The first 200 lines.
Halo, Nona Madam.
Kau mau ke mana?
Mari mengobrol.
Oke?
Kau selalu manis.
CALL ME CHIHIRO
Satu bento salmon dan satu bento kroket. Maaf membuat Anda menunggu.
Oke.
- Satu, dua. Selamat menikmati. - Terima kasih.
Chihiro, di mana hati dan kucaiku?
- Ada di sini. - Terima kasih.
- Bento penambah stamina lagi, Shige? - Apa?
Aku ingin memuaskanmu lagi malam ini.
Pria tua cabul. Semoga sodium di kecap membunuhmu.
Astaga, kasar sekali.
- Datanglah kembali. - Baik.
Tentu mantan pekerja seks sangat baik pada pembeli pria.
Terima kasih.
Itu bukan pujian.
Satu ayam goreng. Terima kasih sudah membeli.
- Hei, Bu Nagai. - Apa?
Siapa yang memberitahumu?
- Tiga bento salmon dan ayam goreng. - Baik.
- Dia memberitahuku. Benar? - Memberitahumu apa?
Kenapa kau memberitahunya? Aku berusaha merahasiakannya.
Sungguh perhatian. Terima kasih.
Kau harus menganggapnya serius.
Apa yang didengar Bu Nagai pasti tersebar luas.
Jangan khawatir. Hampir semua orang tahu.
Apa?
Benar, bukan?
- Benar. - Benar.
Jadi, αβ sama dengan c per a.
Persamaan kuadratnya adalah
ax kuadrat plus bx plus c.
Pertama, keluarkan faktor persekutuan a.
a(x kuadrat plus bx/a plus c/a).
Lalu kita ambil ini dan lakukan ini.
Kita ganti ini di sini, lalu apa hasilnya?
Hasilnya adalah a.
Seperti ini.
Lalu a...
Menjijikkan.
Hei, Pak Tua. Kau mendengarkan?
Pria ini bau.
- Kami selalu bermain di sini. - Pak Tua.
- Bisa dengar? Hei! - Mau ke mana?
- Hei! Dengarkan aku. - Hei!
Hei.
Tampaknya kalian bersenang-senang.
Izinkan aku bergabung.
- Celaka! - Tunggu. Tunggu aku.
Apa asalmu dari sekitar sini?
Dari mana asalmu?
Halo?
Aku punya bento. Kau mau?
Rasa bento Noko Noko istimewa dibandingkan toko lainnya.
Ada wanita bernama Nagai yang jahat.
Kadang aku berpikir, "Matilah, Wanita Tua."
Tapi acar sayur dan acar premnya sangat lezat.
Jenis acar prem yang sangat asin.
Rasa asinnya membuatmu menggeliat
dan membuat makanan lainnya terasa makin enak.
Apa aku membuatmu bosan?
Kau tak suka acar prem?
Sayang sekali.
Oke, jika kau bersikeras.
Pak Tua.
Kau mau mandi di rumahku?
Mau minum bir?
Apa? Kau sudah mau pergi?
Bajuku terlihat pas untukmu.
Sampai nanti.
Kau membeli ini?
- Ya. Lalu? - Keren! Bukankah ini seri terbaru?
Karya seni dan kostumnya sangat keren!
- Benar, bukan? - Aku tahu.
- Aku juga beli satu. - Tunggu, Izesura? Coba kulihat.
Wow, karya seninya menakjubkan.
Senyumnya bagus. Dia biasanya serius.
Aku, ya? Aku memilih lagu penutupnya.
- Lagunya indah. - Menyanyikan lagu Se-Yugu lagi?
Beli di mana? Daring?
- Ya. - Itu lucu.
Serius? Aku iri. Mungkin aku juga harus membelinya.
- Belilah. - Begitukah? Entahlah.
- Karya seninya bagus. - Ya.
- Izesura luar biasa kali ini. - Benar, ya?
AYAHMU PULANG LEBIH AWAL
Aku tak bisa memutuskan.
Siapa? Orang tuamu?
Ya. Ibuku.
Okaji, keluargamu sangat akur.
Ya. Bukankah ayahnya keren?
- Benar. - Dia datang ke gelar griya.
Dia juga tinggi.
Kalian masih keluar bersama, bukan?
- Ya. - Wah, itu bagus.
Menyenangkan. Jadi, aku akan berkencan dengan Izesura?
- Apa? - Apa?
Tunggu. Inikah awal pertarungannya?
- Kita bertarung? - Bertarung?
Ayah baru ingat sesuatu. Kuniko.
Kau bilang kau mau mencoba membuat tembikar, ya?
Ayah menemukan tempatnya. Ayah bawa saat libur musim panas.
Terima kasih.
Bukankah itu menyenangkan, Kuniko?
Ya.
Temannya Takeda, kolega juniorku,
mengelola sekolah tembikar di Atami.
Jadi, aku memintanya...
Maaf. Segera kuambilkan kecap asinnya.
Kau bisa melakukan ini?
Kau bisa?
Tentu aku bisa.
- Kau berhasil. - Sudah kubilang.
Jatuh!
Hei, itu Chihiro.
- Kau kenal? - Dia terkenal, 'kan?
- Ya. - Ya.
Dia bekerja di toko bento di distrik perbelanjaan utama.
- Kudengar dulu dia kerja di panti pijat. - Apa?
Aku tak bisa makan bento yang dijual pekerja seks.
Kenapa itu penting? Menurutku itu agak seksi.
Agak seksi?
Pikirkanlah. Spageti buatan pekerja seks...
NOKO NOKO BENTO CITA RASA RUMAHAN
Satu bento rumput laut.
Satu?
Ya, satu.
Apa?
Tak memotret hari ini?
Maaf.
Sungguh?
Astaga. Hei.
Apa itu tadi?
Siapa dia?
Entahlah. Salah satu penggemarku?
Wah, Chihiro. Rupanya perempuan pun tertarik padamu.
Selesai kerja hari ini?
Ya. Kami akan pergi minum. Mau ikut?
Kurasa tidak. Aku punya rencana.
Astaga. Kau punya pacar?
Aku tak mau bilang. Aku akan ikut lain kali.
Apa? Jangan bercanda.
Kami akan mengajakmu lagi.
Cukup.
Jangan menakutinya. Dah.
- Dah. - Sampai jumpa.
- Dia mungkin mau ikut? - Tidak.
Kau mau apa? Bento salmon yang biasa?
Ya. Bento salmon.
Oke.
Satu bento salmon.
Segera siap.
Aku terkesan kau tahu tempat yang sangat bagus.
KEISUKE KAU DI MANA? TELEPON ATAU KIRIM PESAN
Baunya enak sekali.
Ini baru dipanen.
Rebung mengingatkanku pada Tae.
Dia suka pekerjaan kasar yang melelahkan.
Itu benar.
Bagaimana dia?
Dia hampir tak bisa melihat lagi.
Cahaya bisa dia rasakan.
Aku mengerti.
Halo? Pak Tua?
Aku membawa nasi dengan rebung.
Di mana dia?
Halo?
Hei.
Pak Tua.
Pak Tua.
Kau sudah pergi ke kota lain?
Rebungnya lezat.
Lezat sekali!
THE PHARAOH'S TOMB
TOKIMEKI TONIGHT
THE LEGEND OF IZARON
TERROR NEWSPAPER
TOWARD THE TERRA
Aku masih berpendapat Keith Anyan sangat tampan.
Maaf jika aku masuk tanpa izin.
Ini punyamu?
Kau suka Toward the Terra?
Ya. Aku suka.
Luar biasa, bukan?
Sungguh?
Bukankah Keith yang terbaik?
Dia juga favoritku.
Hei.
Basil!
Lama tak berjumpa.
- Aku membawa anggur. - Terima kasih. Ayo naik.
Rumah yang terkenal tak senonoh.
Tidak.
Lihat pantulan airnya. Tak senonoh, bukan?
Masuklah.
Aku pasti akan masuk.
Kamarmu masih terbuka lebar.
No comments yet. Be the first to leave one.