Breeders

Breeders

Download Indonesian Subtitle

Season 3

Release info

Breeders S03E01-DSNP-WEB-DL
A Commentary by Sh1Ft3R
𝓓𝓲𝓼𝓷𝓮𝔂 𝓗𝓸𝓽𝓼𝓽𝓪𝓻

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2022-08-22
Downloads: 25
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Apa pendapatmu?

Dia adalah segalanya.

Sialan... Yang benar saja, Berengsek!

Bagus sekali, Duta besar.

Pekerjaanku, tugas Ibu adalah menjagamu dan Ava tetap aman.

Itu satu-satunya pekerjaan kami. Itulah gunanya ibu dan ayah.

Berhenti bermain air! Aku hanya ingin yang terbaik untuk anak-anak.

Intinya, aku tak mau anak-anak menjadi sepertiku.

-Aku tidak ingin mereka menjadi... -Seperti kau?

Persetan! Mereka akan luar biasa jika jadi sepertiku. Aku hebat.

Kata Ibu Leo kau merokok di gazebo mereka.

-Apa itu gazebo? -Aku tidak tahu, 'kan?

Kita tak pernah menjadi keluarga Walton.

Kita tak perlu jadi keluarga Walton. Aku puas dengan keluarga Munster.

Atau keluarga Manson. Mereka memiliki minat yang sama.

-Aku tidak marah. -Aku marah!

Jika kau sedang mencari seseorang yang marah, aku marah.

Tenanglah sedikit.

Aku tenang. Aku Tn. Chablis. Kau yang tak tenang.

Persetan denganmu, Luke, dan sikap keliru ini.

Tak satu pun dari ini ada di manual bayi, bukan?

Ini bukan suhu mandi atau formula pencampuran.

Di mana manual kita sekarang?

Aku rela mati demi anak-anak itu. Tapi juga kerap ingin bunuh mereka.

Ada apa denganmu, Luke?

Aku bertanya padamu. Apa yang salah denganmu?

Sial!

Tidak. Maafkan aku. Aku tidak berhenti.

-Dia harus BAB. -Aku harus BAB.

Ya, masalahnya, kau sering,

mengatakan kau harus BAB, dan ternyata itu tidak benar.

Berhentilah di pom bensin. Hindari masalah.

-Akan ketinggalan feri. -Naik berikutnya.

Tak perlu.

Kita harus siap pada 2.15. Itu pemesanan kita.

Juga, jika kita berhenti,

dia tidak akan bisa pergi. Aku bisa menjamin itu 100%.

Aku akan BAB.

Aku tahu kau akan BAB.

Kami selalu bisa mengandalkanmu BAB. Itu sangat dihargai.

Sejujurnya, aku akan BAB juga.

Ayolah, Paul.

-Masih ada waktu. -Sekali lagi.

Tunggu.

-Dia hijau. -Hulk.

-Tidak. -Dia seorang ogre. Tinggal di,

-rawa. Ya! -Shrek!

-Hore! -Hore!

-Sekarang waktunya habis. -Apa? Demi...

-Tadi itu berapa banyak? Enam? -Delapan.

-Delapan? -Ya.

Berjuang tinggi.

-Baiklah. Ibu, giliranmu. -Baiklah. Hati-Hati.

-Ini akan luar biasa. -Oke.

Ingatlah untuk... Ya.

-Baiklah. Tiga dua satu. Mulai! -Dua, satu. Mulai!

-Oke. -Perang.

-Pria perang. Orang perang besar. -Braveheart.

-Apa? -Tidak.

-Wilfred Owen. Spartacus. -Tidak, dia menang perang.

-Spartacus menang. -Tidak.

-Secara moral. -Fokus, Bu.

Aku fokus. Dia menang, bukan?

-Deskripsikan. -Itu pemberontakan.

Tapi itu seperti perang. Mirip.

"Tak pernah di bidang konflik manusia..."

Isap cerutu. Tirukan mengisap cerutu.

Semua bayi terlihat seperti dia.

-Winston Churchill! -Ya!

-Ya! -Tidak!

-Tidak. Berapa yang Ibu dapat? -Satu.

-Tidak. -Tapi akan kutulis 100

-karena itu terus... -Benar.

Karena waktu Ibu habis dengan ocehan soal Spartacus.

-Satu. -Sangat bagus.

Cukup sudah.

Bagaimana kabarmu di sana?

-Baik. -Tentu.

-Kupikir aman mengatakan aku menang. -Betulkah?

-Baiklah, Sombong. -Apakah kau menang?

Ya, karena itu tertulis di sana.

-Dan kukatakan bahwa... -Mungkin itu salah.

Lagi? Kupikir aku sudah mempelajari caranya. Aku akan hebat.

Astaga. Benar... maksudku... Ibu menang...

Tidak sama tanpamu xx

Yang penting kemenangan.

Benar, maksudku, jauh lebih baik tanpaku.

Bahkan dalam hidup.

Ibu dapat dua dan aku delapan. Ibu mungkin lebih baik di artikulasi

Bagaimana di rumah ibu? xx

-daripada aku... -Tidak, tapi kau payah dalam...

Aku merasa pasti bisa... aku bisa meningkatkan.

Agak suram. Mencoba untuk tetap positif xxx

Kau perlu tujuh lagi...

Bagaimana jika kau dapat semuanya? Oke.

Ya, itu agak aneh.

Berada di dua tempat terpisah, berbagi satu mobil.

Ini semua agak aneh. Sungguh.

Aneh.

Kami tidak menghakimi, Paul. Ini adalah pengaturan yang aneh.

Anakmu menolakmu

-tinggal di rumahmu sendiri? -Tidak.

-Ini lebih rumit dari itu, Ayah. -Benar. Aku mengerti.

Aku sedang memilih untuk tinggal di rumah Leah yang sedang berbulan madu

jadi Luke bisa menenangkan diri.

Seperti yang kau tahu, dia dan aku mengalami masa yang aneh.

-Dia meninjumu. -Dia memang meninjuku.

-Dia tidak sengaja. -Kupikir dia sengaja, Bu.

Saat ini, kau tidak diizinkan melewati pintu depanmu sendiri?

Ini bukan masalah tidak diizinkan.

Ini seperti perumpamaan The Three Little Pigs.

Benarkah?

Tidak. Tidak, saat kupikirkan.

Jika kau tidak mengancam meledakkan rumah dan memanas-manasi Luke.

Tidak, dan omong-omong,

The Three Little Pigs bukan perumpamaan, 'kan?

Bukan.

Bukan, 'kan?

Bukan.

Aku tidak dapat melihat Yesus Kristus berkhotbah tentang babi-babi kecil.

Yah, dia orang Yahudi bukan, Yesus?

Jadi, babi akan menjadi persona non grata.

Persetan

Namun, The Three Billy Goats Gruff, aku bisa bayangkan Yesus katakan itu.

Ya.

Ya.

Apakah itu Hawai?

Ayo, cepat! Sudah akan keluar!

Oke. Ayah harus memarkir mobil.

-Bukan begitu, Luke? -Ayo, cepat!

Baiklah. Aku akan ajak Ava mengambil beberapa permen atau sesuatu.

Ayah, kumohon!

Ini sedang keluar!

Ya. Baiklah. Astaga.

-Tas. Ambil tasmu. -Tas. Baiklah. Sial, ya.

Semuanya berhenti panik, tolong.

Benar. Kita pergi. Ayo, pergi.

-Kau baik-baik saja? -Ya.

Tahan saja, Sobat, sedikit, oke?

Kau memperhatikan kami di kamera keamanan?

Ya

Berpikir begitu Lihat sekarang

Aku tahu Ayah bisa mendengarku.

Cuma ingin berkata bahwa

meskipun kami semua terlihat seperti sangat bahagia di sini,

aku tidak bahagia.

Aku tidak bahagia.

Tidak terasa seperti rumahku tanpa Ayah di dalamnya.

Aku hanya ingin Ayah kembali.

Maafkan aku sayang.

Aku juga ingin berada di rumah xxx

Aku mencintaimu, Ayah.

Ava, tempat tidur. Ayo.

Malam malam

Sial, maaf maksudnya x

Aku tak bisa pergi. Kaupunya daftar putar rock kekasihku?

-Itu membantuku BAB. -Ya, tentu. Ada di ponselku.

-Sebentar. Mencarinya di tasku. -Terima kasih, Ayah.

Bukankah kau putus asa dan itu keluar?

-Ini masuk kembali. -Benarkah?

35 km 0 jam 42 menit

Sial.

Luke, maafkan Ayah, tapi ponsel Ayah ada di dalam mobil.

-Tidak! -Yah, kita sedang terburu-buru, 'kan?

Kau seperti akan meledak seperti bom kotor.

Maafkan Ayah. Ayah pikir ada di tas.

Bisakah Ayah ambil?

Tidak, tak bisa tinggalkan kau di sini sendirian.

Bisa nyanyikan salah satu lagunya?

-Bolehkah... -Dari daftar putarku.

Benar-benar membantuku BAB.

Bisa nyanyikan Night Nurse?

Tidak bisa. Maafkan Ayah.

Night nurse

Hanya kau yang dapat memuaskan dahaga ini di sini

Perawat malamku

-Nyanyikan seperti pria itu? -Aku tidak akan nyanyikan aksen itu.

Sakitnya makin parah

-Hai. -Terima kasih.

Maaf aku tak bisa...

Yah, aku juga tidak bisa.

Hanya merasa bersalah, kau tahu.

Bercinta di rumah ibumu. Ini Shakespeare.

Akan menyenangkan untuk bercinta di rumah kita yang sebenarnya lagi.

Tidak, aku tahu.

Kausadari betapa tidak senangnya Ava dengan semua pengaturan gila ini?

Dia mengatakan itu?

Yah, semacam.

Aku tahu kaupikir kalian semua tampak bahagia

ketika bermain game dengan ponsel di dahimu.

-Apa? -Permainan nama.

-Kau adalah Winston Churchill. -Bagaimana kau tahu?

Karena... Ya...

-Apa? -Sedikit keamanan... Ya.

Kamera keamanan yang kita pasang setelah Leah dirampok...

-Sial, kau memata-matai kami? -Tidak memata-matai. Memata-matai.

Aku sedang melihat. Aku mengintip.

-Tidak mengintip... -Sialan, Paul.

Aku tahu, tapi aku cuma ingin merasa masih jadi bagian dari keluarga ini.

Saat ini, rasanya kau lebih baik tanpaku.

More Indonesian subtitles for Breeders

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left