Chronus

Chronus (黒の栖 -Chronus-)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Anime Mirai (2014): Kuro no Sumika Chronus
A Commentary by Artficial
☆ARTFICIAL (Easy To Watch)☆ Movie : https://www.facebook.com/movieartficial

Tags

other
Published on: 2014-06-04
Downloads: 27
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Maaf untuk ketidak nyamanan ini, Kereta Ekspres akan terlambat 4 menit.

Semua orang...

pasti akan mati.

Betapapun banyak Derita mereka,

ataupun betapa Bahagia mereka,

Malaikat Maut tetap akan...

merenggut: Nyawa mereka.

Dan...

kebetulan aku dapat...

melihat: Malaikat Maut.

Makasih ya.

Jangan sungkan.

Kebetulan searah.

Oh, Makoto!

Met' pagi!

Ya ampun.

Nah, Hazuki...

Aku serius lho, tolong pikirkan baik-baik.

Baik.

Ada apa sih, Makoto?

Aku cuma sedang Memikirkan ...

...SMS-mu yang tadi.

Oh itu...

...karena aku bangun kesiangan.

Kami lihat, Hazuki!

Anak Kuliahan dari Klub Bahasa Inggris!

Ya, ada Les pagi ini.

Tampan & kaya raya!

Aku juga mau diantar.

Pria dari Barat itu seketika berhenti dan melepaskan tangan.

"Kau bukan Jimmy Wells," teriaknya.

Ya. Bagus sekali.

Kau memang pintar.

Ngomong-ngomong, Horiuchi,

ada yang ingin kau katakan?

Hah?

Jangan kaget dong.

Kau kan terpilih mewakili Jepang.

Untuk pergi ke NASA.

Hebat sekali!

Mentri: ke 2b,

Dimakan: Raja.

Mentri: ke 3c...

Kenapa dia disini?

Makoto?

Hei.

Jangan lari di lorong!

Horiuchi, lihat ini! Kiriman dari NASA!

Iya.

Dimana dia?

Masih ingat pada-ku?

Dia bicara.

Kau yang tadi pagi itu kan?

Kau: Malaikat Maut?

Kalau iya mau apa?

Bertarung?

Mana mungkin.

Manusia tak bisa berbuat apa-pun.

Semua ini percuma.

Tidak ada yang percaya.

Hanya membuat orang takut.

Wajar saja.

Jika kuceritakan bisa Melihat-mu,

aku akan dianggap Gila.

Lalu?

Kau lebih memilih Tidak Melihat?

Meskipun mau, itu tetap tidak mungkin.

Paham juga.

Tak ada yang bisa Menentang Takdir.

Apa kau disini: Untuk Nyawa-ku?

Bukan.

Tapi untuk: Takdir Lain.

Takdir Lain?

Takdir Lain?

Artinya...

Dia melihat kita.

Sepertinya begitu.

Seorang Kandidat?

Awasi dia.

Mengerti.

Jangan bertindak gegabah.

Tentu tidak.

Takdir-kah...?

Jangan lupa bilang pada Orang Tua-mu.

Ya, pak.

Kami semua mendukung,

kau harus bersemangat.

Ya, pak.

Ku-usahakan.

Sampai nanti,

jangan lupa matikan lampu.

Luar biasa, Hazuki.

Mimpi-mu Terwujud.

Makoto.

Ada yang belum kok.

Eh...?

Tak apa nih Bolos?

Hm?

Sudah lama aku ingin mencoba.

Menyenangkan!

Hey!

Kenapa sih?

Kita sering begini.

Kapang memang-nya?

Sebelum mengenal beda "Cowo/Cewe".

Hebat!

Ini kau yang buat sendiri?

Ya.

Bohong deh.

Tapi Ibu-ku.

Pantas saja.

Rasanya benar-benar Masakan Rumah-an.

Iya-lah.

Karena kau selalu beli Makanan Instan,

itu tidak baik.

Makasih ya.

Sepertinya Bunga Sakura akan segera Bermekaran.

Eh...

Lain kali aku yang masak deh,

kita piknik lihat Sakura.

Boleh saja.

Terserah "Ibu" aja.

Trus...

kau mau bilang sesuatu kan?

Ya.

Tak perlu dipaksakan lho.

Nanti kau repot sendiri.

Ya.

Nah...

apa yang kau lakukan bila telah menyia-nyiakan waktu?

Tidak ada.

Memang sudah Takdir.

Itu biasa saja,

kan?

Ya.

Taukah kau...

dia mengajak-ku Menikah ketika sudah lulus nanti,

katanya kami akan punya Masa Depan yang Bahagia.

Namun sayang-nya, saat ini aku tak memikirkan hal itu.

Makoto?

Makoto!

Hah?

Oh, iya...

Oh!

Ya ampun aku lupa ada Latihan nih.

Aku pulang dulu.

Sampai nanti, Makoto.

Maaf kalau bicara yang aneh-aneh.

Baik, Ayah.

Jangan lupa makan ya?

Dagh.

Pria itu...

Lupakan saja...

Mereka hanya main-main.

Ya ampun.

Mohon perhatian semua.

Tadi malam,

Horiuchi kecelakaan dan dirawat di RS.

Kau baik saja, Hazuki?

Kau telat.

Kau...

Sudah hilang.

Hilang?

Jiwa-nya sudah:

Menghilang.

Lumayan lama.

Apa maksud-mu?!

Roh-nya akan jadi Hantu.

Hah?

Biasanya sih...

Ibunya tau Penyebab-nya,

tapi ternyata tidak.

Ada ide?

A-apa?

Dimana kini: Jiwa-nya?

Disini cuma Tubuh Kosong.

Yang menunggu saat Kematian.

Bohong.

Bukankah dia masih hidup!

Disini ya?

Hai, Makoto.

Kau datang.

Makasih.

Dia baik saja kok.

Dokter bilang dia akan segera pulih dan bangun—

Aku permisi.

Kembalikan: Hazuki!

Bukankah Manusia tidak berdaya?

Kenapa terjadi pada Hazuki...

apa alasan-nya?!

"Sudah Takdir".

Kalian pikir ini Lelucon?

Tugas kami hanya mengantar Jiwa / Roh sampai Akhirat.

Namun tak semua Jiwa bisa kesana.

Bohong!

Masa sih?

Kau juga tau soal itu.

Negeri ini banyak: Arwah Penasaran.

Jangan se-enaknya!

Apa tak ada cara lain?!

Chronus subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left