Release info

Master's Sun E17 END 131003 HDTV H264 720p-LIMO
A Commentary by denyamsah
I've just uploaded subtitle from darksmurfsub

Tags

HDTV
hdtv
720p
720
HD
Published on: 2013-10-06
Downloads: 44
Hearing Impaired: Yes

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Aku kaget sekali. Kukira aku salah lihat.

Tae Gong Shil, ternyata memang kau.

Aku juga sangat terkejut. Kupikir aku lihat hantu.

Sekarang, apa radarmu masih bekerja?

Kau masih bisa melihat hantu?

Apa yang bersamamu itu hantu?

Kau sedang minum-minum dengannya?

Aku tak ingin bertemu seperti ini.

Tidak ada hantu.

Aku tidak bisa melihat mereka lagi.

Benarkah?

Ya.

Jadi berhenti bicara tentang hantu sekarang.

Apa kau baik-baik saja?

Orang yang penasaran apa keadaanku baik-baik saja tidak menghubungiku

dan malah bertemu seperti ini di tempat ini?

Aku penasaran.

Aku berpikir untuk menemuimu.

Paling tidak kau masih berpikir untuk datang menemuiku. Bagaimana kabarmu?

Hidupku baik-baik saja.

Aku pergi kesana kemari.

Aku sudah berubah.

Sepertinya kau memang sudah berubah.

Presdir!

Apa semua orang dari Se Jin Grup sudah datang?

Ya.

Mereka semua sudah datang, termasuk Presdir Park Seo Hyeon.

Katakan pada mereka rapatnya ditunda sebentar, aku akan datang sedikit terlambat dan buatkan aku alasan.

- Kau sudah punya janji? - Ya, rapat yang menghasilkan banyak uang.

Aku mungkin kehilangan jutaan dengan menundanya.

Tapi aku memberimu waktu.

Kau sudah tak bersama Sekretaris Gim lagi?

Karena dia semakin tua,

dia jarang menemaniku rapat keluar kantor.

Park Seo Hyeon dari Se Jin group, dia orang yang dulu bertunangan denganmu. Benarkan?

Ya, kami akan berpegangan tangan (kerja sama) dan membuka kingdom di sana.

Kalau kau bekerja sama dengannya kurasa kau menghasilkan banyak uang.

Kurasa aku menemuimu di waktu yang salah, karena kau ada janji yang menghasilkan banyak uang.

Bulan depan aku akan berangka ke Cina, mungkin tak akan kembali dalam beberapa tahun.

Jadi ini adalah waktu yang tepat.

Saat aku pergi keluar negeri,

aku menghasilkan uang, walaupun tak sebanyak dirimu.

Sekarang, aku sudah memiliki lebih banyak uang untukku investasikan.

Bahkan aku membeli sebuah rumah di Inggris.

Karena kau sesumbar tentang uang yang kauhasilkan, aku akan mengucapkan selamat.

Tapi, apa kau benar-benar tak melihat mereka(hantu)?

Ya, sekarang aku tak bisa melihat mereka.

Jadi itu alasannya, kenapa kau sendirian di sini menikmati minumanmu?

Ya, sekarang aku bebas menikmati hal-hal seperti ini.

Kalau begitu, kita harus merayakannya.

Kurasa aku harus minum segelas.

Karena aku ada rapat, jadi aku tak bisa minum bersamamu.

Sayang sekali.

Selamat karena radarmu sudah mati.

Kurasa tak apakan kalau minum, lagipula takkan ada yang muncul. Ya kan?

Kenapa?

Apa kau takut akan ada yang muncul setelah kau minum? Apa begitu?

Anggaplah kau sedang konfirmasi, kau sudah benar-benar bebas atau tidak?

Tidak, aku tak apa-apa.

Sudah kubilang, sekarang aku sudah berubah.

Ya, kelihatannya begitu.

Benar-benar kuucapkan selamat padamu.

Terima kasih.

Kaubilang rapatmu berkaitan dengan uang yang banyak,

waktu untuk kita tak tepat sekarang.

Ayo kita ketemu lagi lain kali.

Kalau waktuku tepat, apa kau benar-benar datang dan menemuiku?

Ya, aku berencana melakukannya.

Aku pergi dulu.

Dia sudah lebih baik.

tapi dia tak langsung mengenaliku.

Jangan mengikutiku lagi.

Kau bilang kau mabuk dan jatuh dari atap.

Kenapa kau datang padaku menangis memintaku membelikanmu minum di saat seperti ini?

Bukan sebagai radar atau sesuatu seperti itu,

Aku ingin bertemu dengannya sebagai Tae Gong Shil.

Karena kau, Ajumma semuanya jadi berantakan.

Nona, kau baik-baik saja?

Kalau kau kurang enak badan, haruskah aku buka jendelanya?

Ajussi. tolong pergi ke Mangwoori.

Bukannya tadi kau bilang mau pergi ke Seodaemun?

Aku harus pergi ke Mangwoori.

Tapi sebelum ke sana, aku harus beli sekop dulu .

Dimana aku bisa membelinya?

Kenapa kau mau beli sekop?

Sebuah akar pohon terus menusukku.

Aku harus memotongnya.

Kau mabuk?

Dimana ada akar pohon?

Ajussi, apa kau pernah dikubur?

Mengagetkanku.

Apa? Apa? Apa?

Ajussi, hentikan mobilnya. Ajussi.

Tae Gong Shil.

Lupakan tentang timing dan keluarlah dari mobil.

Apa kau pacarnya?

Bagus sekali.

Aku tak bisa mengantarnya.

Bawa Nona aneh ini keluar dari taksiku. Sana keluarlah!

Ayo pergi ke Mangwoori.

Jadi kau kerasukan.

Enyahlah...

Kalau kau menghindariku karena hantu,

Aku memaafkanmu, Tae Gong Shil.

Tae Yang, kau sudah bangun?

Kau pasti bertanya-tanya seberapa besar kau ingin tidur dengan pria ini seperti di dalam mimpi. Benarkan?

Karena ini di dalam mimpi, kalau begini saja apa kau tidak sayang-sayang?

Tak masalah bagiku walaupun matahari sudah bersinar terik.

Apa aku harus bergabung denganmu?

Kemarilah.

Apa yang terjadi padaku?

Aku di mana?

Kau benar-benar sudah berubah, Tae Gong Shil.

Tae Yang yang selalu menempel padaku seperti lem,

tak akan bertanya "apa yang terjadi padaku".

Apa yang sebenarnya terjadi?

Aku yakin aku ada di dalam taksi menuju rumah.

Kau mabuk kemarin, hampir saja kau menggali lubang.

Aku mengikuti taksi yang kau tumpangi.

Kau dikeluarkan dari taksi karena bertingkah seperti orang gila dan aku mengangkutmu.

Apa aku baik-baik saja?

Akulah yang tak baik-baik saja.

Semalam kau merayuku dengan berbagai cara.

Ajussi, berikan aku es krim.

Berikan aku es krim.

Es krim.

Aku mau lagi.

Tidak boleh. Kalau kau makan lagi, Gong Shil bisa sakit perut.

Dia bisa sakit dan perutnya gendut.

Tidak boleh!

Sekarang kau apalagi?

Melihat dari posemu, kurasa kau bukan anjing

- Meong. - Meong.

Kurasa salah satu pemilik apartemen punya kucing yang baru meninggal.

Meong.

Ke sini, turunlah.

Aigoo, lihat itu.

Terakhir kali kerasukan anjing, bantalku rusak.

Kali ini aku harus memberimu apa?

Meong.

Meong, Meong, Meong.

Sayang.

Itu untuk perawatan wajahku, bukan alkohol untuk diminum.

Itu untuk membersihkan wajahku, kau tak boleh meminumnya.

Hari ini aku kesepian sekali, jangan tinggalkan aku sendirian.

Hei, Nona Paris.

Kalau aku menyentuhmu, kau akan menghilang. Aku tak bisa memberikan yang kau mau.

Sulit bagiku hanya berpegangan tangan sambil tidur.

Tidurlah yang nyenyak secara terpisah .

Kau tak mau?

Apa aku harus bicara bahasa Prancis padamu?

Tidak, enyahlah!

Aku bisa gila.

Kesabaranku juga ada batasnya.

Apa mungkin aku mengatakan sesuatu yang aneh kemarin setelah aku mabuk?

Tae Gong Shil, kau.

Selama aku tak bertemu denganmu,

kau mengembangkan kemampuanmu yang lain.

Saat kau mabuk, kau selalu datang padaku dan aku tak bisa melakukan apapun.

Tidur hanya dengan berpegangan tangan sangat sulit bagiku.

Aku hanya wanita yang mudah mabuk?

Kau hanya mabuk.

Siapapun yang minum pasti mabuk.

Kemarin kau hanya mabuk, Tae Gong Shil.

Lega rasanya.

Maafkan aku.

Tae Gong Shil! Tae Gong Shil!

Aku akan pergi mengambilkanmu air.

Presdir, aku merindukanmu.

Karena kau masih bisa lihat hantu,

jadi kau masih membutuhkan tameng pelindungmu?

Bukan begitu.

Aku hanya sangat sangat sangat merindukanmu, Presdir.

Tapi... Sampai sekarang aku masih bisa lihat hantu.

Aku tak menemukan cara supaya bisa hidup normal.

Apa itu alasannya kau tak datang menemuiku?

Aku sedang mempersiapkan diri untuk merayumu.

Setelah jadi wanita cantik dan mempesona seperti wanita lainnya,

tiba-tiba aku akan muncul di hadapanmu,

dan kau akan jatuh cinta padaku pada pandangan pertama.

Setelah kau jatuh cinta padaku,

aku akan memberitahumu, aku masih bisa lihat hantu.

Aku sudah jatuh cinta padamu.

Jadi apa pentingnya jatuh cinta pada pandangan pertama atau tidak?

Tentu saja penting.

Kuharap saat kita bertemu lagi,

aku tak ingin jadi wanita dengan radar yang membutuhkan tamengnya.

Aku bahkan menghasilkan banyak uang yang sangat kau sukai, semuanya berantakan.

Maafkan aku karena menimbulkan banyak masalah.

Terima kasihi untuk tehnya.

Hei kau wanita murahan.

Saat kau melewati malam di rumah seorang pria.

Bukankah kau haru memberikan nomor telponmu?

Dan bertanya kapan kau bisa bertemu lagi,

membuat seakan waktumu selalu tersedia. Bukankah begitu?

Kenapa aku harus begitu?

Aku bukan wanita murahan seperti itu.

Baiklah, kalau begitu akan kubetulkan.

Tae Gong Shil yang sombong.

Aku tahu kau takkan memberikanku nomormu.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left