer Seni
Watabe Takashi
Designer Kendaraan
Kawaguchi Toshio
English Translated by
Indonesian Translated by
Tambahan Pengawas Animasi
Inoue Toshiyuki
Selamat Datang di Shiojima
CG Direktur
Nishikawa Kazuhiro
Direktur Fotografi
Tanaka Kouji
Direktur Suara
Wakabayashi Kazuhiro
Editing Film
Uematsu Junichi
Musik
Kubota Mina
Co-Produser
Matsushita Keiko Mukaichi Motoki Noguchi Mariko Okada Arimasa
Ditulis dan Disutradarai oleh
Okiura Hiroyuki
Tidak ada yang berubah!
Sudah Tua.
Itulah yang bagusnya!
Ikuko!
Ibu!
Sudah lama yah!
Maafkan aku karena jarang berjunjung kesini.
Aku senang kau terlihat sehat.
Kita orang tua tinggal dengan hidup sederhana.
Oh barang yang besar sudah dibereskan. Tinggal kau bereskan sendiri.
Oh, Maaf.
Aku hanya membersihkan sedikit.
Para tukang yang sudah mengurus semuanya.
Tapi aku tidak ingin kau bekerja terlalu keras. Aku tidak tahu apapun.
Mulai sekarang kita akan tinggal bersamamu.
Dia puteriku, Momo.
Momo-chan?
Ah kau sudah besar yah! Senang melihatmu.
Momo.
Halo.
Halo juga.
Nah cepat masuklah.
Ini rumah baru kalian.
Baik. Terima kasih.
Yang mana rumah kita?
Yang ini.
Kakek dan Nenek tinggal disebelah.
Oh...
Aku terkejut tadi melihat jembatan besar yang dibangun disini.
Ya, sudah dijadwalkan untuk dibuka dibulan September.
Ini akan menjadi sangat nyaman.
Aku tidak tahu apakah itu hal yang baik atau tidak.
Aku hanya bisa berharap lalu lintas tidak mencemari pulau.
Ah... benar juga.
Jadi, kau merasa lebih baik sekarang?
Oh, aku sangat baik sekarang.
Jangan mengkhawatirkan aku.
Momo,
Ikuko harus tinggal di pulau ini ketika dia masih kecil, sekitar satu tahunan karena asma.
Aku yakin kau sudah mendengarnya.
Kau bilang kau ingin langsung bekerja.
Apa yang kau lakukan dengan kondo punyamu?
Kondo = Semacam Apartemen
Aku menjualnya.
Aku bisa menyewakannya dan menghasilkan beberapa uang,
tapi aku tidak peduli lagi.
Oh, begitu.
Oh nah, itu tidak masalah.
Sejujurnya, kita mulai merasa kesepian.
Semakin meriah.
Semua tetangga kita udah pada tua.
Akan menjadi bagus untuk memiliki orang-orang muda di sini.
Oh? Apakah aku dianggap anak muda, juga?
Tentu saja!
Ada surat!
Oh, Iku-chan kah?
Oh, Kou-chan?
Sudah begitu lama yah!
Aku dengar kau kembali, jadi aku berharap untuk melihatmu.
Gak tahu kalau hari ini.
Apa yang terjadi dengan menjadi seorang pengusaha?
Aku sudah lama berhenti!
Itu tidak cocok buatku.
Aku sudah melakukan ini sejak saat itu.
Uh...
Dia Momo.
Kouichi!
Lagi-lagi suratnya ketuker!
Lakukan dengan benar! Kau selalu saja salah.
Ups, aku melakukannya lagi.
Kau tidak pernah berubah, yah?
Baiklah, aku harus kembali bekerja. Bicara lagi lain kali!
Dia benar-benar tidak berubah sama sekali. Aneh sekali.
Oh,
Berhenti.
Oh, itu berhenti bergerak di awal musim semi tahun ini.
Aku sudah menuyuruh pembuat jam untuk memeriksanya, tapi itu tidak dapat diperbaiki.
Tapi rasanya aneh untuk memiliki jam baru,
jadi kita biarkan saja di sana.
Oh... awal musim semi...
Kau bisa melepasnya jika kau tidak suka.
Momo-chan,
Bisakah kau dapat membantuku memindahkan beberapa barang ke Atap
Atap?
Naiklah.
Berantakan, yah?
Orang tua tidak membuang apa pun, kau tahu?
Iyos-ho!
Momo, bawa tas itu ke sini.
Makasih.
Oh, kau melihat untuk barang-barang antik.
Silahkan buka saja.
Waspada Monster Vol.1
Lihatlah.
Meskipun, cukup aneh.
Ayah Kakekmu mengumpulkan buku-buku ini.
Ada banyak buku lain seperti itu di sini.
Aku telah diberitahu mereka menggambarkan buku cerita dari zaman Edo,
tapi yang satu ini seharusnya sangat unik.
Kau bisa datang dan membacanya kapanpun kau mau.
Kalau begitu,
hati-hati turun ke bawahnya
Apa? kau tidak pernah bilang padaku tentang itu!
Aku bilang.
Ada Kelas-2 sertifikat pelatihan pengasuh di Imabari.
Aku tahu tentang itu, tapi kau mengatakannya dari lusa.
Oh, aku tidak memberitahumu?
Aku membuat kesalahan, kursusnya dimulai besok.
Aku hampir salah.
Apa yang harus aku lakukan sendiri, nanti?
Kau harus membereskan dan melakukan pekerjaan rumahmu juga, kan?
Mereka bilang kau dapat menyerahkan PRmu dari sekolah lamamu, jadi kau bisa mulai sekarang.
Bukan itu maksudku...
Mandinya sudah siap. Aku buka sampo dan yang lainnya, jadi masuklah.
Kepada Momo
Ayah...
Terserah.
Aku benci kau, Ayah.
Jangan repot-repot datang kembali.
Paduan Suara Vienna Boy
Jadi, apakah kapal penelitiannya baik-baik saja?
Ya.
A-Apakah suamiku masih hidup?
Kreativitas
Kepada Momo
Kepada Momo
Apa yang akan kau tulis, Ayah?
Ayo berangkat.
Ini sudah cukup untuk sekarang.
Hei, apakah mereka tidak memiliki supermarket besar di sini?
Tidak, dan mini market juga gak ada.
Tidak mungkin!
Semuanya sudah menunggumu.
Cepat pilih!
Ini agak berat, pulang nanti tolong bawa yah!
Dia seumuran denganmu. Mari kita bicara dengan mereka!
Jangan!
Hey, kalian!
Kalau begitu, keluargamu berkebun jeruk juga?
Ya.
Aku sangat senang ada kelas 6 lain di pulau ini.
Tolong tunjukkan sekitar yah.
Youta, bolehkan dia ikut bermain dengan kalian?
Y-Ya...
Momo.
Um...
Sampai jumpa.
Umi.
Ajak dia lain kali!
Moo!
Ke wari
Jangan lupa makan onigirinya. Kau juga boleh makan pudingnya.
No comments yet. Be the first to leave one.