The first 200 lines.
Hitungan ketiga, keluar.
-Hitung dengan buaya. -Baik. Satu buaya...
Dia datang. Kau akan merusaknya.
Diam.
-Ayo, berikan kepadaku. -Kenapa?
Karena ini!
Apa yang terjadi?
Kejutan yang sangat bagus!
Ayo, kita mulai!
Ayo, Ayah.
Bagus! Berputar!
Ayo, ikuti aku.
-Lihat. -Apa?
-Apa ini? -Ini dia!
-Ini dia! -Delors. Prigent. Marquez. Lemay!
Itu aku. Terima kasih, Anak-anak.
Sekarang, ini juga rumahmu.
Aku sangat beruntung hari ini.
-Karena aku putri tirimu? -Ya.
Hari Minggu adalah Hari Ibu.
Juga Hari Ibu Tiri. Mungkin kau dapat hadiah.
Dia sangat beruntung! Aku tak pernah dapat hadiah.
Itu tidak benar.
HARI JUMAT
Apa?
Rasanya aneh, kau akan pergi.
Aku tak percaya.
Brussels dekat. Hanya 1,5 jam.
Banyak yang bisa dilakukan di Brussels.
Aku takut kau tersesat di sana.
Sungguh.
Apa kau tahu kantor statistik Eropa ada di sana?
Kuberi tahu, mereka senang berpesta.
Juga ada Museum Mahkota.
Mahkota yang sangat banyak.
-Jika kau suka mahkota... -Aku suka.
Luar biasa.
Namun, aku tak sempat mengunjunginya
karena ada pekerjaan baru.
Aku akan sibuk.
Kita bertemu pada hari Sabtu dan Minggu.
Kau juga bisa mengajak anak-anak ke sana.
Kita harus beri tahu mereka.
Apa kau tak setuju? Kau berangkat dua pekan lagi.
Ya. Tidak, karena...
Hari Ibu pada akhir pekan ini, mereka akan merayakan dan...
Jika kita tak beri tahu, nanti akan aneh.
Kau benar. Kita harus beri tahu mereka soal kepergianku.
Kita beri tahu mereka besok.
-Beri tahu ibu mereka hari Minggu? -Benar.
-Baik, ayo lakukan. -Ayo.
Lalu dia bilang dia akan pergi.
-Ayah dan Emma akan bercerai? -Mereka belum menikah.
Mereka ingin beri tahu kita sebelum Hari Ibu.
Dia tak akan dapat hadiahnya.
Tenang. Vic, kau yakin?
Film? Kau bersama Alexis?
Ya.
Kau mengira orang zaman dahulu hidup dengan hitam dan putih.
Dia pergi akhir pekan ini.
Alexis! Kau sudah sampai?
Pikirkan. Bagaimana akhirnya dengan ibumu?
Mereka putus.
-Ibumu? -Mereka putus.
Bagaimana dengan Alexis?
Aku memutuskannya.
Aku sangat mencintainya
Aku tak mau menjelaskan lagi kepada ibu tiri baru.
Jangan biarkan mereka berpisah.
Tidak!
Alexis! Apa kau sudah sampai?
Aku cinta dia #alextntepat
-Ya, kita harus lebih tegas. -Tidak.
Apa dia tidak berlebihan?
HARI SABTU
Kau gila. Kalian baru berpacaran sebulan.
Aku tahu! Itu kecelakaan! Seharusnya bukan untuk dia!
Tak penting. Kau mengatakan "aku mencintaimu" kepadanya.
Kau katakan lebih dahulu. Kau kacau! Hanya itu pendapatku.
Namun, aku bisa hapus pesan itu di ponselnya.
Aku bisa begitu, bukan?
Tidak bisa. Pesan terkirim. Ia akan melakukan tugasnya.
Saat kelas sebelas, Julia menyatakan cinta kepada Nico setelah tiga pekan.
Nico langsung putus.
Kau juga tulis dia Tn. Tepat!
Ouria, kenapa kau menceritakan itu?
Astaga, tempat ini indah.
Ini Julia. Dia psikiater.
Kami sudah yoga selama dua pekan. Dia baik.
Marie-So dan Apsatou dokter anak. Mereka sangat baik.
Itu Salomé. Tagine buatannya lezat.
Kantor ini kosong. Tidak ada orang.
Ini kantorku! Masuklah!
Terang sekali!
Ya. Kau harus bayangkan.
Kau bisa taruh meja kecil dan kursi.
Ya, pasang papan gabus di sini.
Lukisan anak-anak? Bagus.
Aku membayangkan sofa fleksibel di sini
agar bisa rehat sambil menunggu pasien.
Ya, itu bagus.
Aku sangat senang. Impianku terwujud.
Seperti kau dan tim Cecilia Knuth di Brussels!
Brussels? Itu bencana!
Itu pekerjaan impiannya.
Tunggu. Impian. Kita semua punya impian!
Aku seharusnya bisa menjadi pelatih tim Prancis.
Aku bisa berkarier di Olimpiade.
Aku tak melakukannya. Apa aku tak bahagia?
Terkadang kau seperti tidak bahagia.
-Tidak! -Sungguh?
Karena masyarakat kita. Selalu memikirkan pekerjaan.
Aduh.
Bagaimana dengan cinta? Apa ada yang peduli?
Tahu apa itu cinta? Ketidakseimbangan hormon.
Jangan batal berangkat karena seorang pria!
Bukan hanya itu. Aku lelah meneliti.
Aku sangat rindu berpraktik.
-Apa maksudmu? -Kurasa ini Brussels. Tunggu.
Ya. Halo?
Halo. Ny. Lemay Aku asisten Cecilia Knuth.
Ya. Halo.
Kami ingin kau di sini hari Senin. Apa bisa?
-Maksudmu besok Senin? -Lakukan!
Emma tak boleh pergi. Dia temanku, matahariku. Dia...
Tunggu. Maaf. Ini pacarku, bukan?
Maaf.
Dia kembali pada akhir pekan.
Jika dia kembali.
Tentu dia akan kembali. Kenapa...
Brussels kota paling romantis di dunia.
Maksudmu Venesia.
"Liège adalah Venesia Belgia" atau semacamnya.
-Sebenarnya, Bruges. -Mungkin Bruges.
-Anakmu menjadi merah. -Siapa?
-Anak yang kau duduki. -Maaf.
Kau tak apa-apa, Kawan? Wajahmu merah. Istirahatlah.
Kau mengajar olahraga apa?
Ini peregangan.
-Itu peregangan? -Ya. Akan kutunjukkan.
Nathan, kemari.
Aku sudah peregangan, Pak.
Tak apa-apa. Bisa peregangan dua kali.
Apa mereka seharusnya takut peregangan?
-Halo. -Jika Clara melihatmu...
-Dia tidak di sini. -Kita beri tahu anak-anak?
Ya. Tunggu. Aku harus memberitahumu sesuatu
karena aku ditelepon dan...
-Hei! -Apa inI?
Hei, Anak-anak!
-Itu kelopak bunga. -Lumayan bagus.
Sangat manis.
Lebih manis lagi.
"Kami di bioskop. Sayang kalian.
"Kejutan dari kami untuk kalian. Nikmati makan malam romantis ini."
-Kita harus beri tahu mereka. -Ya.
Ini agak aneh.
Menurutmu pastanya dibuat dengan sabun?
-Apa itu pertanyaan serius? -Entah. Kau psikiaternya.
Ini sangat manis.
Senyuman sosis!
Rencana A dimulai.
-Pasti akan lancar. -Ya.
Ada kabar?
Tidak
Aku sangat kesal...
Kita tak bisa memaksa mereka. Jika Emma tak suka, tak ada cara.
-Aku harus memberitahumu... -Tunggu sebentar.
Aku hampir lupa. Jangan bergerak.
Kejutan!
-Kardus. -Ya.
-Agar kau bisa pindah. -Ya.
Kutemukan di tempat sampah bawah.
-Itu mengingatkanmu kepadaku? -Bukan.
Ya, ini bukan hadiah mewah. Namun, ini bermanfaat.
-Bagus. -Namun, ini bermanfaat.
Ini hanya kardus kosong.
Brussels telepon. Aku mulai Senin,
dan aku berangkat besok pukul 15.00.
Ya...
-Besok? Kenapa? Ada apa? -Yang kugantikan pergi lebih cepat.
Mereka juga memintaku melakukan simposium akhir pekan depan,
dan tiga pekan lagi.
Gejala apa?
Bukan, simposium.
-Simposium. -Pada akhir pekan.
-Baik. -Pada jadwal pertemuan kita.
Bagus jika mereka...
Kau akan bekerja keras. Itu bagus.
Aku senang untukmu.
Ayo lihat pencuci mulutnya.
Tarik di sini!
-Kau suka yoghurt terbuka? -Ya.
-Kau boleh memakannya. -Terima kasih.
Wanita dahulu.
Maaf aku tak bisa pergi bersamamu.
-Aku mencintaimu. -Aku juga mencintaimu.
HARI SENIN
Ayo, lakukan.
-Ya. -Ya, ayo.
No comments yet. Be the first to leave one.