The first 200 lines.
Kau menemukan kontrasepsi yang dia sembunyikan?
Dia meminumnya karena aku.
Jangan berbohong, bajingan.
Kulitnya cantik seperti batu giok.
Kekurangannya hanyalah tato di pundaknya itu.
Kau bajingan.
Ini...
Tak Tersentuh - 5 -
Keadaan agak lebih rumit sekarang setelah dia tewas.
Bagaimana kau menginginkan kami memperbaiki masalah ini?
Alasanmu untuk membunuh Kang Moon Shik terlalu jelas.
Dilihat bagaimanapun, ini adalah pembunuhan
dengan niat untuk membunuh.
Kurasa kau butuh waktu untuk berpikir.
Ini adalah Bukcheon.
Pikirkan tentang anak siapa dan saudara siapa dirimu ini.
Itu seharusnya menjadi acuan.
Periksa CCTV di tempat itu
dan bawakan aku salinannya.
Kenapa kau tidak mengangkat teleponmu?
Aku menelepon karena ada sesuatu yang harus segera didiskusikan denganmu. Ini berkaitan dengan Unni Jeong Hye.
Jeong Hye...?
Ya, sebelum Unni Jeong Hye meninggal—
Lupakan saja. Tak usah merepotkan dirimu dengan kasusnya lagi.
Kau menemukan kontrasepsi yang dia sembunyikan?
Dia meminumnya karena aku.
Kulitnya seperti batu giok.
Kekurangannya hanyalah tato di pundaknya itu.
Apa yang kau lakukan!
- Lepaskan! Lepaskan! - Ketua Tim!
Jaksa Seo menyelidiki kasus Yoon Jeong Hye.
Dia memeriksa riwayat panggilan Yoon Jeong Hye
dan riwayat penggunaan kartu kreditnya.
Aku mengerti.
Apa kau pernah memberi nomor ponselku pada Jaksa Seo I Ra?
Tidak, tak pernah.
Ini Kantor Kejaksaan Distrik Bukcheon. Apakah kau...
Panggilan Domestik
Daftar Panggilan Ponsel
Dia menyuruhku tak usah mempedulikan kasusnya. Jadi apa yang sedang kulakukan?
Aku kehabisan kata-kata.
Berapa lama yang lalu dia meminta bantuanku. Apakah dia sok jual mahal agar bisa bersamaku atau apa?
Hanya karena aku baik kepadanya, sebagai putra Jang Beon Ho, dia bersikap sesuka hatinya.
Ah, sungguh menyebalkan.
Silakan saja menelepon. Aku takkan mengangkatnya.
Duh.
Apa ini?
Halo?
Aku Goo Ja Gyeong.
Ya, Direktur.
Aku tadi sedang rapat jadi tidak bisa bicara dengan benar di telepon.
Aku minta maaf.
Oh tidak, tak apa-apa.
Mengapa kau meneleponku?
Tak apa-apa. Aku hanya menyampaikan salam.
- Cuma menyampaikan salam? - Ya.
Apa besok kau punya waktu? Maukah pergi minum teh denganku?
Ya, tapi ada acara apa?
Aku akan meneleponmu besok untuk memberitahu tempat dan waktunya.
Ya. Maaf—
Kenapa dia membunuhnya? Kenapa dia melakukan hal begitu bodoh?
Mustahil untuk bicara dengannya saat ini. Dia benar-benar kehilangan kewarasannya sekarang.
Karena keadaannya jadi seperti ini, bukankah lebih sulit menemukan orang di balik Kang Moon Shik sekarang?
Orang itu pasti tertawa
karena Ketua Tim Jang dengan rapi mengurus semua yang semestinya dia lakukan sendiri.
Bukan begitu?
Jadi, apa pikiranmu sudah lebih jernih?
Apa alasannya?
Tak ada alasan.
Aku hanya membunuh seseorang yang harus dibunuh.
Kau tahu benar kalau dia hanya boneka.
Kau juga tahu bahwa tak ada yang kau dapatkan dengan membunuhnya.
Tidak ada perasaan apa-apa.
Semuanya sudah berakhir.
Pada saat Jeong Hye meninggal, semuanya berakhir.
Daripada terus berlama-lama,
seharusnya aku akhiri saat itu.
Jadi? Kau mau menyerah?
Tak ada yang ingin kudapatkan, jadi aku menyerah untuk apa?
Jika kau membunuh Kang Moon Shik dengan niat untuk melakukannya,
hanya ada satu alasan.
Ketua Tim Jang, kaulah orang di belakang Kang Moon Shik.
Kau menyewa Kang Moon Shik untuk membunuh Yoon Jeong Hye yang menipumu.
Kau takut dia akan mengungkap kebenarannya, jadi kau sengaja melenyapkannya.
Untuk membungkam mulutnya, kau membunuhnya. Bukan begitu?
Jika aku menangkapmu, begitulah caraku memojokkanmu.
Kau juga seorang petugas polisi. Pikirkan itu baik-baik.
Masuklah.
Tempat apa ini?
Kami tidak tahu apa-apa. Jangan tanyai kami apapun.
Kudengar dari Komisaris Park bahwa terjadi sesuatu yang sangat merepotkan.
Ada banyak mulut yang perlu kuberi makan.
Tak mungkin aku bisa mengurus semua orang itu dengan gaji petugas polisi.
Komisioner Park, apa kau sudah mengamankan bukti bahwa Ketua Tim Jang membunuh orang itu?
Ya.
CCTV ini merekam Ketua Tim Jang menyerang Kang Moon Shik.
Ditambah lagi, ada beberapa orang yang melihat
dan saksi mata lainnya di pihak rumah sakit juga.
Jika ada autopsi, hasilnya mungkin juga bermasalah.
Menurutku ini bukan sesuatu yang tak bisa ditangani Komisaris Park...
Nah, jika kau bisa berjanji tentang masalah Yeong Cheol,
tak ada yang perlu dikhawatirkan.
Ketua Tim Jang, kakakmu mengumumkan pencalonannya untuk walikota kemarin.
Jika berita tentang adiknya membunuh orang tersebar,
itu akan menempatkan kakakmu di posisi yang buruk.
Itu juga akan bertentangan dengan harapan mendiang ayahmu, Jang Beom Ho.
Itu benar.
Aku adalah putra Jang Beom Ho dan adik Jang Gi Seo.
Dia adalah seseorang yang bekerja sebagai petugas polisi selama lebih dari 10 tahun.
Dia tidak bisa menyesuaikan cara berpikirnya secepat itu.
Berikan dia beberapa waktu.
Ketua Tim Jang sedang keluar. Kawal dia kembali ke kantor polisi.
Mari berpura-pura kita tidak melihat yang baru saja terjadi.
Tidak baik bagi salah satu dari kita jika ada kabar yang muncul.
Ayo.
Maaf.
Tidak akan mudah untuknya terbiasa dengan cara hidup Bukcheon.
Orang-orang yang kau kalahkan tadi. Mereka petugas dari departemen kita, bukan?
Iya.
Jadi untuk meringkas situasi ini,
seorang tersangka pembunuhan barusan menyerang dua petugas polisi dan melarikan diri
dan aku, di dalam mobil,
membantunya sambil membayar bahan bakar.
Aku akan bertanggung jawab penuh, jadi percayalah padaku hari ini dan bantu aku.
Ya ampun.
Apa yang kau lakukan?
Pusat Medis Darurat
Putar ulang lebih cepat.
Kau sudah pastikan menghancurkan berkas aslinya, kan?
Baik, aku mengerti.
Kau sudah bekerja keras.
Ketua Tim Jang memeriksa kotak hitam ambulans.
Dia seorang petugas polisi kawakan.
Ini akan bahaya hanya dengan membiarkannya.
Jika kelonggaran tidak berhasil, kita harus menggunakan obat yang lebih kuat.
Tangkap dia dan masukkan dia ke penjara karena pembunuhan.
Aku sungguh minta maaf.
Kau!
Apa kau menyembunyikan dia?
Apa kau membicarakan tentang dia?
Kau menyewa Kang Moon Shik untuk membunuh Yoon Jeong Hye yang mengelabuimu.
Kau takut kalau dia akan mengungkapkan kebenaran, jadi kau sengaja membiarkannya pergi
Untuk menutup mulutnya, kau membunuhnya.
Jika aku menangkapmu dengan tanganku sendiri, begitulah caraku menyudutkanmu.
Ini adalah Bukcheon.
Pikirkan kau ini putra siapa dan saudara laki-laki siapa.
Itu seharusnya menjadi titik acuan.
Bukcheon adalah kota tanpa hukum.
Itu artinya pengaruh Komisaris Park sangat besar.
Bahkan jika kau membunuh seseorang, kejahatan itu akan hilang jika Komisaris menutupinya.
Kau tidak bisa membuktikan kejahatan itu terjadi.
Dia menurunkan tingkat kejahatan kota.
Jadi? Apa yang ingin kau katakan?
Aku hanya mengatakan, dia orang yang kuat.
Tidak ada salahnya bersikap ramah dengannya.
Berkumpul, tim.
Tadi malam, ada pembunuhan.
- Pelakunya adalah-- - Pelaku kasus Kang Moon Shik
Aku pasti akan menangkapnya. Tolong serahkan itu padaku.
Pelakunya menyebabkan kecelakaan mobil dan meninggalkan tempat kejadian.
Ini bukan kasus pembunuhan, tapi kecelakaan.
Bagaimana dengan buktinya?
Kau tidak ingat?
Kau yang bilang kemarin.
Aku?
Kenapa kita tidak keluar untuk makan malam tim?
Aku yang akan traktir!
Aku akan mengurus semua biayanya.
Ah.
Tentu, kau bayar semua biayanya.
Tolong tuntun kita dengan baik di masa depan.
Apa kau yakin kalau Joo Tae Seob akan dikeluarkan hari ini?
Iya, itu benar.
Lalu kenapa aku tidak melihatnya?
Dia akan lenyap karena tahu kalau kita mencarinya.
Kau harus menemukannya tidak peduli apapun, Joo Tae Seob
Aku yakin kita bisa menemukannya jika kita mencari.
Haruskah aku membawanya padamu setelah menemukannya?
Apa ada alasan aku harus melihatnya?
Kalau begitu aku bisa memberitahu anak buahku kalau kau tidak ingin melihatnya, kan?
Apa kau merekam panggilan saat kau berbicara di telepon denganku?
Tidak.
Bunuh dia.
Bukankah itu yang ingin kau rekam?
Sepertinya harus aku hapus rekaman hari ini.
Aku mengerti. Aku akan memberitahumu kalau ada hasilnya.
Sudah lama, Direktur Eksekutif Goo Ja Gyeong.
Aku Joo Tae Seob.
Kau ingat aku, kan?
Iya.
Kau mengirimkan begitu banyak orang ke penjara hari ini.
Sepertinya kau tidak mengucapkan selamat kepadaku.
Kau adalah penyelamat kami.
Kami ingin menjadi ramah.
Bukankah aku seperti duri di matamu?
Sesuatu yang ingin kau tarik keluar dan kau singkirkan!
Selama 8 tahun aku di penjara,
tidak ada waktu di mana aku merasa aman.
Orang yang aku takutkan bukanlah orang yang ingin membalas dendam,
tapi orang yang menganggapku sebagai penyelamat mereka.
No comments yet. Be the first to leave one.