The first 200 lines.
= Just Between Lovers = =Brought to you by GoldenEto=
=DO NOT SELL / HARD SUB / RE-UPLOAD / RE-POST My SUBTITLE=
Tahun lalu, aku nyaris pingsan saat menggali tanah di Cheongju untuk membangun apartemen. Banyak sekali sisa tubuh manusia.
Di sini juga punya masalah yang sama, cuma tetap diabaikan.
Keluarkan aku .
Tolong keluarkan aku.
Tolong aku. Keluarkan aku.
Aku tidak mau mati. Aku tidak mau mati.
Sedang apa ?
Bahaya !
Kubilang berhenti !
- Kalau dilanjutkan, bisa runtuh. Kubilang hentikan. / - Lepaskan !
Tidak lihat ini ?
Apa itu ?!
Apa lagi ? Ini orang. Di dalam ada orang.
Di sini.
Tolong di sini.
Apa ini ? Kenapa kau di sini ?
Kapan kau datang ?
Kau ke sini sendirian ? Mana ponselmu ?
Kau ini benar-benar. Kenapa ke sini sendirian ?
Aku datang karena khawatir. Semua ini salah siapa ?!
Halo ! / - Halo ?!
- Ada orang di sini ! - Di sini !
- Ada orang di sini ! - Permisi !
= English to Indonesian Translator = = By GoldenEto=
Episode 5
Terima kasih.
Oh, sudah datang ?
Apa yang terjadi ?
Kemarin semuanya baik-baik saja.
Bukankah harusnya tanyakan apakah dia baik-baik saja ?
Jika bukan karena dia, mungkin kau akan mengeluarkan jenazah dari sana, bukannya lumpur.
Aku pergi dulu.
Makanlah. Bicaralah setelah makan.
Jika bukan karenamu, kecelakaannya bisa lebih buruk.
Kau tahu dari mana ?
Katamu kecelakaan terjadi di saat kita maju terus meskipun ada keraguan .
Kondisi tanah tidak baik dan sedang banyak hujan.
Aku punya keraguan.
Ini masih waktu kerjaku, aku pergi duluan.
Tunggu !
Aku tidak sempat minum. Belikan aku satu dari mesin vending.
Aku ... tidak punya koin.
Pelit sekali !
Sungguh tidak ada.
Benaran tidak punya.
Kemarin kenapa kau begitu ?
Kondisimu menggila kemarin. Kenapa begitu ?
Aku kira ada orang.
Sungguh terlihat mirip orang.
Membayangkan dia terperangkap di sana.
Betapa menakutkan itu ?
Oh, iya ! Kakimu tak apa ?
Tak apa.
Tak apa bagaimana ?
Ehey ... aku bukan laki-laki gampangan yang bisa kau sentuh begitu.
Mau pergi ? Begitu saja ?
Bahkan tidak bilang "Terima kasih sudah membantu" ?
Katamu cuma perlu bilang terima kasih.
Aku tahu ini tidak nyaman.
Tetap saja tolong diperiksa.
Ya.
Sudah selesai ? / - Ya
Aku sudah menutupnya dengan bahan anti air, tapi itu hanya solusi sementara.
Terima kasih sudah bekerja semalaman. Pulanglah istirahat.
- Aku perlu mengecek dinding penahannya -- - Mulai sekarang itu tanggungjawabku.
Lekaslah pulang.
Sebelum pulang, buat laporan lebih dulu.
Tidak ada masalah dalam hasil survei sebelumnya.
Terlepas dari derasnya hujan, rasanya aneh jika penghalang tanah yang tadinya baik-baik, menjadi rusak di satu lokasi.
Ya. Di mana ? Sampel laporannya di mana ?
Apa dia harus melakukannya sekarang ?
Dari semalam ia belum tidur dan baru kembali setelah membereskan insiden. Bukankah lebih baik ia istirahat dulu ?
Lagipula dia harus melakukannya. Kau kira aku sengaja mengerjainya ?
- Kenapa kau membuatku terlihat picik ? - Maksudku ...
CEO, aku baik-baik saja.
Tidak ada gunanya menunda hal ini.
Sampel laporannya ---
Oh?
Keluargamu punya permandian umum, tapi kenapa mandi di sini ?
Oh, segar sekali.
Aku sudah satu setengah hari terbangun.
Keren, kan ?
Kalau begitu pulang ke rumah dan tidur.
Kenapa hari ini judes sekali ?
Setelah menerima kutukan dari dunia, rasanya perutku nyaris meledak.
Aku akan hidup sampai 10,000 tahun.
Kasih aku sekaleng juga.
Hari ini tidak menyenangkan dan mudah ketebak.
Aku membacanya menggantikanmu agar kau mengobati kondisi mentalmu. Tidur sajalah.
Kalau tidak bisa tidur baca saja. Baca 2x. Ini bisa jadi obat insomnia.
Penulis ini bekerja keras tanpa alasan.
Istirahat sajalah. Istirahat saja selamanya.
Ini cara terbaik untuk menghabiskan waktu. Gambarku pasti lebih bagus darinya.
Dia cuma penipu yang berniat menuliskan cerita romantis.
Kau masih lajang sejak lahir, kan ?
Beherit merah ?
Siapapun dia, nama ID nya keren.
Beherit Merah : Jika membaca webtoon,
kau akan sadar kalau cinta itu hal tidak berguna.
Jangan membuang laman situs pada kartunis payah. Kasih kesempatan pada kartunis baru berbakat.
Ini bacaan paling buruk. Hati-hati saja kalau ketemu aku di jalan.
Beherit Merah : Kau akan hidup di atas kursi roda seumur hidupmu.
Moon Soo. Aku akan menangkap kunyuk ini,
Lalu kuserahkan ke "Tangan Tuhan" sebagai korban
Kau saksiku / - Hmm?
Gerhana akan terjadi setelah 216 tahun / - Hmm ?
Pengetahuan dasarmu tidak ada !
Apa sulit sekali menelponku dan bilang kau ada urusan ?
Kenapa baterai ponselmu habis di saat begini ?
Kau kira aku tidak mencemaskanmu ?
Di luar hujan dan kau tak bisa kuhubungi, jadi semalam aku --
Aku bahkan menelpon ayahmu !
Tauklah !!
Tak masalah selama kau bisa menelponnya. Moon Soo bukan anak kecil.
Bagiku selamanya dia anak kecil . Kau tidak paham karena tidak punya anak !
Tidak, maksudku ...
Maksudku, anak-anak itu tidak ada gunanya.
Mereka cuma memikirkan diri sendiri !
Lebih baik menikah tanpa anak seperti dirimu.
Baiklah, mau anak atau suami,
lebih baik sendirian.
Aku lapar.
Bagaimana kalau kita makan ramyeon ?
Hei, jika rusak perbaiki saja. Apa masalahnya ?
Kau tidak tahu apa masalahnya ? Kita bisa saja memiliki korban jiwa.
Seperti katamu, itu mungkin terjadi, tapi ternyata tidak.
Apa aku harus khawatir soal seperti ini ?
Harus. Karena kita pernah mengalaminya sebelumnya.
Karena aku tahu betapa buruknya jika terjadi sesuatu.
Kalau begitu atasi itu. Segera.
Ayah bisa meninggal kapan saja.
Sebelum kita di kritik oleh Direksi, kita harus kerja dengan baik !
Itu yang kau cemaskan saat ini ?
Kau tidak mau tahu kenapa masalah ini terus muncul ?
Apa mereka melihat penggaliannya sedalam apa, sesuai cetak biru ?
Sudah pasti. Kau kira lokasi bergerak tanpa ada sistem ?
Minta mereka periksa kembali.
Jika mereka menemukan sesuatu dari hal-hal yang baru saja kita tutupi, maka konstruksi akan ditunda tanpa batas waktu.
Makanya kerja yang benar dalam menutupi masalah. / - Yaa !
Makanya aku memanggilmu untuk bekerja yang benar !!
Kau kira ini karena aku tidak punya kuasa dan cuma duduk melihatmu mengerjakan proyek padahal tak berpengalaman ?
Karena kau lebih baik daripada si brengsek Seo Joo Won !
Mulai sekarang, kau atasi sendiri semuanya. Jangan percaya padanya !
Dengan adanya hubungan buruk dia dan keluarga kita, dia menunggu kesempatan mengambil kepunyaan kita.
Aku tidak akan tinggal diam.
Kalau begitu,
agar Joo Won tidak banyak bicara, kerja yang benar.
Ha Moon Soo. 15 tahun, wanita
Tolong beri ventilasi ruangan. Kau bisa membunuh orang.
Bayaran obat bulan lalu.
Mulai sekarang, jangan memberikan apa saja yang diminta para gadis.
Mereka minum obat tanpa batas. Harusnya mereka berhenti minum alkohol.
Ada apa denganmu ?
Nuna ...
Bekas luka di kakiku tak sedap dipandang ?
Kenapa tanya soal itu ?
Hanya karena ... ingin tahu pendapat perempuan jika melihatnya.
Kenapa ?! Ada perempuan yang berkata sesuatu ?
Tidak ...
Jangan pacari dia. Jika perempuan mengkritik luka orang lain, dia bukan wanita baik.
Tidak, dia tidak bilang begitu.
Siapa ? Nona yang waktu itu datang ?
Ada seseorang ?
Kubilang tidak.
Wajahmu melukiskan segalanya.
Apa hubungan kalian ? Cukup dekat hingga menunjukan bekas luka kalian ?
Ada seseorang ? Sejak kapan kau pacaran dengannya ? Usianya berapa ?
Sepertinya mereka seumuran, tapi dia bukan dari lingkungan ini.
Siapa sih dia ?
Aah, aku tidak bisa bicara apa-apa. Wanita di sini ingin tahu sekali.
Ini punyaku ? / - Yaa !
Bayar dulu !
Aku cuma punya ini. Kalau tidak cukup masukan dalam bon.
Katamu itu obat pereda sakit yang keras. Tidak apa-apa dia meminumnya tiap hari ?
Jika tiap hari dia minum obat yang diambil dariku, paru-parunya tidak akan bisa tahan.
Pasti akan merusak livernya, dan sudah pingsan.
Aku cuma memberinya cukup agar dia tidak mati kesakitan. Dari luar terlihat mirip, padahal itu cuma suplemen.
Kau cuma memperhatikan kesayanganmu Gang Doo. Aku lebih lama mengenal Mama.
Kau tidak tahu aku ? Aku hanya memakan yang kumau dan main dengan orang kesukaanku seumur hidup.
Aku penasaran sekali.
Apa bagusnya Gang Doo ?
Kau tidak pernah meminjamkan uang kepada siapapun tanpa agunan.
Bagaimana bisa kau meminjaminya uang sebesar itu padanya ?
Uang. Sebanyak apa bisa kau pinjami padaku ?
Kau butuh berapa ?
100 juta won ($100,000)
Agunanmu apa ? / - Tidak ada.
Anak sinting. Pergi sana !
Katanya bisa meminjami uang tanpa syarat ?
Aah, bocah gila. Sana pergi !
Aah, dasar ...
Pergi mumpung aku masih baik.
Pergi, pergi !
Tidak bisa. Tanpa uang pinjaman aku tak bisa pergi.
Yaa, yaa ... nanti dia nangis. Hentikan omong kosong dan suruh dia pergi.
Kalau aku nangis bisa dapat uang ? Kalau begitu aku akan menangis .
Jadi, kalau kupinjami uang, bagaimana caramu mengembalikan ?
Tidak bisa kukembalikan.
No comments yet. Be the first to leave one.