Different Dreams (Yimong / 이몽)

Different Dreams (Yimong / 이몽)

Download Indonesian Subtitle

Release info

이몽一Different Dreams一E35-E36 NEXT-VIU
이몽一Different Dreams一E37-E38 NEXT-VIU
A Commentary by SULTAN_KHILAF

Tags

other
Published on: 2019-07-07
Downloads: 11
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

"Kesamaan karakter, organisasi, tempat, dan kejadian hanya fiksi"

"Different Dreams Episode 35, Si Pemarah"

Sekarang.

Kamu tidak apa-apa?

Ada apa?

Direktur Hiroshi tertembak.

Matsuura yang menembaknya,

tapi aku yang menyebabkan masalah ini.

Maafkan aku.

Bagaimana operasinya?

Arteri karotisnya pecah.

Kami terus menekannya sembari memberikan transfusi darah,

tapi itu hanya tindakan sementara.

Kalau kami tidak menjahit arteri itu...

Kalau begitu, jahitlah.

Tidak semudah mengatakannya.

Aku tidak pernah mempelajari atau berpengalaman menanganinya.

Lee Young Jin bisa melakukannya.

Dokter! Dia mengalami serangan jantung!

Angkat kepalamu.

Aku layak mati karena kesalahanku.

Jangan bicara sembarangan

kecuali jika kamu bersedia mencabut nyawamu karena dosamu.

Harus kuapakan kamu?

Cukup.

Belum.

Cukup kataku!

Dokter...

Sudah terlalu terlambat.

Direktur.

Direktur.

Direktur.

Direktur.

- Direktur. - Tidak.

- Dia sudah meninggal? - Direktur.

Komandan!

Bagaimana kalau

kamu mengundurkan diri dari posisimu saat ini?

Aku ingin minta tolong padamu.

Apa?

Aku perlu bertemu dengan Young Jin.

Kamu saja tidak bisa menemukannya.

Kenapa menurutmu aku bisa?

Aku tidak ingin menangkapnya

atau menjebaknya.

Aku ingin menemuinya sendiri dan tidak akan membawa senjata.

Kabari aku tempat dan waktunya.

Kumohon bantuanmu.

Permintaanmu terlalu berat.

Rupanya kamu di sini.

Aku baru mendapat kabar dari Pemimpin Maru,

ajudan Direktur Hiroshi.

Dia ingin aku menyimpannya

dan memberikannya padamu.

Ini dari Direktur Hiroshi?

Kurasa begitu.

Juga,

Direktur Hiroshi

meninggal dunia.

Katanya itu kecelakaan.

Katanya Kepala Inspektur Matsuura menembaknya.

Kalau kamu menerima surat ini,

itu berarti terjadi sesuatu padaku.

Aku sudah bertemu dengan Young Jin.

Karena cemas dia mungkin akan merusak karierku,

aku berencana menghabisinya.

Namun,

aku tidak sanggup melakukannya setelah melihatnya.

Satu hal yang kupelajari dalam hidup ini adalah

manusia memiliki dua sisi.

Melihat aku tidak bisa melepaskannya membuatku menyadarinya

sekali lagi.

Militerisme Jepang akan menjadi tidak terkalahkan.

Politisi korup tidak bisa menghentikan

imperialisme Barat.

Mungkin kelihatannya paradoks,

tapi alasan kenapa aku memimpin militerisme ini adalah

aku ingin memberinya masa depan yang bahagia.

Aku berencana menghabisi Matsuura.

Dia

tidak akan pernah menyerah sampai Young Jin tewas.

Tolong lindungi putriku.

Aku memercayaimu.

Aku benar-benar menyesal

tentang yang terjadi pada ayahmu.

Aku bersungguh-sungguh.

Jangan terlalu terkejut.

Aku ke sini hanya untuk bicara.

Apa yang terjadi padanya?

Dia meninggal.

Dia

di rumah sakit?

Dia bisa selamat jika arterinya dijahit.

Juga...

Ada satu dokter di Gyeongseong yang mampu melakukannya.

Kenapa secepat ini?

Itu apa?

Ini perintah Komandan.

Aku harus menyingkirkannya.

"Aku mengizinkan Bluebird"

Rumah ini

dan uang serta emas batangan di brankas

semuanya milikmu.

"Aku mengizinkan Bluebird"

Lupakan saja.

Aku tidak berniat atau punya alasan

untuk mengambilnya.

Akan kuberi tahu alasanku ke sini.

Jangan coba-coba menyakiti Matsuura

untuk membalas dendam atas kematian direktur.

Aku yang akan membunuhnya

dengan caraku sendiri.

Aku tidak berhak menyingkirkan rumah ini.

Aku akan datang sewaktu-waktu untuk merapikannya.

Kamu boleh datang kapan pun.

Juga, kepolisian militer tidak akan mencarimu.

Tolong

berhati-hatilah pada Matsuura dan Fukuda.

"Kantor Gubernur Joseon"

Jadi,

kamu menembaknya?

Itu kecelakaan.

Selagi berhadapan dengan polisi militer,

aku tertembak lebih dahulu.

Siapa yang menembakmu?

Aku tidak tahu pasti,

tapi aku yakin salah satu tentara yang tewas.

Yang sudah berlalu biarlah berlalu.

Sebelum militer terusik,

kamu harus membantu sebagai direktur.

Kami sudah mengetahui putri angkat Panglima Tertinggi Hiroshi

adalah mata-mata yang membantu pemerintahan sementara dan Kim Gu.

Kami juga sudah mendapatkan bukti-buktinya.

Sementara polisi melakukan penangkapan,

Hiroshi memerintahkan anak buahnya untuk menembak.

Saat itu terjadi,

Hiroshi menjadi korban kecelakaan itu.

Sampaikan pesan ini

pada Komodor Nomura dari Pasukan Pendudukan Joseon.

Kita harus mencegah militer

memulai keributan setelah kematian panglima mereka.

Baik, Pak, akan kusampaikan.

Bawa dia.

Lepas!

Sedang apa kamu?

Kenapa?

Kamu tidak menyangka?

Lepaskan!

"Kantor Kepolisian Jongno"

"Kantor Ketua"

Pangsit!

Kamu siapa?

Aku baru membuka kedai pangsit.

Hari ini kamu bawa pangsit?

Sayangnya sudah habis.

Besok aku kembali lagi.

Baiklah.

Ikuti dia dan laporkan jika ada yang janggal.

Jangan cemas.

Aku baik-baik saja.

Dia juga setuju

untuk membantuku.

Kamu yakin kita bisa memercayainya? Dia anggota kepolisian militer.

Aku tahu

bagaimana perasaannya.

Jika tugasnya lebih penting baginya, dia pasti sudah menangkapku.

Dia sangat mendendam pada Matsuura

dan bersedia melakukan apa pun.

Pemimpin.

Aku sudah menemukan lokasi kantor Ketua.

Ayo.

Ada penjaga di lapangan.

Mereka berganti tiap empat jam.

Tidak terlalu sulit untuk masuk,

tapi di hari pertamaku, mereka memeriksaku

dan wadah pengiriman makananku.

Bagaimana keesokannya?

Mereka mengizinkanku masuk setelah kuberikan pangsit.

Bagaimana kalau kita melemparnya lewat jendela?

Tidak akan efektif karena target kita jauh.

Bagaimana kalau kita bergerak dalam dua tim?

Kantor Ketua mungkin terjangkau,

tapi kita tidak bisa mendekati gudang senjata dari luar.

Pak.

Bagaimana?

Aku bilang padanya seorang polisi militer menembakku.

Dia akan menundukkan militer

karena dia tahu anak angkat Komandan adalah mata-mata.

Syukurlah.

Omong-omong,

Anda benar-benar tidak sengaja menembaknya?

Jalan Namdaemun?

Baik.

Kita sudah menemukan Lee Young Jin!

Astaga, sudah lama sekali aku tidak makan yukgaejang.

Aku pernah melihat mangkuk ini di suatu tempat.

Kalian akan melakukan sesuatu yang penting.

Aku ingin makanan kalian nikmat dan hangat.

Makanlah.

Terima kasih.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left