The first 200 lines.
Saya akan mengajukan serangkaian pertanyaan pribadi
yang memungkinkan kami membuat profil psikobiografi Anda,
yang akan membantu hakim memutuskan
masalah hak asuh untuk…
Andrea?
- Ya. - Baik.
Pada usia berapa Anda aktif secara seksual?
Delapan belas.
- Delapan belas? - Ya.
- Orang tua Anda masih hidup? - Ya.
- Bagaimana hubungan Anda dengan mereka? - Bagus.
Jelaskan hubungan Anda dengan ayah Anda.
Tidak ada.
Dia pergi saat aku masih kecil.
Apakah ibu Anda orang yang keras?
Tidak.
Tidak, dia seorang hippie, orang yang liberal,
suka hewan, percaya pada cinta yang bebas, paham?
Vegetarian sebelum itu menjadi trendi.
Seorang fanatik López Obrador,
bahkan sebelum Obrador memulai program perawatan lansia.
Dia lumayan keren.
Berapa banyak pasangan seks Anda?
Empat.
Hanya empat?
Apa maksudmu, "hanya"?
Berapa banyak pasangan seks Anda?
Itu agak rumit. Yah…
- Maksudku, itu… - Perkiraan kasar?
Kalau kisaran? Sepuluh sampai 20, 20 sampai 30?
Apa Anda pernah mengonsumsi zat psikotropika?
Mariyuana.
Apa Anda pernah mengonsumsi zat psikotropika?
Sejujurnya, ya.
Pada usia berapa Anda bertemu dengan ayah dari anak Anda?
Saat usiaku 20 tahun.
Usiaku 32 tahun.
Umur berapa gigi pertama anak Anda tanggal?
Nama guru anak Anda?
Anda tak tahu.
Apa menurut Anda, Anda mudah marah?
Tidak.
Tidak, tidak pernah.
Apa Anda korban kekerasan dalam rumah tangga?
Bukan.
- Terlibat kekerasan dalam rumah tangga? - Tidak.
Apa anak Anda didiagnosis menderita gangguan berikut?
Jawabannya hanya ya dan tidak, tanpa detail.
Apa dia sering sedih, putus asa, atau menangis?
Tidak.
- Cepat marah? - Tidak.
- Memikirkan kematian atau kehilangan? - Tidak.
Apa dia gelisah, gugup, dan mudah cemas?
Tidak.
- Menderita serangan panik? - Tidak.
- Sulit melihat atau mendengar? - Tidak.
Itu saja, silakan ke meja berikutnya.
SERIAL NETFLIX ORIGINAL
TIGA BULAN SEBELUMNYA
Ruy!
Siapa itu?
Ini aku!
Siapa "aku"?
Andrea, putrimu.
Kasurnya! Dorong ke sana! Itu basah! Dorong ke sana!
Mengejutkan sekali!
Masuklah, Nak.
Terima kasih.
Ada apa, Sayang?
Aku bermimpi buruk.
- Bagaimana bisa? - Apa? Sungguh, Sayang. Lagi?
- Apa itu, Bu? - Bukan apa-apa.
- Andrea? - Ini dia, Nak!
- Tunggu, ada apa? - Aku bermimpi buruk.
Tentang apa?
Tentang Ortiburcio.
Siapa Ortiburcio?
Ia ayam yang jahat.
Aku ada di hutan tempat nenekku menjadi gila.
- Mustahil. - Apa lagi yang terjadi?
Ortiburcio memarahiku karena mengganggu ayam.
- Apa? - Lalu?
Tiba-tiba, UFO mendarat dan membawanya pergi.
Kemudian, aku tersesat dan tak bisa menemukan jalan pulang.
Kuberi tahu, terapi anak ini akan mahal sekali.
Sialan!
Tentu saja kau akan bermimpi buruk dengan kaus jelek itu.
Semuanya gara-gara ayahmu ingin kau merasakan seleranya.
Kau suka Iron Maiden, beri tahu Ibumu.
Tidak terlalu.
Tidak terlalu? Apa katamu?
Permisi, apa Ayah mendengarnya dengan benar?
Tidak!
Permisi?
Hentikan, Anak-anak!
Kita harus bangun dua jam lagi.
- Aku tidak geli. - Boleh aku tidur di sini?
Baiklah, tapi ayo lihat siapa yang tertidur lebih dahulu.
Satu, dua, tiga!
Sedang apa, Sayang? Sol dalamnya ada?
Tak bisa kutemukan.
Ada di bawah lemari. Cepat, kita terlambat.
- Solnya ada di bawah ranjang! - Terima kasih!
Jika tak bisa menemukannya, lupakan saja. Andrea, cepat.
Baiklah!
Idalia, menyaraplah. Sudah telat.
- Setelah aku membuang sampah. - Cepat, Idalia.
Naiklah!
- Hei, ini! - Kau sudah membawa PR-mu?
Tolong gigit yang besar.
- Andrea, sudah bawa PR-mu? - Makanlah.
Andrea, gigit yang besar.
Andrea!
Gigitan besar, ayolah.
Sudah terlambat.
- Ambil rotimu dan kita pergi. - Chai-mu.
- Ayo, Sayang. - Ini chai-mu.
Baik, terima kasih.
Makan siangmu.
Baiklah, semoga berhasil.
Néstor, kulihat Güero sudah pulang.
Ya, lihat, dia tak akan kabur lagi.
- Begitu, ya. - Hai, Güero.
Ayo, Sayang. Sampai jumpa.
Dah.
Apa semuanya akan datang ke pesta ulang tahunmu?
Caro tidak.
- Neneknya sakit karena penyakit gula. - Kasihan sekali.
Jangan cemas, Ibu akan menelepon orang tuanya agar dia datang.
Cium Ibu. Ibu sayang kau.
Bu, ada rapat orang tua-guru dan pembersihan kelas Hari Senin.
- Ayahnya akan datang, ya. - Masuklah, Anak-anak.
Ini Radio Resonansi, 96.3.
Suara transformasi.
Aku hanya ingin kau memberitahuku
kenapa pemerintahan sebelumnya diam soal hal ini?
- Aku tak paham. - Siapa yang diam?
Kau diam saja! Sekarang kau hanya menyalahkan orang.
Siapa "kau" ini? Itu agak samar.
Siapa "kau"?
Aku seorang akademisi, seorang jurnalis.
- Ada apa? - Apakah ini?
- Ya. - Bagus.
- Kapan kita bisa menyelesaikan siniar? - Entahlah.
- Aku harus mengecek jadwalku. - Pasti keren, 'kan?
Aku suka suaramu, Rebeca.
Pasti luar biasa. Aku serius.
- Media cetak dan wawancara, upah… - Juga…
Permisi, tapi ini kali pertama masalah ini ditangani dari akarnya,
dengan hibah dan peluang…
Hibah bukanlah pekerjaan.
Ini adalah pembangunan aparat pelindung
seperti PRI.
- Maaf, Nacho, di situlah kau salah. - Bagaimana bisa?
Rakyat tak lagi memercayai aktor politik lama yang sama.
Kabinet "baru" ini sama dengan pemerintahan lama.
Jadi, kita tak bisa membuat perubahan jadi lebih baik?
Jawab, kau tak pernah membuat kesalahan?
- Pernah, tapi aku bukan pegawai negeri. - Maaf.
Kita harus pergi, waktunya habis. Jadi, mari hentikan debat ini sekarang.
Terima kasih sudah datang, Nacho.
Kau selalu diterima di sini. Sampai jumpa lagi.
Sekarang, Ruy. Kau dapat perhatianku.
- Laura, apa kabar? Hai. - Kenapa jauh-jauh kemari?
Kau bisa melakukan ini lewat telepon, tapi omong-omong.
Apa yang kau mainkan hari ini?
Sebab kita membahas tentang perubahan, entah itu baik atau tidak.
"Aku Tak Punya Waktu untuk Mengubah Hidupku"
oleh masternya para master.
Rockdrigo González! Sang Nabi Nopal!
Astaga! Dia dari zamanku!
Benar sekali, Laura.
- Ya, tentu saja. - Ini dari albumnya Hurb…
Hurbanistorias! Ya.
Dia mengadakan konser di tempat kami, sangat bagus.
- Sungguh? - Ya, beberapa kali.
Hurbanistorias merupakan satu-satunya albumnya. Malah…
Ayo kita dengarkan, kumohon. Ini lagu yang bagus! Chuy, mainkan!
Aku suka. Aku datang ke semua konsernya.
- Sungguh? - Ya.
Suara yang kuat!
Saat dia bermain di stasiun kereta bawah tanah, aku merinding.
- Keren, apa kau bicara dengannya? - Ayo dengarkan.
Ya, tentu saja.
Rebeca?
Kau sudah pakai baju?
- Ada apa? - Hai.
Kau tahu yang mau kau mainkan malam ini?
Tidak juga.
Aku tak pernah memainkan musik di pesta pertunangan, jadi…
Tapi lagu santai, mungkin.
Kau bisa membuatnya lebih menarik. Akan kukirimkan lagu.
Tidak, tak mau merepotkan. Rekomendasimu sudah banyak membantu.
- Kau keren sekali. - Jangan cemas.
Akan kubantu, aku bermain untuk mereka tahun lalu.
Mereka punya selera musik yang buruk, ya?
Berikan nomormu dan aku akan kirim lagu.
Kau bisa mengirimkannya lewat Spotify.
- Serta melihat daftar putarku. - Ayolah.
Tidak, lagu yang kupikirkan tak ada di Spotify.
No comments yet. Be the first to leave one.