Victorious

Victorious

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Victorious-S01E18-The-Wood-WEBRip-WEB-HD-Pahe-GreenLantern
A Commentary by GreenLantern
The Wood | Cocok untuk WEBRip / WEB-HD (pahe.ph)

Tags

webrip
web
BRip
HD
Published on: 2020-09-25
Downloads: 63
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

- Hai, Treen-a-reena. - Hai. Kau mau soda?

- Tentu. - Aku juga. Beri aku uang.

Baik, kini lihat caraku menakuti Tori dan Trina.

Ayo, maju.

Aku tak tahu alasan kau memilih ...

Dan sekarang, serangan laser!

Sepertinya pukulan itu yang menang.

Hei, terima kasih sudah merusak Pesawat Astroku!

- Pesawat itu menyerang kami. - Dan konyol.

Ada banyak karya seni di gedung ini ...

... dan ini pintu masuk utamanya.

Ambil gambar anak-anak yang ada di tangga itu.

Astaga, mereka merekam sesuatu.

Gadis itu menghalangi pengambilan gambarku.

Hei, ada apa ini?

Mereka merekam untuk acara televisi.

- Acara televisi? - Aku mau masuk televisi.

- Acara televisi apa? - Acara baru bernama The Wood.

Aku mau masuk The Wood. Apa itu The Wood? Aku mau tampil di sana.

Mereka produsernya, Kyle dan ...

- Mick. - Mick.

- Hai. - Senang bertemu kalian.

Aku Robbie, dengan dua huruf "B".

- Jadi, apa itu The Wood? - Acara realitas.

Tentang para remaja di Hollywood.

Aku remaja yang saat ini ada di Hollywood. Lihat?

Mereka sedang merekam sekolah kita ...

Dan mencari anak-anak berbakat untuk tampil di acara kami.

- Seperti proses audisi? - Benar.

Saat pulang sekolah di Kotak Hitam.

Aku akan datang.

Kami bisa merekam anak-anak yang ada di luar?

Tentu. Lewat sini.

- Jadi, kalian mau coba? - Ya.

Entahlah. Acara realitas?

Ya, kadang itu menyenangkan.

Ya, tapi aku aktor. Entah apakah aku mau ...

Hei! Sepertinya Pesawat Astroku masih berfungsi.

Kukira aku sudah merusak benda itu.

Mungkin agak sedikit rusak, tapi lihatlah.

Saat kutekan tombol "kembali" dan pesawat itu datang ...

Ada kutu buku pingsan!

Akan ikut audisi THE WOOD. Sepertinya Jade meludahi kopiku.

GEMBIRA

Baiklah, selanjutnya?

Hai. Tori Vega. Aku perempuan.

Kami tahu.

Baiklah, Tori, ini audisi santai.

Kami ingin merasakan kepribadianmu.

Aku mengerti. Rasakan saja.

Apa hal terburuk yang pernah kau lakukan?

Aku tahu.

Kusemprotkan keju panas ke temanku dan pacarnya yang juga mantan pacarku ...

... lalu aku menciumnya dan aku merasa bersalah.

Tapi semua baik-baik saja karena dia sudah meninjuku.

Berikan bintang pada gadis ini.

Katakan kepada kami hal yang kau sukai.

Mudah. Musik.

- Dan yang tak kau sukai? - Kubis brussel.

Baik. Bagaimana jika ada lagu yang sangat bagus ...

... tentang kubis brussel?

Mungkin aku akan ...

Mungkin aku akan merasa ...

Karena itu tergantung pada ...

Boleh aku ke kamar kecil?

Bayangkan aku menunggangi kuda poni dengan memakai topi ungu terang.

Aku yang pakai topi, bukan kuda poninya.

Apa ada topi untuk kuda poni? Intinya, aku terlihat keren ...

Lalu aku sadar bahwa akting sebenarnya bukan berpura-pura ...

... tapi mencurahkan emosimu yang menggambarkan keadaan.

Kau punya pacar?

Katie.

Sepertinya kita harus tahu apakah dia punya pacar.

Kau punya pacar?

- Ya, aku punya. - Menyebalkan!

- Baik. Aku Robbie. - Aku Rex.

- Tidak! - Terima kasih waktunya.

Menyebalkan.

Baiklah, Jade. Apa yang tak kau sukai?

Ikan tuna, bunga ...

... tertawa genit, kata "celana dalam" ...

... daun ketumbar, pelangi ...

... bebek. Aku sangat benci bebek.

Sakit perut, benang keju, jam, gagang pintu yang basah ...

... beha dengan pengait di depan, warna kuning ...

... memasang karpet ...

Ya, aku suka kaus bergaris hijau.

Beck, endus tanganku.

Tanpa parfum. Itu aroma alamiku.

Aku serumah dengannya.

- Halo, Semua. - Hai, apa kabar?

Kyle punya berita bagus untuk kalian.

Tori Vega, Beck Oliver, Jade West, dan Andre Harris.

Selamat, kalian akan tampil di The Wood.

- Sungguh? - Bagus.

- Bagaimana denganku? - Tidak.

- Kenapa tidak? - Kau beraroma keputusasaan.

Itulah aroma alaminya.

- Ini dia. - Terima kasih, Festus.

- Aku mau tamale. - Sayang sekali.

Dia mendapat yang terakhir.

- Berikan kepadaku. - Tidak, aku mau ini.

Dengar, aku sedang kesal dan mau tamale. Jadi, berikan!

- Tidak! Ini es krimku! - Berikan!

Hentikan, Trina!

Hei, hentikan!

- Lepaskan, Robbie! - Tamale-ku hancur!

- Baiklah, hentikan! - Kembalikan!

Jangan bertengkar karena tamale!

Baiklah. Jadi, aku harus bagaimana?

Katakan kau di mana dan sedang apa.

Kau sangat senang melakukannya.

Baiklah.

Apa kabar? Coba lihat ini.

Di sini ada T-Vega atau Tori Vega-keren.

Inisial TV dan ada di televisimu.

Tak sesenang itu.

Aku hanya meniru gaya urban.

Sungguh? Tak cocok.

Ya ampun, aku selalu cegukan jika bicara gaya urban.

Mari kita coba lagi.

Baiklah.

Hai, aku Tori Vega.

Aku tinggal di Hollywood Hills dengan ibu, ayah, dan kakakku, Trina.

- Lanjutkan saja. - Baiklah, mari kita lihat.

Itu ponselku. Apa aku harus ...

- Jawab saja. - Baiklah.

Ini bibiku, Sonya.

Halo.

Maaf, aku cegukan.

Tidak, orang tuaku tak ada di rumah.

Ya, sebaiknya kau ke sini.

Ya. Rasanya sudah lama aku tak melihatmu.

Bagaimana si kecil Ankimo?

Bulan lalu, dia membeli anak anjing bernama Ankimo yang sangat lucu.

Kau mau anak anjingnya bicara di telepon?

Dia mau anak anjingnya bicara di telepon.

Hai, anak anjing. Hai, Sayang.

Kau mau aku mengelus perutmu?

Sebaiknya kita lewati saja obrolan anak anjingnya.

Baik, maaf. Bibi Sonya, aku harus ...

Kau membeli mobil? Hebat, apa ibu tahu?

Baik, aku tak akan memberitahunya.

Baik, aku sayang dan merindukanmu.

Sampai nanti.

Baiklah, sekarang apa?

- Kenapa kau mengagetkanku? - Itu menyembuhkan cegukan.

Terkadang.

- Aku tak pegang sapu Festus! - Aku lapar ...

- ... dan mau tamale! - Berhenti.

- Aku mau tamale, Trina muncul ... - Berhenti.

- ... dan ambil tamale-ku! - Ini kesalahannya!

Hei!

Kalian berdua berkelahi ...

... dan kau menarik Festus dari kedai truknya ...

... dan kini dia dirawat di RS.

Aku hanya mau tamale.

Kau membuat tangan yang dia pakai membuat tamale patah, sekarang apa?

Kami minta maaf.

Ya? Sampai Festus keluar dari RS ...

... kalian akan bekerja di Grub Truck-nya.

- Menjijikkan! Aku tak mau melakukan ... - Trina.

Ayolah, dia cedera.

Kita bisa membantunya bekerja di truknya.

Mudah bagimu untuk bicara.

Kau tak melakukan manikur seharga 40 dolar.

Benarkah?

- Kau bilang apa? - Diam!

Kalian tak tahu aturan! Aku bekerja secepat kilat.

Kau mau pesan hamburger? Katakan satu per satu.

Pesananku dan Andre! Kami temanmu!

- Apa kau Andy Samberg? - Aku bukan Andy Samberg!

- Trina, bisa berikan hamburger kalkunku? - Diam!

Kumohon.

Sepertinya tak berjalan lancar.

Kau mau piza?

Ya. Aku akan menelepon Omar. Ada uang tunai?

Ada di lokerku. Aku segera kembali.

Ayo, itu Beck.

Hai.

Abaikan kami. Lanjutkan aktivitasmu.

Baik, aku mau menelepon Omar's Pizza karena Grub Truck ...

Hai, Omar!

Apa kabar? Aku Beck.

Coba tebak apa yang aku mau.

Bukan. Piza ukuran super besar.

Trina menusukku dengan garpu besar! Lihat!

Balas dia.

Ada piza apa saja di ukuran super besar?

Kedengarannya sangat lezat ...

... kecuali bawang bombainya.

Ya, pacarku tak akan suka itu. Bisa kau singkirkan?

Kau yang terbaik. Bisa disiapkan dalam 15 menit?

Kau membuatku bahagia.

Ya, aku akan segera ke sana.

Baik, sampai jumpa.

- Aku membencimu, Robbie! - Trina!

- Apa yang kau lakukan? - Aku sudah tak tahan lagi!

- Apa yang kau lakukan? Kau gila? - Aku sudah tak tahan!

- Aku tak akan diam saja! Rasakan ini! - Jangan!

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left