The first 200 lines.
~ ~
= Ep iso de 31 =
Apa yang sedang Kau rencanakan?
Keputusan.
Kita...
....putus saja
Kapan...
Kapan Kau mengetahuinya?
Lalu sejak kapan kau tahu
soal ayahku?
- Belum lama - Lalu kenapa Kau tidak mengatakan padaku?
Kenapa Kau menyimpannya sendirian seperti itu?
- Karena itu tidak masalah bagiku - Apa yang tidak masalah?
Semuanya tidak masalah bagiku
Bong Hee, tidak masalah ayahmu itu...
- ..orang seperti apa. - Gimana jika masalah buatku?
Aku tanya padamu
Gimana jika itu masalah bagiku?
Baik, ayo dengarkan. Katakanlah
Katakan seberapa besar itu jadi masalah buatmu
Dan jika jadi masalah, apa yang akan berubah?
- Aku orang yang menyedihkan - Soal apa?
Sulit bagiku untuk melihatmu malalui banyak kesulitan karena Aku
Baik, Aku tidak akan melalui kesulitan apapun. Apa lagi?
Ayahku bukan orang yang seperti Kau pikirkan
Tapi Aku bahkan tidak bisa memaksakannya jadi seperti itu
Baik, kita pikirkan soal itu
Apa lagi?
Aku hanya benci dengan semua situasi ini
Apa Kau tidak bisa memahamiku? Kita putus saja.
Jangan coba mengatasinya dan biarkan Aku pergi
Aku juga tidak mau
Aku tidak bisa memahami semua yang Kau katakan saat ini
Dan apapun perkataanmu...
Aku tidak akan biarkan Kau pergi. Tidak mau!
Tidak ada gunanya. Terserah kau saja
Meskipun Kau mempertahankanku, Aku tetap akan pergi
Aku sudah melakukannya dengan benar.
Apa Aku...
Tidak.
Aku sudah benar
Harus pergi kemana sekarang?
Siapa itu?....Siapa itu?
Apa-apaan ini? Kenapa Kau kesini?
Biarkan Aku nginap disini, Jaksa Na
Hei!
Hei! Apa-apaan ini? Gimana Kau bisa tahu tempat tinggalku?
Tidak sulit untuk mencari alamatmu
Wuaa, Aku pernah dengar kalau Kau baru saja pindah. Bagus sekali!
Biarkan Aku tinggal disini sementara
Kau ini bicara apa? Memang Kau siapa?
- Ini penyelinapan namanya - Aku tahu, tapi...
Melihat keadaanku sekarang ini, saat ini aku tidak punya tempat tinggal
Rumah ibuku hanya ada satu kamar
Dan Aku tidak bisa kembali kesana karena aku sudah keluar
- Terutama sekali di usiaku sekarang - Itu benar, tapi tetap saja....
- Benar kan? - Tapi kenapa harus ke rumahku?
Hei, sofa ini sudah cukup! Kau di kamar
Hei, kamar itu tempatku....
Dan sofa ini juga milikku
Aigoo, sepertinya nyaman...
Hei!
- Kau benci padaku, kan? - Iya. Sangat membencimu
Aku juga. Aku juga sangat membencimu
- Ya, Aku tahu - Lalu, kenapa Kau ada di rumahku?
Tinggalah dengan orang yang kau suka!
Hei, bersandar dengan orang yang Kau suka itu tidak sopan, iya kan?
Aku senang kau tahu iu. Tentu saja tidak sopan!
Kalau begitu, ada masalah apa jika aku bersandar dengan orang yang aku benci?
Hei, Kau sedang balas dendam padaku?
Ini balas dendam dan hukuman. Kau masih banyak berhutang padaku
- Hei! - Apa kekejamanmu,harus aku sebarkan
Tidak.
Ternyata Kau jadi orang yang berguna
Hari ini aku sedang sangat tertekan dan kesulitan
Aku sudah menancapkan paku ke hatinya...
Tapi Aku heran jika seharian ini yang aku lakukan benar...
Dan Aku bahkan tidak tahu Aku ini sadar atau tidak,
Aku hanya....
...ingin mati rasanya.
Hei, tapi setelah melihatmu, tiba-tiba aku jadi ingin hidup
seperti keinginan untuk bertarung
Jika Kau hidup, Aku merasa kalau Aku harus hidup
- Hei! - Jangan berteriak!
Saat ini aku benar-benar kesal!
Ah, bisa gila Aku, karena dirimu
Alih bahasa oleh : ~ ASMA FRUITY ~
Kita...
Jangan pernah putus, Bong Hee.
Meskipun aku suruh Kau pergi, jangan pergi.
Hei,
Ahh, mengagetkanku saja!
Hei, kemarilah dan pegang keningku
Aku jarang sekali...sakit, tapi..
- Tubuhku terasa panas. - Sebentar,
Ini.
Hei, Jaksa Na, Kau punya mobil?
- Kenapa? - Kau butuh supir?
Aku mahir sekali parkir. Aku supir yang hebat!
Aku tidak butuh supir
Hei, lihat ini. Apa 37 derajat nornal?
Ah, berlebihan sekali Kau ini Itu cukup normal!
- Itu hanya deman kecil - Benarkah?
Apa Aku tidak apa-apa? Aku merasa kurang sehat...
Rapat hari ini di tunda jadi jam 10.30 pagi
- Dia ingin Aku ikut rapat - Lalu?
Setelah percekcokan kemarin, dia ingin Aku bekerja.
- Bagus! - Hei, apa itu masuk akal?
Gimana Aku bisa kerja?
Nyalimu besar sekali untuk orang yang tidak punya apa-apa.
- Apa? - Apa kau tidak paham?
Selain aneh dan gila perusahaan tempatmu bekerja itu,
Kau pikir ada orang yang mau merekrutmu? Tidak ada!
Lupakan harga dirimu dan kerjalah!
Aku tidak tertarik dengan kehidupan pribadimu dan itu juga tidak menyenangkan
Tapi Kau harus makan agar bisa hidup
Apa Kau ingin bergantung dengan orang lain selamanya?
Seperti pengemis saja Kau ini!
Aku pergi!
Ah, yang benar saja
Ikut Aku!
Apa yang lainnya...sedang keluar?
Ya.
Oh...
Aku kesini untuk berikan ini
Sejujurnya, saat dalam perjalanan kesini...
Aku sudah merenungkannya, apa akan Aku berikan atau tidak
- Tapi... - Tapi?
Ini keputusan yang Aku ambil,
Maafkan Aku
Terimakasih untuk semuanya
Menurutku, tidak ada gunanya Kau merenungkan itu
Ini kontrak kerjamu. Disitu tertulis kontrak kerjamu 2 tahun
- Keluar setelah kontraknya habis - Tapi...
Aku ingin Kau memisahkan kehidupan pribadimu dgn pekerjaan. Apa permintaanku berlebihan?
Pengacara Noh,
Hari ini, Aku hanya ingin bicara yang ada hubungannya dengan pekerjaan
Aku belum bisa memikirkan soal kehidupan pribadiku
Eun Bong Hee, Apa kau meremehkan pekerjaanmu?
Bukan seperti itu. Tapi situasinya...
Jelas sekali kan ucapanku, untuk memisahkan kehidupan pribadimu dengan pekerjaan
Jangan....keluar dari pekerjaan semudah itu
Mejamu ada disana. Jangan berpikir Kau mudah mendapatkannya lagi
Dan jangan meremehkan mereka yang sudah menghargaimu dan Kau hargai semudah itu
Untuk hal itu, Aku minta maaf
Tapi, dalam situasi ini, bekerja disini & seolah-olah tidak terjadi sesuatu...
...bagiku tidak mudah.
Dan Aku yakin tidak mudah juga bagimu
Setiap Kali Kau melihatku, Kau memikirkan ayahmu
Dan saat itu terjadi, Kau merasa kasihan padaku dan ayahmu...
Itu pasti sangat menyakitkan
- Lalu? - Itu sebabnya...
Itu sebabnya Aku ingin keluar
Tidak, Kau sudah melewati batas
Itu masalah yang harus aku selesaikan sendiri. Itu sebabnya...
Kau hanya mengkhawatirkan semua masalahmu
Begini saja. Aku akan beri Kau cuti
Selama kau cuti, pikirkan masalahnya secara rasional. Aku juga akan begitu
Ini yang bisa aku lakukan padamu saat ini
Dan jawabanmu?
Aku paham
Baik, Kau boleh pergi
Alih bahasa oleh : ~ ASMA FRUITY ~
Mengenai insiden kebakaran yang menyebabkan kematian orang tuaku...
Aku kesini karena Aku punya beberapa pertanyaan
Aku lihat, Kau yang jadi Jaksa untuk kasus itu
Benar. Memang Aku
Tadinya Aku akan menyelesaikannya sendiri tapi ini kasus lama
Dan sebagian besar datanya sudah hilang, itu sebabnya...
Aku langsung datang kesini
Apa yang ingin sekali kau ketahui?
Kalau begitu Aku akan langsung bertanya padamu
Orang tuaku...
...kenapa mereka meninggal?
Aku pikir Kau sudah tahu
Menurut Jaksa, itu karena balas dendam
Tapi aku tidak memahami semua itu
Saat itu, tersangkanya Eun Man Soo, hanya di dakwa dengan penyerangan kecil
Secara Logika, Aku tidak paham kenapa Dia harus dendam pd jaksa karena sudah didakwa
Gimana Aku tahu?
Yang Aku tahu kalau Eun Man Soo berkali-kali datang kesini untuk mengeluh
Kemudian suatu hari, kami menemukan mayatnya di rumahmu
Tapi.....
Gimana kau bisa menyimpulkan kalau dia pelakunya?
Apa ada situasi lain atau petunjuk?
Ada, Kau!
Apa?
Kau kenal dia?
Orang ini sudah membunuh Ayahmu
Dan ibumu, kau paham?
Kau yang menunjuk Dia
Kau bilang dia yang menyulut Api dan kalau dia...
...membunuh keluargamu. Itu yang Kau katakan
Aku.... Aku....
Aku......bilang begitu?
Apa sekarang Kau paham?
Ada, Kau!
Kau yang menunjuk dia.
Apa sih...yang sebenarnya Aku lihat waktu itu?
Ah, mengagetkanku saja!
No comments yet. Be the first to leave one.